Breaking News
light_mode

‎71 Tahun Persijap Jepara, Waktunya Naik Kelas

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
  • visibility 82

‎OLAHRAGA -‎ ‎Persijap Jepara menapak usia ke-71 tahun pada Jumat 11 April 2025. Persijap berdiri pada tahun 1954.

‎Persijap Jepara memang bukan tim besar di sepak bola Indonesia. Belum bisa bersanding dengan tim-tim seperti Persija Jakarta, Persebaya, PSIS Semarang, Persis Solo atau Persib Bandung.

‎Laskar Kalinyamat belum pernah meraih juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Baik di era kompetisi perserikatan, Liga Indonesia Divisi Utama maupun di era ISL dan IPL.

‎Persijap hanya sekelas tim medioker, penggembira kasta teratas dan sesekali mencuri perhatian menjadi tim Kuda Hitam yang merepotkan tim-tim besar seperti yang disebut di atas.

‎Disadari atau tidak, diakui atau tidak itulah fakta perjalanan Persijap Jepara dari masa ke masa.

‎Namun kiprah Persijap Jepara terbilang sudah cukup membanggakan bagi sebagian besar masyarakat khususnya di Kota Jepara.

‎Lalu apakah mau seperti itu terus selamanya?

‎Tentu tidak. Para fans tentunya ingin melihat Persijap Jepara berprestasi lebih. Sesekali mengangkat tropi juara di kasta teratas.

‎Apakah mustahil? Tentu tidak. Tidak ada yang mustahil dalam pertandingan sepak bola.

‎Leichester City pada musim 2016 berhasil meraih titel Liga Primer Inggris. Membuat tim-tim mapan macam Manchester United, Liverpool, Manchester City dan lainnya harus gigit jari.

‎Tidak pernah ada yang menyangka sama sekali.

‎Liga 2 musim 2024/2025, siapa yang berani memprediksi Persijap Jepara akan meraih tiket ke Liga 1.

‎Semua mata tertuju pada tim-tim macam Persela Lamongan, Persiraja Banda Aceh atau Persibo Bojonegoro yang memiliki materi pemain lebih baik dari tim Laskar Kalinyamat.

‎Tapi bagaimana hasilnya di akhir musim, Persijap Jepara justru yang mendapat tiket promosi ke Liga 1 dengan status sebagai tim peringkat ke-3.

‎Di luar prediksi kebanyakan orang. Tapi Persijap melawan ketidakmungkinan. Semua bisa terjadi di atas lapangan hijau.

‎Karena itu tidak ada salahnya bagi para Persijap fans memimpikan tropi kompetisi teratas Liga Indonesia, melihat Persijap Jepara pentas di panggung kompetisi Asia.

Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Pertanyakan Efektivitas Kopdes Merah Putih dalam Mendukung Ketahanan Pangan

    Anggota DPRD Pati Pertanyakan Efektivitas Kopdes Merah Putih dalam Mendukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 97
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, mempertanyakan efektivitas Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dalam menopang ketahanan pangan di Kabupaten Pati. Ia mengungkapkan keraguan masyarakat terkait kemampuan Kopdes Merah Putih dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa. “Apakah Koperasi Merah Putih bisa menopang ketahanan pangan? Ini pertanyaan yang sering muncul […]

  • Modus Baru, Makam Cina Jadi Lahan Transaksi Sabu di Juwana

    Modus Baru, Makam Cina Jadi Lahan Transaksi Sabu di Juwana

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Konferensi pers ungkap kasus narkotika oleh Polres Pati, Selasa (8/3/2022). Sepanjang tanggal 9 sampai 28 Februari Polres Pati berhasil mengungkap belasan kasus peredaran narkotika. Jumlah kasus yang berhasil diungkap ini menjadi yang tertinggi se Jawa Tengah. PATI – Operasi Bersinar (Bersih Narkoba) Candi 2022, 9 hingga 28 Februari 2022 telah selesai. Satresnarkoba Polres Pati berhasil […]

  • DPRD Pati Minta Pengelolaan TPA Jangan Sampai Overload Sampah

    DPRD Pati Minta Pengelolaan TPA Jangan Sampai Overload Sampah

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendesak Pemkab Pati untuk meningkatkan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo. Menurutnya, TPA Sukoharjo, yang merupakan TPA terbesar di Kabupaten Pati, harus dikelola dengan bijak untuk mencegah overload sampah. “Penambahan sampah setiap harinya terus meningkat, sementara luas TPA terbatas. Kita harus mencari solusi agar TPA Sukoharjo bisa menampung […]

  • IKA-PMII Pati Deklarasikan Dukungan untuk Muh Zen sebagai Calon Bupati Pati 2024

    IKA-PMII Pati Deklarasikan Dukungan untuk Muh Zen sebagai Calon Bupati Pati 2024

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 67
    • 0Komentar

    PATI – Muh Zen, seorang politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, didukung untuk maju sebagai calon Bupati Pati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dukungan ini dinyatakan oleh Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kabupaten Pati. Pernyataan dukungan tersebut dilakukan dalam acara Halalbihalal IKA […]

  • Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Dukung Penuh Kinerja Pansus Hak Angket

    Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Dukung Penuh Kinerja Pansus Hak Angket

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 91
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menyerukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pati untuk memberikan dukungan penuh terhadap kinerja Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket. Dukungan dari masyarakat diharapkan dapat memaksimalkan efektivitas kerja Pansus dalam menjalankan tugasnya. Ali Badruddin menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal proses yang sedang berjalan. Ia berharap, dengan dukungan yang […]

  • Tugu Bandeng, Identitas dan Kebanggaan Pati Bumi Mina Tani

    Tugu Bandeng, Identitas dan Kebanggaan Pati Bumi Mina Tani

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Patung ikan bandeng raksasa ikon baru kota pati Pamor Kabupaten Pati, sebagai daerah penghasil ikan bandeng terbaik ditegaskan dengan kehadiran patung ikan bandeng raksasa berukuran sepanjang 26 meter dan lebar 6 meter di ujung barat Jalan Lingkar Selatan. Patung bandeng raksasa yang dibangun lengkap dengan taman serta air mancur tersebut menelan biaya sebesar Rp 3,8 […]

expand_less