Breaking News
light_mode

500 Perenang Bakal Bertarung di Krapda Jawa Tengah Bupati Cup III 2019 di Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
  • visibility 114

Jepara Olympic Pool berada di kawasan Stadion Gelora Bumi Kartini

JEPARA – Kabupaten Jepara dipastikan bakal
menjadi tuan rumah kejuaraan renang paling bergengsi di Jawa Tengah. Kejuaraan
itu bertajuk “Krapda Jawa Tengah Bupati Cup III 2019”. Kejuaraan tersebut bakal
berlangsung pada pekan ketiga bulan Juli di Jepara Olympic Pool komplek Stadion
Gelora Bumi Kartini.
Ashar Ekanto, Ketua Umum Pengurus
Cabang (Pengcab) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Jepara
mengungkapkan, venue renang itu dinilai sudah ramah sekaligus layak bagi atlet
dan penonton.
”Meski begitu, pembenahan
sekaligus peningkatan baik sarana dan prasara penunjang lainnya harus
dilakukan. Kemarin sudah disertifikasi dari Sucofindo. Dan sudah layak untuk
menggelar even tersebut,” katanya Jumat (1/3/2019) di Ruang Pringgitan Pendapa
Kartini Jepara.
Diperkirakan bakal ada 500
perenang yang akan meramaikan kejuaraan tersebut. Mereka berasal dari berbagai
daerah di Jawa Tengah. Bahkan perenang yang pernag bertarung di level nasional
juga terlibat persaingan di kejuaraan ini.
Pengurus olahraga renang usai bertemu dengan Bupati Jepara
Arif Darmawan, selaku ketua
panitia kejuaraan tersebut mengungkapkan, ada enam kelompok umur yang
dipertandingkan. Mulai dari kelompok umur 9 tahun sampai usia senior.
Format pertandingan di Krapda Jawa Tengah Bupati Cup
III Tahun 2019 ini, akan disesuaikan pula dengan format yang biasa dilakukan
pada Krapda Jateng sebelumnya.
“Hampir semua perwakilan
kabupaten/kota di Jateng ikut. Jepara dipastikan ramai kunjungan pada saat
ajang ini digelar,” ujar Arif saat melakukan pertemuan dengan Bupati Jepara
Ahmad Marzuqi.
Sekitar 100 atlet Jepara yang
akan bertanding di kejuaraan renang paling bergensi di Jateng ini, persiapan
sudah dilakukan jauh hari. Diharapkan perenang Bumi Kartini mampu memanfaatkan
momentum sebagai tuan rumah, dan sekaligus untuk menjadi juara di rumah
sendiri.
Dua atlet renang Jepara yang
sedang mengikuti pemusatan latihan, dan seleksi tingkat daerah untuk persiapan
PON 2021, dipastikan ikut serta dalam kejuaraan kali ini. “Kita mengharapkan
disamping sukses penyelenggaraan, juga sukses prestasi dari atlet-atlet renang
kita,” imbuhnya.
Selain ajang kejuaraan, di lokasi
sekitar kolam renang juga direncanakan akan dipamerkan beragam produk unggulan
Kabupaten Jepara. Potensi pariwisata dan kearifan lokal pun, siap disuguhkan
kepada para peserta. Baik dari para atlet, pelatih, hingga penonton.
Bupati Jepara Ahmad Marzuqi
mengapresiasi dan merespon positif, dengan kegiatan Krapda yang juga berbasis
pariwisata ini. Terlebih sektor pariwisata memiliki dampak berantai terhadap
sektor lain. Ia miminta seluruhnya dapat terlibat dalam menyukseskan gelaran
ini. Mulai dari pihak pemerintah baik dinas/instansi, dunia usaha, perbankan,
hingga masyarakat. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fakta Jabatan Kepala Desa 9 Tahun Untungkan Warga

    Fakta Jabatan Kepala Desa 9 Tahun Untungkan Warga

    • calendar_month Jum, 20 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 102
    • 0Komentar

      Instagram KemendesPDTT  Wacana penambahan jabatan kepala desa menjadi 9 tahun menuai pro kontra di masyarakat. Aksi unjuk rasa ribuan kepala desa ke Jakarta (18/1/2023) yang menuntut tambahan masa jabatan mendapat cibiran di sosial media. Kepala desa dinilai rakus jabatan. Namun penambahan masa jabatan kepala desa itu sebenernya memiliki sisi positif untuk masyarakat desa itu […]

  • Versi Hitung Cepat Prabowo – Gibran Menang, Jamaah Dzikir di Pati Kompak Sujud Syukur

    Versi Hitung Cepat Prabowo – Gibran Menang, Jamaah Dzikir di Pati Kompak Sujud Syukur

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 120
    • 0Komentar

    POLITIK – Perayaan kemenangan Pilpres 2024 terlihat sangat sejuk, seperti di Kabupaten Pati misalnya. Sekelompok orang dengan spontan melakukan aksi sujud syukur saat pasangan Prabowo – Gibran diperkirakan akan menang Pilpres 1 putaran dalam berbagai quick count alias hitung cepat. Hal ini dilakukan oleh Jamaah Dzikir dan Salawat Desa Srikaton Kayen, Pati. Sujud syukur dipimpin […]

  • PKK Kedungbulus dan KKN STAIP Adakan Pelatihan Pembuatan Probiotik RABAL untuk Dukung Budikdamber

    PKK Kedungbulus dan KKN STAIP Adakan Pelatihan Pembuatan Probiotik RABAL untuk Dukung Budikdamber

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 115
    • 0Komentar

      PATI – Probiotik merupakan bakteri baik yang berfungsi memperlancar sistem pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mengoptimalkan penyerapan nutrisi serta obat-obatan. Probiotik RABAL sendiri adalah hasil fermentasi ragi, tape, dan bakteri asam laktat, yang mengandung bakteri Lactobacillus casei dan Saccharomyces cerevisiae. Untuk mendukung program budidaya ikan dalam ember (budikdamber), PKK Desa Kedungbulus bekerja sama […]

  • MTs Salafiyah Kajen dan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah:  Sukses Gelar In House Training Digitalisasi Pembelajaran

    MTs Salafiyah Kajen dan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah: Sukses Gelar In House Training Digitalisasi Pembelajaran

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 124
    • 0Komentar

    PATI – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Kajen dan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah menggelar In House Training (IHT) bertema “Mewujudkan Madrasah Berbasis Teknologi, Optimalisasi AI dan Website untuk Pembelajaran Modern” pada Sabtu (26/7). Kegiatan yang berlangsung selama empat jam ini menghadirkan Masruhan Mufid, S.Pd., M.Kom., seorang Trainer Pendidikan dari Semarang, sebagai narasumber. Acara dibuka oleh Kepala […]

  • Betah Mondok karena Berfaedah

    Betah Mondok karena Berfaedah

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Siti Nilna Munaliza tak seperti kebanyakan anak muda zaman now yang gemar kebebasan dunia luar. Gadis kelahiran Pati, 7 Desember 1999 ini malah suka sekali dengan dunia pondok pesantren. Bahkan kehidupannya banyak dihabiskan untuk ngaji di pondok pesantren. Padahal, Nilna sempat berhenti tak nyantri di pondok pesantren saat mulai kuliah di IAIN Kudus. Namun saat memutuskan […]

  • Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

    Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo Tentu banyak yang bertanya-tanya. Apa yang melatarbelakangi manajemen Persipa memecat asisten pelatihnya Dwi Ariyanto. Apakah ada faktor like and dislike di manajemen. Atau memang murni faktor kualitas personal yang buruk? Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo buka-bukaan tentang alasan dipecatknya Dwi Ariyanto sebagai asistennya sejak beberapa bulan terakhir ini. ”Untuk posisi […]

expand_less