Breaking News
light_mode

Yuli Winarni, Guru Musik SMAN 2 Pati Langganan Menciptakan Lagu Resmi Instansi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
  • visibility 207

Cermat
dan Teliti Memilih Nada Adalah Kunci


Daya kreativitas Yuli banyak
diapresiasi. Buktinya guru musik ini sering mendapat kepercayaan mencipta dan
mengaransemen lagu. Pekerjaan itu tak gampang. Selain memiliki aliran darah
musik di tubuhnya, kecermatan dan ketelitian memilih nada menjadi kunci
lahirnya karya istimewa.

Ruang musik di lantai 2 itu sepi.
Hanya ada seorang perempuan berjilbab sendiri. Dia sedang merapikan beberapa
alat musik. Seperti kendang, angklung, dan juga gitar. Selain itu ada pula
beberapa alat musik elektrik. Macam piano, dan gitar listrik.

Di tempat itu latihan musik selalu
dilakukan siswa dan siswi SMAN 2 Pati. Sebagai mata pelajaran, juga sebagai kegiatan
ekstrakulikuler. Juru kunci ruang musik itu adalah Yuli Winarni. Sapaannya
Yuli. Dia guru musik di sekolah tersebut.

Yuli banyak menempa anak didiknya
di tempat tersebut. Perkakas musik yang baru usai dibereskannya tersebut adalah
alat yang dibawanya saat menjuarai lomba musikalisasi puisi yang digelar Balai
Bahasa Kemendikbud.

”Maaf masih berantakan ruangannya.
Kemarin alat-alat musiknya baru sampai, usai digunakan untuk lomba. Alhamdulillah
juara nasiona,” kata perempuan tiga anak ini. Yuli banyak berkisah. Tentang dirinya, dan
juga keluarganya yang semua berlatar belakang musik, penggemar musik, dan
terjun di dunia musik. ”Kedua anak saya sekarang merantau di Jakarta, sebagai
pekerja entertaint di sana. Sebagai
pemusik di beberapa program televisi swasta nasional,” kata Yuli.

Yuli selain mengajar musik, juga
sering mendapat pesanan membuat lagu resmi berupa hymne dan mars bagi
instansi-instansi. Di Pati, sudah banyak yang menggunakan jasa kreativitas guru
yang kerap mengantarkan anak didiknya menjadi juara lomba musikalisasi puisi
ini. Seperti di mars dan hymne Akper Pragolo Pati, mars dan hymne SMAN 2 Pati,
mars adiwiyata.

”Yang lebih banyak, biasanya
aransemen paduan suara. Hampir rutin di beberapa tempat. Selain itu juga
melatih paduan suaranya juga. Kalau menciptakan lagu tidak setiap saat. Namun
di Pati banyak lagu-lagu resmi seperti hymne dan mars sebuah instansi yang saya
ciptakan,” papar perempuan kelahiran Pati, 1 Juli 1965 ini.

Bagi Yuli, dalam menciptakan lagu,
apalagi sebuah lagu pesanan memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi.
Selain itu lirik lagunya juga sudah disiapkan. Maka yang diperlukan harus bisa
merangkai nada harus cermat, dan teliti. ”Ya pemilihan nadanya memang harus
lebih cermat dan teliti. Supaya bisa harmoni,” kata perempuan yang juga pernah
meraih juara ketiga cipta lagu pendidikan anak usia dini (PAUD) tingkat
provinsi beberapa tahun lalu ini.

Selain itu, tambah Yuli, dalam
penciptaan aransemen musik baginya adalah sebuah petualangan. Itu yang membuat
Yuli menggandrungi hobinya tersebut. Dibutuhkan keberanian yang lebih. Namun
dengan sebuah tantangan tersebut rasanya akan sangat menyenangkan dalam
perjalanan hidup kita,” papar perempuan yang tinggal di perumahan Bukit Rendole
Asri ini. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Pati Dorong Pelestarian Kawasan Pesisir untuk Mencegah Bencana

    Ketua DPRD Pati Dorong Pelestarian Kawasan Pesisir untuk Mencegah Bencana

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 245
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya pelestarian kawasan pesisir untuk menjaga ekosistem dan mencegah potensi bencana. Hal ini disampaikan dalam sebuah pernyataan terkait kondisi pesisir di Kabupaten Pati yang memiliki garis pantai sepanjang 60 kilometer. “Kawasan pesisir harus dijaga kelestariannya. Masyarakat sekitar khususnya bersama dengan pihak-pihak terkait harus bersinergi untuk melestarikan kawasan […]

  • Bonus dari DPRD Menanti, Menang Lawan Bekasi City Harga Mati

    Bonus dari DPRD Menanti, Menang Lawan Bekasi City Harga Mati

    • calendar_month Kam, 8 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Pemain Persipa Pati sowan ke DPRD Pati PATI – Persipa Pati diharapkan menang saat menjamu FC Bekasi City di Stadion Joyokusumo, Minggu (11/9/2022). Sebab kemenangan ini menyangkut harga diri, karena FC Bekasi City merupakan nama dan identitas baru tim Putra Safin Grup (PSG) Pati.   Karena itu motivasi dilipatgandakan agar para pemain semakin bersemangat untuk bertanding […]

  • Edisi spesial 76 tahun Suara Merdeka.

    76 Tahun Suara Merdeka Menemani Pembaca

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.253
    • 0Komentar

    Suara Merdeka adalah adalah sebuah koran harian di Indonesia yang berbasis di Jawa Tengah. Didirikan oleh Hetami  dan edisi pertama diterbitkan pada 11 Februari 1950. Pada tahun 2026 ini Suara Merdeka telah berusia 76 tahun. Suara Merdeka telah menjadi bagian dari urat nadi perjalanan kehidupan masyarakat Jawa Tengah. Menjadi saksi suka – duka, tawa – […]

  • DPRD Pati Usul Pembahasan Raperda RPJMD 2025-2029 Diperdalam di Pansus

    DPRD Pati Usul Pembahasan Raperda RPJMD 2025-2029 Diperdalam di Pansus

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Demokrat, Joni Kurnianto, mengusulkan agar pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati Tahun 2025-2029 dilakukan secara lebih detail di tingkat Panitia Khusus (Pansus). Hal ini disampaikan Joni dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati. Menurut Joni, RPJMD merupakan pedoman penting dalam […]

  • Kampung Budaya Piji Wetan Hadirkan Pameran Seni Unik “Tapa Ngeli”

    Kampung Budaya Piji Wetan Hadirkan Pameran Seni Unik “Tapa Ngeli”

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 419
    • 0Komentar

    KUDUS – Kampung Budaya Piji Wetan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menggelar pameran residensi seni bertajuk “Tapa Ngeli: Muria, Santri, Kretek” dari tanggal 21 hingga 26 April 2025. Pameran yang menampilkan 15 karya seni dari seniman residensi se-Jawa Tengah dan DIY ini merupakan hasil visualisasi perjumpaan warga dan seniman selama dua bulan terakhir. Karya-karya tersebut merepresentasikan […]

  • Polsek Muntilan Magelang Berantas Premanisme

    Polsek Muntilan Magelang Berantas Premanisme

    • calendar_month Sab, 26 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Ungkap kasus aksi premanisme oleh Polsek Muntilan Magelang Aksi premanisme menjadi perhatian. Hal ini seperti yang diungkapkan Kapolsek Muntilan yang berkomitmen terus melakukan operasi memberantas aksi premanisme maupun pungli di wilayah hukumnya, karena sangat meresahkan masyarakat. Komitmen ini sesuai intruksi dari Kapolda Jateng untuk memberantas premanisme dan pungli. MAGELANG – Polsek Muntilan Polres Magelang berhasil […]

expand_less