Breaking News
light_mode

Diecaster, Bukan Sembarang Pecinta Mobil-mobilan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 3 Mar 2018
  • visibility 356

Tak sedikit yang mencibir para
kolektor dan pecinta mobil-mobilan. Sudah dewasa masih saja bergumul dengan
mainan anak-anak. Begitu biasanya, orang-orang yang belum paham soal hobi
mengoleksi mainan mobil-mobilan yang rintisannya muncul pada abad ke 20 itu.
Ketua Komunitas Diecaster Pati, Whido
Danang Kesumo membenarkan. Bagi mereka yang belum paham dengan hobi yang satu
ini, sudah pasti siapapun mencibir. Namun perlu diketahui, hobi mobil-mobilan
ini bukan hobi sembarangan.
Bahkan pernah terjadi. Ketika
sedang berburu koleksi ke sebuah supermarket, banyak yang melihat keheranan.
”Ya sudah pasti. Itu orang-orang dewasa kok rame-rame milih mainan. Tetapi ada
yang sudah paham, lalu berbasa-basi. Kolektor ya mas,” kata Widho mengenang
kejadian itu.
Ada nilai estetika kepuasan. Di
samping itu, ada pula nilai investasi melalui koleksi mobil-mobilan. Lazim
disebut dengan istilah kolekdol. Dikoleksi dulu, kalau laku yang didol atau dijual. Terlebih, yang paling
menarik dari hobi ini ada pada seni custom
mobil-mobilan itu sendiri.
”Custom-custom yang paling menarik. Misalnya mengganti ban, velg,
nambah decal, stiker. Lalu membuat detail-detail seperti mobil mirip seperti
aslinya betulan. Lampu sein menyala, roda bisa belok, bisa membuka kap dan
pintu. Termasuk juga custom detail di bagian interior. Disitulah letak keseruan
hobi ini. Di samping bisa pula menjadi barang investasi seperti kolekdol itu,”
papar Whido.
Sementara itu, tentang kolekdol,
hobi ini punya daya tarik sendiri. Selalu ada sebuah item yang menjadi incaran
dan buruan. Khususnya di salah satu merk mobil-mobilan yang terkenal.
”Nah disitu nilai kolekdolnya
muncul. Keuntungan itu tergantung pada kondisi pasaran, serta item-item yang
sedang menjadi buruan. Jika ada lelang, satu unit bisa meraup untung 30 hingga
50 persen,” papar sang ketua.
Itu merupakan gambaran-gambaran
kepuasan dari hobi ini. Dapat mengoleksi barangnya, mengutak-atik lalu kalau
sudah waktunya, koleksi masuk kolekdol. ”Laku dijual saja,” pungkas Widho. Anggota
dari komunitas ini sangat beragam. Ada PNS, ada karyawan swasta, mahasiswa
hingga anak sekolah. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Tekankan Kualitas Perbaikan Jalan Harus Jangka Panjang

    DPRD Pati Tekankan Kualitas Perbaikan Jalan Harus Jangka Panjang

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.397
    • 0Komentar

    PATI – Perbaikan jalan di Kabupaten Pati perlu dilakukan dengan memperhatikan kualitas yang tinggi agar dapat bertahan dalam jangka panjang. Hal ini menjadi harapan terhadap Pemerintah Kabupaten Pati agar pembangunan infrastruktur jalan dapat memberikan manfaat maksimal. Penegasan tersebut disampaikan Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto. Menurut politisi dari Partai Demokrat ini, kondisi jalan di […]

  • Daftar Skuad Mewah Persiku Kudus, Dari Timnas U-19 hingga Eks Bintang Liga 1

    Daftar Skuad Mewah Persiku Kudus, Dari Timnas U-19 hingga Eks Bintang Liga 1

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    KUDUS – Persiku Kudus tak bisa dipandang sebelah mata. Sebagai debutan di Liga 2 musim 2024/2025, skuad Macan Muria terbilang cukup mewah sejauh ini. Persiku Kudus memiliki materi pemain yang cukup baik. Mulai dari pemain asing asal Jepang Renshi Yamaguchi, eks timnas dan Persija Jakarta Ramdani Lestaluhu. Juga ada nama bek Tengah eks Bali United […]

  • DPRD Pati Usulkan Peningkatan Fasilitas Publik untuk Menarik Masyarakat

    DPRD Pati Usulkan Peningkatan Fasilitas Publik untuk Menarik Masyarakat

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 327
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, mengusulkan penambahan dan peningkatan fasilitas publik di wilayah Pati. Menurutnya, hal ini penting untuk menarik minat masyarakat dan meningkatkan aktivitas di ruang publik. “Sekarang ini kan orang-orang pada ‘FOMO’ (Fear of Missing Out), seperti lomba lari. Nanti seperti di stadion Joyokusumo yang dalam […]

  • Bupati Pati Klaim Ujian CAT Perangkat Desa Sangat Transparan

    Bupati Pati Klaim Ujian CAT Perangkat Desa Sangat Transparan

    • calendar_month Sab, 16 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Bupati Pati Haryanto PATI – Pada Sabtu (16/4/2022) sebanyak 706 peserta mengikuti ujian tertulis seleksi pengisian perangkat desa tahun 2022. Ujian tertulis ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang bertempat di UTC Convention Center Semarang. Ujian tertulis ini dilaksanakan pihak ketiga yaitu Unisbank Semarang. Tahapan ini dinilai sangat transparan. Sebab hasil nilai peserta bisa […]

  • Tips Berburu Durian Enak Langsung ke Kebun Aja

    Tips Berburu Durian Enak Langsung ke Kebun Aja

    • calendar_month Sel, 28 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 380
    • 0Komentar

      Buah durian lokal dari wilayah Kecamatan Cluwak Pati. Beberapa orang sering ngeluh kalau beli durian kurang enak. Karena tidak bisa milih. Untuk itu bagi kamu yang bau kencur soal durian alangkah baiknya berburu langsung saja ke pemilik pohon. Bayar mahal sedikit tak apa untuk mendapatkan kepuasan menikmati durian yang enak. Bulan Desember ini sudah […]

  • Universitas Safin Pati Sukses Gelar Wisuda III, Rektor Tekankan Komitmen pada Mutu Pendidikan Tinggi

    Universitas Safin Pati Sukses Gelar Wisuda III, Rektor Tekankan Komitmen pada Mutu Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 802
    • 0Komentar

    PATI – Universitas Safin Pati (USP) kembali sukses menggelar Wisuda III Tahun Akademik 2024/2025 pada Sabtu, 15 November 2025, di Safin Arena. Sebanyak 224 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan resmi menyandang gelar diploma, sarjana, dan profesi dalam acara tersebut. Para wisudawan berasal dari lima program studi unggulan, yaitu Teknik Informatika (S-1), Ilmu Keperawatan (S-1), Kebidanan […]

expand_less