Breaking News
light_mode

Tak Sia-sia Kulit Jeruk Pamelo Bisa Dibuat Jadi Selai yang Nikmat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
  • visibility 314

Kulit jeruk pamelo 

Di
tangan orang kreatif, apapun
bisa menjadi berharga. Seperti yang dilakukan para mahasiswa KKN di Desa Bageng
ini misalnya. Limbah kulit jeruk pamelo diolahnya menjadi selai. Hasilnya,
limbah yang sia-sia menjadi berguna.
Asap dari dapur mengepul tebal.
Matahari mulai beranjak naik. Sinarnya terik. Di dalam dapur, keriuhan
anak-anak muda menambah kesibukan. Kholishotin Mu’arofah terlihat cekatan
memotong-motong sebuah benda berwarna putih yang sudah direbus beberapa menit
itu.
Potongan dadu itu adalah kulit
jeruk pamelo bagian dalamnya. Bagian luar yang berwarna hijau  sudah dibuang. Bagian dalamnya memiliki
kegunaan. Dijadikan bahan selai. Pembuatannya sangat sederhana. Bahannya murah.
”Kami hanya memanfaatkan apa yang
ada. Apalagi di tempat ini banyak sekali jeruk pamelo. Kadang warga banyak
menjual dalam bentuk kupasan. Nah kulitnya yang terbuang, melimpah di sini.
Sayang hanya menjadi seonggok sampah saja, dari situ kami menemukan ide membuat
selai berbahan dasar bagian dalam kulit jeruk pamelo ini,” jelas Kholishotin
Mu’arofah, kordinator Tim KKN Universitas PGRI Semarang posko Desa Bageng
Kecamatan Gembong.
Seperti diketahui, desa ini
menjadi sentra penghasil jeruk pamelo andalan di Kabupaten Pati. Para pecinta
buah jeruk besar ini, pasti akan langsung familiar dengan jeruk pamelo dari
Dukuh Rubiah, Desa Bageng.
”Dan di sini banyak sekali
kulit-kulit kupasan jeruk yang terbuang percuma, makanya kami mencoba
memanfaatkannya,” imbuh mahasiswi jurusan Bimbingan Konseling ini. 
Pembuatannya sangat sederhana.
Kulit pamelo yang berwarna putih direndam dan diberi satu sendok garam. Rendam
3 – 5 menit. Air rendaman kemudian dibuang, kemudian rebus selama 5 menit.
Setelahnya, perah kulit yang
sudah direbus itu. Kemudian rendam lagi selama 24 jam. dengan proses pergantian
air selama empat jam sekali. Setelah itu kulit pamelo dibilas dengan air matang
hingga bersih.
”Baru kemudian dipotong dadu agar
mudah dihaluskan. Haluskan kulit tersebut, lalu masak kulit pamelo tersebut
dengan campuran gula halus dengan perbandingan 3 ; 1 selama 60 menit,”
jelasnya.
Produk inovasi ini diberi nama
“Kulo”, akronim dari kulit pamelo. Produk ini dinilai patut bersaing. ”Teksturnya
unik. Akan lebih baik lagi kalau dibuat aneka rasa dengan bahan utama kulit
pamelo ini. Kemarin ibu-ibu PKK sudah tertarik. Mereka hendak membikin dengan
varian rasa pandan. Saat ini memang hanya rasa manis saja,” terangnya.
Kedepan, dirinya berharap,
inovasi ini bisa menjadi alternatif warga memanfaatkan kulit jeruk pamelo yang
banyak terbuang percuma itu. Apalagi, saat dites tekstur selai dari kulit jeruk
pamelo ini terbilang unik, dan cocok seperti selai pada umumnya. Inovasi lebih
kepada pemilihan rasa. (alb)
  
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Kastomo, menilai kondisi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Pati masih belum sepenuhnya siap. Kesiapan tersebut meliputi manajemen dan sumber daya manusia (SDM). Realitanya, banyak BUMDes yang belum beroperasi. Pertumbuhan BUMDes di Kabupaten Pati juga masih minim, hanya sekitar 10 persen. “Saya melihat keadaan BUMDes di Kabupaten Pati, kesiapan […]

  • Ancaman PMK Masih Mengintai, DPRD Pati Desak Percepatan Vaksinasi

    Ancaman PMK Masih Mengintai, DPRD Pati Desak Percepatan Vaksinasi

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 326
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah, ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Pati. Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mendesak Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Pati untuk meningkatkan upaya vaksinasi PMK pada hewan ternak. Kekhawatiran muncul karena masih adanya kendala dalam program vaksinasi. “Selama ini kendala […]

  • Kolak Sajian Berbuka yang Lengkap dan Islami

    Kolak Sajian Berbuka yang Lengkap dan Islami

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

      selerarasa.com Siapa tidak tahu kolak. Kuliner khas Ramadan ini begitu melekat bagi kaum muslim di Indonesia. Menu kolak bahkan menjadi sajian wajib saat berbuka puasa. Rasanya yang manis dan segar membuat tenggorokan dan perut seperti dimanjakan dalam satu sendok kolak. Kolak yang paling populer adalah kolak pisang. Namun seiring waktu kolak berkembang lebih beragam. […]

  • DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih pada Petani Garam

    DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih pada Petani Garam

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muslihan, menekankan pentingnya perhatian lebih dari pemerintah daerah terhadap petani garam. Hal ini disampaikan sebagai respons atas keluhan yang selama ini disuarakan oleh para petani garam di Pati. “Mulai saat ini juga harus kita siapkan, terutama untuk tahun-tahun yang akan datang, supaya nanti […]

  • Bumi Kasunanan Prawoto Pati Peristirahatan Terakhir Raja Demak ke-4

    Bumi Kasunanan Prawoto Pati Peristirahatan Terakhir Raja Demak ke-4

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 486
    • 0Komentar

      Gapura masuk Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo, Pati/Melandi K Desa Prawoto patut menjadi destinasi wisata religi-sejarah yang patut dikunjungi. Di tempat ini menjadi peristirahatan terakhir Sultan Demak ke-4, Sunan Prawoto alias Sultan Hadi Mukmin.    PATI – Kabupaten Pati memiliki potensi sejarah dan budaya yang luar biasa besar. Salah satunya berada di Desa Prawoto Kecamatan […]

  • Puluhan sepeda BMX dipamerkan dalam kontes yang digelar di Desa Winong Pati.

    Kontes BMX di Pati, Dorong Anak Hobi Bersepeda

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 697
    • 0Komentar

      PATI – Kontes sepeda BMX digelar di Desa Winong Pati, Minggu (5/4). Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan mendorong anak-anak lebih mencintai sepeda dibanding kendaraan bermotor. Suasana meriah kontes sepeda BMX yang digelar di lapangan tertutup bulutangkis Desa Winong, Pati sangat terasa siang itu. Kontes yang berlangsung saat libur akhir pekan ini […]

expand_less