Breaking News
light_mode

Diecaster, Bukan Sembarang Pecinta Mobil-mobilan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 3 Mar 2018
  • visibility 193

Tak sedikit yang mencibir para
kolektor dan pecinta mobil-mobilan. Sudah dewasa masih saja bergumul dengan
mainan anak-anak. Begitu biasanya, orang-orang yang belum paham soal hobi
mengoleksi mainan mobil-mobilan yang rintisannya muncul pada abad ke 20 itu.
Ketua Komunitas Diecaster Pati, Whido
Danang Kesumo membenarkan. Bagi mereka yang belum paham dengan hobi yang satu
ini, sudah pasti siapapun mencibir. Namun perlu diketahui, hobi mobil-mobilan
ini bukan hobi sembarangan.
Bahkan pernah terjadi. Ketika
sedang berburu koleksi ke sebuah supermarket, banyak yang melihat keheranan.
”Ya sudah pasti. Itu orang-orang dewasa kok rame-rame milih mainan. Tetapi ada
yang sudah paham, lalu berbasa-basi. Kolektor ya mas,” kata Widho mengenang
kejadian itu.
Ada nilai estetika kepuasan. Di
samping itu, ada pula nilai investasi melalui koleksi mobil-mobilan. Lazim
disebut dengan istilah kolekdol. Dikoleksi dulu, kalau laku yang didol atau dijual. Terlebih, yang paling
menarik dari hobi ini ada pada seni custom
mobil-mobilan itu sendiri.
Custom-custom yang paling menarik. Misalnya mengganti ban, velg,
nambah decal, stiker. Lalu membuat detail-detail seperti mobil mirip seperti
aslinya betulan. Lampu sein menyala, roda bisa belok, bisa membuka kap dan
pintu. Termasuk juga custom detail di bagian interior. Disitulah letak keseruan
hobi ini. Di samping bisa pula menjadi barang investasi seperti kolekdol itu,”
papar Whido.
Sementara itu, tentang kolekdol,
hobi ini punya daya tarik sendiri. Selalu ada sebuah item yang menjadi incaran
dan buruan. Khususnya di salah satu merk mobil-mobilan yang terkenal.
”Nah disitu nilai kolekdolnya
muncul. Keuntungan itu tergantung pada kondisi pasaran, serta item-item yang
sedang menjadi buruan. Jika ada lelang, satu unit bisa meraup untung 30 hingga
50 persen,” papar sang ketua.
Itu merupakan gambaran-gambaran
kepuasan dari hobi ini. Dapat mengoleksi barangnya, mengutak-atik lalu kalau
sudah waktunya, koleksi masuk kolekdol. ”Laku dijual saja,” pungkas Widho. Anggota
dari komunitas ini sangat beragam. Ada PNS, ada karyawan swasta, mahasiswa
hingga anak sekolah. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati : Perlu Percepatan Pembangunan Infrastruktur Fisik

    DPRD Pati : Perlu Percepatan Pembangunan Infrastruktur Fisik

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muslihan, mendesak percepatan pembangunan infrastruktur fisik di Kabupaten Pati agar selesai sebelum memasuki musim hujan. Hal ini disampaikan Muslihan mengingat cuaca saat ini sudah mulai menunjukkan tanda-tanda akan memasuki musim penghujan, meskipun intensitas hujan masih belum tinggi. Muslihan menekankan pentingnya penyelesaian proyek infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan saluran drainase untuk […]

  • DPRD Pati Kawal Pengelolaan Limbah Non-B3 PT Hwaseung Indonesia

    DPRD Pati Kawal Pengelolaan Limbah Non-B3 PT Hwaseung Indonesia

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 266
    • 0Komentar

    PATI – Warga Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati untuk membantu pengelolaan limbah non-B3 dari PT Hwaseung Indonesia (HWI). Audiensi yang dilakukan pada Jumat (23/5/2025) di ruang gabungan DPRD melibatkan Komisi B dan Komisi C. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengungkapkan bahwa warga mengeluhkan limbah pabrik […]

  • Persijap Jepara kalah 3-1 melawan tuan rumah PSCS Cilacap di Stadion Wijayakusuma Cilacap (DOC PSCS)

    Kalah Lawan PSCS, Peluang Persijap ke Babak 12 Besar Hampir Tertutup

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Persijap Jepara kalah melawan PSCS Cilacap, hasil ini membuat peluang untuk lolos ke babak 12 besar Liga 2 hampir pasti tertutup dan membuat Laskar Kalinyamat harus siap-siap menjalani babak play off degradasi.

  • Alif Sumadi Spesialis Peternak Murai Batu

    Alif Sumadi Spesialis Peternak Murai Batu

    • calendar_month Sab, 20 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jadi Peternak Karena Kepincut Teman DOKUMEN PRIBADI Sebelumnya pekerjaan Alif Sumadi memang tak jauh dari dunia perburungan. Dia bekerja sebagai penjual jangkrik untuk pakan burung. Namun pekerjaan itu dia tinggalkan saat kepincut penghasilannya temannya yang sukses ternak burung. Rumahnya bisa dibilang gedongan, dibanding rumah di sekelilingnya. Di depan rumah terparkir satu unit mobil jenis minibus. […]

  • PKB Pati Syukuran Perpres Pesantren Terbit

    PKB Pati Syukuran Perpres Pesantren Terbit

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Syukuran potong tumpeng di kantor DPC PKB Pati atas terbitnya perpres pesantren PATI – Rasa syukur terpancar setelah terbit Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pati bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati menggelar tasyakuran bersama, Sabtu (18/9/2021) di kantor DPC PKB. Ketua DPC PKB […]

  • DPRD Pati : Apresiasi Bulog Pati, Kenaikan HPP Gabah Berdampak Positif Bagi Petani

    DPRD Pati : Apresiasi Bulog Pati, Kenaikan HPP Gabah Berdampak Positif Bagi Petani

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 536
    • 0Komentar

    PATI – Kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp6.500 per kilogram dinilai menjadi angin segar bagi para petani. Karena dapat mengangkat kesejahteraan petani. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Pati sekaligus Ketua Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Pati, Sudi Rustanto. Pria yang duduk di Komisi B DPRD Pati itu mengapresiasi kenaikan […]

expand_less