Breaking News
light_mode

DPRD Perjuangkan Penyesuaian Honor, P3K Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
  • visibility 98.662

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati mendesak adanya penyesuaian besaran honor bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K paruh waktu.

Besaran yang diterima saat ini dinilai masih terlalu rendah dan jauh dari standar layak, sehingga perlu segera ditinjau ulang.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, usai menggelar audiensi bersama perwakilan tenaga P3K paruh waktu.

Dalam pertemuan tersebut, persoalan penghasilan menjadi isu utama yang disampaikan dan dikeluhkan oleh para tenaga kerja tersebut.

“Keluhan utama tadi soal honor. Selama ini ada yang hanya menerima Rp500 ribu, bahkan ada yang kurang. Ini tentu sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Menyikapi kondisi tersebut, politisi dari Fraksi PKB ini menegaskan bahwa pihaknya akan berjuang keras agar terjadi peningkatan yang signifikan.

Target yang ditetapkan adalah agar honor mereka naik hingga mendekati atau mencapai angka Rp1 juta. Meski jika kemampuan keuangan daerah belum memadai untuk memenuhi target tersebut sekaligus, kenaikan tetap harus dilakukan dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dalam kondisi saat ini.

“Kami akan dorong agar bisa naik minimal Rp1 juta. Jika kondisi anggaran belum memungkinkan, setidaknya harus ada kenaikan. Tidak bisa dibiarkan seperti sekarang,” tegasnya.

Bambang menekankan bahwa peran tenaga P3K paruh waktu, khususnya yang bertugas di bidang pendidikan dan kesehatan, sangat vital.

Mereka menjadi garda terdepan dan ujung tombak dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan mereka adalah hal mutlak, karena kondisi ekonomi yang kurang baik dikhawatirkan akan berpengaruh langsung terhadap semangat kerja dan kualitas layanan yang diberikan.

“Mereka merupakan ujung tombak pelayanan, terutama guru dan tenaga kesehatan. Jika kesejahteraannya tidak diperhatikan, tentu akan berdampak pada kualitas layanan,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen, DPRD Pati akan terus mengawal pembahasan ini dan memastikan perbaikan kesejahteraan tenaga P3K paruh waktu dimasukkan sebagai salah satu prioritas utama dalam penyusunan dan penetapan kebijakan serta anggaran daerah di masa mendatang.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memberikan keterangan pers.

    Kasus Keracunan MBG di Pati, Plt Bupati Minta Penerapan SOP Diperketat

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.214
    • 0Komentar

    PATI – Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, meninjau langsung kondisi sejumlah siswa SMK Negeri 4 Pati yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan para siswa mendapatkan penanganan medis yang optimal, sekaligus memantau proses observasi yang tengah berlangsung di fasilitas kesehatan. Dalam keterangannya, Plt Bupati Pati menjelaskan […]

  • Daftar Temuan Bersejarah Balai Arkeologi di Jepara

    Daftar Temuan Bersejarah Balai Arkeologi di Jepara

    • calendar_month Ming, 27 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 556
    • 0Komentar

       Gunung Muria dari Desa Tempur Jepara/arlindhaa_ Kawasan semenanjung Muria memiliki sebaran situs-situs bersejarah yang kaya. Seperti yang ada di wilayah Kabupaten Jepara. Peninggalan masa Hindu-Budha itu diteliti dengan serius oleh Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta. JEPARA – Tim penelitian arkeologi menelusuri sejumlah tempat di Kabupaten Jepara yang diduga menyimpan situs bersejarah. Penelitian ini dilakukan pada […]

  • Kabar Gembira PSIS U-19 Gelar Seleksi di Pati

    Kabar Gembira PSIS U-19 Gelar Seleksi di Pati

    • calendar_month Sab, 13 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    M Ridwan Lingkar Muria, PATI – PSIS U-19 bakal roadshow ke beberapa kota di Jawa Tengah, salah satunya Bumi Mina Tani Pati. Tim muda Laskar Mahesa Jenar ini direncanakan bakal menggelar seleksi pemain muda. Seleksi pemain ini tentu menjadi kabar gembira bagi publik bola Kota Nasi Gandul. Sebab di tengah gersangnya sepakbola Pati, ada tim […]

  • Aksi Damai dan Doa Bersama Digelar di Pati, Masyarakat Diimbau Jaga Kondusivitas

    Aksi Damai dan Doa Bersama Digelar di Pati, Masyarakat Diimbau Jaga Kondusivitas

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 312
    • 0Komentar

    PATI – Berbagai elemen masyarakat Pati menggelar aksi damai yang diisi dengan doa bersama di halaman Pendopo Kabupaten Pati pada Minggu (31/8/2025) malam. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, anggota kepolisian, TNI, pengemudi ojek online (ojol), warga Pati, serta anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan. Aksi ini merupakan respons terhadap gejolak massa yang terjadi baru-baru ini. Selain […]

  • Semangat dari Teman Sehobi

    Semangat dari Teman Sehobi

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Nala Triananda Meinika DOKUMEN PRIBADI Punya banyak teman memang terasa menyenangkan. Apalagi teman itu satu hobi. Demikan yang dialami Nala Triananda Meinika. Perempuan kelahiran Bumi Mina Tani, 12 Mei 2002 itu merasakan manisnya memiliki banyak teman satu hobi. Hal itu ditemukan di aktivitasnya di ekstrakurikuler teater. Bagi Nala sapaan akrabnya, punya banyak teman di satu […]

  • DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Alun-Alun Kayen

    DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Alun-Alun Kayen

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 367
    • 0Komentar

    PATI – Dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-Alun Kayen, Kabupaten Pati, menjadi sorotan. Hal ini terungkap dalam public hearing Raperda PKL yang digelar Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Senin (16/6). Ketua Paguyuban Pedagang Alun-Alun Kayen, Muhammad Rifai, mengungkapkan adanya pungutan liar yang tidak disetorkan ke pemerintah daerah. “Yang […]

expand_less