Breaking News
light_mode

Pelantikan Pengurus IKA PMII Pati 2025–2030: Momentum Perkuat Konsolidasi dan Kontribusi

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
  • visibility 249

PATI – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati periode 2025–2030 resmi dilantik pada Minggu (27/4/2025) sore.

Kegiatan pelantikan yang dirangkaikan dengan rapat kerja ini berlangsung di Joglo Pergerakan Sahabat Muslihan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bendahara Umum Pengurus Wilayah IKA PMII Jawa Tengah, M. Mahbub Zaki, yang akrab disapa Gus Boby. Dalam sambutannya, Gus Boby mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan semangat kebersamaan di antara para alumni PMII.

“Kita sebagai alumni harus tetap guyub rukun dan menebarkan kebaikan di manapun kita berada. Selamat kepada para pengurus yang baru dilantik, semoga diberi kelapangan hati untuk berkhidmat,” ujarnya.

Ketua IKA PMII Kabupaten Pati, Ahmad Jukari, turut menyampaikan harapannya agar pelantikan ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi para alumni serta memperbesar kontribusi mereka bagi masyarakat.

“Semoga ini menjadi awal yang baik untuk konsolidasi dan kontribusi kita terhadap Indonesia,” ucapnya singkat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, memberikan pengarahan tentang pentingnya menerapkan prinsip 3M dalam menggerakkan organisasi IKA PMII, yakni Menginventarisasi Alumni, Melakukan Konsolidasi, dan Menggerakkan Alumni.

“Pertama, kita perlu menginventarisasi alumni, termasuk mereka yang berada di struktur pemerintahan, serta memahami problematika dan kebutuhan IKA PMII Pati,” jelas KH. Yusuf.

Setelah proses inventarisasi, lanjutnya, diperlukan upaya konsolidasi di antara para kader. “Mengonsolidasikan apa yang bisa dilakukan bersama itu sangat penting,” tuturnya.

Ia menambahkan, tahapan berikutnya adalah menggerakkan alumni untuk berijtihad dan aktif berkontribusi di berbagai sektor.
“Menggerakkan ini kunci. Jika sudah diinventarisasi dan dikonsolidasikan, tapi tidak digerakkan, hasilnya tidak maksimal. Intinya, jangan pernah berhenti berijtihad dan bergerak,” pesan KH. Yusuf Hasyim.

EDITOR : Arif

  • Penulis: Abdul Adhim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Jalur Alternatif Hindari Macet Saat Jembatan Juwana Ditutup

    Daftar Jalur Alternatif Hindari Macet Saat Jembatan Juwana Ditutup

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Ilustrasi jalan alternatif Pengguna jalan yang melintas Pantura Juwana – Rembang harus paham jalur alternatif. Agar terhindar dari kemacetan. Sebab ditutupnya jembatan Juwana sebelah timur akibat kebakaran, hingga nanti dibongkar untuk dibangun kembali yang memakan waktu selama setengah tahun lebih. PATI – Pasca kebakaran 10 bangunan liar di kolong Jembatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, […]

  • Kapolda Jateng Gelar Sertijab Pejabat Utama Polda Jateng

    Kapolda Jateng Gelar Sertijab Pejabat Utama Polda Jateng

    • calendar_month Rab, 23 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 239
    • 0Komentar

      Prosesi serah terima pejabat utama di Polda Jawa Tengah dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi. SEMARANG – Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi memimpin langsung prosesi serah terima jabatan Pejabat Utama Polda Jateng dan Kapolres, Rabu (23/6/2021) di Gedung Borobudur Polda Jateng. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, dalam sambutan […]

  • Alif Sumadi Spesialis Peternak Murai Batu

    Alif Sumadi Spesialis Peternak Murai Batu

    • calendar_month Sab, 20 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Jadi Peternak Karena Kepincut Teman DOKUMEN PRIBADI Sebelumnya pekerjaan Alif Sumadi memang tak jauh dari dunia perburungan. Dia bekerja sebagai penjual jangkrik untuk pakan burung. Namun pekerjaan itu dia tinggalkan saat kepincut penghasilannya temannya yang sukses ternak burung. Rumahnya bisa dibilang gedongan, dibanding rumah di sekelilingnya. Di depan rumah terparkir satu unit mobil jenis minibus. […]

  • Ketum Partai Demokrat AHY Sindir Penegakan Hukum yang Tumpul

    Ketum Partai Demokrat AHY Sindir Penegakan Hukum yang Tumpul

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

      Ketum Partai Demokrat AHY saat hadir di Milad PKS ke-21 JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyindir soal penegakan hukum yang dinilai tajam ke bawah dan tumpul ke atas, sindiran itu disampaikan saat AHY menyampaikan sambutan dalam acara Milad ke-21 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di Istora Senayan, Jakarta (20/5/2023). Putra […]

  • Perbanyak Taman Baca Jadi Kunci, DPRD Pati Dorong Gencarkan Budaya Membaca

    Perbanyak Taman Baca Jadi Kunci, DPRD Pati Dorong Gencarkan Budaya Membaca

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.393
    • 0Komentar

    PATI – Upaya membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pati tak lepas dari peran penting budaya membaca. Oleh karena itu, peningkatan minat dan kebiasaan membaca di tengah masyarakat menjadi hal yang terus didorong dan diupayakan untuk terus berkembang. Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB, Muntamah. Menurutnya, salah satu langkah […]

  • Warga Pati yang Dirawat di RSUP Kariyadi Dinyatakan Negatif Difteri

    Warga Pati yang Dirawat di RSUP Kariyadi Dinyatakan Negatif Difteri

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Seorang pasien yang sebelumnya diduga terkena wabah penyakit difteri, kemarin sudah dinyatakan negatif. Kepastian hasil negatif ini menyusul hasil laboratorium di RS Kariyadi Semarang. Sebelumnya pasien dari Pati ini sudah beberapa hari dirawat di Semarang, sebab menunjukkan gejala-gejala penykait difteri. Sepert, mengalami pusing kepala hebat, demam, rasa kaku di tenggorokan, dan juga […]

expand_less