Breaking News
light_mode

Peringati Hari Jadi, PEKA Muria Gelar Ziarah dan Tasyakuran

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 12 Jul 2024
  • visibility 83

KUDUS – Dalam rangka memperingati hari jadi Penggiat Konservasi Muria (PEKA Muria), dilakukan kegiatan ziarah dan tasyakuran. Teguh Budi Wiyono, sebagai Ketua PEKA Muria, menyatakan bahwa perayaan hari jadi ini dimulai dengan ziarah ke makam Sunan Muria pada Kamis (11/07/2024).

Ziarah kemudian dilanjutkan ke makam Shokib Garno Sunarno, yang merupakan pelindung hutan Muria sekaligus ketua Perkumpulan Masyarakat Pelindung Hutan (PMPH) Muria.

Teguh menjelaskan bahwa Shokib adalah tokoh utama dalam pembentukan masyarakat pelindung hutan Muria, yang menjadi landasan bagi berdirinya organisasi PEKA Muria.

“Shokib sebagai pelopor terlahirnya masyarakat pelindung hutan muria. Cikal bakal kami mendirikan organisasi PEKA Muria. Dari kegigihan beliau menjaga kelestarian hutan muria, menjadi pelejit semangat untuk meneruskan kiprah pendahulu,” jelas Teguh.

PEKA Muria lahir dari semangat para remaja Desa Colo dan beberapa anggota PMPH Muria yang telah aktif sebelumnya. PMPH telah menjadi wadah bagi masyarakat Muria untuk melindungi hutan mereka.

Sebagai organisasi nirlaba, PEKA Muria fokus pada konservasi hutan Muria dengan tujuan utama menjaga dan melestarikan lingkungan tersebut. Legalitas PEKA Muria telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebagai yayasan yang bergerak dalam pendidikan, perlindungan inklusif, dan penelitian flora dan fauna di Pegunungan Muria.

Berdiri sejak 12 Juli 2023, PEKA Muria telah berhasil menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Sintas Indonesia, Djarum Foundation, dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) untuk meningkatkan konservasi di Hutan Muria.

Saat ini, PEKA Muria telah memasang kamera jebak untuk memantau Macan Tutul Jawa dan ekosistemnya yang endemik. Selain itu, kegiatan penanaman dan patroli hutan rutin dilakukan untuk mengurangi kerusakan hutan.

Peringatan satu tahun PEKA Muria ditutup dengan acara Tasyakuran dan Fun Camp di Dandoga. Teguh berharap bahwa Yayasan PEKA Muria dapat terus menjaga keberagaman ekosistem di hutan Muria.

“Karena kami sadar, bahwa masyarakat colo dan desa pinggiran hutan lainnya, pasti bergantung pada hutan. Ketika hutan terjaga, maka kehidupan desa juga akan terjaga,” harapnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Pati Undang Ribuan Jamaah dalam Haul dan Sholawatan Bersama Habib Syech

    Wakil Ketua DPRD Pati Undang Ribuan Jamaah dalam Haul dan Sholawatan Bersama Habib Syech

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 97
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati acara haul dan sholawatan yang digelar di kediaman Wakil Ketua I DPRD Pati, H. Suwito. Acara yang berlangsung meriah ini menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf sebagai pengisi utama. Lantunan sholawat menggema sepanjang acara, menciptakan suasana damai dan menyejukkan hati. Para jamaah tampak khusyuk mengikuti setiap […]

  • Melihat Perbukitan Hijau di Camp Ground Tutupan, Desa Bageng

    Melihat Perbukitan Hijau di Camp Ground Tutupan, Desa Bageng

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Suasana di Camp Ground Tutupan Desa Bageng, Gembong, Pati PATI – Kawasan Pegunungan Muria menambah pilihan wisata berkemah. Di penghujung 2019 lalu, Pemerintah Desa Bageng Kecamatan Gembong meresmikan Camp Ground Tutupan. Lokasinya berada pada ketinggian 800 Mdpl. Udara sejuk menyambut para pengunjung yang datang. Serta pemandangan bukit-bukit dengan rimbun pepohonan yang menyegarkan mata. Tempat ini […]

  • Persijap Jepara Tunjuk Salahudin Jadi Pelatih Kepala

    Persijap Jepara Tunjuk Salahudin Jadi Pelatih Kepala

    • calendar_month Sab, 28 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

      Coach Salahuddin/Instagram Persijap Jepara siap menatap gelaran Liga 2 musim 2022. Manajemen telah resmi menunjuk Salahuddin sebagai pelatih kepala. Salahuddin sangat berpengalaman dalam melatih tim-tim di Liga Indonesia. Pria yang identik mengenakan topi ini diharapkan mampu membawa Laskar Kalinyamat kembali ke kasta tertinggi Liga Indonesia. JEPARA – Kabar gembira bagi suporter Persijap Jepara. Secara […]

  • Diskominfo Jepara

    Cegah Korupsi Pemkab dan DPRD Jepara Dibina KPK

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Diskominfo Jepara JEPARA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan perhatian lebih kepada jajaran eksekutif dan legislatif Kabupaten Jepara. Lembaga anti rasuah itu memberikan pembinaan secara langsung. Kegiatan itu bertajuk koordinasi dan monitoring program pencegahan korupsi. Acara berlangsung di ruang Graha Paripurna DPRD Kabupaten Jepara, Kamis (10/8/2023). Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat. Salah satunya  dari Ketua […]

  • Sorotan Wakil Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati: BKN Tak Transparan Soal Mutasi Jabatan

    Sorotan Wakil Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati: BKN Tak Transparan Soal Mutasi Jabatan

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PATI – Kunjungan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati ke Jakarta pada pekan lalu, tepatnya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), tampaknya belum membuahkan hasil yang memuaskan. Pansus yang dibentuk pada 13 Agustus 2025 ini bertujuan untuk mengkonsultasikan berbagai kebijakan kontroversial Bupati Sudewo yang dinilai tidak pro-rakyat. Wakil Ketua Pansus […]

  • Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kampanyekan Minuman Herbal ke Emak-Emak

    Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kampanyekan Minuman Herbal ke Emak-Emak

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 68
    • 0Komentar

      Ali menyambangi emak-emak untuk memberikan sosialisasi pemanfaatan minuman herbal di masa pandemi. Kegiatan ini merupakan program KKN UIN Walisongo dari rumah. Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari rumah, mahasiswa UIN Walisongo Semarang melakukan sosialisasi pemanfaatan empon-empon sebagai minuman herbal untuk menjaga daya tahan tubuh pada masa pandemi Covid-19 ini. Hal itu seperti yang dilakukan Mukhammad […]

expand_less