Breaking News
light_mode

Fraksi PKB DPRD Pati Minta Belanja Daerah Tak Sekadar Administratif

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 19 Sep 2026
  • visibility 102.308

PATI – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Pati menyatakan persetujuannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026 untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Sikap tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Pati yang berlangsung pada Jumat, 18 September 2026. Sebelum memberikan persetujuan, Fraksi PKB mengaku telah mencermati dan membahas materi dalam Rancangan Perubahan APBD 2026.

Kendati menerima Raperda tersebut, Fraksi PKB menyampaikan sejumlah catatan kepada Pemerintah Kabupaten Pati. Salah satu perhatian utama berkaitan dengan pelaksanaan belanja daerah agar tidak berhenti pada pemenuhan administrasi penganggaran.

Ketua Fraksi PKB DPRD Pati, Muntamah, menegaskan bahwa anggaran daerah harus diarahkan pada program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Memastikan setiap belanja daerah tidak boleh sekadar administratif, tetapi harus benar-benar dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” demikian salah satu catatan Fraksi PKB.

Selain soal manfaat belanja, Fraksi PKB meminta Pemkab Pati meningkatkan pengawasan internal terhadap pelaksanaan APBD. Pengawasan dinilai penting untuk memastikan anggaran yang telah dialokasikan dapat digunakan sebagaimana mestinya serta meminimalkan potensi pemborosan dan penyimpangan.

Fraksi PKB juga menyoroti aspek transparansi dalam proses perubahan maupun pelaksanaan anggaran. Menurut fraksi tersebut, penggunaan anggaran harus dilakukan berdasarkan prinsip efektivitas, efisiensi, ketepatan sasaran, dan akuntabilitas.

Muntamah menyampaikan bahwa berbagai catatan tersebut menjadi bagian dari sikap Fraksi PKB dalam memberikan persetujuan terhadap Raperda Perubahan APBD 2026. Pemkab Pati diharapkan tidak sekadar menyelesaikan tahapan penganggaran secara administratif, tetapi juga memastikan program yang mendapatkan pembiayaan APBD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan mempertimbangkan sejumlah catatan tersebut, Fraksi PKB tetap menyatakan menerima dan menyetujui Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi Perda.

(adv)

Editor  : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kabupaten Pati Hanya Miliki Tujuh Fraksi pada Periode 2024-2029

    DPRD Kabupaten Pati Hanya Miliki Tujuh Fraksi pada Periode 2024-2029

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 443
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dipastikan hanya memiliki tujuh fraksi pada periode 2024-2029. Hal ini terjadi karena Partai Nasdem tidak memenuhi syarat untuk membentuk fraksi sendiri setelah hanya meraih tiga kursi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) terbaru. Tiga anggota dewan dari parpol Nasdem itu yakni, Karwito, Diddin Syafrudin, dan Miftahul Abid. Ketua […]

  • Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 304
    • 0Komentar

    MAGELANG – Setelah tak terkalahkan di enam laga awal Liga 2 musim 24/25, keperkasaan Persijap Jepara runtuh saat menjamu Bhayangkara FC, (21/20/2024) di Stadion Moch Soebroto Magelang. Persijap Jepara harus menelan kekalahan dengan skor 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung kurang memuaskan bagi tim asuhan Kahudi Wahyu Widodo. Sepanjang pertandingan, permainan Persijap tidak berkembang seperti yang […]

  • Sosialisasi Pilgub Jateng 2024 di Pati: KPU Gandeng Masyarakat Adat Sedulur Sikep

    Sosialisasi Pilgub Jateng 2024 di Pati: KPU Gandeng Masyarakat Adat Sedulur Sikep

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 973
    • 0Komentar

    PATI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2024 di Balai Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Senin (4/11/2024) malam. Kegiatan ini melibatkan masyarakat adat Sedulur Sikep di wilayah Sukolilo. Anggota KPU Jateng, Akmaliyah, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program fasilitasi dan pendidikan […]

  • Netizen Kritik Keras Acara Pemecahan Rekor MURI Pemkab Jepara

    Netizen Kritik Keras Acara Pemecahan Rekor MURI Pemkab Jepara

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    JEPARA – Belakangan ini Pemerintah Kabupaten Jepara rajin menggelar acara pemecahan rekor MURI. Salah satu yang menjadi sorotan adalah acara pemecahan rekor MURI perempuan berkebaya minum kopi, yang digelar di kawasan Pantai Bandengan. Acara pemecahan rekor MURI yang digelar Minggu (12/5/2024) ini tampak sangat dipaksakan, bahkan terkesan kurang kreatif. Acara ini mendapat kritikan juga dari […]

  • Sudah Punya Official Store Persipa Pati Tinggal Bangun Training Ground Sendiri

    Sudah Punya Official Store Persipa Pati Tinggal Bangun Training Ground Sendiri

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Logo Persipa Pati yang dipasang di offial store sekaligus kafe dan kantor Persipa Pati saat ini sudah memiliki kantor sekaligus official store dan kafe. Hadirnya fasilitas menegaskan keseriusan pengurus Persipa Pati untuk menjadi sebuah tim sepakbola profesional. PATI – Setelah memastikan diri naik kasta ke Liga 2 Persipa Pati terus berbenah di segala sisi, kini […]

  • Reaksi Keras Ansor Banser kepada Para “Pencoleng Agama”

    Reaksi Keras Ansor Banser kepada Para “Pencoleng Agama”

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

      Gus Yaqut saat melakukan orasi kebangsaan. REMBANG – Reaksi keras ditunjukkan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas atas peristiwa berdarah di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Gus Yaqut, sapaan akrabnya, meminta aparat tegas pada pelaku kekerasan yang disebutnya sebagai “pencoleng agama”,  yang berakibat empat orang jadi korban perilaku biadab atas nama agama […]

expand_less