Breaking News
light_mode

Senjata Makan Tuan, Jebakan Listrik Tikus di Margorejo Pati Dipreteli

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 19 Jan 2019
  • visibility 316
Kabel listrik yang digunakan untuk membuat setrum jebakan tikus diputus


PATI
– Jebakan tikus dengan aliran listrik yang terpasang di sawah, kerap memakan
korban. Atas dasar itulah jebakan listrik yang ada di Desa Jambean Kidul
Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati dipreteli, Jumat (18/1/2019).
Kapolsek
Margorejo AKP Endah Setianingsih menyebut, dalam waktu satu bulan dia mencatat
sudah ada dua petani yang sekarat akibat tersengat jebakan listrik yang
dipasangnya sendiri. ”Sudah dua yang meninggal selama saya di sini. Pertama Desember
tahun lalu dan yang terbaru bulan ini di Desa Jambean Kidul. Keduanya meninggal
dunia di sawah karena tersengat listrik tersebut,” jelas AKP Endah Setianingsih.
Berdasarkan
hal itulah, pihaknya bersama dengan Koramil, PLN dan pihak desa di Desa Jambean
Kidul Kecamatan Margorejo melakukan penertiban penggunaan setrum di sawah.
Dirinya juga mengaku tidak ingin hal yang serupa terjadi lagi.
”Dengan
adanya kegiatan penertiban ini, diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa-desa
yang lain, terutama di wilayah Kecamatan Margorejo dan nantinya pun Polsek
Margorejo akan melaksanakan kordinasi dengan kepala desa yang ada di wilayah Kecamatan
Margorejo yang di desanya masih ada masyarakat yg memasang aliran listrik
disawah,” imbuhnya.
Dalam
kegiatan ini, dirinya juga mengaku harus tegas dan terukur. Sebab penggunaan
strum listrik untuk membasmi hama tikus di sawah jelas melanggar aturan.
Penggunaan meteran listrik tidak boleh digunakan untuk area persawahan.
Petugas
PLN kemudian mematikan meteran listrik dan memutus kabel listrik yang menuju ke
arah sawah dan positif digunakan untuk setrum tikus kurang 10 meter.
Untuk
lokasinya sendiri adalah di area sawah sekitar Kantor Perkumpulan Petani
Pamakai Air (P3A) Tirta Dharma dengan hasil memutus kurang lebih 10 jalur kabel
yang menuju ke sawah. Area sawah Blok Pengkok Desa Jambaean Kidul Rt. 05 RW 05
dengan hasil memutus kuarang lebih 5 jalur kabel yang menuju ke sawah. Area
sawah Blok Banyak Ds. Jambean Kidul Rt. 03 RW 04 di tiga tempat dan berhasil
memutus kurang lebih 13 kabel listrik yang menuju ke sawah.
Selain
itu pihak PLN juga melepas meteran listrik milik Parto Supaat warga Desa
Jambean Kidul Rt. 07/08 Kecamatan Margorejo.
“Kegiatan
penertiban aliran listrik untuk setrum hama tikus di Desa Jambean Kidul
dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Perdes No. 7 tahun 2018 tentang
larangan penggunaan aliran listrik untuk mensetrum hama tikus,” tandasnya.
Sementara
itu, informasi yang berhasil dihimpun redaksi, kasus jebakan listrik di sawah
yang digunakan untuk membasmi tikus ini sudah berulang kali memakan korban. Setidaknya
tercatat sudah ada 3 peristiwa senjata makan tuan ini. Belum lama, peristiwa
petani tewas kena setrum jebakan tikus terjadi di Desa Tanjang Kecamatan Gabus,
pada (20/11/2018). Sebelumnya kejadian serupa pernah terjadi di Desa Penembuhan
Kecamatan Margorejo pada (17/5/2016), dan terjadi juga di Desa Ngawen Kecamatan
Margorejo pada (16/10/2016) lalu. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran untuk RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran untuk RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 421
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyampaikan pokok-pokok pikirannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menjelaskan bahwa pokok-pokok pikiran tersebut merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat dari berbagai elemen. “DPRD Kabupaten Pati […]

  • Jumlah Korban Keracunan Massal di PT Sejin Pati Terus Bertambah: 305 Karyawan Alami Gejala Mual dan Pusing

    Jumlah Korban Keracunan Massal di PT Sejin Pati Terus Bertambah: 305 Karyawan Alami Gejala Mual dan Pusing

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PATI – Jumlah korban keracunan massal di PT Sejin Pati terus bertambah. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, saat ini sudah ada 305 karyawan pabrik garment dan sepatu yang mengalami gejala mual dan pusing. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, dr Aviani Tritanti Venusia, mengungkapkan bahwa pada Selasa sore, terdapat 286 karyawan yang melaporkan gejala keracunan. […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Serius Garap Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan

    DPRD Pati Dorong Pemkab Serius Garap Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 332
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih serius dalam menggarap sektor pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, dalam sebuah pernyataan resmi. Muslihan menyampaikan bahwa program ketahanan pangan yang saat ini menjadi fokus pemerintah daerah diharapkan tidak […]

  • Usai Juara di Thailand, Penyanyi Cilik Pati Krishna Kini Raih Anugerah Anak Indonesia Awards 2026

    Usai Juara di Thailand, Penyanyi Cilik Pati Krishna Kini Raih Anugerah Anak Indonesia Awards 2026

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.227
    • 0Komentar

    PATI — Bakat luar biasa kembali ditunjukkan Krishna Budi Purbaya, penyanyi cilik asal Kabupaten Pati yang kini semakin mengharumkan nama daerah maupun bangsa berkat prestasi gemilangnya. Siswa kelas lima Sekolah Dasar ini sebelumnya telah mencatatkan nama sebagai Juara 1 ajang Thailand Youth Performing Arts Festival 2025 di Bangkok, Thailand. Kini ia kembali menyabet penghargaan bergengsi […]

  • PJ Bupati Pati Buka Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III 2024 di Desa Ngawen

    PJ Bupati Pati Buka Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III 2024 di Desa Ngawen

    • calendar_month Kam, 25 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 272
    • 0Komentar

    PATI – Penjabat (PJ) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, secara resmi membuka pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III tahun 2024 di lapangan olahraga Desa Ngawen, Kecamatan Cluwak, pada pagi hari Rabu, (24/7/2024). Program TMMD Sengkuyung di wilayah Kabupaten Pati diluncurkan kembali di dua desa, yaitu Desa Payak di Kecamatan Cluwak dan […]

  • Ali Badrudin: Edukasi Pengelolaan Air Penting untuk Mencegah Kekeringan di Pati

    Ali Badrudin: Edukasi Pengelolaan Air Penting untuk Mencegah Kekeringan di Pati

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI – Ketua sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyoroti masalah penanganan bencana di wilayahnya yang terus berulang setiap tahun. Ia mendesak Pemkab Pati untuk mencari solusi jangka panjang guna mengurangi risiko bencana seperti kekeringan dan banjir. “Kami mendorong Pemkab Pati untuk memikirkan solusi jangka panjang terkait penanganan bencana. Setiap tahun, Pati dilanda kekeringan dan […]

expand_less