Breaking News
light_mode

Versi Pesona Indonesia, Inilah Top 10 Wisata Jepara, Sayang Desa Tempur tak Masuk

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 30 Mei 2019
  • visibility 322

Salah satu spot wisata di Karimunjawa 

Pesona Indonesia merilis daftar wisata-wisata terbaik di tiap
kabupaten/kota seluruh Indonesia. Rilis itu menjadi bagian dari Pesona Mudik
2019. Lalu di Jepara wisata apa saja yang patut dikunjungi?

Urutan pertama adalah Kepulauan Karimunjawa. Pesona wisata pantai di
Karimunjawa memang tiada duanya. Wisata di kecamatan terluar Kabupaten Jepara
itu bahkan gaungnya sudah sampai mancanegara.

Pesona pantai pasir putih yang bersih tentu membuat siapa saja bakal
kepincut mengunjungi pulau tersebut. Cocok sekali untuk menghilangkan penat
orang-orang urban.

Di urutan kedua ada Pantai Tirta Samudra. Orang mengenalnya sebagai
Pantai Bandengan. Pantai ini cukup legendaris. RA Kartini dan saudarinya sangat
suka dengan pantai ini. Bahkan, oleh seorang Belanda, pantai ini disebut mirip
pantai di negeri kincir angin. Namanya  Klein Scheveningen.

Di urutan ketiga, wisata pantai masih menjadi obyek wisata recomended. Adalah Pantai Kartini. Pantai
yang identik dengan patut Kura-kura raksasa ini masih menjadi daya tarik wisata
yang luar biasa.

Top 10 Destinasi Jepara
Di urutan keempat wisata pantai masih unggul. Adalah Pantai Benteng
Portugis yang berada di wilayah utara Jepara. Pantai yang berbatasan dengan
wilayah Pati ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Selain sisi sejarah, dan
tempat yang indah, aroma mistis di pantai ini masih sangat kental. Banyak kisah-kisah
menarik dari tempat tersebut.

Posisi kelima, wisata alam Air Terjun Songgolangit di Kecamatan Kembang
itu menjadi rekomendasi liburan di masa mudik ini.  Alam yang masih asri dengan air terjun yang
meluncur deras akan menjadi spot hiburan menarik.

Sementara itu di urutan keenam Sentra Industri Tenun Troso juga
direkomendasikan sebagai wisata seni dan budaya lokal. Menyusul di urutan
keenam ada wisata Sentra Seni Ukir dan Patung Desa Mulyoharjo yang melegenda
itu. Desa yang disebut RA Kartini sebagai daerah belakang gunung itu, konon
disebut mendapat titisan dari seorang seniman Majapahir bernama Prabangkara
yang ahli ukir. Alat ukirnya jatuh di desa itu, jadilah keahlian mengukir orang
Mulyoharjo terbilang luar biasa.

Desa Tempur Jepara 
Setelah Mulyoharjo, ada wisata Museum Kartini, Jepara Ourland Park, dan
wisata religi Makam Sultan Hadirin di Mantingan. Sayang wisata alam seperti
Desa Wisata tempur tak masuk rekomendasi wisata ala Pesona Mudik 2019. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, Nasi Jagung Jadi Rekomendasi

    DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, Nasi Jagung Jadi Rekomendasi

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 342
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya pemanfaatan potensi pangan lokal Pati untuk ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Beliau menyatakan bahwa Pati tak hanya dikenal sebagai lumbung beras, tetapi juga kaya akan hasil pertanian lain seperti ketela, jagung, dan waloh. “Selain beras, kita punya ketela, jagung, waloh, dan berbagai hasil bumi […]

  • Keindahan Waduk Seloromo Kala Kemarau

    Keindahan Waduk Seloromo Kala Kemarau

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Waduk Seloromo Desa/Kecamatan Gembong Pati dikelilingi padang rumput nampak pemandangannya semakin indah. Foto @wiel_uwiel Angin berembus membelai daun-daun pohon randu yang mengelilingi waduk ini. Di belakang Nampak Pegunungan Muria terbentang dengan gagahnya. Air Waduk Seloromo sedang surut pada musim kemarau bulan Oktober. Padang rumput menghijau menambah keindahan waduk peninggalan kolonialisme Belanda ini. Orang-orang menyebutnya mirip […]

  • Siswa SMAN 2 Pati Wakili Jawa Tengah di Parlemen Remaja 2025

    Siswa SMAN 2 Pati Wakili Jawa Tengah di Parlemen Remaja 2025

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 351
    • 0Komentar

    PATI – Parlemen memegang peranan krusial sebagai pilar demokrasi. Lebih dari sekadar pengawas, parlemen adalah produsen undang-undang yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Menyadari pentingnya peran ini, DPR RI menginisiasi Parlemen Remaja 2025 dengan tema besar “Generasi Pembaru Energi, untuk Indonesia Bebas Emisi”. Ajang ini dikemas dalam bentuk seleksi ketat untuk memilih 139 pelajar […]

  • Kondisi tambang di gunung Kendeng Sukolilo Pati yang longsor.

    Tambang di Gunung Kendeng Longsor Sopir Truk Tewas

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Kondisi tambang di gunung Kendeng Sukolilo Pati yang longsor. Tambang di Gunung Kendeng Pati mengalami longsor. Tiba-tiba saja tanah bergerak dan material batu padas menimbun truk dum yang ada di sana. PATI – Musibah longsor terjadi di area tambang galian C di Desa Wegil Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Minggu (2/7/2023). Akibatnya seorang sopir truk dum […]

  • Desain kaleidoskop peristiwa penting yang dirangkum Suara Merdeka

    Kaleidioskop 2025 Tribun Jateng dan Suara Merdeka

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.641
    • 0Komentar

    Beragam peristiwa penting selama tahun 2025 dirangkum menjadi sajian karikatur artistik yang indah oleh media Suara Merdeka dan Tribun Jateng.  

  • Nyadong Syafaat Bagi Negeri

    Nyadong Syafaat Bagi Negeri

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Bertepatan dengan malam nisfu sya’ban (20/4) kemarin, ngaji ngAllah Suluk Maleman mengangkat tema menarik: Nyadong Syafa’at Kanjeng Nabi. Ini adalah edisi pengajian tersebut yang ke 88. Menurut Anis Sholeh Ba’asyin, tema ini diangkat karena setidaknya ada sebagian masyarakat, atau bahkan sebagian besar masyarakat, yang kuatir dan takut bila eskalasi politik yang memanas pasca pilpres berkembang […]

expand_less