Breaking News
light_mode

Pantas Pimpin DEMA IAIN Kudus, Begini Rekam Jejak Gatot Agusta di Organisasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 4 Des 2018
  • visibility 1.243
Gatot Priambodo Agusta

KUDUS – Gatot Priambodo Agusta
digadang-gadang sebagai calon yang layak memenangi kontestasi pemilihan Ketua
Dewan Eksekutif Presiden (DEMA) IAIN Kudus periode 2019, pada 12 Desember 2018
mendatang.  Hal itu lantaran rekam
jejaknya di organisasi baik ekstra maupun intra kampus yang tidak diragukan
lagi.
Mahasiswa jurusan PGMI ini tercatat
aktif berkecimpung di berbagai organisasi, tidak hanya sebatas ikut-ikutan
namun dirinya dipercaya menjadi pucuk pimpinan. Seperti menjadi Ketua Bimtes
PMII Sunan Kudus pada tahun 2016, Ketua Panitia Festival Tarbiyah 2017, dan
Ketua Rayon Tarbiyah 2017, saat ini Gatot juga tercatat menjadi Wakil Ketua I
bidang kaderisasi PMII Sunan Kudus. Selain aktif di PMII, Gatot juga tercatat aktif di organisasi IPNU. Saat ini Gatot termasuk bagian dari IPNU PAC Keling.
Selain itu,  mahasiswa asal Desa Tunahan Kecamatan Keling
Kabupaten Jepara ini juga tercatat sangat aktif di organisasi intra kampus. Gatot
tercatat menjadi Ketua HMJ Tarbiyah tahun 2018 ini. ”Dengan pengalaman yang
beragam itu rasanya Gatot memang layak menjadi ketua Dema periode 2019 nanti,”
kata Ketua PMII Komisariat Sunan Kudus.
Selain itu, jaringan organisasi di
luar kampus, Gatot juga cukup meyakinkan. Dia pernah menjadi pengurus korwil
Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia (IMPI) Wijayatirta III pada tahun 2017 – 2018.
Gatot Priambodo Agusta saat berkegiatan di HMJ Tarbiyah IAIN Kudus
Dengan rekam jejak organisasi yang
demikian itu, Gatot disebut tidak diragukan lagi untuk mengangkat citra DEMA
IAIN Kudus, baik di regional, maupun di tingkat nasional. Pengakuan atas
kemampuan Gatot di dunia organisasi datang tidak hanya dari mahasiswa IAIN
Kudus saja. Beberapa mahasiswa dari kampus tetangga juga melihat sosok Gatot
pantas untuk menahkodai organisasi kampus di lingkungan kampus Conge tersebut.
”Mas Gatot Priambodo kawan saya. Dia
orang baik. Saya yakin organisasi kampus IAIN Kudus akan semakin maju jika dia
nahkodanya,” kata Ketua Dema UIN Walisongo Semarang Syaifuddin Fahmi. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingginya Indikasi Gangguan Mental Anak, Edy Wuryanto Dorong Kemenkes Bertindak

    Tingginya Indikasi Gangguan Mental Anak, Edy Wuryanto Dorong Kemenkes Bertindak

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.151
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyuarakan keprihatinan mendalam atas temuan pemerintah yang menunjukkan tingginya indikasi gangguan kesehatan jiwa pada anak. Data skrining dari program Cek Kesehatan Gratis yang dirilis Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa hampir 10 persen dari sekitar 7 juta anak yang diperiksa menunjukkan gejala kecemasan dan depresi. […]

  • Pemkab Pati Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

    Pemkab Pati Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.745
    • 0Komentar

    PATI – Mengingat dampak luas bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang telah melanda wilayah Kabupaten Pati sejak 9 Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Pati telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana. Dilansir dari situation report terbaru per 18 Januari 2026, bencana tersebut telah memengaruhi 12 kecamatan, yaitu Dukuhseti, Juwana, Pati, Jakenan, Gabus, Wedarijaksa, […]

  • DPRD Pati : Harus Ada Pendampingan Pertanian Modern

    DPRD Pati : Harus Ada Pendampingan Pertanian Modern

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 305
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Warsiti, menekankan perlunya pendampingan dan pelatihan bagi para petani untuk membantu mereka mengadopsi praktik pertanian modern yang berkelanjutan. “Sosialisasi dan pelatihan tentang teknik pertanian modern sangat penting untuk meningkatkan produktivitas,” tegasnya. Warsiti, yang sebelumnya menjabat di Komisi A DPRD Pati, juga meminta pemerintah untuk memperhatikan infrastruktur pertanian, seperti irigasi dan […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Lebih Perhatikan Pengembangan Minat Bakat Anak Muda

    DPRD Pati Dorong Pemkab Lebih Perhatikan Pengembangan Minat Bakat Anak Muda

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 337
    • 0Komentar

    PATI – Didin Syafrudin, anggota DPRD Pati, mendesak pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan perhatian terhadap bakat anak muda. Menurutnya, hal ini penting untuk mengurangi tingkat kejenuhan dan mendorong anak muda untuk berpikir positif dan produktif. “Sejauh yang saya tahu, perhatian terhadap bakat anak muda masih minim. Kami berharap Pemda dapat menginisiasi,” ujarnya. Didin mencontohkan, anak […]

  • Kesepakatan Batal, Penjualan Saham PSIS Semarang Gagal Terealisasi

    Kesepakatan Batal, Penjualan Saham PSIS Semarang Gagal Terealisasi

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 758
    • 0Komentar

    SEMARANG – Rencana penjualan saham PT Mahesa Jenar Semarang (PT MJS), perusahaan yang menaungi klub sepak bola PSIS Semarang, kepada investor potensial resmi dibatalkan. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Joni Kurnianto, Juru Bicara dari Pemegang Saham Pengendali PT MJS, pada hari Sabtu (15/11/2025). Menurut Joni, keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian diskusi intensif yang sayangnya […]

  • Edy Wuryanto Minta Kemenaker Kaji Ulang Aturan THR Demi Pekerja dan Ekonomi

    Edy Wuryanto Minta Kemenaker Kaji Ulang Aturan THR Demi Pekerja dan Ekonomi

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.558
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah telah mengimbau perusahaan swasta untuk menerapkan Work From Anywhere (WFA) pada periode 16-17 Maret dan 25-27 Maret 2026, yang mengapit Hari Raya Idul Fitri 2026. Tujuannya mulia: melancarkan arus mudik-balik dan menggenjot perekonomian. Namun, langkah ini dinilai berpotensi terhambat oleh jadwal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) yang masih diberikan pada H-7 Lebaran, […]

expand_less