Breaking News
light_mode

DPRD Pati Apresiasi Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Wadah Pelestarian Kesenian Daerah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
  • visibility 246

PATI – Masuknya Bulan Apit dalam sistem penanggalan Jawa menjadi momen tersendiri bagi masyarakat di berbagai desa di Kabupaten Pati untuk melaksanakan tradisi sedekah bumi.

Kegiatan yang telah dijalankan turun-temurun ini ternyata tidak sekadar ritual adat, melainkan juga berperan penting sebagai sarana menjaga dan melestarikan kekayaan seni budaya daerah.

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pati, wilayah ini memiliki beragam jenis kesenian tradisional yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Di antaranya yang sudah sangat dikenal luas adalah ketoprak dan wayang kulit. Selain itu, terdapat pula kesenian khas yang menjadi kebanggaan lokal, yaitu wayang topeng kedungpanjang yang berasal dari Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso.

Hingga saat ini, kesenian tersebut masih terus dipentaskan dan dijaga kelestariannya oleh warga Desa Soneyan, khususnya pada setiap penyelenggaraan acara sedekah bumi.

Menurut Kepala Desa Soneyan, Margi Siswanto, asal-usul kesenian ini sudah ada sejak abad ke-17, tepatnya sekitar tahun 1600-an di wilayah Dukuh Kedung Panjang.

Bahkan, peralatan dan properti topeng yang digunakan hingga kini masih merupakan barang asli peninggalan zaman dahulu dan dianggap memiliki nilai sakral oleh seluruh warga.

“Wayang topeng kesenian 1600-an sudah ada (di) Dukuh Kedung Panjang. Sudah diakui warisan budaya tidak benda tahun 2021,” kata Margi saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, pertunjukan wayang topeng ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dan menjadi syarat wajib dalam pelaksanaan sedekah bumi. Secara tradisi, pentas ini dijadwalkan secara khusus pada hari Sabtu Kliwon yang jatuh di Bulan Apit menurut perhitungan kalender Jawa.

“Ini sebagai persyaratan wajib setiap tahun harus ditampilkan. Harinya Sabtu Kliwon,” jelas dia.

Lebih lanjut Margi menyampaikan, di balik pementasan tersebut terkandung makna mendalam sebagai ungkapan rasa syukur warga yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani atas limpahan hasil panen.

Oleh karena itu, cerita atau lakon yang dibawakan dalam setiap pertunjukan selalu mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan dunia pertanian dan kearifan lokal.

Agar tradisi dan keahlian ini tidak punah dan dapat diteruskan ke generasi berikutnya, pihak desa secara rutin mengadakan pelatihan bagi para pemuda. Kegiatan pembelajaran dijadwalkan setiap malam minggu, sehingga minat dan bakat anak muda dapat terus diasah.

Margi mengaku bersyukur, upaya menjaga warisan budaya ini membuahkan hasil. Selain tetap bertahan hidup di tengah perubahan zaman, kesenian wayang topeng kedungpanjang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri dan ikon wisata budaya unggulan Kabupaten Pati.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap upaya pelestarian yang dilakukan, di mana peran aktif masyarakat menjadi penggerak utama terjaganya tradisi dan seni budaya tersebut. Ia berharap agar seluruh kekayaan kesenian daerah ini terus berkembang, hidup di tengah masyarakat, dan tetap terjaga keberadaannya.

“Kita berharap semarak kesenian daerah ini turut serta menggerakkan perekonomian dan juga dapat melestarikan kesenian itu sendiri, karena kesenian daerah ini tentu memiliki nilai – nilai luhur warisan nenek moyang yang dapat dipetik pelajarannya hingga generasi saat ini,” paparnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapangan Stadion Wergu Wetan Kudus tampak kering saat ini sedang direnovasi oleh Lestarindo Soccerfield. (YOUTUBE)

    Kurang Dari Satu Bulan Kick Off Liga 2, Renovasi Lapangan Stadion Wergu Kudus Akankah Berhasil ?

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Renovasi lapangan Stadion Wergu Wetan Kudus telah dimulai awal Agustus ini. Renovasi lapangan berkejaran dengan waktu verifikasi stadion untuk penyelenggaraan Liga 2. Patut ditertanyakan akankah waktu kurang dari satu bulan akan mampu membuat lapangan Stadion Wergu Wetan Kudus lolos kelayakan untuk Liga 2. Renovasi lapangan ini dilakukan oleh Perusahaan perawatan lapangan kenamaan […]

  • Kursi Almarhum Riyanto Belum Terisi, DPRD Pati Tunggu Usulan Resmi dari Golkar

    Kursi Almarhum Riyanto Belum Terisi, DPRD Pati Tunggu Usulan Resmi dari Golkar

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.270
    • 0Komentar

    PATI – Hingga saat ini, proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Golkar belum dapat dilaksanakan. Pihak dewan menyatakan masih menunggu penyampaian usulan resmi dari fraksi terkait guna mengisi kursi yang kosong setelah ditinggalkan oleh almarhum Riyanto. Sebagai informasi, Riyanto yang menjabat sebagai anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati dari […]

  • Satlantas Pati: Menyemai Budaya Tertib Lalu Lintas di Hati Generasi Muda

    Satlantas Pati: Menyemai Budaya Tertib Lalu Lintas di Hati Generasi Muda

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 342
    • 0Komentar

    PATI – Bukan hanya iringan lagu perpisahan yang menggema di SD Negeri 03 Gembong. Di tengah acara pelepasan siswa kelas VI, suara edukasi keselamatan berlalu lintas turut menggema, diinisiasi oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pati, pada Sabtu (21/6) Langkah inovatif ini menandai komitmen nyata dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Kegiatan […]

  • Terimakasih Pak Polisi Tidak Ada Tawuran Lagi

    Terimakasih Pak Polisi Tidak Ada Tawuran Lagi

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Razia Tongtek di wilayah Desa Wotan dan Baturejo Kecamatan Sukolilo Gencarnya sosialisasi disertai tindakan tegas dari aparat, membuat ibadah puasa warga Desa Baturejo dan Desa Wotan di Kecamatan Sukolilo lebih tenang tahun ini. Kini tak ada lagi tawuran yang dipicu gesekan antar pemuda yang bertemu saat kegiatan tongtek di waktu sahur.   PATI – Desa Baturejo […]

  • TP PKK Pati Ajak Warga Jadikan Olahraga Sebagai Kebiasaan, Bukan Beban

    TP PKK Pati Ajak Warga Jadikan Olahraga Sebagai Kebiasaan, Bukan Beban

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.731
    • 0Komentar

    PATI – Pembentukan budaya hidup sehat harus dimulai dari lingkungan keluarga, guna melahirkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. Pesan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, saat memimpin kegiatan Senam Sehat dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026. Acara berlangsung di halaman Kantor […]

  • Bupati Pati Akomodir Penurunan PBB yang Melonjak Hingga 250 Persen

    Bupati Pati Akomodir Penurunan PBB yang Melonjak Hingga 250 Persen

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PATI – Usai menghadiri Kirab Hari Jadi ke-702 Kabupaten Pati, Kamis (7/8/2025), Bupati Pati Sudewo menyampaikan pernyataan penting terkait kebijakan pajak daerah yang menjadi sorotan masyarakat. Sudewo menanggapi keresahan warga terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang disebut melonjak hingga 250 persen. “Bapak-Ibu sekalian, warga Kabupaten Pati yang saya hormati dan saya banggakan, terkait […]

expand_less