Breaking News
light_mode

Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
  • visibility 747



Persipa bukan kesebelasan kemarin
sore. Usianya sudah 68 tahun. Persipa terbentuk 19 April 1951 silam. Namun di
usianya yang sudah dewasa nan matang tersebut, Persipa belum berprestasi
apa-apa.
Ketua Umum Persipa, Saiful Arifin
mengungkapkan hal tersebut di momen syukuran ulang tahun yang digelar di lantai
11 The Safin Hotel Jumat (19/4/2019) malam. ”Persipa sudah dewas usianya telah
68 tahun. Tapi belum berprestasi apa-apa. Di momen ini saatnya Persipa jaya dan
berprestasi,” kata pria yang juga Wakil Bupati Saiful Arifin ini di depan para
pemain, tim pelatih, manajemen, dan perwakilan suporter.
”Oleh karena itu, di musim ini
kami tak main-main menyiapkan tim. Targetnya jelas harus berprestasi dan
tentunya naik kasta.,” tegas Saiful Arifin disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Seperti diketahui, musim 2019 ini
Laskar Saridin memang lebih mantap menyiapkan timnya. Jauh hari, persiapan
telah dilakukan mulai pemusatan yang saat itu dipandu Dwi Ariyanto sebagai
pelatih kepala. Hingga menggelar sejumlah seleksi, dan perekrutan pemain yang
benar-benar sesuai untuk memenuhi ekspektasi berprestasi dari seluruh
masyarakat Pati.
Saat ini komposisi pemain dari
tim kebanggan Patifosi ini telah hampir komplit. Beberapa pemain yang telah
berpengalaman bermain di kompetisi level atas juga telah direkrut. Termasuk
mendatangkan pelatih anyar berpengalaman Gatot Barnowo. 
Selain memperkenalkan Coach GB,
acara tersebut juga memperkenalkan rekrutan anyar seperti Restu Zola
(Magelang),Deni Kusnanto (Klaten), dan Iqbal Al Ghuzat (Pemain Kelahiran Pati
yang berdomisili Kudus). Termasuk juga tiga pemain yang sudah diumumkan di
media sosial sebelumnya yakni Vendy (klaten), Reza Erlangga (Palembang), dan
Dicky Wicaksono (Semarang). (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Gelar Paripurna Perdana, Bahas Evaluasi Gubernur Terhadap Raperda Perubahan APBD 2024

    DPRD Pati Gelar Paripurna Perdana, Bahas Evaluasi Gubernur Terhadap Raperda Perubahan APBD 2024

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar rapat paripurna perdana masa keanggotaan 2024-2029 pada Selasa (24/9/2024). Agenda utama rapat paripurna tersebut adalah penyampaian hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun 2024. Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati sementara, Ali Badrudin, bersama Wakil Ketua sementara, Hardi, […]

  • Aksi Damai dan Doa Bersama Digelar di Pati, Masyarakat Diimbau Jaga Kondusivitas

    Aksi Damai dan Doa Bersama Digelar di Pati, Masyarakat Diimbau Jaga Kondusivitas

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 241
    • 0Komentar

    PATI – Berbagai elemen masyarakat Pati menggelar aksi damai yang diisi dengan doa bersama di halaman Pendopo Kabupaten Pati pada Minggu (31/8/2025) malam. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, anggota kepolisian, TNI, pengemudi ojek online (ojol), warga Pati, serta anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan. Aksi ini merupakan respons terhadap gejolak massa yang terjadi baru-baru ini. Selain […]

  • DPRD Pati Kawal RPJMD, Pastikan Pemberdayaan Masyarakat Tercakup

    DPRD Pati Kawal RPJMD, Pastikan Pemberdayaan Masyarakat Tercakup

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pati, melalui anggota dewannya, Muntamah, menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat sebagai pilar utama dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati periode 2025-2029. Muntamah menekankan agar RPJMD tersebut dirancang secara komprehensif, mencakup sektor ekonomi, pendidikan, sosial, budaya, lingkungan hidup, dan kesehatan. “Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan daerah,” tegasnya. […]

  • Tambang Ilegal di Sukolilo Masih Jadi Polemik, DPRD Pati Desak Pemerintah Bertindak Tegas

    Tambang Ilegal di Sukolilo Masih Jadi Polemik, DPRD Pati Desak Pemerintah Bertindak Tegas

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 245
    • 0Komentar

      PATI – Aktivitas penambangan ilegal di wilayah pegunungan Kendeng, Kecamatan Sukolilo, kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengambil langkah tegas terhadap praktik tambang galian C ilegal yang meresahkan masyarakat. “Penambangan ilegal harus segera ditindak tegas karena dampaknya sangat merugikan masyarakat,” ujar Bambang. Ia […]

  • DPRD Pati Desak Standarisasi Produksi Pupuk Kompos untuk Optimalkan Pertumbuhan Tanaman

    DPRD Pati Desak Standarisasi Produksi Pupuk Kompos untuk Optimalkan Pertumbuhan Tanaman

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak perlunya standarisasi dalam produksi pupuk kompos untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman. Hal ini disampaikan Narso menanggapi maraknya pupuk kompos dengan kualitas rendah yang beredar di pasaran. “Kalau perlu, ada proses standardisasi pembuatan pupuk komposnya sampai standarisasi hasilnya,” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pati ini. Narso menilai, perbaikan […]

  • Diberikan ke Siswa SMA, Jadi Bekal Bentengi Diri dari Radikalisasi

    Diberikan ke Siswa SMA, Jadi Bekal Bentengi Diri dari Radikalisasi

    • calendar_month Rab, 27 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Mengupas Buku Islam Agama Cinta dan Damai karya PC ISNU Pati Buku karya ISNU Kabupaten Pati Sudah terang benderang. Kampus-kampus besar di kota memiliki basis pengkaderan organisasi keagamaan (Red, Islam) dengan paham eksklusif yang mengarah kepada gerakan radikalisme. Sasarannya jelas. Mahasiswa-mahasiswa baru dari latar belakang pemahaman agama yang belum kuat. Dengan iming-iming kajian keagamaan di […]

expand_less