Breaking News
light_mode

Gandrung Sastra Sukses Gelar Pementasan Monolog dan Bedah Buku “Jabrik”

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
  • visibility 364

KUDUS – Rumah Khalwat Balai Budaya Rejosari (RKBBR) Kudus menjadi saksi bisu sebuah perpaduan unik antara sastra dan pertunjukan.

Gandrung Sastra, komunitas sastra dari Margoyoso, Pati, sukses menggelar pementasan monolog dan bedah buku “Jabrik” karya Arif Khilwa, pada Sabtu lalu, 14 Juni 2025.

Acara ini bukan hanya sekadar pementasan, melainkan sebuah pernyataan berani yang menyatukan dunia sastra dan politik dalam sebuah narasi yang memikat.

Pementasan monolog “Jabrik”, dibawakan dengan apik oleh aktor Khoirun Nadzif, menarik perhatian penonton dengan kisah yang mencengangkan.

Jabrik, tokoh yang mulanya dikenal sebagai makelar Pemilu kelas kakap, akhirnya memilih berpura-pura gila untuk menghindari konsekuensi dari kegagalannya.

Latar musik yang dirancang oleh Aloeth, Putut, Haikal, dan Burhan semakin menguatkan suasana dramatis pementasan. Alur cerita yang tak terduga membawa penonton terhanyut dalam dunia politik yang kompleks dan menarik.

Sesi bedah buku yang dipandu oleh Beni Dewa menampilkan dialog yang sangat menarik antara penulis, Arif Khilwa, dengan dua pembedah ternama, Asa Jatmiko (tokoh kesenian Kudus) dan Septiana Wibowo (sastrawan Jepara).

Diskusi yang hidup ini membuka wawasan baru tentang proses kreatif dan pesan yang tersirat dalam “Jabrik”.

Asa Jatmiko, pemilik penerbitan Ini Ibu Budi yang menerbitkan buku ini, mengungkapkan kesannya.

“Konsep sebuah buku menjadi sebuah pementasan ini adalah sesuatu yang baru dan pastinya kami para pelaku seni antusias untuk menyambutnya,” ungkapnya.

Septiana Wibowo, yang juga bertindak sebagai penyunting buku, memberikan pandangan kritis dan apresif.

‘Jabrik ini menandakan bahwa dalam proses kreatif, penulis dapat mengembangkan ide cerita sederhana dan di sekitar kita menjadi apik dan menarik bahkan dengan alur cerita yang tidak kita sangka,” jelasnya.

Arif Khilwa, penulis “Jabrik”, menjelaskan tujuan di balik alih wahana karya sastranya ke pementasan.

“Alih wahana dari karya sastra ke pementasan sebenarnya adalah salah satu strategi dari kami agar masyarakat tertarik, dan mencintai sastra itu sendiri,” terangnya.

Strategi ini terbukti efektif, menarik penonton dari berbagai kalangan di Muria Raya untuk menikmati cerita yang menawarkan sudut pandang baru terhadap dunia politik dan proses kreatif di baliknya.

“Jabrik” bukan hanya sebuah karya sastra, tetapi juga sebuah pernyataan bahwa seni mampu mengungkap realitas dengan cara yang menarik dan bermakna.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Produk Lokal Mampu Bersaing di Kancah Global

    DPRD Pati Dorong Produk Lokal Mampu Bersaing di Kancah Global

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 332
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan dukungan penuh terhadap produk lokal untuk bersaing dengan produk nasional maupun impor. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Yeti Kristianti, yang menilai produk-produk dari Pati memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk lain. “Di Pati sebetulnya banyak juga produk lokal yang sangat bagus dan […]

  • Hidup Buruh! Kala Sarbumusi Pati Hidup Lagi

    Hidup Buruh! Kala Sarbumusi Pati Hidup Lagi

    • calendar_month Jum, 29 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Deklarasi Sarbumusi Pati di gedung PC NU Pati pada Kamis 28 Oktober 2021 Sempat diberangus di masa rezim Orde Baru. Sarbumusi Pati kembali aktif lagi tahun ini. Organisasi buruh yang menjadi badan otonom Nahdlatul ulama ini siap menemani para buruh mendapatkan hak-haknya. PATI – Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati kembali hadir di tengah-tengah […]

  • DPRD Pati Dorong Sinergi Sekolah dan Penyedia Dapur Agar MBG Berjalan Optimal

    DPRD Pati Dorong Sinergi Sekolah dan Penyedia Dapur Agar MBG Berjalan Optimal

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.794
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, turut hadir dalam sosialisasi Peraturan Mendikbud Nomor 75 Tahun 2016 yang berlangsung di Aula SMPN 1 Juwana pada Senin (13/4/2026). Acara ini dihadiri oleh pengurus komite sekolah dan perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang fungsi komite […]

  • Asistensi Kemendagri untuk Masa Transisi, DPRD Pati Berikan Dukungan Penuh

    Asistensi Kemendagri untuk Masa Transisi, DPRD Pati Berikan Dukungan Penuh

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.249
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B dan Komisi C DPRD Kabupaten Pati turut mendukung asistensi yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, yang bertujuan menjaga stabilitas penyelenggaraan pemerintahan di masa transisi kepemimpinan. Hal itu disampaikan setelah kedua ketua komisi, Muslihan dan Joni Kurnianto, menghadiri rapat koordinasi antara Pemkab Pati dan Kemendagri di Ruang […]

  • Kampanye Jepara Bersih, PJ Bupati Jepara Nyapu di Jalanan

    Kampanye Jepara Bersih, PJ Bupati Jepara Nyapu di Jalanan

    • calendar_month Sen, 6 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    PJ Bupati Jepara menyapu jalanan Penjabat (PJ) Bupati Jepara sangat serius untuk menjadikan Jepara menjadi kota yang bersih. Bahkan dirinya tak heran turun langsung untuk menyapu jalan sebagai bentuk keteladanan pemimpin kepada masyarakat. JEPARA – Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta bersama dengan komunitas sepeda di Jepara melakukan bersih-bersih sampah, Minggu (5/6/2022) pagi. Aksi pungut […]

  • Tawuran Antardesa di Pati Berujung Pengrusakan Rumah: 8 Pemuda Diamankan Polisi

    Tawuran Antardesa di Pati Berujung Pengrusakan Rumah: 8 Pemuda Diamankan Polisi

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 266
    • 0Komentar

    PATI – Tawuran antar desa di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, berakhir dengan kerusakan rumah dan penahanan 8 pemuda oleh Polresta Pati. Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan mengungkapkan bahwa pemuda yang terlibat dalam konflik ini berasal dari Desa Wotan dan Desa Baturejo. Konflik ini terjadi pada Selasa (9/4/2024) dini hari, tepat sebelum perayaan Idulfitri. ”Untuk waktu kejadian […]

expand_less