Breaking News
light_mode

Posisi Direktur RSUD Soewondo Tak Boleh Lama Kosong, DPRD Pati Tekankan Layanan Harus Tetap Berjalan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
  • visibility 100.271

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan belum mendapatkan keterangan resmi terkait kabar pengunduran diri Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Rini Susilowati, yang belakangan ini banyak dibicarakan di masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menjelaskan bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan maupun salinan surat pengunduran diri yang dimaksud. Oleh sebab itu, DPRD masih menunggu penjelasan resmi yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Pati.

“Untuk surat pengunduran diri Direktur RSUD Soewondo saya belum tahu, jujur saja saya belum tahu,” ujar Ali.

Menurut dia, jika memang benar terjadi pengunduran diri pejabat setingkat direktur rumah sakit milik daerah, maka seluruh proses administrasi harus dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku. Surat pengunduran diri tersebut, katanya, seharusnya disampaikan kepada Pelaksana Tugas Bupati Pati dan disertai tembusan kepada DPRD.

Ali menegaskan bahwa DPRD belum dapat memberikan tanggapan lebih rinci sebelum menerima informasi resmi dari pemerintah daerah. Namun apabila kabar itu terbukti benar, pihaknya akan meminta keterangan langsung kepada Plt Bupati Pati mengenai langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya.

“Apabila betul-betul mundur, DPRD akan menanyakan langsung ke Plt Bupati Pati,” katanya.

Di tengah beredarnya isu tersebut, Ali menilai bahwa masa kepemimpinan dr. Rini Susilowati telah membawa berbagai kemajuan bagi RSUD RAA Soewondo.

Ia melihat adanya peningkatan mutu layanan kepada masyarakat serta perbaikan sistem pengelolaan rumah sakit selama menjabat.

“Saya meyakini ada perubahan yang dilakukan oleh Direktur RSUD Soewondo. Pelayanannya jauh lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya.

Ali juga membantah pendapat yang menyatakan pengunduran diri itu dipicu oleh tekanan dari pihak tertentu. Berdasarkan data yang dimiliki DPRD, tidak ada desakan atau paksaan yang membuat dr. Rini harus mengundurkan diri dari jabatannya.

Guna memastikan kebenaran informasi yang beredar dan mencegah berkembangnya dugaan-dugaan di tengah masyarakat, DPRD berencana segera melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Pati.

Selanjutnya, Ali menegaskan bahwa kelancaran pelayanan kesehatan harus tetap menjadi prioritas terpenting. Maka dari itu, jika nanti benar terjadi pergantian pimpinan, posisi Direktur RSUD RAA Soewondo tidak boleh dibiarkan kosong dalam waktu yang lama.

“Untuk posisi Direktur RSUD Soewondo itu tidak boleh kosong, karena itu menyangkut pelayanan,” tegasnya.

Menurut Ali, RSUD RAA Soewondo memiliki peran yang sangat penting dalam menyediakan layanan kesehatan bagi seluruh warga Kabupaten Pati. Oleh karena itu, kestabilan kepemimpinan perlu dijaga agar pemberian layanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan maksimal.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Ramadan PWI Pati Berbagi Takjil bareng RS KSH

    Tradisi Ramadan PWI Pati Berbagi Takjil bareng RS KSH

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

      Kegiatan bagi takjil PWI Pati dan RS KSH  Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan di sekitar Alun-alun Simpang 5 Pati. Kurang dari 30 menit takjil yang dibagikan tim RS KSH dan PWI Pati itu sudah ludes. PATI – Jalanan sekitar Alun-alun Simpang 5 Pati cukup ramai sore kemarin. Lalu lalang kendaraan meramaikan waktu […]

  • Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Operasi Kos-kosan

    Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Operasi Kos-kosan

    • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Polsek Juwana melakukan operasi di kos-kosan pagi kemarin Selasa (13/3/18). Operasi itu dilakukan di beberapa tempat kos di Kecamatan Juwana. Dari operasi tersebut, petugas menemukan dua pasang laki-laki dan perempuan yang bukan suami-istri sedang berduaan di kamar kos. Operasi itu dilakukan secara gabungan, dari Polsek Juwana dan Satpol PP Kecamatan Juwana. Kapolsek […]

  • DPRD Pati Tekankan Kualitas Perbaikan Jalan Harus Jangka Panjang

    DPRD Pati Tekankan Kualitas Perbaikan Jalan Harus Jangka Panjang

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.355
    • 0Komentar

    PATI – Perbaikan jalan di Kabupaten Pati perlu dilakukan dengan memperhatikan kualitas yang tinggi agar dapat bertahan dalam jangka panjang. Hal ini menjadi harapan terhadap Pemerintah Kabupaten Pati agar pembangunan infrastruktur jalan dapat memberikan manfaat maksimal. Penegasan tersebut disampaikan Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto. Menurut politisi dari Partai Demokrat ini, kondisi jalan di […]

  • Aksi Penggalangan Dana dan Konser Amal Mahasiswa Kudus untuk Korban Banjir Demak

    Aksi Penggalangan Dana dan Konser Amal Mahasiswa Kudus untuk Korban Banjir Demak

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 254
    • 0Komentar

    KUDUS – Beberapa organisasi mahasiswa di Kudus mengadakan aksi penggalangan dana dan konser amal kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada korban banjir di Demak. Aksi ini dilaksanakan di beberapa titik di Kabupaten Kudus pada sore hari dan malamnya dilanjut dengan konser amal di Joglo Maqha, Jumat (16/02/2024). Ahmad Minan Nur Rohman, selaku koordinator aksi, mengungkapkan bahwa […]

  • Daftar Nama Kecamatan di Kabupaten Kudus

    Daftar Nama Kecamatan di Kabupaten Kudus

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Seorang perempuan sedang berjalan di depan Menara Kudus/ @gusjigang  Kudus merupakan sebuah wilayah kabupaten yang terletak di Jawa Tengah. Kotanya kecil, tidak memiliki wilayah laut. Namun kota kecil ini terkenal maju. Luasnya 425,2 kilometer persegi. Berbatasan dengan Kabupaten Demak, Jepara, Pati, dan Grobogan. Kota ini terbagi dalam sembilan kecamatan. Antara lain Kecamatan Jekulo, Mejobo, Dawe, […]

  • DPRD Pati Ungkap Kondisi Petani Tebu Dihadapkan Tantangan dan Solusi untuk Meningkatkan Produksi

    DPRD Pati Ungkap Kondisi Petani Tebu Dihadapkan Tantangan dan Solusi untuk Meningkatkan Produksi

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 354
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Kamari, mengakui bahwa saat ini sulit untuk menambah lahan pertanian tebu. “Memang sulit untuk menambah lahan karena keterbatasan lahan,” jelasnya. Meskipun demikian, Kamari optimis bahwa produksi tebu dapat ditingkatkan dengan penggunaan alat mekanisasi dan intensifikasi. “Saat ini, yang bisa dilakukan petani adalah meningkatkan hasil per hektarnya,” ungkapnya. Kamari juga menjelaskan […]

expand_less