Breaking News
light_mode

Peluang Bisnis Manis Jagung Ketan Ungu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
  • visibility 126

Jagung ketan ungu mulai dilirik petani di Pati karena bernilai ekonomis tinggi.

Jagung ketan ungu sedang ngetrend. Jagung varietas ini dikenal lebih menyehatkan. Sejumlah petani di Pati mulai melirik untuk menanam jagung tersebut.

PATI – Di areal
sawah Desa Tayu Wetan Kecamatan Tayu terhampar tanaman jagung yang siap panen.
Sekilas tanaman jagung itu seperti jagung pada umumnya. Namun setelah dikupas
klobotnya, kita akan terperangah karena warna jagung ini ungu pekat.

Varietas jagung ketan atau
jagung ungu sendiri mulai dilirik petani di Pati. Varietas ini dinamakan jagung
ketan karena teksturnya yang pulen, lengket, dan kenyal setelah dikukus atau
direbus. Hal ini karena jenis jagung ini memiliki kandungan amilopektin tinggi.

Kemudian, jagung ini juga
disebut jagung ungu karena bulir-bulirnya tidak berwarna kuning seperti jagung
biasa, melainkan berwarna ungu.

Satu di antara petani di
Pati yang mulai menanam varietas ini ialah Yustam, warga Desa Tendas, Kecamatan
Tayu.

Ladangnya yang berada di
Desa Tayu Wetan ia tanami jenis jagung ini sejak awal 2020 lalu.

“Saya mulai tanam jagung
ketan warna ungu dari awal 2020. Ini tahun kedua saya tanam jagung ungu. Besok
Senin (8/11/2021) saya akan panen yang kelima,” ujar dia, Sabtu (6/11/2021).

Mulanya Yustam tertarik
karena unik. Warnanya ungu. Yustam sendiri jadi petani jagung manis sudah 10
tahun. Begitu ada inovasi baru dari East-West Seed Indonesia yang dinamai
Jantan (Jagung Ketan Ungu Antioksidan) F1 ini, akhirnya Yustam mencoba menanam,
karena memang basicnya dia suka mencoba hal baru.

Yustam menuturkan, selain
cita rasanya berbeda, jagung ketan ungu juga memiliki kandungan antosianin
tinggi yang berfungsi sebagai antioksidan, sehingga mampu mencegah berbagai
penyakit, di antaranya kanker.

Ia mengatakan, secara umum
perawatan jagung ketan ungu sama dengan perawatan jagung biasa. Namun, perlu
penanganan khusus terhadap pengendalian penyakit bulai. Karena jenis jagung ini
cenderung lebih peka terhadap penyakit bulai.

“Nilai ekonomis-nya saat
ini juga sangat menarik. Harga di tingkat petani sekitar Rp 5 ribu per kilo
termasuk tongkol dan klobotnya. Namun pasarnya belum terlalu terbuka, mayoritas
jagung ketan ungu dikirim ke kota besar, seperti Jakarta, Jogja, Surabaya, Bandung,
dan Semarang,” kata dia.

Yustam mengaku, selama ini
dia tidak mengalami kendala dalam menjual hasil panen jagung ungu.

Sementara, Petugas Lapangan
Cap Panah Merah, Ijhad Rodlin, mengatakan bahwa selain di Tayu, sejumlah petani
di Wedarijaksa juga menanam varietas jagung ketan ungu antioksidan (Jantan F1).

“Harga panen untuk sekarang
masih tinggi. Bagus untuk petani. Adapun potensi produksinya mencapai 7-9 ton
per hektare,” ucap dia. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi freepik 

    Menyayangi Ibu: Fondasi Kasih Sayang yang Abadi

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Ilustrasi freepik Ibu, sosok yang telah memberikan kita kehidupan dan cinta tak terbatas. Kehadirannya dalam hidup kita tidak dapat diukur dengan kata-kata, namun penting untuk selalu menghargai dan menyayanginya. Menyayangi ibu memiliki banyak makna dan dampak positif yang dapat membentuk kepribadian dan hubungan kita dengan dunia di sekitar kita.   Salah satu alasan pentingnya menyayangi […]

  • Polri Perintahkan Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

    Polri Perintahkan Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 115
    • 0Komentar

    JAKARTA – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek, untuk memberikan perlindungan kepada wartawan yang bertugas meliput berbagai peristiwa. Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap sejumlah insiden kekerasan yang melibatkan oknum personel kepolisian terhadap jurnalis yang sedang bertugas dalam beberapa hari terakhir. “Meminta […]

  • PDB Gelar Silaturahmi Nasional, Siap Awasi Pilkada Serentak 2024

    PDB Gelar Silaturahmi Nasional, Siap Awasi Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SEMARANG – Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) menggelar Silaturahmi Nasional secara virtual pada Jumat, 11 Oktober 2024, sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan diri mengawal Pilkada Serentak 2024, pada Jumat (11/10/2024). Acara ini dihadiri oleh pengurus dan anggota PDB dari seluruh Indonesia, yang mewakili masing-masing provinsi dan kabupaten/kota. Silaturahmi Nasional ini menjadi momen penting bagi PDB untuk […]

  • Dewan Pati Desak Dishub dan Satlantas Tindak Tegas Kendaraan Over Tonase

    Dewan Pati Desak Dishub dan Satlantas Tindak Tegas Kendaraan Over Tonase

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 126
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Haryono, mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk melakukan tindakan tegas terhadap kendaraan over tonase yang melintas di wilayah Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan Haryono menanggapi maraknya kendaraan over tonase yang menjadi penyebab utama kerusakan jalan dan infrastruktur di Pati. “Kendaraan over tonase yang melanggar ini menjadi […]

  • PMR Jadi Ekstra yang Digemari di SMP 3 Lasem

    PMR Jadi Ekstra yang Digemari di SMP 3 Lasem

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, Rembang – PMR merupakan salah satu Ekstra kurikuler pilihan di SMPN 3 Lasem yang paling banyak digemari peserta didik. Keberadaan PMR di sekolah maupun kegiatan-kegiatan luar sekolah yang diikuti oleh PMR SMP Negeri 3 Lasem. Ekstra PMR dilaksanakan setiap hari Sabtu dengan bimbingan langsung dari Bapak Basori salah satu guru andal di SMPN […]

  • Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    • calendar_month Rab, 20 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PATI – Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tik Bio digelar Selasa (19/2/2019) malam. Pelataran kelenteng penuh. Dari masyarakat Tionghoa, lintas agama sampai para pejabat duduk rapat menikmati sajian lontong khas Cap Go Meh diselingi pentas kesenian ala tionghoa. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Saiful Arifin mengapresiasi kegiatan budaya tersebut.  “Inilah salah satu wujud […]

expand_less