Breaking News
light_mode

Kibarkan Sang Merah Putih di Sungai Juwana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
  • visibility 334

 

Pengibaran bendera merah putih di Sungai Juwana ini bertujuan untuk membangkitkan semangat bersama dalam mewujudkan Sungai Juwana yang lestari. Pasalnya, ia menilai masyarakat sekitar masih abai tentang kepedulian lingkungan.

PATI – Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan) Pati memiliki cara unik dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-78. Komunitas ini menggelar upacara di Sungai Juwana, Kamis (17/8).

 

Pengibaran bendera merah putih dilakukan di tengah aliran Sungai Juwana yang berada di Desa Purworejo Kecamatan Pati. Cara unik ini dilakukan untuk mengajak masyarakat sekitar menjaga kelestarian sungai tersebut.

 

Puluhan orang mulai anak-anak hingga dewasa mengikuti upacara dengan khidmat. Mereka berasal dari warga sekitar, komunitas pecinta alam, organisasi masyarakat, pemerintah desa setempat, kepolisian, hingga anak sekolah.

 

Ketua Jampisawan Sunhadi mengatakan, pengibaran bendera merah putih di Sungai Juwana ini bertujuan untuk membangkitkan semangat bersama dalam mewujudkan Sungai Juwana yang lestari. Pasalnya, ia menilai masyarakat sekitar masih abai tentang kepedulian lingkungan.

 

“Sungai Juwana ini merupakan bagian kehidupan masyarakat yang ada di Sungai Juwana, menjadi jantung kehidupan mereka. Jadi harus kita rawat. Jangan sampai ada yang membuang sampah sembarang di sungai,” ucap Sunhadi.

 

 

Dia menambahkan, anak sekolah yang dilibatkan dalam upacara tersebut juga diharapkan bisa paham tentang peran Sungai Juwana. Yakni sebagai tumbuhan hidup masyarakat sekitar. 

 

“Harapan saya untuk mengenal kepedulian lingkungan sejak dini kepada anak-anak ini. Karena sungai Juwana ini merupakan bagian hidup mereka,” ujar dia.

 

Sementara itu, Anggota KPA Wanameru, Abdul Hadi, bangga bisa ikut terlibat dalam upacara ini. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan merupakan tugas penerus bangsa.

 

“Bagi kita penerus bangsa, tidak perlu melawan penjajah. Kita tidak perlu mengangkat senjata. kita hanya mempertahankan kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya. Termasuk menjaga lingkungan,” ungkapnya. (ftw)

Editor : Arif

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jepara Raih Kota Layak Anak Kategori Pratama

    Jepara Raih Kota Layak Anak Kategori Pratama

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Bupati Jepara Ahmad Marzuqi meraih penghargaan Kota Layak Anak Kategori Pratama. SUMBER FOTO : DISKOMINFO JEPARA  JEPARA – Pemerintah kabupaten Jepara mendukung penuh langkah yang dilakukan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dalam mengatasi masalah kekerasan terhadap anak. Terbukti, hasil komitmen pemerintah dalam hal dibuktikan dengan kembali meraih penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan […]

  • Ketua Bapemperda DPRD Pati : Raperda Bantuan Hukum Belum Rampung, Masih Tahap Pengkajian

    Ketua Bapemperda DPRD Pati : Raperda Bantuan Hukum Belum Rampung, Masih Tahap Pengkajian

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.624
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan HC, memastikan bahwa penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu masih berjalan dan belum rampung. Saat ini, dokumen tersebut sedang melalui proses pembahasan dan pengkajian mendalam guna memastikan regulasi tersebut tepat sasaran dan mudah diimplementasikan di lapangan. […]

  • Menyingkap Keteladanan Wirausaha dari Kiai Tionghoa

    Menyingkap Keteladanan Wirausaha dari Kiai Tionghoa

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    KH Agus Sunyoto KUDUS – Diskusi bertajuk “Menggali Culture-Preneurship Kyai Telingsing: Inspirator Sunan Kudus,”digelar  Mubarok Food Delecia. Perusahaan jajanan jenang itu menggandeng Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Kudus.  Sarasehan itu dilaksanakan untuk mendedahkan kembali kepada khayalak tentang keteladanan salah satu kyai yang masyhur di Kudus tersebut. Direktur Mubarok Food Delecia, Muhammad […]

  • Polisi Ciduk Pelaku Video Mesum Gay Pakai Seragam SMA

    Polisi Ciduk Pelaku Video Mesum Gay Pakai Seragam SMA

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 301
    • 0Komentar

      Fakta mencengangkan terkuak dalam kasus video mesum gay yang mengenakan seragam putih abu-abu. Video itu terjadi di Banjarnegara Jawa Tengah. Pengakuan pelaku, video tersebut merupakan konten yang omsetnya bisa untuk beli motor Vario. BANJARNEGARA – Video porno berisi penyimpangan seksual (gay) viral di jagad maya. Video viral tersebut ditemukan oleh Tim Patroli Cyber Polres […]

  • Memori Kedigdayaan Armada Laskar Kalinyamat Abad ke-16 Menjelma dalam Koreo “Our Destiny” Ultras Persijap

    Memori Kedigdayaan Armada Laskar Kalinyamat Abad ke-16 Menjelma dalam Koreo “Our Destiny” Ultras Persijap

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 395
    • 0Komentar

    JEPARA – Sebuah spanduk besar terbentak di pagar tribun utara Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada Minggu (5/1/2025). Bertuliskan “Our Distiny” berwarna putih dengan background hitam. Di tengahnya ada logo Curva Nord Syndicate alias Ultras Persijap. Di babak kedua penonton dibuat takjub oleh aksi dari para suporter yang identik dengan warna hitam ini saat mendukung […]

  • DPRD Pati Narso Ungkap Alasan Generasi Muda Kurang Minat ke Pertanian

    DPRD Pati Narso Ungkap Alasan Generasi Muda Kurang Minat ke Pertanian

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Narso, menyoroti minimnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian di wilayah Kabupaten Pati. Ia menuding kurangnya edukasi dari Pemkab Pati sebagai salah satu penyebabnya. “Generasi muda enggan bertani karena selalu dihantui ancaman banjir di beberapa wilayah seperti Jakenan, Kayen, dan Gabus,” ujarnya. Selain banjir, fenomena kekeringan juga menjadi […]

expand_less