Breaking News
light_mode

Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
  • visibility 597



Persipa bukan kesebelasan kemarin
sore. Usianya sudah 68 tahun. Persipa terbentuk 19 April 1951 silam. Namun di
usianya yang sudah dewasa nan matang tersebut, Persipa belum berprestasi
apa-apa.
Ketua Umum Persipa, Saiful Arifin
mengungkapkan hal tersebut di momen syukuran ulang tahun yang digelar di lantai
11 The Safin Hotel Jumat (19/4/2019) malam. ”Persipa sudah dewas usianya telah
68 tahun. Tapi belum berprestasi apa-apa. Di momen ini saatnya Persipa jaya dan
berprestasi,” kata pria yang juga Wakil Bupati Saiful Arifin ini di depan para
pemain, tim pelatih, manajemen, dan perwakilan suporter.
”Oleh karena itu, di musim ini
kami tak main-main menyiapkan tim. Targetnya jelas harus berprestasi dan
tentunya naik kasta.,” tegas Saiful Arifin disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Seperti diketahui, musim 2019 ini
Laskar Saridin memang lebih mantap menyiapkan timnya. Jauh hari, persiapan
telah dilakukan mulai pemusatan yang saat itu dipandu Dwi Ariyanto sebagai
pelatih kepala. Hingga menggelar sejumlah seleksi, dan perekrutan pemain yang
benar-benar sesuai untuk memenuhi ekspektasi berprestasi dari seluruh
masyarakat Pati.
Saat ini komposisi pemain dari
tim kebanggan Patifosi ini telah hampir komplit. Beberapa pemain yang telah
berpengalaman bermain di kompetisi level atas juga telah direkrut. Termasuk
mendatangkan pelatih anyar berpengalaman Gatot Barnowo. 
Selain memperkenalkan Coach GB,
acara tersebut juga memperkenalkan rekrutan anyar seperti Restu Zola
(Magelang),Deni Kusnanto (Klaten), dan Iqbal Al Ghuzat (Pemain Kelahiran Pati
yang berdomisili Kudus). Termasuk juga tiga pemain yang sudah diumumkan di
media sosial sebelumnya yakni Vendy (klaten), Reza Erlangga (Palembang), dan
Dicky Wicaksono (Semarang). (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Desa di Jepara Komitmen jadi Desa Antikorupsi

    Puluhan Desa di Jepara Komitmen jadi Desa Antikorupsi

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Bimbingan teknis desa antikorupsi dari KPK di Jepara/DISKOMINFO  Dengan bimbingan dari tim KPK, sebanyak 20 desa di Kabupaten Jepara secara resmi berkomitmen untuk menjadi desa antikorupsi  JEPARA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang didukung Pemerintah Kabupaten Jepara menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menyelenggarakan bimbingan teknis program desa anti korupsi. Bimtek yang diikuti […]

  • Banjir Melanda, IDI Pati Turut Peduli

    Banjir Melanda, IDI Pati Turut Peduli

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 635
    • 0Komentar

    PEDULI : Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pati menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Desa Kebonturi Kecamatan Jaken Sabtu (6//1/18) lalu. JAKEN – Hujan lebat yang terjadi sejak Jumat (6/1) petang lalu, membuat beberapa daerah terendam. Ketinggian banjir bervariasi. Mulai dari 20 centimeter hingga 30 centimeter, hal ini lantas menimbulkan keprihatinan […]

  • Unjuk Gigi Potensi Jepara, Tenun Troso Pecahkan Rekor Muri

    Unjuk Gigi Potensi Jepara, Tenun Troso Pecahkan Rekor Muri

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Pemecahan rekor Muri Tenun Troso JEPARA – Lapangan Datuk Ampel Desa Troso, Kecamatan Pecangaan dipadati ribuan orang pada Sabtu (13/7/2019). Di akhir pekan itu, Desa Troso punya hajat besar. Unjuk gigi potensi mereka melalui pemecahan rekor Muri penenun tradisional terbanyak. Pemecahan rekor dunia Museum Rekor Indonesia (Muri) itu dalam kategori penenun tradisional terbanyak, dengan menggunakan […]

  • Meski Dilarang Lewat Jalan Juwana – Wedarijaksa, Kendaraan Berat Masih Melanggar

    Meski Dilarang Lewat Jalan Juwana – Wedarijaksa, Kendaraan Berat Masih Melanggar

    • calendar_month Sel, 23 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    BANDEL : Sebuah tronton masih nekad melintasi jalan kelas III di Jalan Juwana – Wedarijaksa beberapa waktu yang lalu Lingkar Muria, PATI  – Pemasangan pengumuman agar kendaraan berat tidak melintas di Jalan Juwana – Wedarijaksa dinilai tidak tepat. Hal ini dikemukakan anggota komisi A DPRD Kabupaten Pati Haryono. Dirinya menganggap kalau hal itu dilanggar tak […]

  • Ada di Pati Nasi Goreng Paling Murah, Cuma Rp 3 Ribu

    Ada di Pati Nasi Goreng Paling Murah, Cuma Rp 3 Ribu

    • calendar_month Jum, 28 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Penampakan nasi goreng murah yang terbilang cukup lengkap Meskipun harganya sangat murah, sepiring “Nasi Goreng Bu Lasmiati” tersaji cukup lengkap. Ada irisan telur dadar, lalapan kol dan mentimun yang diiris kecil-kecil, serta taburan bawang goreng. Menambah sedap dan menggugah selera makan. PATI – Nasi goreng di warung-warung kakil lima umumnya dibanderol Rp 10 ribu per […]

  • Desakan Hukuman Mati untuk Koruptor:  Anggota DPRD Jateng Soroti Lemahnya Efek Jera Putusan Pengadilan

    Desakan Hukuman Mati untuk Koruptor: Anggota DPRD Jateng Soroti Lemahnya Efek Jera Putusan Pengadilan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 237
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PDI Perjuangan, Yohanes Winarto, menyoroti lemahnya putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana korupsi di Indonesia. Hal ini disampaikannya usai ujian desertasi tertutup terkait hukuman mati pada kasus pidana korupsi di Universitas Diponegoro, Semarang, Jumat (11/7). Dalam penelitiannya, Winarto memfokuskan kajian pada pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia menemukan […]

expand_less