Breaking News
light_mode

Wakil Ketua MPR RI Ajak Pendidik Pesantren Jadi Garda Terdepan Tangkal Ujaran Kebencian

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • visibility 1.192

JEPARA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak para pendidik, terutama di lingkungan pesantren, untuk menjadi garda terdepan dalam menangkal ujaran kebencian serta sentimen SARA. Caranya adalah dengan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan sejak dini kepada generasi muda.

Pesan ini disampaikan Lestari Moerdijat dalam bentuk pertemuan daring melalui aplikasi Zoom. Kegiatan yang digelar adalah Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, yang berlangsung di Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadi’in, Kecamatan Balekambang, Kabupaten Jepara, pada hari Rabu (17/12/2025). Sebanyak sekitar 150 pendidik dari lingkungan Ponpes tersebut turut mengikuti kegiatan ini.

Dalam paparannya, Lestari menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa hal ini tidak boleh hanya sebatas pemahaman secara normatif semata.

“Empat Pilar Kebangsaan merupakan fondasi utama agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian, hoaks, dan isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks. Hal ini terutama disebabkan oleh derasnya arus informasi di era digital, yang seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan pesan kebencian dan menciptakan polarisasi di tengah masyarakat.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Balekambang, K.H Ali Sibro Malisi, mengangkat isu mengenai terjadinya degradasi moral di kalangan generasi muda. Menurutnya, hal ini memiliki potensi untuk merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jepara dari Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Nur Hidayat, yang hadir untuk mewakili Wakil Ketua MPR RI, menegaskan pentingnya mengedukasi dan menghadirkan pemimpin-pemimpin yang memiliki integritas serta akhlak yang baik. Ia menyatakan bahwa hal ini dapat dilakukan melalui jalur pendidikan yang berkualitas dan proses politik yang sehat.

“Kalau pemimpin-pemimpin dan wakil rakyat tidak diisi oleh orang-orang baik, maka kita bisa membayangkan ke mana arah masa depan bangsa ini,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Padmono Wisnugroho – yang menjabat sebagai Ketua Fraksi NasDem DPRD Jepara sekaligus Sekretaris Komisi A DPRD Jepara – menekankan bahwa perjuangan di bidang pendidikan, khususnya pendidikan agama, merupakan bentuk investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kelangsungan hidup dan kemajuan bangsa.

“Kalau kita tidak memikirkan pemerintahan yang berkarakter dan tidak memikirkan masa depan bangsa, maka bangsa ini akan kehilangan arah,” tegas Padmono saat menyampaikan sambutan di hadapan para pendidik yang hadir.

Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kali ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat peran pesantren dan para tenaga pendidik.

Sebab, mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, sikap toleransi, serta semangat persatuan di tengah masyarakat.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua alumni Omah Dongeng Marwah meraih juara monoIog tingkat nasionaI.

    Alumni Omah Dongeng Marwah Juara 2 Monolog Festival Kesenian Indonesia

    • calendar_month Sab, 28 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Dua alumni Omah Dongeng Marwah meraih juara monoIog tingkat nasionaI.

  • Persipa Pati U-17 Melaju ke Semifinal Piala Soeratin Jawa Tengah

    Persipa Pati U-17 Melaju ke Semifinal Piala Soeratin Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 186
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Tim Persipa Pati U-17 berhasil meraih tiket ke babak semifinal Piala Soeratin Jawa Tengah setelah melewati drama adu penalti melawan Persikaba Blora U-17 di babak 8 besar. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis (14/11/2024) sore di Arena Soccer Field POJ City Semarang berakhir imbang 0-0 di waktu normal. Dalam adu penalti, Persipa Junior menunjukkan […]

  • Resah Karena Ulah Anak Punk, Polsek Juwana Giatkan Razia

    Resah Karena Ulah Anak Punk, Polsek Juwana Giatkan Razia

    • calendar_month Sab, 3 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Anak-anak punk didata oleh Polsek Juwana untuk mendapatkan pembinaan PATI – Polsek Juwana melakukan razia dan mengamankan sebanyak 16 anak punk yang mangkal di Jalan Camong Lokasi Gedung Persoda Juwana, Desa Kauman Kamis (1/10/2018). Anak punk yang masih anak baru gede (ABG) tersebut disinyalir membuat aktivitas masyarakat Juwana menjadi kurang nyaman. Kapolsek Juwana AKP Eko […]

  • Kinerja Positif PWI Pati Diganjar Penghargaan dari RS Keluarga Sehat

    Kinerja Positif PWI Pati Diganjar Penghargaan dari RS Keluarga Sehat

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PWI Pati dapat penghargaan dari RS KSH Pati PATI – Atas kinerjanya dalam pemberitaan yang aktif dan berdampak positif bagi masyarakat, organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati mendapat penghargaan dari RS Keluarga Sehat (KSH). Penghargaan “Best Commitment: Mitra Kerja dengan Pemberitaan yang Teraktif dan Berdampak Positif bagi Masyarakat” itu diterima langsung oleh Ketua PWI […]

  • Tafsir Progresif Kiai Said Aqil, Empat Metode Dakwah Nabi Untuk Kejayaan NU

    Tafsir Progresif Kiai Said Aqil, Empat Metode Dakwah Nabi Untuk Kejayaan NU

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Kiai Said Aqil Siradj Nabi Muhammad diturunkan di masyarakat buta huruf (ummi) secara keilmuan dan sesat yang nyata secara peradaban. Namun Nabi mampu membangun umat yang wasatha (Red,moderat-toleran) sehingga mampu menjadi saksi dalam segala bidang. Baik agama, sosial, ekonomi, peradaban, dan politik. Masyarakat wasatha inilah yang mampu berperan membangkitkan kemajuan dan meraih cita-cita di berbagai […]

  • Peduli Warisan Leluhur, Desa Sirahan Bangun Pagar Besar

    Peduli Warisan Leluhur, Desa Sirahan Bangun Pagar Besar

    • calendar_month Jum, 16 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Kepala Desa Sirahan Sutiyono sedang menunjukkan bangunan pagar makam yang baru selesai dibangun Lingkar Muria, PATI – Pemerintah Desa Sirahan total dalam membangunan pagar yang mengelilingi makam desa yang berada di tepi Jalan Tayu – Pati. Hal ini lantaran kesadaran masyarakat desa, sebab makam merupakan warisan dan pengingat akan leluhur mereka. Kepala Desa Sirahan, Sutiyono […]

expand_less