Breaking News
light_mode

Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
  • visibility 329



Persipa bukan kesebelasan kemarin
sore. Usianya sudah 68 tahun. Persipa terbentuk 19 April 1951 silam. Namun di
usianya yang sudah dewasa nan matang tersebut, Persipa belum berprestasi
apa-apa.
Ketua Umum Persipa, Saiful Arifin
mengungkapkan hal tersebut di momen syukuran ulang tahun yang digelar di lantai
11 The Safin Hotel Jumat (19/4/2019) malam. ”Persipa sudah dewas usianya telah
68 tahun. Tapi belum berprestasi apa-apa. Di momen ini saatnya Persipa jaya dan
berprestasi,” kata pria yang juga Wakil Bupati Saiful Arifin ini di depan para
pemain, tim pelatih, manajemen, dan perwakilan suporter.
”Oleh karena itu, di musim ini
kami tak main-main menyiapkan tim. Targetnya jelas harus berprestasi dan
tentunya naik kasta.,” tegas Saiful Arifin disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Seperti diketahui, musim 2019 ini
Laskar Saridin memang lebih mantap menyiapkan timnya. Jauh hari, persiapan
telah dilakukan mulai pemusatan yang saat itu dipandu Dwi Ariyanto sebagai
pelatih kepala. Hingga menggelar sejumlah seleksi, dan perekrutan pemain yang
benar-benar sesuai untuk memenuhi ekspektasi berprestasi dari seluruh
masyarakat Pati.
Saat ini komposisi pemain dari
tim kebanggan Patifosi ini telah hampir komplit. Beberapa pemain yang telah
berpengalaman bermain di kompetisi level atas juga telah direkrut. Termasuk
mendatangkan pelatih anyar berpengalaman Gatot Barnowo. 
Selain memperkenalkan Coach GB,
acara tersebut juga memperkenalkan rekrutan anyar seperti Restu Zola
(Magelang),Deni Kusnanto (Klaten), dan Iqbal Al Ghuzat (Pemain Kelahiran Pati
yang berdomisili Kudus). Termasuk juga tiga pemain yang sudah diumumkan di
media sosial sebelumnya yakni Vendy (klaten), Reza Erlangga (Palembang), dan
Dicky Wicaksono (Semarang). (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa PGMI IAIN Kudus Kenalkan Cerita Kayu Naga Muria

    Mahasiswa PGMI IAIN Kudus Kenalkan Cerita Kayu Naga Muria

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Pentas Kayu Naga Muria yang akan dilakukan mahasiswa PGMI IAIN Kudus. Mahasiswa PGMI IAIN Kudus mengajak masyarakat mengenal folkor di Kudus. Salah satu yang dikenalkan adalah cerita tentang Kayu Naga Muria. Yang dipercaya mampu mengusir tikus yang meresahkan petani. KUDUS – Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) A angkatan 19 IAIN Kudus  menampilkan pentas pertunjukan […]

  • Warung Pak Totok Joyo, Spesial Cemeding yang Segar untuk Makan Siang

    Warung Pak Totok Joyo, Spesial Cemeding yang Segar untuk Makan Siang

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 223
    • 0Komentar

    PATI – Kuliner tradisonal selalu memiliki kenikmatan tersendiri. Salah satunya adalah sajian sayur cemeding yang khas. Di Pati Jawa Tengah, sayur cemeding ini cukup banyak penjualnya. Biasanya disajikan pada saat jam makan siang. Salah satu warung yang cukup populer menjual sayur cemeding ini adalah warung makan Pak Totok Joyo. Lokasinya di dalam komplek Stadion Joyokusumo […]

  • Tilik Pasar Rakyat Jekulo Bupati Hartopo Dukung Pelaku UMKM

    Tilik Pasar Rakyat Jekulo Bupati Hartopo Dukung Pelaku UMKM

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

       Bupati Kudus Hartopo meninjau pameran UMKM di Jekulo UMKM lokal Kudus terus mendapat perhatian serius dari Bupati Hartopo. UMKM diharapkan terus menggali potensi lokalnya. KUDUS – Bupati Kudus Hartopo mengunjungi pelaksanaan Pasar Rakyat Jekulo, Sabtu (12/11/2022) malam di Lapangan Desa Klaling, Jekulo. Hartopo meninjau setiap stand UMKM yang mengikuti pameran tersebut. Bupati Hartopo menyambangi […]

  • Cerita Kader IPPNU Ciptakan Peluang Kerja di Masa Pandemi

    Cerita Kader IPPNU Ciptakan Peluang Kerja di Masa Pandemi

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

      Muhim adalah Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Keling, Jepara periode 2018-2020. Dia mendirikan bisnis kreatif dengan memberdayakan sejumlah kadernya.  JEPARA – Pandemi global yang melanda dunia termasuk Indonesia pada awal tahun 2020 sangat berdampak pada segala sektor, terutama sektor ekonomi. Bisnis yang pada mulanya berjalan dengan lancar harus […]

  • Dewan Pati Minta Even Karnaval di Desa Utamakan Tradisi dan Budaya Lokal

    Dewan Pati Minta Even Karnaval di Desa Utamakan Tradisi dan Budaya Lokal

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 135
    • 0Komentar

    PATI – Penggunaan “sound horeg” pada acara karnaval di desa-desa di Kabupaten Pati menjadi sorotan. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menilai penggunaan alat musik keras tersebut tidak mencerminkan kearifan lokal dan malah menimbulkan keresahan di kalangan warga. “Suara keras ‘sound horeg’ seringkali memicu konflik antarwarga, bahkan berujung pada tindak kekerasan,” ujarnya. “Yang lebih memprihatinkan, dengan […]

  • Timbulkan Bau Menyengat, Tempat Sampah Dikeluhkan

    Timbulkan Bau Menyengat, Tempat Sampah Dikeluhkan

    • calendar_month Sen, 26 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Keberadaan tempat pembuangan sampah yang berada di sebelah GOR Pati dan deretan kios buah dikeluhkan. Munculnya keluhan itu lantaran baunya yang menyengat. Terutama saat ada angin berhembus, bau tak sedap langsung terendus. Solikhin, 46, salah seorang warga yang mengeluhkan bau tempat sampah itu mengemukakan, dirinya sudah kerap mencium bau tak sedap […]

expand_less