Breaking News
light_mode

Sekarang Pemkab Jepara Mulai Rapat Tanpa Nyampah Plastik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 26 Jun 2019
  • visibility 987

Minum tanpa air kemasan plastik
JEPARA – Terobosan baru dilakukan
Pemerintah Kabupaten Jepara dalam rangka mngurangi persoalan sampah plastik. Hal
itu seperti yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup pada Selasa (25/6/2019), saat
menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga di Pendapa
Kartini.

Dalam acara tersebut, tamu undangan
diminta mengambil sendiri air minum yang disediakan dalam bentuk galon. Para tamu
diperkenankan mengambil dengan kemasan tumbler yang sebelumnya sudah diimbau
dalam surat undangan. Tamu yang tidak membawa tumbler, disediakan gelas kertas.

 “Mulai hari ini tidak ada sampah plastik dalam
rapat dan sejenisnya. Jenis kudapan pun kami pilih yang menggunakan kemasan
daun dan kertas. Makanya tidak ada air mineral kemasan plastik di kotak jajan.
Kami berharap tamu undangan membawa tumbler minuman. Yang tidak membawa, kami
minta mengambil minum dengan gelas kertas,” kata Kepala DLH Kabupaten Jepara,
Farikhah Elida.

Hal ini untuk memastikan sampah
yang diproduksi adalah jenis sampah yang bisa terurai. Dia berharap pola seperti ini diikuti perangkat daerah lain dalam setiap acara
yang digelar. Dengan demikian ada langkah nyata dalam memerangi sampah plastik
sejak dari sumbernya.

Sosialisasi ini sendiri digelar
untuk menghimpun dukungan dalam menjalankan strategi pengelolaan sampah rumah
tangga dan sejenisnya di Kabupaten Jepara. Kegiatan itu dibuka oleh Sekretaris
Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko. DLH mengundang para lurah dan petinggi
dari seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Jepara. Juga perwakilan perangkat
daerah dan masyarakat dari titik pantau Adipura.

Menurut Elida, dalam upaya menuju Jepara
2025 Bebas Sampah, pihaknya menargetkan komposisi pengelolaan sampah pada tahun
itu adalah 70 persen penanganan dan 30 persen pengurangan, dari seluruh
timbunan sampah yang ada. Setiap tahun, kenaikan penanganan sampah ditarget
sebanyak 2 persen dari tahun sebelumnya.

Sekda Jepara Edy Sujatmiko
menyebut, komitmen perangkat daerah dalam memerangi sampah plastik melalui cara
seperti, harus plastik.

“Jajanan Nogosari yang dulu
dibungkus daun pisang, kini disajikan dalam kemasan plastik. Saya harap
sekarang kembali menggunakan daun pisang. Ayo kita kembali ke alam. Aromanya
lebih sedap,” kata Edy.

Dia meminta semua pihak
berpartisipasi. “Ini tanggung jawab kita bersama. Ayo kita mulai dari diri,
keluarga, dan lingkungan demi kelestarian lingkungan hidup di sekitar kita,”
tegasnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi benih ikan lele berkualitas.

    Cara Mudah Memilih Benih Ikan Lele untuk Budidaya Bagi Pemula

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 416
    • 0Komentar

      EDUKASI – Cara mudah memilih benih ikan lele bagi pembudidaya yang baru pemula, dapat dipraktekkan di rumah sendiri. Budidaya ikan lele merupakan salah satu cara mencari penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama. Permintaan ikan lele di pasar cenderung masih sangat tinggi, karena itu prospek untuk budidaya ikan lele terbilang bagus. Hal yang mendasar dalam […]

  • Hendak Tawuran, Puluhan Warga PSHT Diamankan Polres Karanganyar Jawa Tengah

    Hendak Tawuran, Puluhan Warga PSHT Diamankan Polres Karanganyar Jawa Tengah

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

      Aparat Polres Karanganyar mengamankan warga PSHT yang hendak tawuran. Aparat Polres Karanganyar bertindak cepat, menangani gerombolan anak muda yang diduga hendak melakukan tawuran. KARANGANYAR – Puluhan warga Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) diamankan jajaran Polres Karanganyar. Warga PSHT tersebut diamankan  saat sedang melakukan konvoi di pintu barat obyek wisata Sondokoro Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, […]

  • Evaluasi Dinkes Pati Didukung DPRD untuk Tingkatkan Penanganan TBC

    Evaluasi Dinkes Pati Didukung DPRD untuk Tingkatkan Penanganan TBC

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 244
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati memberikan dukungan penuh terhadap langkah Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam melakukan evaluasi fasilitas kesehatan (Faskes) terkait penanganan Tuberkulosis (TBC). Evaluasi ini mencakup puskesmas dan rumah sakit, dengan fokus pada capaian penemuan kasus dan angka keberhasilan pengobatan. Anggota DPRD Pati, Endah Sriwahyuningati, menekankan pentingnya penanggulangan TBC yang aktif oleh pemerintah daerah. “Harus […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 329
    • 0Komentar

    PATI – Menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, siswa MA Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, berkolaborasi dengan TNI, PT Misaja Mitra, dan Dinas Kehutanan, berhasil menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir Pantai Desa Pangkalan, Kecamatan Margoyoso, Rabu (14/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema “Hidup Berkelanjutan”. “Penanaman mangrove ini sangat penting […]

  • Pelatih dan Striker Baru, Menanti Ledakan PSG Pati

    Pelatih dan Striker Baru, Menanti Ledakan PSG Pati

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 409
    • 0Komentar

      Osas Saha setelah resmi dikontrak PSG Pati belum lama ini. Jangan buru-buru nyinyirin PSG Pati. Tim ini bisa saja meledak dan bablas menjadi juara Liga 2, setelah perombakan di jajaran pelatih dan penambahan pemain di berbagai lini. SOLO – Jangan anggap remeh tim Kasih Keras ini. Meskipun di awal babak belur, PSG Pati terus […]

  • Muhamad Susanto Guru Agama yang Gemar Bercerita

    Muhamad Susanto Guru Agama yang Gemar Bercerita

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Muhamad Susanto saat mengajar anak didiknya di MTsN 2 Jepara belum lama ini Bercerita Bikin Pelajaran Agama Gembira Mengajar mata pelajaran agama di sekolahan mesti kreatif. Jika tidak, anak-anak akan mudah sekali bosan terhadap pelajaran. Sebab pelajaran agama biasanya sering disampaikan seperti orang berceramah. Muhamad Susanto menyadari hal tersebut. Lulusan IAIN Kudus itu pun berusaha […]

expand_less