Breaking News
light_mode

Rumah Datoek: Lebih dari 100 Porsi Sate Ayam Merah Terjual Setiap Hari

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
  • visibility 460

PATI – Kepopuleran sate ayam merah khas Yogyakarta kini menjangkau Pati. Warga Pati memiliki pilihan baru untuk berbuka puasa berkat hadirnya Rumah Datoek, sebuah kedai yang menyajikan menu ini.

Berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Akasia nomor 14, Pati Wetan, Kecamatan Pati, Rumah Datoek yang berkonsep pop up store ini selalu ramai dikunjungi selama Ramadan. Rabu (12/3/2025) misalnya, antrean pembeli terlihat mengular panjang.

“Saya sengaja ke sini karena penasaran sama sate ayam merah. Viral di Tiktok. Katanya khas Jogja. Mumpung ada yang dekat, saya nyoba di sini. Ternyata rasanya memang enak, beda dari sate yang lain. Rasanya lebih kaya rempah,” ujar Miratus Sholihah (28), seorang pembeli yang datang dari Rembang.

Sate ayam merah ini memang menjadi primadona baru. Potongan daging ayam yang tebal dan besar, dengan bumbu merah yang aromatik, sukses menggugah selera. Sajian lengkapnya termasuk nasi putih, taburan sayur kale crispy, dan sambal. Empat tusuk sate sudah cukup mengenyangkan untuk menu berbuka puasa.

Angela Dea (26), pemilik Rumah Datoek, menjelaskan bahwa kedainya baru beroperasi sekitar seminggu sebelum Ramadan.

“Memang kami buka selama Ramadan saja karena kami konsepnya pop up store. Tapi satu tahun ini rencananya kami buka dua kali, selain saat Ramadan, juga besok bulan Juli,” jelasnya.

Konsep pop up store dipilih karena Rumah Datoek merupakan bisnis sampingan dari bisnis katering utamanya.

Menu sate ayam merah di Rumah Datoek terinspirasi dari berbagai varian sate merah di Yogyakarta.

“Di Jogja banyak sekali varian sate merah. Ini sate pakai bumbu merah. Daging ayam dimarinasi pakai bumbu merah, lalu kami bakar lagi pakai bumbu merah, ditambah kecap, jadi lebih medok dan lebih pedas,” terang Dea.

Ramai pengunjung setiap harinya, Rumah Datoek mampu melayani sekitar 100-200 transaksi per hari, dengan kapasitas tempat sekitar 240 orang. Seporsi sate ayam merah dibanderol Rp 20.000, sementara paket ayam bakar Rp 18.000.

Keduanya dilengkapi nasi, kale crispy, dan sambal. Minuman dan dessert seperti es cokelat, es susu kocok stroberi yakult, french toast dengan topping gelato, dan caramel milk pudding juga tersedia. Jadi, bagi yang ingin mencoba, segera kunjungi Rumah Datoek di Pati.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Pengelolaan Sampah Desa, Minimnya Kesadaran Masyarakat Jadi Kendala

    DPRD Pati Soroti Pengelolaan Sampah Desa, Minimnya Kesadaran Masyarakat Jadi Kendala

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    PATI – Persoalan pengelolaan sampah di desa-desa Kabupaten Pati mendapat sorotan tajam dari Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto. Ia menyoroti masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan di tepi jalan dan aliran sungai. Joni mendorong desa-desa untuk mengelola bank sampah secara maksimal, tanpa sekadar pencitraan. “Sampah yang jelas hanya sekedar retorika atau […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Lebih Aktif dalam Penanganan TBC

    DPRD Pati Dorong Pemkab Lebih Aktif dalam Penanganan TBC

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 207
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk lebih aktif dalam menangani kasus Tuberkulosis (TBC) yang masih menjadi masalah kesehatan utama di daerah tersebut. Anggota DPRD Pati, Endah Sriwahyuningati, menyatakan bahwa Pemkab harus sigap dan menggunakan berbagai cara yang mungkin untuk menanggulangi TBC. “Harus aktif penanggulangan TBC sudah dengan […]

  • 200 Pemuda Grobogan Ikuti Seleksi Magang Jepang, Program SMART IKAPEKSI Resmi Dibuka

    200 Pemuda Grobogan Ikuti Seleksi Magang Jepang, Program SMART IKAPEKSI Resmi Dibuka

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 267
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Sebanyak 200 anak muda dari berbagai daerah di sekitar Grobogan antusias mengikuti seleksi program magang ke Jepang dalam kegiatan bertajuk SMART IKAPEKSI. Program yang resmi dimulai Senin (28/7/2025) ini menandai tonggak sejarah bagi Kabupaten Grobogan sebagai daerah pertama di Jawa Tengah yang menyelenggarakan Seleksi Magang Jepang Rekrutmen Terpadu bersama IKAPEKSI Indonesia (Ikatan Pengusaha […]

  • Produksi Ikan di TPI Juwana Turun, DPRD Pati Soroti Tingginya Biaya Operasional Nelayan

    Produksi Ikan di TPI Juwana Turun, DPRD Pati Soroti Tingginya Biaya Operasional Nelayan

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.311
    • 0Komentar

    PATI – Jumlah produksi ikan yang masuk ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juwana diprediksi mengalami penurunan yang cukup besar. Kondisi ini terjadi karena banyak kapal nelayan berukuran lebih dari 30 Gross Ton (GT) menunda keberangkatan melaut, yang dipicu oleh biaya operasional yang semakin mahal. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyatakan bahwa penurunan hasil […]

  • Festival Takjil Kampung Budaya Piji Wetan

    Festival Takjil Kampung Budaya Piji Wetan

    • calendar_month Jum, 30 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Ada Lomba Adzan Subuh dan Tarkhim KUDUS – Menyambut pekan ketiga Ramadan, Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) mengadakan festival takjil mulai Jumat (30/04/21) sampai Ahad (02/04/21). Dalam acara tersebut akan banyak menu makanan berbuka puasa, khususnya takjil, bernuansa tradisional. Pengunjung bisa bernostalgia dengan menu-menu lokal seperti aneka minuman tradisional, lauk pauk, aneka kue dan jajanan […]

  • Jumlah Korban Keracunan Massal di PT Sejin Pati Terus Bertambah: 305 Karyawan Alami Gejala Mual dan Pusing

    Jumlah Korban Keracunan Massal di PT Sejin Pati Terus Bertambah: 305 Karyawan Alami Gejala Mual dan Pusing

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 187
    • 0Komentar

    PATI – Jumlah korban keracunan massal di PT Sejin Pati terus bertambah. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, saat ini sudah ada 305 karyawan pabrik garment dan sepatu yang mengalami gejala mual dan pusing. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, dr Aviani Tritanti Venusia, mengungkapkan bahwa pada Selasa sore, terdapat 286 karyawan yang melaporkan gejala keracunan. […]

expand_less