Breaking News
light_mode

Fraksi Gerindra DPRD Pati Pertanyakan Pemanfaatan Anggaran hingga Muncul SiLPA Rp229 Miliar

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 21 Sep 2026
  • visibility 102.394

PATI – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten Pati melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran daerah, menyusul munculnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp229,62 miliar.

Sorotan tersebut disampaikan Fraksi Gerindra dalam pembahasan Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026. Fraksi tersebut menilai kenaikan penerimaan pembiayaan daerah perlu dicermati, terutama karena salah satu komponennya berasal dari SiLPA tahun sebelumnya.

Dalam APBD Murni 2026, penerimaan pembiayaan daerah ditetapkan sebesar Rp148 miliar. Dalam Raperda Perubahan APBD 2026, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp205,79 miliar sehingga menjadi Rp353,79 miliar.

Fraksi Gerindra menilai besarnya SiLPA tidak serta-merta menunjukkan adanya persoalan dalam pengelolaan anggaran. Sisa anggaran dapat terjadi karena adanya efisiensi maupun penghematan. Meski demikian, pemerintah daerah dinilai tetap perlu memastikan penyebab munculnya SiLPA, termasuk mengevaluasi kemungkinan adanya kegiatan yang belum terlaksana atau belum berjalan secara optimal.

“Ukuran keberhasilan APBD bukan hanya dilihat dari berapa besar anggaran yang terserap. Yang jauh lebih penting adalah apa yang dihasilkan dari anggaran tersebut,” tegas Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Pati Yeti Kristianti.

Fraksi Gerindra juga menyoroti sejauh mana anggaran daerah yang telah dialokasikan memberikan dampak langsung terhadap masyarakat. Hal tersebut mencakup peningkatan pelayanan publik, penguatan perekonomian, pembangunan infrastruktur, dukungan terhadap sektor pertanian, penanganan kemiskinan, hingga pemerataan pembangunan.

Atas dasar itu, Fraksi Gerindra meminta Pemkab Pati melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan APBD. Setiap program yang sudah direncanakan diharapkan dapat dilaksanakan sesuai target agar manfaatnya tidak terlambat diterima masyarakat.

Setelah mengikuti seluruh tahapan pembahasan, Fraksi Gerindra menyatakan menerima dan menyetujui Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Meski memberikan persetujuan, Fraksi Gerindra menyertakan catatan agar seluruh program yang telah disepakati dapat dilaksanakan secara optimal oleh Pemkab Pati.

“Anggaran yang telah disusun tidak hanya berhenti sebagai angka dalam dokumen APBD. Anggaran tersebut harus benar-benar diwujudkan dalam bentuk pembangunan dan pelayanan yang bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembahasan Perda CSR Mandek Tiga Tahun, DPRD Pati Tegaskan Pentingnya Aturan yang Jelas

    Pembahasan Perda CSR Mandek Tiga Tahun, DPRD Pati Tegaskan Pentingnya Aturan yang Jelas

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.952
    • 0Komentar

    PATI – Proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Pati belum menemukan titik terang. Meskipun telah dibahas selama lebih dari tiga tahun, regulasi yang diharapkan menjadi landasan hukum pelaksanaan program tersebut masih terhenti karena belum tercapainya kesepahaman antara pihak DPRD dan […]

  • DPRD Pati Dukung Program Dokter Spesialis Keliling: Layanan Kesehatan Dekat Warga Desa

    DPRD Pati Dukung Program Dokter Spesialis Keliling: Layanan Kesehatan Dekat Warga Desa

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 315
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Dra. Hj. Suhartini, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Spesialis Keliling (Speling) yang diadakan di Desa Pohgading, Kecamatan Gembong. Kegiatan yang berlangsung di balai desa tersebut berhasil menarik perhatian ratusan warga yang antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. Balai desa yang disulap menjadi fasilitas layanan kesehatan lengkap ini […]

  • Kalahkan Persita, Persijap Jepara Bertahan di Super Liga

    Kalahkan Persita, Persijap Jepara Bertahan di Super Liga

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.845
    • 0Komentar

    SERANG – Persijap Jepara memastikan sendiri bertahan di ajang Super League musim depan. Kemenangan 0 – 3 atas tuan rumah Persita (10/5) membuat Persijap aman tak bisa dikejar lagi, meskipun kompetisi menyisakan dua pertandingan. Keran gol Persijap bermula dari gol Dicky Kurniawan menit ke-25, kemudian di menit ke-74 Sudi Abdallah menggandakan keunggulan memanfaatkan umpan panjang […]

  • DPRD Pati Dorong Kampanye Gemar Makan Ikan untuk Tingkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Nelayan

    DPRD Pati Dorong Kampanye Gemar Makan Ikan untuk Tingkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Nelayan

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 396
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi B, Mukit, mendesak Pemerintah Daerah untuk meningkatkan sosialisasi program Gemar Makan Ikan (Gemarikan). Beliau menekankan pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan masyarakat dan kesejahteraan pelaku usaha perikanan lokal. “Saya mendorong Pemerintah Daerah agar masyarakat senang dan gemar makan ikan,” tegas Mukit dalam pernyataannya Senin kemarin. Politisi dari Fraksi […]

  • Jelang Lebaran, Kaum Dhuafa di Enam Desa Ketiban Berkah

    Jelang Lebaran, Kaum Dhuafa di Enam Desa Ketiban Berkah

    • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    PATI – Kaum dhuafa di Pati lagi-lagi ketiban berkah Ramadan. Para dermawan menjelang lebaran menggelontorkan pundi-pundinya untuk membantu kaum dhuafa yang kurang beruntung tersebut. Setelah warga Desa Bakaran Kulon dan Wetan di Kecamatan Juwana yang digelontor 800 paket sembako gratis, giliran kaum dhuafa di Kecamatan Batangan dan Jaken tyang ketiban berkah. IKKP bersama Bulog kembali […]

  • Karena Kita Sendiri yang Menyuburkan Korupsi

    Karena Kita Sendiri yang Menyuburkan Korupsi

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Suatu pagi di beranda facebook, seorang teman yang saya kenal sebagai budayawan Kota Jepara menulis status yang mendadak menyentak nurani. Statusnya pagi itu berbunyi. “Munafik, kita benci korupsi tapi tidak menolak politik uang”. Dalam statusnya tersebut, teman saya itu secara terang mengajak kita untuk menolak politik uang di segala pesta demokrasi. Dari pemilihan kepala desa, […]

expand_less