Breaking News
light_mode

Pemprov dan Pemkab Pati Bergerak Tangani Rob Tunggulsari, Tanggul Jebol Jadi Prioritas

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
  • visibility 100.247

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat penanganan banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu.

Langkah tersebut ditandai dengan peninjauan lapangan yang dilakukan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin, Senin (22/6/2026).

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah mengidentifikasi empat titik tanggul jebol dengan panjang total sekitar 450 meter yang menjadi penyebab utama masuknya air laut ke kawasan permukiman dan tambak warga. Penanganan darurat terhadap titik-titik tersebut menjadi prioritas utama.

“Jadi tadi kami bersama Pak Asisten sudah meninjau langsung di lapangan. Ada sekitar 450 meter tanggul yang harus segera ditangani karena menjadi titik paling mendesak,” kata Chandra.

Selain penanganan tanggul yang jebol, pemerintah juga telah memetakan kebutuhan penanganan lanjutan di sepanjang jalur sungai menuju laut. Kawasan sepanjang kurang lebih satu kilometer itu dinilai membutuhkan peninggian tanggul di kedua sisi untuk mengurangi risiko rob yang berulang.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Pati dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, makanan siap saji, air mineral, family kit, kasur, hingga perlengkapan kedaruratan lainnya.

Urip Sihabudin mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapat mandat langsung dari Gubernur Jawa Tengah untuk memastikan bantuan tersalurkan sekaligus mengevaluasi kondisi infrastruktur yang memicu terjadinya banjir rob.

“Kami akan menangani terlebih dahulu tanggul-tanggul jebol di Tunggulsari. Untuk jangka pendek ini yang menjadi prioritas. Selanjutnya, penanganan kawasan lain akan disiapkan dalam skema menengah dan jangka panjang agar rob tidak menjadi bencana tahunan,” ujarnya.

Menurut Urip, hasil peninjauan menunjukkan tanggul yang ada saat ini masih dapat dimanfaatkan dengan peningkatan kapasitas melalui pelebaran konstruksi.

Upaya tersebut diharapkan mampu menahan limpasan air laut yang selama ini menggenangi area tambak maupun permukiman warga.

Di sisi lain, Pemkab Pati juga telah mengusulkan bantuan bagi petani tambak yang mengalami kerugian akibat rob kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pendataan terhadap luasan tambak dan kerugian yang dialami petambak telah dilakukan bersama BPBD Kabupaten Pati.

“Terkait petani tambak yang mengalami kerugian, kami bersama BPBD sudah mengusulkan bantuan ke BNPB pusat. Data tambak terdampak sudah kami hitung dan kami laporkan,” ungkapnya.

Tak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur, pemerintah juga menyiapkan program pemulihan sektor tambak. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah disebut telah menyiapkan sekitar 20 ribu bibit yang nantinya dapat dimanfaatkan setelah kondisi tambak terdampak kembali normal.

Bantuan yang disalurkan kepada warga berasal dari berbagai pihak. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyerahkan 150 paket sembako senilai sekitar Rp37,5 juta, 200 paket makanan siap saji, bantuan air mineral senilai sekitar Rp7,5 juta, family kit, kasur, tenda gulung, serta tenda serbaguna.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Pati menyalurkan 20 paket sembako dan 30 paket mi instan. Bantuan juga diberikan oleh Baznas berupa 100 paket sembako, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sebanyak 40 paket sembako, serta Dinas Sosial yang menyalurkan bantuan sandang dan kebutuhan dasar lainnya.

Karena tidak terdapat warga yang mengungsi, bantuan berupa tenda darurat untuk sementara disimpan di BPBD Kabupaten Pati. Perlengkapan tersebut akan digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi kondisi kedaruratan bencana di wilayah Kabupaten Pati.

Pemerintah Kabupaten Pati dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan koordinasi penanganan rob akan terus dilakukan agar perbaikan tanggul dapat segera direalisasikan.

Langkah itu diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat pesisir Desa Tunggulsari dari ancaman banjir rob di masa mendatang.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Sia-sia Kulit Jeruk Pamelo Bisa Dibuat Jadi Selai yang Nikmat

    Tak Sia-sia Kulit Jeruk Pamelo Bisa Dibuat Jadi Selai yang Nikmat

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Kulit jeruk pamelo  Di tangan orang kreatif, apapun bisa menjadi berharga. Seperti yang dilakukan para mahasiswa KKN di Desa Bageng ini misalnya. Limbah kulit jeruk pamelo diolahnya menjadi selai. Hasilnya, limbah yang sia-sia menjadi berguna. Asap dari dapur mengepul tebal. Matahari mulai beranjak naik. Sinarnya terik. Di dalam dapur, keriuhan anak-anak muda menambah kesibukan. Kholishotin […]

  • Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Logo Hari Santri 2021 dari Kementerian Agama terlihat simpel. Namun filosinya cukup dalam. Kreatornya adalah seorang santri tulen asal Desa Cebolek, Kecamatan Margoyoso. Semalaman dia menggarap proyek dadakan itu. PATI – Kementerian Agama resmi meluncurkan logo peringatan Hari Santri tahun 2021. Adalah M. Shofa Ulul Azmi, pria kelahiran Pati, 27 Juni 1992 ini yang menciptakan […]

  • DPRD Pati Beri Tiga Masukan Peningkatan SDM

    DPRD Pati Beri Tiga Masukan Peningkatan SDM

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 382
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati memberikan tiga masukan terkait peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Pati. Masukan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Pemerintah Kabupaten Pati, yang membahas tentang pembangunan daerah. Salah satu anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati dari partai Golkar, menekankan pentingnya pengembangan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Pendidikan vokasi […]

  • Ganjar Sidak Penanganan Covid di Pati

    Ganjar Sidak Penanganan Covid di Pati

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 296
    • 0Komentar

      Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditemani Bupati Pati meninjau lolasi karantika pasien Covid-19 di Hotel Kencana. Penangan Covid-19 di Kabupaten Pati menjadi perhatian pihak provinsi. Gubernur turun tangan memastikan penanganan dilakukan dengan baik oleh Pemkab Pati. PATI –  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan pantauan langsung penanganan Covid-19 di Kabupaten Pati, Selasa (15/6/2021). Kota […]

  • Heboh Pria Telanjang Di Trangkil, Ternyata Positif Overdosis Narkoba

    Heboh Pria Telanjang Di Trangkil, Ternyata Positif Overdosis Narkoba

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    PATI – Kedua pria telanjang yang berada di dalam mobil depan Pasar Trangkil, Pati diketahui merupakan warga Madura. Keduanya mengalami overdosis saat dipaksa keluar dari mobil yang dikendarai Suzuki Ertiga B 2254 KFB. Dari hasil pemeriksaan, satu dari pelaku positif memakai narkoba. Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto mengatakan, saat ini Polres Pati sudah menangani […]

  • Baliho Prabowo Subianto petugas rakyat bertebaran di wilayah Pantura Pati 

    Di Kandang Banteng Loyalis Prabowo Pati Targetkan Raup Suara 55 Persen

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

      Baliho Prabowo Subianto petugas rakyat bertebaran di wilayah Pantura Pati Pada Pilpres 2024 nanti, kelompok relawan Loyalis Prabowo Pati (LPP) menargetkan Prabowo Subianto bisa meraup suara lebih dari 55 persen di Kabupaten Pati. Padahal Pati adalah kandang banteng alias PDI Perjuangan. Optimisme itu karena LPP didukung sejumlah kalangan termasuk “jebolan” PDI Perjuangan. PATI – […]

expand_less