DPRD Pati Beri Dukungan Penuh Pembangunan Sekolah Rakyat di Tlogowungu
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 100.157

Foto Ilustrasi Sekolah Rakyat
PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati menyatakan sikap mendukung sepenuhnya rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kecamatan Tlogowungu.
Inisiatif dari pemerintah daerah ini dinilai mampu membuka akses pendidikan bagi warga yang kurang mampu, meskipun proses pembangunannya masih dalam tahap pengerjaan.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Gerindra, Irianto Budi Utomo, menyampaikan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat membuka kesempatan mendapatkan pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, terutama di wilayah Tlogowungu dan sekitarnya.
“Program ini sangat kami dukung, karena di Tlogowungu dan wilayah sekitarnya masih banyak masyarakat dari kalangan menengah ke bawah yang membutuhkan akses pendidikan yang terjangkau,” ujar Irianto.
Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi jawaban atas tantangan yang dihadapi keluarga kurang mampu, mengingat seluruh biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.
Program ini mencakup jenjang pendidikan mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas.
Selain bebas biaya belajar, para siswa juga akan mendapatkan beragam fasilitas pendukung, termasuk kebutuhan pokok selama menempuh pendidikan di sekolah yang menerapkan sistem asrama ini.
“Sekolah ini gratis. Kebutuhan siswa seperti tempat tinggal, makan, hingga pakaian juga ditanggung pemerintah,” katanya.
Irianto berharap keberadaan sekolah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pati secara luas, khususnya warga Tlogowungu yang ingin mendapatkan pendidikan bermutu tanpa terhalang masalah biaya.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, sebelumnya mengungkapkan bahwa antusiasme warga untuk memasukkan anaknya ke Sekolah Rakyat terbilang cukup tinggi.
Ia menjelaskan bahwa kuota penerimaan siswa untuk jenjang SMP sudah terisi penuh sebanyak 190 orang, sedangkan jenjang SMA telah terpenuhi oleh 90 siswa sesuai daya tampung yang disediakan.
“Untuk tahun ini, jenjang SMP sudah penuh dengan 190 siswa dan SMA juga sudah terpenuhi 90 siswa. Yang masih tersedia saat ini adalah jenjang sekolah dasar dengan sekitar 30 siswa, karena sebagian orang tua masih mempertimbangkan sistem asrama bagi anak-anak usia dini,” ujar Chandra.
Pemerintah Kabupaten Pati berharap kehadiran Sekolah Rakyat dapat menjadi sarana pemerataan kesempatan belajar sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari keluarga kurang mampu di daerah ini.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

