Breaking News
light_mode

Ganjar Sidak Penanganan Covid di Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
  • visibility 157

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditemani Bupati Pati meninjau lolasi karantika pasien Covid-19 di Hotel Kencana.

Penangan Covid-19 di Kabupaten Pati menjadi perhatian pihak
provinsi. Gubernur turun tangan memastikan penanganan dilakukan dengan baik
oleh Pemkab Pati.

PATI –  Gubernur Jawa
Tengah, Ganjar Pranowo melakukan pantauan langsung penanganan Covid-19 di
Kabupaten Pati, Selasa (15/6/2021). Kota Mina Tani menjadi perhatian sebab
merupakan salah satu daerah zona merah di Jawa Tengah.

Politikus PDI Perjuangan ini mengunjungi
sejumlah tempat di antaranya adalah RSUD Soewondo, Hotel Kencana, dan
pelaksanaan “Jogo Tonggo” di Desa Kudur Kecamatan Winong.

Di Hotel Kencana, Ganjar mengecek
kondisi pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi terpusat. Ganjar melihat
pasien yang tampak sehat dan sumringah.

“Halo bapak ibu, pripun
kabare? Kok pada tidur di hotel ini kenapa?,” sapa Ganjar.

Para pasien pun menjawab bahwa
mereka dalam keadaan sehat. Ada 45 pasien yang sedang isolasi terpusat di hotel
tersebut.

Ganjar juga menanyakan pelayanan
yang diberikan di tempat tersebut. 

Para pasien mengatakan bahwa
tidak ada kekurangan dalam pelayanan.

“Pelayanannya bagus pak,
tempatnya bersih dan nyaman. Makan juga enak,” kata mereka.

Sementara Bupati Pati Haryanto
menjelaskan, hotel itu sengaja disewa sebagai tempat isolasi terpusat. Terdapat
94 kamar di tempat tersebut. 

“Ini tempat isolasi terpusat
kedua kami untuk yang OTG. Kami ada beberapa tempat isolasi terpusat seperti
Diklat KB dan lainnya. Selain itu, kami juga punya isolasi mandiri di tingkat
RT/RW,” jelas Haryanto.

Bupati membeberkan alasan
pihaknya menjadikan hotel sebagai tempat isolasi ialah untuk memberikan rasa
nyaman pada pasien Covid-19. 

“Ini kami sewa sejak dulu,
tapi karena sempat mereda, kami hentikan sewanya. Sekarang kami sewa lagi.
Dengan adanya tempat isolasi terpusat ini, BOR kami di rumah sakit jadi
terbantu,” jelas dia.

Ganjar pun mengapresiasi
penanganan Covid-19 ala pemkab Pati. Menurutnya, kondisi BOR di Pati terbilang
longgar karena penanganan yang cukup baik.

“Tadi di RSUD Soewondo ada
gedung lama dijadikan tempat isolasi, di sini ada juga. Untuk ICU memang penuh,
tapi saya sudah minta ada konversi ICU umum untuk Covid-19 dan mereka
siap,” kata Ganjar 

Lebih lanjut pihaknya
mengingatkan, penanganan yang paling penting adalah di tingkat hulu. Bagaimana
edukasi tentang protokol kesehatan terus digalakkan dan operasi justisi pada
keramaian juga harus lebih ditingkatkan.

Ganjar juga meminta kepada semua
kepala daerah yang khususnya berada di zona merah dan sekitarnya untuk membuat
kesepakatan bersama. “Mana-mana yang boleh, mana yang tidak boleh, tempat
wisata, tempat ibadah dan kegiatan sosial bagaimana aturannya. Kalau itu
dilakukan, maka bisa mencegah penyebaran (covid-19),” pungkasnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Kudus Apresiasi Pelayanan dan Keterbukaan Informasi Publik

    PWI Kudus Apresiasi Pelayanan dan Keterbukaan Informasi Publik

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Para penerima penghargaan PWI Kudus KUDUS – PWI Kabupaten Kudus memberikan apresiasi khusus kepada sepuluh OPD, lembaga, instansi pemerintah dan swasta, termasuk pelaku wisata yang dinilai telah memberikan pelayanan terbaik dalam pelayanan keterbukaan informasi publik. PWI Kudus Award diberikan berbarengan dengan Sosialisasi UU Pers dan Literasi Media, Kamis (1/12/2022). Keterbukaan informasi publik menjadi tuntutan saat […]

  • Mbah Gatot Undur Diri, Rudy Eka Priambada Mengganti

    Mbah Gatot Undur Diri, Rudy Eka Priambada Mengganti

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Rudy Eka Priambada saat di mes Persipa  PATI – Dua kekalahan beruntun yang dialami Persipa, akhirnya memakan tumbal. Pelatih kepala Gatot Barnowo mengundurkan diri lebih awal. Sebelum menemani Ihsan Ramadhani bertandang ke Stadion Krida, menghadapi Persipur Purwodadi Rabu (24/7/2019). Posisi pria yang akrab disapa Mbah Gatot itu digantikan Rudy Eka Priambada. Pelatih berusia 37 tahun […]

  • Saluran Air Mampet, Hujan Tak Sampai 15 Menit Jalanan di Tayu Tergenang

    Saluran Air Mampet, Hujan Tak Sampai 15 Menit Jalanan di Tayu Tergenang

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    HATI-HATI : Pengendara jalan nampak berjalan pelan di jalan yang tergenang yang terletak di Jalan Raya Tayu – Jepara turut Desa Tayu Kulon, di depan pertigaan arah Dukuhseti. Lingkar Muria, PATI – Jalan Raya Tayu – Jepara turut Desa Tayu Kulon, di depan pertigaan arah Dukuhseti selalu tergenang air ketika hujan turun. Meskipun hanya sebentar. […]

  • Persipa Junior Masih Butuh Tiga Pemain Lagi

    Persipa Junior Masih Butuh Tiga Pemain Lagi

    • calendar_month Ming, 1 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Tim Pelatih Pantau Tiga Talenta Luar Daerah Manajer Persipa Jr Dian Dwi Budianto/ DOKUMEN PRIBADI PATI – Menghadapi kompetisi Piala Soeratin Zona Jawa Tengah tahun ini, manajemen Persipa Junior terus bersiap. Bahkan, untuk makin memantapkan skuadnya, manajemen masih berburu tiga pemain tambahan, untuk melengkapi 23 pemain yang sudah bergabung dan berlatih bersama di Pusat Latihan […]

  • Pemuda di Pati Dianiaya Brutal, Dua Jari Putus

    Pemuda di Pati Dianiaya Brutal, Dua Jari Putus

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 179
    • 0Komentar

    PATI – Aksi kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Pati. Seorang pemuda, C (30), warga Desa Geritan, Kecamatan Pati, menjadi korban penganiayaan brutal oleh orang tak dikenal (OTK) pada Minggu malam (23/2/2025) sekitar pukul 21.30 WIB di wilayah Kecamatan Jakenan. Korban mengalami luka serius berupa bacokan di punggung, kaki, dan lengan kiri, serta kehilangan dua jari […]

  • IPPNU Keling Mulai Latihan Olah Sampah Plastik

    IPPNU Keling Mulai Latihan Olah Sampah Plastik

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Pelatihan oleh PAC IPPNU Keling JEPARA – Pelatihan pengolahan limbah plastik menjadi bahan bernilai telah digelar PAC IPNU dan IPPNU Keling pada Ahad (16/2/2020) di Gedung Muslimat NU Desa Jlegong. Pelatihan ini dikomandoi Lembaga Konseling Pelajar Putri. Sebanyak 40 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka merupakan para kader-kader pelajar NU yang ada di Kecamatan Keling. […]

expand_less