Breaking News
light_mode

GMNI Kudus Tutup Bulan Bung Karno dengan Bedah Buku Perkuat Mental Generasi Muda

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
  • visibility 100.625

KUDUS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Kudus menutup rangkaian peringatan Bulan Bung Karno dengan menggelar kegiatan bedah buku berjudul Mentalitet Korea Semakin Terbanting, Semakin Melenting.

Kegiatan ini menjadi wadah penguatan karakter bagi mahasiswa dan pelajar agar memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Ketua DPC GMNI Kudus, M. Najibul Faiz, menyebutkan bahwa bedah buku ini menjadi puncak dari serangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa pekan. Sebelum acara utama, pihaknya lebih dulu mengadakan berbagai perlombaan, seperti lomba pidato dan lomba esai yang diikuti oleh pelajar tingkat MA, SMA, dan sederajat se-Wilayah Muria Raya.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno serta ajaran marhaenisme kepada generasi muda sejak dini.

“Kami ingin Bulan Bung Karno tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Melalui lomba dan bedah buku ini, kami berupaya memberikan pengetahuan sekaligus membangun karakter generasi muda agar memiliki semangat juang dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan,” ujarnya.

Buku yang dikaji merupakan karya penulis bernama Putut, yang mengangkat pemikiran Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Jawa Tengah, Bambang Wuryanto atau yang lebih dikenal dengan nama Bambang Pacul. Dalam buku tersebut, istilah Mentalitet Korea dimaknai sebagai gambaran kaum marhaen yang memiliki semangat juang tinggi serta mampu bangkit kembali dari berbagai keterbatasan yang dihadapi.

Najib menjelaskan tema ini dipilih karena dinilai sangat relevan dengan kondisi masa kini. Ia menilai mahasiswa dan pelajar memerlukan bekal mental yang kuat agar mampu menghadapi ketidakpastian situasi, perubahan sosial, serta dinamika kebijakan yang terus berkembang.

“Harapannya, peserta bisa menyerap semangat yang disampaikan para narasumber. Seperti pesan Bung Karno, ‘Ambillah apinya, jangan abunya’. Kami ingin semangat perjuangan itu tetap menyala dalam diri generasi muda,” katanya.

Kegiatan bedah buku menghadirkan penulisnya sendiri, Putut, sebagai pemateri utama. Turut hadir pula Casytha Arriwi Kathmandu, putri Bambang Pacul sekaligus anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, yang memberikan pandangan mendalam mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam buku tersebut.

“Diharapkan kehadiran beliau mampu memperkaya diskusi sekaligus memberikan perspektif yang lebih dekat dengan gagasan yang diusung ayahnya,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Kabupaten Kudus, Yusuf Roni, menyampaikan apresiasi atas konsistensi para kader GMNI dalam menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan memperkuat kualitas generasi muda.

Ia menilai kegiatan ini menjadi momen penting untuk menanamkan karakter yang tidak hanya tangguh, tetapi juga inovatif, kreatif, dan disiplin dalam bertindak.

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Nilai-nilai yang ada di dalam buku Mentalitet Korea sangat relevan sebagai bekal bagi kader GMNI maupun generasi muda secara umum dalam menghadapi tantangan kehidupan,” ujarnya.

Menurutnya, pandangan terhadap generasi muda saat ini sering kali dinilai cenderung pragmatis dan menginginkan segala sesuatu diperoleh secara instan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pentingnya sebuah proses perlu terus ditanamkan agar terbentuk pribadi yang mampu bertahan dan terus berkembang.

Yusuf Roni mencontohkan filosofi bidak pion dalam permainan catur yang dijelaskan dalam buku tersebut. Pion memang memiliki ruang gerak yang terbatas, namun jika mampu melewati seluruh tahapan hingga mencapai ujung papan, bidak itu bisa berubah menjadi kekuatan yang jauh lebih besar.

“Filosofi itu mengajarkan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Dibutuhkan konsistensi, ketekunan, dan keteguhan hati untuk mencapai cita-cita yang diinginkan,” jelasnya.

Pihaknya berharap semangat perjuangan Bung Karno tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga diwujudkan dalam kepribadian generasi muda yang memiliki daya juang tinggi, berpikir kritis, serta siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapangan Stadion Wergu Wetan Kudus tampak kering saat ini sedang direnovasi oleh Lestarindo Soccerfield. (YOUTUBE)

    Kurang Dari Satu Bulan Kick Off Liga 2, Renovasi Lapangan Stadion Wergu Kudus Akankah Berhasil ?

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Renovasi lapangan Stadion Wergu Wetan Kudus telah dimulai awal Agustus ini. Renovasi lapangan berkejaran dengan waktu verifikasi stadion untuk penyelenggaraan Liga 2. Patut ditertanyakan akankah waktu kurang dari satu bulan akan mampu membuat lapangan Stadion Wergu Wetan Kudus lolos kelayakan untuk Liga 2. Renovasi lapangan ini dilakukan oleh Perusahaan perawatan lapangan kenamaan […]

  • Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Kru Sound Horeg di Gabus yang Tersengat Listrik di Atas Truk

    Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Kru Sound Horeg di Gabus yang Tersengat Listrik di Atas Truk

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.481
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah peristiwa naas menimpa seorang kru sound system saat kegiatan karnaval di Desa Bogotanjung, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Sabtu (11/4/2026) malam. Korban bernama Galang (20), warga Kabupaten Kediri, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat bertugas di atas truk. Jenazah korban sempat dilarikan ke RSU Kayen untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawanya tidak dapat […]

  • Ketoprak Pelajar SMPN 2 Kayen Pati Unjuk Gigi di TMII

    Ketoprak Pelajar SMPN 2 Kayen Pati Unjuk Gigi di TMII

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Penampilan ketoprak cilik oleh pelajar SMPN 2 Kayen  Anjungan Jawa Tengah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta mendadak ramai Minggu (28/4/2019). Hari itu sedang berlangsung pentas seni budaya. Kabupaten Pati mendapat jatah mengisi acara tersebut. Pentas seni Kabupaten Pati tersebut mementaskan ketoprak cilik dari SMP Negeri 2 Kayen dan seni drama tari oleh Paguyuban […]

  • Sabdo Cinta Angon Kasih Sujiwo Tejo

    Sabdo Cinta Angon Kasih Sujiwo Tejo

    • calendar_month Rab, 6 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Mbok Jamu berselendang ungu itu menjadi sumber kebahagiaan bagi orang-orang yang datang dan pergi membeli dagangannya. Bukan karena rambut hitam kehijauannya, lereng keningnya yang bening, atau kecantikannya yang tiada tara. Para pria menjadi platinum member jamunya karena Mbok Jamu pintar memosisikan diri sebagai konco wingking. Perempuan yang posisinya selangkah di belakang pria.   Judul :Sabdo Cinta […]

  • Playoff Liga 2, Prediksi Persijap Jepara vs Sulut United; Bisa Curi 1 Poin

    Playoff Liga 2, Prediksi Persijap Jepara vs Sulut United; Bisa Curi 1 Poin

    • calendar_month Sel, 9 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 325
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara bakal berjumpa dengan Sulut United Jumat (12/1) di Stadion Klabat Manado, dalam laga lanjutan babak play-off Liga 2 musim 2023/24. Secara kebugaran kedua tim sama-sama bermasalah. Hal itu karena Persijap sebagai tim tamu harus menempuh perjalanan panjang dari Jepara ke Manado Sulawesi Utara. Sedangkan tim tuan rumah Sulut United juga baru […]

  • Pelatih Persipa Pati Nazal Mustofa jelang laga melawan PSCS Cilacap

    Persipa Pati Waspadai Kebangkitan PSCS Cilacap

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Pelatih Persipa Pati Nazal Mustofa jelang laga melawan PSCS Cilacap, meminta agar pemainnya mewaspadai kebangkitan PSCS Cilacap yang di pertandingan sebelumnya meraih hasil buruk.

expand_less