Breaking News
light_mode

Anggaran Rp1 Miliar Disiapkan DPUTR Pati untuk Rehabilitasi Jalan Guyangan–Jetak

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 99.815

PATI – Kondisi ruas jalan Guyangan–Jetak yang berada di wilayah Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, menuai keluhan dari masyarakat.

Jalan penghubung antarwilayah ini diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah dan dinilai berisiko membahayakan keselamatan pengendara.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati memastikan perbaikan ruas jalan tersebut telah dimasukkan dalam program rehabilitasi tahun 2026 dengan pagu anggaran sebesar Rp1 miliar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik di sepanjang jalan tersebut terlihat rusak berat, ditandai dengan munculnya lubang-lubang besar serta lapisan aspal yang mengelupas dan tidak rata.

Kondisi ini memaksa pengendara untuk mengurangi kecepatan kendaraan saat melintas, terutama pada malam hari di mana pencahayaan jalan masih sangat terbatas.

Majid Lutfhi Setiawan, salah seorang warga setempat, menyampaikan bahwa kerusakan jalan ini telah berlangsung selama berbulan-bulan namun belum mendapatkan penanganan yang tuntas.

Ia mencatat, panjang ruas jalan yang mengalami kerusakan mencapai lebih dari satu kilometer.

“Sering rusak, berlubang parah. Khawatir lewat pas malam bisa terperosok karena minim penerangan,” ujar Majid, Rabu (25/3/2026).

Ia berharap pemerintah dapat segera merealisasikan perbaikan tersebut, mengingat jalan ini merupakan jalur utama yang digunakan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.

Merespons aspirasi warga, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, menegaskan bahwa ruas jalan Guyangan–Jetak telah masuk dalam daftar prioritas penanganan pada tahun ini.

“Untuk jalan Guyangan–Jetak Kecamatan Wedarijaksa sudah termasuk dalam rencana perbaikan jalan tahun 2026 dengan alokasi anggaran Rp1 miliar,” kata Hasto.

Meski alokasi dana telah disiapkan, pelaksanaan pekerjaan fisik masih menunggu arahan resmi dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati. Pihak DPUTR berharap proses administrasi tersebut dapat segera diselesaikan agar perbaikan bisa segera dimulai.

“Masih menunggu arahan dari Bapak Plt Bupati. Mudah-mudahan April 2026 sudah bisa mulai pelaksanaan,” ujarnya.

Selain ruas Guyangan–Jetak, DPUTR juga mencatat sejumlah jalan kabupaten lain yang memerlukan perhatian dan perbaikan, di antaranya ruas Guyangan–Runting, Juwana–Guyangan, Tlogowungu–Bapoh, Boloagung–Trimulyo, Prawoto–batas Kudus, Tayu–Dukuhseti, serta Jenggolo–Pegandan.

Untuk mendukung keseluruhan program pemeliharaan infrastruktur tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati telah menyiapkan anggaran sebesar sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026.

Dana ini dialokasikan khusus untuk perbaikan jalan dan jembatan, dengan harapan dapat mempercepat penanganan berbagai titik rusak yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di seluruh penjuru wilayah Pati.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahnya Karnaval Bersih Desa Di Pelemgede, Sedot Antusias Ribuan Warga

    Meriahnya Karnaval Bersih Desa Di Pelemgede, Sedot Antusias Ribuan Warga

    • calendar_month Sen, 25 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

      Kemeriahan karnaval di Desa Pelemgede Kecamatan Pucakwangi Pati Ribuan warga menyemut dalam acara karnaval Sedekah bumi Desa Pelemgede Kecamatan Pucakwangi. Dalam acara tersebut sejumlah gunungan diarak keliling desa. PATI – Pemerintah Desa (Pemdes) Pelemgede Kecamatan Pucakwangi menggelar karnaval atau kirab dalam rangka sedekah bumi, Minggu (24/7/2022). Karnaval tersebut diikuti oleh semua rukun tetangga (RT) […]

  • Sempatkan Senam Jaga Kesehatan

    Sempatkan Senam Jaga Kesehatan

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    DOKUMEN PRIBADI Fanny Pristiarianty Kesibukan sebagai customer service di sebuah rumah sakit besar di Semarang, ternyata tak membuat Fanny Pristiarianty malas memperhatikan kondisi tubuhnya. Perempuan asli Pati yang lahir di Jayapura, 28 Juni 1991 ini di sela kesibukannya, tetap mengagendakan olahraga, terutama senam.  ”Meski sibuk kesehatan tetap saya utamakan. Untuk itu saya mengagendakan untuk rutin […]

  • Jadi Foto Model Sekaligus Reseller Jilbab

    Jadi Foto Model Sekaligus Reseller Jilbab

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Miftakhul Janah DOKUMEN PRIBADI Gadis bernama lengkap Miftakhul Janah ini gemar sekali berfoto. Kegemaran itu bermula sejak ia duduk di bangku MA Muallimat Kudus, dengan berfoto, ia makin percaya diri. Dari kegemarannya itu, gadis kelahiran Pati, 9 April 1995 ini sekarang menekuni dunia foto model, terutama model jilbab. ”Sekarang saya menjadi model salah satu merek […]

  • Peringatan Maulid Nabi: Ali Badrudin Tekankan Pentingnya Moral dalam Kehidupan

    Peringatan Maulid Nabi: Ali Badrudin Tekankan Pentingnya Moral dalam Kehidupan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 524
    • 0Komentar

    PATI – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada bulan Rabiul Awal ini dirayakan dengan meriah oleh umat Islam di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Pati. Momen ini menjadi kesempatan untuk mempertebal syiar Islam melalui berbagai kegiatan, mulai dari sholawatan di musholla dan masjid hingga acara besar seperti ceramah dan tabligh akbar. Ketua DPRD Pati, […]

  • Polres Magelang Ungkap Kasus Pembunuhan Dukun Pengganda Uang

    Polres Magelang Ungkap Kasus Pembunuhan Dukun Pengganda Uang

    • calendar_month Sab, 20 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Ungkap kasus pembunuhan oleh dukun pengganda uang di Magelang Maksud hati ingin menggandakan uang ke dukun, dua orang tukang sayur di Magelang malah tewas diracun oleh dukun itu sendiri. Melalui minuman “doa” sebagai syarat ritual. MAGELANG– Polres Magelang berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan dengan berencana yang dilakukan oleh seorang yang dikenal sebagai dukun yang […]

  • Warga Karangsari Tegas Tolak SHM di Lahan Eks HGU PT RSA yang Masa Berlaku Sudah Habis

    Warga Karangsari Tegas Tolak SHM di Lahan Eks HGU PT RSA yang Masa Berlaku Sudah Habis

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.427
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Karangsari yang menjadi bagian dari Gerakan Masyarakat Peduli Tanah Karangsari (Gemparsari) di Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, mengemukakan penolakan mereka terhadap pemberian Sertifikat Hak Milik (SHM) untuk lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) milik PT RSA, yang masa berlakunya berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Penolakan ini diwujudkan dengan pemasangan berbagai spanduk […]

expand_less