Breaking News
light_mode

LTNNU Pati Bagikan Nasi Ayam Geprek dan Sosialisasikan Bahaya Hoaks kepada Korban Banjir

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
  • visibility 1.676

PATI – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pati menggabungkan bantuan langsung dengan edukasi kepada korban banjir yang telah melanda Kabupaten Pati selama lebih dari sepekan.

Pada Minggu (18/1/2026), mereka menyebarkan ratusan porsi nasi ayam geprek sekaligus memberikan sosialisasi tentang bahaya hoaks atau berita bohong.

Banjir mulai menerjang wilayah ini sejak Jumat (9/1/2026), mengakibatkan banyak informasi beredar di media sosial. Di masa darurat seperti ini, informasi bohong kerap muncul dan menjadi beban tambahan bagi masyarakat.

Hoaks tidak hanya mengaburkan fakta, tetapi juga berpotensi menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu dan menghambat langkah-langkah penanggulangan bencana.

Hal ini menjadi alasan penting bagi setiap orang untuk memverifikasi setiap informasi yang diterima, terutama terkait situasi bencana alam.

Untuk menangani hal tersebut, LTNNU Pati memilih untuk menyosialisasikan bahaya berita palsu sambil memberikan bantuan kepada korban di Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa ratusan porsi nasi geprek, melainkan juga berbagai jenis obat-obatan.

”Sebagai contoh kemarin ada berita hoaks adanya buaya di tengah banjir Tayu. Ternyata lokasinya di Malaysia,” ujar Ketua LTNNU Pati Angga Saputra.

”Tadi bagi 200-an nasi kotak, puluhan dus air mineral, obat-obatan seperti salep gatal, tolak angin, obat flu dan batuk, kemudian ada puluhan pak roti. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga terdampak karena seperti yang kita tahu banyak warga yang aktivitasnya terhambat banjir, mau masak juga kesulitan,” tambahnya.

Desa Tondomulyo termasuk wilayah yang paling parah terdampak banjir di Kabupaten Pati. Menurut data Pemerintah Desa (Pemdes), hampir seluruh warga desa terdampak baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan akses keluar masuk desa terhalang total.

Sekitar 2.100 jiwa warga terdampak, dengan permukiman, jalan raya, fasilitas umum, dan lahan pertanian tergenang air hingga ketinggian 80-100 sentimeter.

Meskipun puskesmas dan Pemdes telah memberikan bantuan, luasnya wilayah yang terdampak membuat dukungan dari pihak lain sangat dibutuhkan.

Salah satu warga, Sunadi, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima.

”Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan,” tegasnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto Curva Nord Syndicate/TWITTER 

    Tarian Kolosal Cikgongsir Tampil di Opening Ceremony Porprov Pati Raya

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Pementasan tarian kolosal Cikgongsir beberapa waktu yang lalu. Pada 5 Agustus bakal disajikan dalam pembukaan Porprov.   Opening ceremony Porprov Jawa Tengah di Pati Raya bakal dimeriahkan dengan tarian kolosal Cikgongsir. Tarian ini berakar dari kesenian tradisional asli Pati Gong Cik yang sudah eksis sejak zaman kolonial Belanda dulu.  PATI – Pesta pembukaan multievent Porprov […]

  • Satlantas Polres Pati Gelar Coaching Clinic

    Satlantas Polres Pati Gelar Coaching Clinic

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

      Masyarakat bisa latihan dulu sebelum ujian praktik pembuatan SIM di Satlantas Polres Pati. PATI – Program Coaching Clinic mulai digelar Satlantas Polres Pati. Program ini sebagai pelatihan sebelum ujian praktik SIM bagi masyakarat. “Jadi, nanti pada saat ujian sudah mempunyai gambaran tentang ujiannya bagaimana, tesnya apa saja. Peserta coaching clinic didampingi oleh petugas uji […]

  • Bela Harga Diri Petani di Tulakan Jepara Putus Jembatan Tambang Ilegal

    Bela Harga Diri Petani di Tulakan Jepara Putus Jembatan Tambang Ilegal

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Para petani memotong kayu kelapa yang menjadi jembatan untuk akses tambang ilegal batuan di Sungai Kaligelis, Desa Tulakan, Donorojo, Jepara Sejumlah petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Utomo Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Jepara melakukan tindakan tegas. Mereka memotong jembatan yang menjadi akses tambang ilegal yang mengancam jaringan irigasi sawah mereka. JEPARA – […]

  • Diperkuat Pemain dari Portugal dan Kenya, Persijap Selection Bakal Hadapi Persipura

    Diperkuat Pemain dari Portugal dan Kenya, Persijap Selection Bakal Hadapi Persipura

    • calendar_month Sab, 23 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    JEPARA – Pertandingan klasik bakal tersaji di Stadion Gelora Bumi Kartini Sabtu (2/3/2019) nanti, antara Persijap Selection melawan Persipura Jayapura. Kedatangan Persipura ke Bumi Kartini itu dimaksudkan untuk melakoni laga ujicoba. Persijap Selection bakal diperkuat para pemain Liga 3 2018, serta diperkuat dua pemain asing. Osvaldo De Ceita Pinto Jalo dari Portugal, dan Peter Pochi […]

  • Ketua Pansus Hak Angket Minta Masyarakat Logis Tanggapi Seruan Demo Pembubaran DPRD Pati

    Ketua Pansus Hak Angket Minta Masyarakat Logis Tanggapi Seruan Demo Pembubaran DPRD Pati

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 366
    • 0Komentar

    PATI – Beredarnya selebaran digital di media sosial yang menyerukan aksi unjuk rasa menuntut pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menuai tanggapan dari berbagai pihak. Selebaran bertajuk “Serukan Pati Bubarkan DPRD” itu mencantumkan nama Cahaya Basuki alias Yayak Gundul sebagai pemimpin aksi, dan mengajak warga untuk turun ke jalan pada 10 November 2025. […]

  • Pelapor Penyalahgunaan SKTM Bakal Diberikan Pendampingan Hukum

    Pelapor Penyalahgunaan SKTM Bakal Diberikan Pendampingan Hukum

    • calendar_month Kam, 12 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    PATI – Sejumlah pengaduan terkait Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) yang masuk ke Posko Pengaduan PPDB Pati, akan segera ditindaklanjuti. Divisi Publikasi Posko Pengaduan Husaini mengatakan, aduan yang masuk dari masyarakat tidak hanya terkait penyalahgunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), namun ada pula terkait jumlah kuota dan kebijakan pihak sekolah. “Aduan-aduan yang sudah masuk ini […]

expand_less