Breaking News
light_mode

Anggaran Rp1 Miliar Disiapkan DPUTR Pati untuk Rehabilitasi Jalan Guyangan–Jetak

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
  • visibility 99.967

PATI – Kondisi ruas jalan Guyangan–Jetak yang berada di wilayah Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, menuai keluhan dari masyarakat.

Jalan penghubung antarwilayah ini diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah dan dinilai berisiko membahayakan keselamatan pengendara.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati memastikan perbaikan ruas jalan tersebut telah dimasukkan dalam program rehabilitasi tahun 2026 dengan pagu anggaran sebesar Rp1 miliar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik di sepanjang jalan tersebut terlihat rusak berat, ditandai dengan munculnya lubang-lubang besar serta lapisan aspal yang mengelupas dan tidak rata.

Kondisi ini memaksa pengendara untuk mengurangi kecepatan kendaraan saat melintas, terutama pada malam hari di mana pencahayaan jalan masih sangat terbatas.

Majid Lutfhi Setiawan, salah seorang warga setempat, menyampaikan bahwa kerusakan jalan ini telah berlangsung selama berbulan-bulan namun belum mendapatkan penanganan yang tuntas.

Ia mencatat, panjang ruas jalan yang mengalami kerusakan mencapai lebih dari satu kilometer.

“Sering rusak, berlubang parah. Khawatir lewat pas malam bisa terperosok karena minim penerangan,” ujar Majid, Rabu (25/3/2026).

Ia berharap pemerintah dapat segera merealisasikan perbaikan tersebut, mengingat jalan ini merupakan jalur utama yang digunakan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.

Merespons aspirasi warga, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, menegaskan bahwa ruas jalan Guyangan–Jetak telah masuk dalam daftar prioritas penanganan pada tahun ini.

“Untuk jalan Guyangan–Jetak Kecamatan Wedarijaksa sudah termasuk dalam rencana perbaikan jalan tahun 2026 dengan alokasi anggaran Rp1 miliar,” kata Hasto.

Meski alokasi dana telah disiapkan, pelaksanaan pekerjaan fisik masih menunggu arahan resmi dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati. Pihak DPUTR berharap proses administrasi tersebut dapat segera diselesaikan agar perbaikan bisa segera dimulai.

“Masih menunggu arahan dari Bapak Plt Bupati. Mudah-mudahan April 2026 sudah bisa mulai pelaksanaan,” ujarnya.

Selain ruas Guyangan–Jetak, DPUTR juga mencatat sejumlah jalan kabupaten lain yang memerlukan perhatian dan perbaikan, di antaranya ruas Guyangan–Runting, Juwana–Guyangan, Tlogowungu–Bapoh, Boloagung–Trimulyo, Prawoto–batas Kudus, Tayu–Dukuhseti, serta Jenggolo–Pegandan.

Untuk mendukung keseluruhan program pemeliharaan infrastruktur tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati telah menyiapkan anggaran sebesar sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026.

Dana ini dialokasikan khusus untuk perbaikan jalan dan jembatan, dengan harapan dapat mempercepat penanganan berbagai titik rusak yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di seluruh penjuru wilayah Pati.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Eks Tanah HGU Karangsari, DPRD Pati Siap Bentuk Pansus Sesuai Aturan

    Sengketa Eks Tanah HGU Karangsari, DPRD Pati Siap Bentuk Pansus Sesuai Aturan

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.545
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati membuka kemungkinan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengawal penyelesaian perselisihan lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak. Pembentukan ini nantinya akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam tata tertib DPRD. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menjelaskan bahwa usulan pembentukan pansus muncul […]

  • Menjaga Arah Partisipasi Rakyat

    Menjaga Arah Partisipasi Rakyat

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Pemilu serentak 17 April kian dekat, sebentar lagi negara akan berpesta bersama seluruh rakyat. Itulah harapan normatif penyelenggara pemilu tiap kali menggelar hajatan demokrasi. Pertanyaannya adalah apakah harapan itu akan benar-benar terwujud? Faktanya, setiap kali penyelenggaraan pemilu selalu dihantui oleh realitas yang cukup sulit dihadapi. Hantu tersebut bernama golongan putih (golput). Ya, golput memang selalu […]

  • Ponpes Nurul Huda Sirahan Pati, Telaga Ilmu di Pinggiran Dua Kota

    Ponpes Nurul Huda Sirahan Pati, Telaga Ilmu di Pinggiran Dua Kota

    • calendar_month Sab, 23 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Nurul Huda Sirahan, terus tumbuh menjadi sebuah lembaga pendidikan yang mumpuni. Setidaknya untuk wilayah pinggiran Pati dan Jepara. Pesantren yang kini diasuh Jamaludin Umar ini tetap menjadi idaman bagi mereka yang ingin belajar agama. Beberapa santri Pondok Pesantren Nurul Huda Sirahan saat lomba antar santri beberapa waktu yang lalu Desa Sirahan tidak begitu […]

  • Edy Wuryanto: Keamanan Pangan Syarat Mutlak Makan Bergizi Gratis!

    Edy Wuryanto: Keamanan Pangan Syarat Mutlak Makan Bergizi Gratis!

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 439
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi IX DPR RI menggelar rapat kerja dengan mitra terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti pentingnya keamanan pangan dalam program ini, terutama setelah banyaknya kasus keracunan yang terjadi sejak awal program. “Standar kesehatan dan keselamatan pangan itu syarat mutlak, tidak bisa ditawar. Semakin standar ini […]

  • Suami – Istri di Jepara Tega Buang Bayinya di Sumur

    Suami – Istri di Jepara Tega Buang Bayinya di Sumur

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Ilustrasi JEPARA – Sungguh tega sekali apa yang dilakukan suami istri di Jepara, Jawa Tengah. Keduanya tega membuang bayinya yang masih berusia 3 bulan ke dalam sumur. Peristiwa ini menghebohkan warga masyarakat Jepara dan juga warga jagat maya netizen, (19/5/2023). Peristiwa pembuangan bayi itu terjadi di Desa Balong, Kecamatan Kembang, Jepara. Kasatreskrim Polres Jepara AKP […]

  • DPRD Pati Terkendala Atasi Tambang Liar di Kendeng

    DPRD Pati Terkendala Atasi Tambang Liar di Kendeng

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 319
    • 0Komentar

    PATI – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Pati pekan ini kembali menyoroti isu tambang liar di Pegunungan Kendeng. Masyarakat menilai kerusakan alam akibat aktivitas pertambangan menjadi salah satu penyebab bencana tersebut, yang melanda Kecamatan Tambakromo, Gabus, dan Winong. Bambang Susilo, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Dapil Pati Selatan, menyatakan bahwa dirinya menerima […]

expand_less