Breaking News
light_mode

Posisi Direktur RSUD Soewondo Tak Boleh Lama Kosong, DPRD Pati Tekankan Layanan Harus Tetap Berjalan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
  • visibility 100.336

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan belum mendapatkan keterangan resmi terkait kabar pengunduran diri Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Rini Susilowati, yang belakangan ini banyak dibicarakan di masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menjelaskan bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan maupun salinan surat pengunduran diri yang dimaksud. Oleh sebab itu, DPRD masih menunggu penjelasan resmi yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Pati.

“Untuk surat pengunduran diri Direktur RSUD Soewondo saya belum tahu, jujur saja saya belum tahu,” ujar Ali.

Menurut dia, jika memang benar terjadi pengunduran diri pejabat setingkat direktur rumah sakit milik daerah, maka seluruh proses administrasi harus dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku. Surat pengunduran diri tersebut, katanya, seharusnya disampaikan kepada Pelaksana Tugas Bupati Pati dan disertai tembusan kepada DPRD.

Ali menegaskan bahwa DPRD belum dapat memberikan tanggapan lebih rinci sebelum menerima informasi resmi dari pemerintah daerah. Namun apabila kabar itu terbukti benar, pihaknya akan meminta keterangan langsung kepada Plt Bupati Pati mengenai langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya.

“Apabila betul-betul mundur, DPRD akan menanyakan langsung ke Plt Bupati Pati,” katanya.

Di tengah beredarnya isu tersebut, Ali menilai bahwa masa kepemimpinan dr. Rini Susilowati telah membawa berbagai kemajuan bagi RSUD RAA Soewondo.

Ia melihat adanya peningkatan mutu layanan kepada masyarakat serta perbaikan sistem pengelolaan rumah sakit selama menjabat.

“Saya meyakini ada perubahan yang dilakukan oleh Direktur RSUD Soewondo. Pelayanannya jauh lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya.

Ali juga membantah pendapat yang menyatakan pengunduran diri itu dipicu oleh tekanan dari pihak tertentu. Berdasarkan data yang dimiliki DPRD, tidak ada desakan atau paksaan yang membuat dr. Rini harus mengundurkan diri dari jabatannya.

Guna memastikan kebenaran informasi yang beredar dan mencegah berkembangnya dugaan-dugaan di tengah masyarakat, DPRD berencana segera melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Pati.

Selanjutnya, Ali menegaskan bahwa kelancaran pelayanan kesehatan harus tetap menjadi prioritas terpenting. Maka dari itu, jika nanti benar terjadi pergantian pimpinan, posisi Direktur RSUD RAA Soewondo tidak boleh dibiarkan kosong dalam waktu yang lama.

“Untuk posisi Direktur RSUD Soewondo itu tidak boleh kosong, karena itu menyangkut pelayanan,” tegasnya.

Menurut Ali, RSUD RAA Soewondo memiliki peran yang sangat penting dalam menyediakan layanan kesehatan bagi seluruh warga Kabupaten Pati. Oleh karena itu, kestabilan kepemimpinan perlu dijaga agar pemberian layanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan maksimal.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibu Muda Ditusuk Tetangga di Pati, Pelaku Coba Bunuh Diri

    Ibu Muda Ditusuk Tetangga di Pati, Pelaku Coba Bunuh Diri

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Seorang ibu muda diserang dengan senjata tajam di Desa Jepalo, Gunungwungkal, Pati, Jawa Tengah pada Selasa (03/09/2024). Wanita tersebut berinisial SU (24) dan diserang oleh tetangganya sendiri, S (32). Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno, kejadian terjadi sekitar pukul 07.00 WIB ketika SU sedang memandikan anaknya di rumah bersama ibunya. Pelaku S tiba dan melakukan […]

  • Persipa Pati Selesaikan TC di Jakarta, Evaluasi Menjelang Liga Nusantara

    Persipa Pati Selesaikan TC di Jakarta, Evaluasi Menjelang Liga Nusantara

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 944
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persipa Pati telah merampungkan pemusatan latihan (TC) selama sepekan di Jakarta, dari 6 hingga 15 November. Selama TC, Laskar Saridin menjalani serangkaian uji coba dengan hasil yang beragam. Dalam uji coba tersebut, Persipa Pati kalah 2-1 dari Batavia FC, menang 2-1 atas Dejan FC, dan kalah telak 7-0 dari Persija Jakarta. Pelatih Persipa […]

  • PMR Jadi Ekstra yang Digemari di SMP 3 Lasem

    PMR Jadi Ekstra yang Digemari di SMP 3 Lasem

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, Rembang – PMR merupakan salah satu Ekstra kurikuler pilihan di SMPN 3 Lasem yang paling banyak digemari peserta didik. Keberadaan PMR di sekolah maupun kegiatan-kegiatan luar sekolah yang diikuti oleh PMR SMP Negeri 3 Lasem. Ekstra PMR dilaksanakan setiap hari Sabtu dengan bimbingan langsung dari Bapak Basori salah satu guru andal di SMPN […]

  • Hindari Pungli Sertifikat Tanah, Begini Caranya

    Hindari Pungli Sertifikat Tanah, Begini Caranya

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 309
    • 0Komentar

    rimanews.com Lingkar Muria, REMBANG – Pemerintah desa didorong menetapkan biaya pengurusan sertifikat tanah di luar program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Penetapan biaya itu untuk menghindari pungutan liar bagi warga pemohon program tersebut. Bupati Rembang Abdul Hafidz mengakui program Prona memang belum bisa mengakomodir keinginan masyarakat yang akan mengurus sertifikat tanah. Namun, setiap tahun pemerintah […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Serius Garap Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan

    DPRD Pati Dorong Pemkab Serius Garap Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 357
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih serius dalam menggarap sektor pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, dalam sebuah pernyataan resmi. Muslihan menyampaikan bahwa program ketahanan pangan yang saat ini menjadi fokus pemerintah daerah diharapkan tidak […]

  • Ipan dan Ipin Ditangkap Polisi Setelah Melarikan Diri dari Kasus Pengeroyokan

    Ipan dan Ipin Ditangkap Polisi Setelah Melarikan Diri dari Kasus Pengeroyokan

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 987
    • 0Komentar

    PATI – Sepasang saudara kembar yang bernama Ipan dan Ipin ditangkap oleh polisi setelah buron selama tiga bulan. Kedua pria berusia 21 tahun itu masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) unit Reskrim Polsek Sukolilo Polresta Pati atas kasus pengeroyokan terhadap Ikhsanudin Ilham Affandi (23), seorang warga Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo. Kejadian pengeroyokan tersebut terjadi pada Sabtu […]

expand_less