Tekan Penyebaran TBC, Ketua DPRD Pati Minta Pelacakan Dilakukan Lebih Gencar
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 24.672

Ali Badrudin Ketua DPRD Pati
PATI – Upaya penanganan Tuberkulosis atau TBC dinilai belum maksimal jika tidak dibarengi dengan pelacakan kasus yang dilakukan secara luas dan terstruktur. Oleh karena itu, DPRD Kabupaten Pati mendorong agar kegiatan tracing ini digencarkan demi mencegah penularan yang semakin meluas di masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Pati, Ali Badruddin, setelah mendampingi Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, dalam kunjungan kerja di Balai Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, pada Selasa (21/4/2026).
Menurut Ali, sasaran utama dalam pelacakan ini adalah orang-orang yang memiliki kontak dekat dengan penderita, khususnya anggota keluarga. Alasannya, kelompok ini memiliki risiko tertular yang jauh lebih tinggi karena interaksi yang berlangsung setiap hari.
“Pelacakan bisa dilakukan kepada penderita dan keluarganya agar penularan dapat dicegah lebih dini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan Wamenkes ke Pati membawa kabar baik, di mana pemerintah pusat akan menyalurkan bantuan tambahan peralatan kesehatan. Kehadiran alat-alat tersebut diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah proses pendeteksian kasus baru.
“Tentunya dengan datangnya Pak Menteri akan memberikan tambahan alat untuk segera melakukan tracing bagi penderita dan keluarganya,” kata Ali.
Tak hanya peralatan kesehatan, dukungan dari pemerintah pusat juga mencakup bantuan perbaikan rumah tidak layak huni yang diperuntukkan khusus bagi penderita TBC. Langkah ini diambil agar kondisi tempat tinggal menjadi lebih bersih dan sehat, yang pada akhirnya akan membantu mempercepat proses kesembuhan pasien.
“Kemudian, akan diberikan bantuan bagi yang rumahnya tidak layak bagi penderita,” ucapnya.
Ali menilai berbagai program yang diluncurkan ini merupakan bentuk terobosan strategis. Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
“Ini suatu terobosan oleh pemerintah Prabowo dan Gibran untuk menyiapkan masyarakat menjadi lebih sehat,” jelasnya.
Sebagai catatan, berdasarkan data yang tercatat oleh Pemerintah Kabupaten Pati, sepanjang tahun 2025 lalu terdapat 2.658 kasus TBC yang berhasil ditemukan dan dicatat di wilayah tersebut.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

