Breaking News
light_mode

Komisi D DPRD Pati Sosialisasi Aturan Sekolah, Wali Murid Lega Tak Ada Lagi Pungutan Wajib

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
  • visibility 24.716

PATI – Guna meringankan beban biaya pendidikan bagi masyarakat, Komisi D DPRD Kabupaten Pati secara tegas melarang segala bentuk pungutan yang dipungut melalui lembaga komite sekolah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat digelarnya sosialisasi peraturan pengelolaan komite sekolah di SMP Negeri 1 Tayu. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur legislatif, Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, pihak manajemen sekolah, serta para wali murid, dengan tujuan menyatukan persepsi dan pemahaman mengenai aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara mendalam berbagai aspek, mulai dari batasan yang diperbolehkan terkait iuran, pelaksanaan kegiatan wisata pendidikan, hingga penyelenggaraan acara perpisahan. Semua poin tersebut dikaji agar pelaksanaannya tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku di tingkat nasional.

Ketua Komisi D DPRD Pati, Bandang Teguh Waluyo, menegaskan bahwa setiap satuan pendidikan wajib menjalankan peraturan yang ada tanpa menciptakan kebijakan tambahan yang berpotensi memberatkan orang tua siswa. Ia juga menekankan bahwa komite sekolah tidak memiliki wewenang untuk menarik biaya apapun yang sifatnya wajib.

“Kami ingin semua pihak patuh pada aturan, sehingga tidak ada lagi pungutan yang membebani wali murid. Pengawasan langsung penting untuk mencegah praktik yang berpotensi melanggar ketentuan pendidikan yang telah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

Bandang menambahkan, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berhenti di satu sekolah saja, namun akan diperluas ke seluruh SMP yang ada di wilayah Pati. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi perbedaan penafsiran atau penerapan aturan yang bisa merugikan pihak manapun.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemantauan dan pengawasan secara berkesinambungan. Tujuannya agar seluruh kebijakan di bidang pendidikan dapat berjalan secara adil, terbuka, dan benar-benar memberikan kemudahan tanpa membebani kondisi ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Bendahara Komite SMP Negeri 1 Tayu, Abdul Rohim, menyambut baik kegiatan ini karena memberikan kepastian hukum terhadap berbagai usulan kegiatan yang sebelumnya muncul dari wali murid. Salah satu contohnya adalah rencana kegiatan wisata sekolah yang akhirnya dibatalkan setelah diketahui tidak sesuai dengan regulasi.

“Selama ini banyak usulan kegiatan yang berbenturan dengan aturan, sehingga penjelasan ini membuat semuanya menjadi lebih jelas. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekecewaan, namun menjadi pembelajaran penting agar kebijakan tetap sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Di sisi lain, Amril, salah seorang wali murid, mengungkapkan rasa syukurnya atas kebijakan ini, terlebih di tengah kondisi perekonomian masyarakat yang belum sepenuhnya pulih dan stabil.

“Kami merasa terbantu. Tidak ada lagi kewajiban biaya tambahan yang sebelumnya cukup memberatkan,” katanya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua MPR RI Ajak Pendidik Pesantren Jadi Garda Terdepan Tangkal Ujaran Kebencian

    Wakil Ketua MPR RI Ajak Pendidik Pesantren Jadi Garda Terdepan Tangkal Ujaran Kebencian

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    JEPARA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak para pendidik, terutama di lingkungan pesantren, untuk menjadi garda terdepan dalam menangkal ujaran kebencian serta sentimen SARA. Caranya adalah dengan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan sejak dini kepada generasi muda. Pesan ini disampaikan Lestari Moerdijat dalam bentuk pertemuan daring melalui aplikasi Zoom. Kegiatan yang digelar adalah Sosialisasi […]

  • DPRD Pati Gencar Dorong Kebijakan Pro Lingkungan untuk Atasi Persoalan Pegunungan Kendeng

    DPRD Pati Gencar Dorong Kebijakan Pro Lingkungan untuk Atasi Persoalan Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang berpihak pada pelestarian lingkungan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, dalam berbagai kesempatan. “DPRD Pati akan terus mendorong kebijakan-kebijakan yang berpihak pada pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Kegiatan penghijauan ini merupakan […]

  • Mengenal Sosok Gus Yasin, Beginilah Orangnya

    Mengenal Sosok Gus Yasin, Beginilah Orangnya

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Ganjar Pranowo mendapat pendamping untuk berlaga di Pilgub Jawa Tengah 2018 mendatang. Pendampingnya sebagai Cawgub itu bernama Taj Yasin. Lebih akrab disapa Gus Yasin. Seorang politisi muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP), sekaligus putra K.H Maimoen Zubair yang juga Ketua Majelis Syari’ah PPP. Yasin lahir di Kota Garam Rembang, 2 Juli 1983. Usianya kini 34 tahun. […]

  • Kualifikasi Porprov Jawa Tengah 2018 Lawan Semarang, Pati Tetap Optimis

    Kualifikasi Porprov Jawa Tengah 2018 Lawan Semarang, Pati Tetap Optimis

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    BERFOTO : Para pemain sepakbola pra porprov Pati berfoto santai usai latihan mematangkan permainan jelang laga ketiga melawan Semarang, Minggu (22/10) mendatang. Lingkar Muria, PATI – Hasil seri 0-0 pada laga kedua kualifikasi porprov 2018 melawan Salatiga, tak membuat tim Pati menyerah. Meskipun di laga berikutnya melawan tim kuat Semarang, skuad asuhan Eko Supriyanto ini […]

  • Menggoyang Lidah dengan Kuliner Khas Kota Semarang

    Menggoyang Lidah dengan Kuliner Khas Kota Semarang

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Soto ayam Semarang  Setiap kota memiliki keunikan kuliner khas masing-masing. Seperti di Kota Semarang ada banyak kuliner khas yang lezat. Berikut rangkuman 4 kuliner khas Semarang yang unik dan autentik  Kota Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, tidak hanya terkenal dengan sejarah dan keindahan alamnya, tetapi juga dengan kekayaan kuliner khas yang menggoyang lidah.  Jika […]

  • Tradisi Warisan Leluhur: Lomban Kupatan Sebagai Bentuk Syukur Nelayan di Pati

    Tradisi Warisan Leluhur: Lomban Kupatan Sebagai Bentuk Syukur Nelayan di Pati

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 207
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah tradisi warisan leluhur yang melibatkan penyerahan sesaji berupa kepala, kaki, dan ekor kerbau telah dilakukan di Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Sesaji tersebut diarak mengelilingi desa sebelum akhirnya dilarung ke muara Sungai Tayu, Jumat (19/4/2024). Sesaji ditata di atas miniatur perahu dan diarak dalam sebuah parade yang diiringi […]

expand_less