Breaking News
light_mode

Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
  • visibility 381

PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyoroti permasalahan yang dihadapi petani ketela saat ini akibat anjloknya harga jual.

Mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dan mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani ketela.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyampaikan apresiasinya terhadap program ketahanan pangan yang fokus pada pertanian padi.

“Di Kabupaten Pati saat ini ketahanan pangan ada program 1 hektare 10 ton untuk pertanian padi ini bagus. Kami berharap dukungan pemerintah tidak berhenti disini,” ujarnya.

Namun, Muslihan menekankan pentingnya menggarap sektor pertanian lainnya secara serius untuk mendukung program ketahanan pangan secara menyeluruh.

“Kalau pertanian lainnya seperti padi dan jagung sudah ada standar harganya. Pertanian lainnya juga harus kita dukung sama. Saat ini yang menjadi keluh kesah adalah pertanian ketela. Harapan kami pemerintah ada respon positif dari keluh kesah petani ketela ini. Dimana harganya saat ini sangat anjlok,” lanjutnya.

Politisi dari PPP ini menambahkan, selama lima bulan terakhir, harga ketela berkisar di angka Rp 1.250 per kilogram, jauh di bawah harga normal Rp 2.500 – 3.000 per kilogram.

Juriyanto, seorang petani ketela dari Kecamatan Margoyoso, mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi ini.

“Harganya jatuh, biasanya Rp 2.500 – 3.000 per kilogramnya. Sebagai petani tentu berharap ada perlindungan dari pemerintah untuk petani ketela,” keluhnya.

Senada dengan Juriyanto, Pandoyo, petani ketela asal Kecamatan Trangkil, juga mengharapkan intervensi pemerintah dalam sektor pertanian ketela.

“Pertanian ketela belum ada. Padahal kalau ada stabilitas harga, petani punya kepastian. Prediksi usaha dan hasilnya bisa dihitung. Selama ini harga panen sering tidak pasti,” ungkapnya.

Pandoyo menambahkan bahwa fluktuasi harga ketela yang tidak menentu seringkali merugikan petani. (ADV)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Chandra Targetkan Pati Tembus Tiga Besar Porprov Jateng 2026

    Plt Bupati Chandra Targetkan Pati Tembus Tiga Besar Porprov Jateng 2026

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 103.025
    • 0Komentar

    PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mematok target tinggi bagi Kontingen Kabupaten Pati pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Ia berharap kontingen Pati mampu menembus tiga besar setelah sebelumnya menempati posisi keempat. Target tersebut disampaikan Chandra saat melepas hampir 400 atlet, pelatih, dan official di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (17/10/2026). […]

  • Gandeng Wartawan Imigrasi Pati Optimalkan Penyebaran Informasi Publik Berkualitas

    Gandeng Wartawan Imigrasi Pati Optimalkan Penyebaran Informasi Publik Berkualitas

    • calendar_month Kam, 31 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Kegiatan kursus menulis berita bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati Penyediaan informasi menjadi perhatian penting. Hal ini disadari betul oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pati. Karena itu lembaga publik ini menggelar kursus menulis berita untuk mengoptimalkan penyebaran informasi publik yang berkualitas PATI – Penyediaan informasi di era digital menjadi keniscayaan […]

  • Bangsa Indonesia Dicintai Nabi

    Bangsa Indonesia Dicintai Nabi

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

      Habib Anis Sholeh Ba’asyin saat membincang soal syafaat kanjeng nabi dalam acara Suluk Maleman edisi 71 Sabtu (25/11/17) lalu. Lingkar Muria, PATI – Bangsa Indonesia sampai saat ini memang sedang dirundung berbagai ujian. Rakyatnya tak henti mendapat suguhan dagelan-dagelan. Hal itu diungkapkan Habib Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 71 dengan tema obrolan […]

  • Ternyata Pete Bisa Juga Bikin Perempuan Enjoy

    Ternyata Pete Bisa Juga Bikin Perempuan Enjoy

    • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    ilustrasi : istimewa Siapa tak mengenal pete. Buah satu ini banyak digemari sebagai lauk dan lalapan saat makan. Dibakar, digoreng, direbus, dicocol sambal terasi, nikmatnya sudah tiada tara. Tidak hanya nikmat di lidah saja, buah yang memiliki aramo khas bau ini memiliki segudang manfaat. Bahkan bisa membikin perempuan enjoy. Dilansir dari Tribun-Timur, yang dikutip dari […]

  • Temuan Pelapis Lambung Kapal Diminati Perusahaan, Sayang Masih Banyak Kendala

    Temuan Pelapis Lambung Kapal Diminati Perusahaan, Sayang Masih Banyak Kendala

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Agung Kusuma Jaya diarak keliling Kecamatan Kayen usai pulang dari Brazil dan menggondol prestasi sebagai juara 3 di ajang olimpiade sains terapan PATI – Prestasi Agung Kusuma Jaya, siswa SMA PGRI Kayen-Pati tak berhenti hanya di ajang olimpiade sains terapan saja di Brazil baru-baru ini. Namun, penemuan pelapis lambung kapal berbahan abu sekam padi ini […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap “Drama” Perpindahan Guru Bahasa Inggris

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap “Drama” Perpindahan Guru Bahasa Inggris

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 382
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati menyoroti permasalahan kekurangan guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tayu. Kondisi ini terungkap dalam rapat yang dihadiri oleh Kepala SMPN 1 Tayu, Sri Wahyuni. Sri Wahyuni menjelaskan bahwa dari total 41 guru di SMPN 1 Tayu, hanya empat yang merupakan guru […]

expand_less