Breaking News
light_mode

Malam Berpendar Cahaya di Lautan Pulau Panjang (2)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
  • visibility 123

Saya kira malam hari di Pulau
Panjang, hanya bisa menikmati gelap saja. Anggapan saya salah. Malam hari
keindahan lain menyuguhi liburan kami. Malam tak gelap-gelap amat. Meskipun
bintang tiada bertebaran di angkasa.

Lepas azan isya saya dan
teman-teman sempat dibuat repot. Saat sedang asyik menyiapkan makan malam,
angin berhembus kencang. Sayup-sayup terdengar gemuruh di langit. Kilap menyambar-nyambar
di langit. Di tempat terbuka seperti di pantai, kilatan cahaya di balik
gumpalan awan jelas terlihat. Takjub sekaligus ngeri juga.

Sekitar 15 menit angin bertiup
lumayan kecang. Berbarengan dengan rintik-rintik air hujan. Di panggangan masih
ada empat ekor yang belum matang betul. Satu orang bertugas memastikan ikan
matang, yang lain menyelamatkan barang-barang. Termasuk memasang satu kain
tambahan di atas tenda. Sebab kain tenda bisa saja basah kuyup, bahkan
membasahi barang-barang yang ada di dalamnya kalau tak dilapisi.

Tepat saat pemasangan kain atas
selesai, hujan lebat langsung mengguyur. Lumayan repot, namun berakhir dengan
indah. Hujan turun di saat kami benar-benar siap. Siap juga menyantap makan
malam.

Api unggun dan bakar ikan

Makan malam masih sama saat makan
siang. Ikan bakar. Tanpa nasi tanpa sambal. Hanya dibumbui kecap manis dan
penyedap rasa. Ditambah dua bungkus mie instan goreng yang diberi kuah sedikit.
Makan jadi tambah nikmat dengan derasnya air hujan yang turun. Kami makan asyik
di dalam tenda dengan cahaya lampu dari hape masing-masing. Makan selesai,
hujan masih turun.

Padahal teman saya sudah
siap-siap mau mancing malam itu. Akhirnya usai makan, kami hanya berdiam di tenda.
Ngobrol ngalor-ngidul sambil nonton youtube.
Videonya dari soal Jihan Audy sampai ajian rawa rontek-pancasona, di
serial-serial kolosal macam Mak Lampir-Misteri Gunung Merapi, dan Prabu Angling
Darma. Ngobrol-ngobrol sampai kantuk menyerang. Dua teman tidur lelap.

Hampir tengah malam hujan baru
reda. Hujan malam itu merata. Beberapa wilayah Jepara seperti kota, sampai di
Kecamatan Keling juga diguyur hujan lebat.

Santai di pasir

Tak bisa tidur, saya dan dua
teman keluar dari tenda. Masih rintik-rintik. Angin berhembus pelan.
Menimbulkan hawa dingin. Saya kemudian duduk-duduk di hamparan pasir putih
Pulau Panjang. Tenang sekali suasananya. Hanya debur ombak, dan desis angin
yang menyibak daun-daun cemara laut.

Dari bibir pantai, kerlap-kerlip
cahaya Kota Jepara terlihat. Dari area Pantai Kartini sampai dekat Pantai
Bandengan lampu-lampu bercahaya. Pantai jadi tak gelap, karena sorotan
cahaya-cahaya kecil lampu di daratan seberang itu.

Ditambah lampu-lampu dari bagan
apung yang banyak bertebaran di laut Pulau Panjang. Berjarak sekitar 50 meter
dari pantai, ada puluhan bagan apung yang terpasang. Bagan apung sendiri
sejenis alat tangkap ikan di laut. Di bagan apung itu terpasang lampu-lampu
yang dihidupkan para nelayan dari genset.

Cahaya lampu-lampu itu membikin
suasana malam di Pulau Panjang makin syahdu. Cahayanya memantul di air laut. Enak
sekali dipandang dari bibir pantai. Sambil menggenjreng gitar menyanyikan lagu Kemesraannya Iwan Fals. (arf/alb)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membanggakan, SDN 1 Wonorejo Wakili Jepara Jadi Sekolah Adiwiyata

    Membanggakan, SDN 1 Wonorejo Wakili Jepara Jadi Sekolah Adiwiyata

    • calendar_month Sab, 10 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

      Foto bersama setelah pelaksanaan penilaian Sekolah Adiwiyata dari Dinas Lingkungan Hidup Jepara di SDN 1 Wonorejo belum lama ini. Lingkar Muria, JEPARA – Tim verifikator dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara telah menilai terkait komponen sekolah Adiwiyata belum lama ini. Dari situ, SDN 1 Wonorejo, Kecamatan Kota, berhak mewakili Kabupaten Jepara dalam ajang Lomba Sekolah Adiwiyata tingkat […]

  • Dibantu ISC, Akhirnya Jalanan Desa Kemiri Diterangi Cahaya Lampu

    Dibantu ISC, Akhirnya Jalanan Desa Kemiri Diterangi Cahaya Lampu

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Hati warga Dukuh Doyok, Desa Kemiri, Kecamatan Kunduran, Blora berbunga. Setelah bertahun-tahun jalanan desanya gelap gulita, mulai sekarang bisa bermandikan cahaya. Warga bisa leluasa beraktivitas di malam hari. Itu karena pada Sabtu (30/3/2019) Imam Suroso Center (ISC) bersama Imam Suroso, anggota DPR RI Komisi IX memberikan bantuan untuk pemasangan tiang lampu penerangan jalan umum (PJU). […]

  • Persijap Jepara jadi Lumbung Gol Bhayangkara FC, Apa yang Salah ?

    Persijap Jepara jadi Lumbung Gol Bhayangkara FC, Apa yang Salah ?

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 130
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara memulai babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025 dengan hasil buruk. Karena dibantai Bhayangkara FC dengan skor 3 – 0 di Stadion Pakansari Bogor, (21/1/2025). Selain kalah telak dan tak mampu mencetak sebiji gol pun, secara permainan Persijap tampil sangat buruk. Anak asuh Widodo C Putro dibombardir selama 2 x 45 […]

  • Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan Tubuh Bisa Menyehatkan Jantung

    Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan Tubuh Bisa Menyehatkan Jantung

    • calendar_month Sab, 13 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Buah jeruk segar yang manis dengan sedikit rasa asam Manfaat buah jeruk sangat banyak, karena buah ini memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Dikutip dari aladokter, buah jeruk dikenal sebagai salah satu buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Padahal, selain vitamin C, buah ini juga mengandung beragam gizi lain, seperti vitamin A, karbohidrat, serat, […]

  • Banjir Menggenang Pemancing Datang

    Banjir Menggenang Pemancing Datang

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Setia menunggu umpan disambar ikan Cerita Banjir di Pati Wilayah Timur Banjir menggenangi beberapa desa di Batangan dan Juwana sejak Sabtu (6/1) lalu. Genangan airnya menyuguhkan pemandangan berbeda. Diantara genangan air di sana-sini, banyak warga datang menenteng pancing dan segepok umpan, berharap dapat satu, atau dua ikan untuk dibawa pulang. Yono (32) nampak duduk santai. […]

  • Mendes PDTT Gus Halim/HUMAS KEMENDES PDTT

    Progres Penggunaan Dana Desa Harus Disosialisasikan ke Warga

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Mendes PDTT Gus Halim/HUMAS KEMENDES PDTT Warga desa berhak tahu soal penggunaan dana desa. Dalam hal ini pendamping desa memiliki peran penting untuk sosialisasi ke warga desa setempat.    JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) meminta pendamping desa mensosialisasikan progres penggunaan dana desa ke setiap […]

expand_less