Breaking News
light_mode

Polisi Ahli Penangkal Gigitan Ular, Raih Apresiasi Masyarakat

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
  • visibility 98.152

PATI – Aiptu Pudiyanto, Kanit SPKT 1 Polsek Jakenan, Polresta Pati, bukan hanya dikenal sebagai polisi yang bertugas menjaga keamanan, namun juga sebagai pahlawan bagi warga sekitar yang terkena gigitan ular dan hewan berbisa. Keahliannya dalam menangani gigitan ular, yang telah ia tekuni sejak awal tahun 1990-an dan dikenal luas sejak 1997, telah menyelamatkan ratusan nyawa.

Berawal dari pengalaman pribadi dan mempelajari pengobatan tradisional, Aiptu Pudiyanto mampu menangani gigitan ular, terutama ular hijau dan kobra, dengan cara tradisional.

Ia mahir dalam menyedot bisa dan meracik ramuan penawar alami. Penanganan pertama ini, menurutnya, sangat krusial karena racun bisa menyebar cepat. Ia siap memberikan pertolongan kapan saja, baik di rumahnya di Desa Tluwah, Kecamatan Juwana, maupun di Polsek Jakenan.

“Silahkan kapan saja saya siap melayani pengobatan alternatif orang yang di gigit ular, niat saya menolong dengan iklas agar bisa selamat, sudah ratusan orang yang saya tolong dan bisa sembuh,” ujar Aiptu Pudiyanto pada Selasa (6/5/2025).

Dedikasi Aiptu Pudiyanto mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, menyampaikan penghargaan atas kontribusi Aiptu Pudiyanto yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi Aiptu Pudiyanto yang telah memberikan kontribusi nyata di luar tugas pokoknya sebagai anggota Polri. Keahlian yang dimiliki beliau menjadi bentuk nyata dari semangat pengabdian Polri yang hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Desa Tluwah, Budi Kurniawan.

“Pak Pudiyanto sudah lama dikenal warga sebagai sosok yang selalu siap membantu, terutama saat ada warga yang terkena gigitan ular atau hewan berbisa. Beliau memberikan pertolongan tanpa pamrih dan selalu tanggap. Bagi kami, keberadaan beliau sangat membantu, apalagi dalam kondisi darurat. Warga merasa lebih tenang karena tahu ada yang bisa diandalkan,” ujarnya.

Testimoni positif juga datang dari mereka yang pernah dibantu. Nurul Huda, guru SMP Negeri 3 Pati, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas pertolongan Aiptu Pudiyanto yang telah menyelamatkannya dari gigitan ular.

“Terima kasih banyak, Bapak Aiptu Pudiyanto atas pertolongannya. Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang halal, serta keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ucapnya.

Abdul Ngaim, Plt. Sekretaris Desa Jakenan, mewakili empat warganya yang juga tertolong, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dan bantuan Aiptu Pudiyanto.

Selain menangani gigitan hewan berbisa, Aiptu Pudiyanto juga membantu warga yang mengalami keluhan lain seperti sakit gigi dan sakit mata, menjadikannya sebagai sosok yang sangat diandalkan di wilayah dengan akses medis terbatas.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang Obor Desa Tegalsambi Jepara. (DOK HUMAS JATENG)

    Kobar Api Perang Obor : Tradisi Unik Tegalsambi Jepara yang Terus Menyala

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9.593
    • 0Komentar

    JEPARA – Malam itu, langit Desa Tegalsambi di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, seolah menyala. Kobaran api berputar di udara, memercikkan bara ke segala arah, sementara ribuan pasang mata terpaku menyaksikan ritual yang telah diwariskan lintas generasi: Perang Obor. Senin (25/5/2026), tradisi sakral itu tampil berbeda. Tidak hanya api yang menari di tengah jalan desa, tetapi […]

  • Anggota DPRD Pati: Pencegahan Kegagalan Koperasi Desa Merah Putih Pati

    Anggota DPRD Pati: Pencegahan Kegagalan Koperasi Desa Merah Putih Pati

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI – Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Pati menuai sorotan. Anggota DPRD Pati, Kastomo, menekankan pentingnya persiapan matang sebelum pendirian koperasi ini. “SDM harus disiapkan betul. Sebelum pembentukan, desa perlu menyiapkan SDM pengelola dengan orientasi yang matang,” tegas politisi PKB ini. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat untuk mendorong partisipasi aktif dan […]

  • Persipa Pati dapat Suntikan Dana Segar dari Zerone Japan

    Persipa Pati dapat Suntikan Dana Segar dari Zerone Japan

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Pimpinan Zerone Japan melakukan MoU sponsor bersama manajemen Persipa Pati  PATI – Persipa Pati kembali mendapat suntikan dana sponsor dari Zerone Japan. Perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, khususnya perawatan (autocare) mobil pabrikan Jepang ini telah menjadi sponsor Persipa mulai Liga 3 nasional musim 2021.  Suntikan dana ini menjadi angin segar bagi Persipa Pati yang […]

  • Lazisnu Pati Kumpulkan Donasi Senilai Rp.317 Juta Dukungan untuk Palestina

    Lazisnu Pati Kumpulkan Donasi Senilai Rp.317 Juta Dukungan untuk Palestina

    • calendar_month Kam, 30 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 216
    • 0Komentar

    PATI –  Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Pati berhasil mengumpulkan donasi dukungan pada Palestina senilai Rp.317.352.937. Dana sebesar Rp.300 juta lebih tersebut diserahkan kepada Lazisnu Jawa Tengah dalam acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Lazisnu se-Jateng di Kampus Inisnu Temanggung pada Selasa (28/11/2023). Irkham Shodiq, Wakil Ketua PC Lazisnu Pati, menyatakan bahwa […]

  • Hidup Dalam Bayang-Bayang Banjir Bandang

    Hidup Dalam Bayang-Bayang Banjir Bandang

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Banjir bandang di Desa Prawoto Kec. Sukolilo Pati, (27/11/2022) PATI – Banjir bandang hampir tidak pernah absen setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi. Wilayah yang kerap mendapat banjir “kiriman” ini antara lain di Kecamatan Sukolilo, Kayen, dan Tambakromo. Meskipun hanya air lewat, karena banjir biasanya surut satu jam kemudian, fenomena ini seharusnya menjadi alarm […]

  • Modernisasi Pertanian, Genjot Nilai Ekonomi

    Modernisasi Pertanian, Genjot Nilai Ekonomi

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 232
    • 0Komentar

    SIMBOLIS : Bupati Haryanto dan anggota komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menyerahkan alat mesin pertanian kepada kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan kemarin Lingkar Muria, PATI – Selama ini di Kabupaten Pati nilai ekonomi pertanian masih dikuasai kalangan tengkulak. Hal ini disebabkan ketidakmampuan petani, sebab masih banyak yang masih bertani dengan cara […]

expand_less