Breaking News
light_mode

Pantas Pimpin DEMA IAIN Kudus, Begini Rekam Jejak Gatot Agusta di Organisasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 4 Des 2018
  • visibility 1.348
Gatot Priambodo Agusta

KUDUS – Gatot Priambodo Agusta
digadang-gadang sebagai calon yang layak memenangi kontestasi pemilihan Ketua
Dewan Eksekutif Presiden (DEMA) IAIN Kudus periode 2019, pada 12 Desember 2018
mendatang.  Hal itu lantaran rekam
jejaknya di organisasi baik ekstra maupun intra kampus yang tidak diragukan
lagi.
Mahasiswa jurusan PGMI ini tercatat
aktif berkecimpung di berbagai organisasi, tidak hanya sebatas ikut-ikutan
namun dirinya dipercaya menjadi pucuk pimpinan. Seperti menjadi Ketua Bimtes
PMII Sunan Kudus pada tahun 2016, Ketua Panitia Festival Tarbiyah 2017, dan
Ketua Rayon Tarbiyah 2017, saat ini Gatot juga tercatat menjadi Wakil Ketua I
bidang kaderisasi PMII Sunan Kudus. Selain aktif di PMII, Gatot juga tercatat aktif di organisasi IPNU. Saat ini Gatot termasuk bagian dari IPNU PAC Keling.
Selain itu,  mahasiswa asal Desa Tunahan Kecamatan Keling
Kabupaten Jepara ini juga tercatat sangat aktif di organisasi intra kampus. Gatot
tercatat menjadi Ketua HMJ Tarbiyah tahun 2018 ini. ”Dengan pengalaman yang
beragam itu rasanya Gatot memang layak menjadi ketua Dema periode 2019 nanti,”
kata Ketua PMII Komisariat Sunan Kudus.
Selain itu, jaringan organisasi di
luar kampus, Gatot juga cukup meyakinkan. Dia pernah menjadi pengurus korwil
Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia (IMPI) Wijayatirta III pada tahun 2017 – 2018.
Gatot Priambodo Agusta saat berkegiatan di HMJ Tarbiyah IAIN Kudus
Dengan rekam jejak organisasi yang
demikian itu, Gatot disebut tidak diragukan lagi untuk mengangkat citra DEMA
IAIN Kudus, baik di regional, maupun di tingkat nasional. Pengakuan atas
kemampuan Gatot di dunia organisasi datang tidak hanya dari mahasiswa IAIN
Kudus saja. Beberapa mahasiswa dari kampus tetangga juga melihat sosok Gatot
pantas untuk menahkodai organisasi kampus di lingkungan kampus Conge tersebut.
”Mas Gatot Priambodo kawan saya. Dia
orang baik. Saya yakin organisasi kampus IAIN Kudus akan semakin maju jika dia
nahkodanya,” kata Ketua Dema UIN Walisongo Semarang Syaifuddin Fahmi. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PGRI Cabang Margoyoso Gelar Jalan Sehat dan Pentas Budaya Meriahkan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional

    PGRI Cabang Margoyoso Gelar Jalan Sehat dan Pentas Budaya Meriahkan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – PGRI Cabang Margoyoso sukses menggelar rangkaian acara memperingati HUT PGRI ke-79 dan Hari Guru Nasional pada Selasa (22/10/2024) di halaman SMP Negeri 1 Margoyoso. Acara yang diikuti oleh guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP, diwarnai dengan senam bersama, jalan sehat, dan penampilan kolosal Tari Puri Sari. Semangat para guru […]

  • Yayasan Joyo Kusumo Sukses Tanam 1000 Pohon, Libatkan Generasi Muda

    Yayasan Joyo Kusumo Sukses Tanam 1000 Pohon, Libatkan Generasi Muda

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 317
    • 0Komentar

    PATI – Yayasan Joyo Kusumo berhasil menanam 1.000 pohon multifungsi di Desa Pasuruhan dan Pesagi, Kecamatan Kayen, Pati, Kamis (17/7/2025). Kegiatan yang melibatkan siswa, guru, dan masyarakat ini diawali apel pagi pukul 06.30 WIB, dilanjutkan rapat koordinasi, dan penanaman simbolis pukul 07.30 WIB oleh Ketua Yayasan Joyo Kusumo, K.H. Ah. Juhari, S.H., AlHafidz. “Kami sengaja […]

  • Siapkan BUMDes Jadi Pusat Pertumbuhan Pertanian

    Siapkan BUMDes Jadi Pusat Pertumbuhan Pertanian

    • calendar_month Jum, 16 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

      Bekas bangunan PAUD Desa Tompomulyo yang direncanakan bakal digunakan sebagai pertokoan pertanian BUMDes Lingkar Muria, PATI – Perekonomian masyarakat Desa Tompomulyo Kecamatan Batangan yang mayoritas bertumpu pada sektor pertanian, membuat pemerintah desa menaruh perhatian yang lebih terhadap bidang pertanian. Hal ini dikemukakan Kepala Desa Tompomulyo Soepadi kemarin. Salah satu bentuk perhatiannya dengan cara menggerakkan […]

  • TPI Juwana Diwacanakan Jadi BLUD

    TPI Juwana Diwacanakan Jadi BLUD

    • calendar_month Sab, 9 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Kapal-kapal nelayan sedang bersandar di TPI Juwana Unit II belum lama ini. JUWANA – TPI Juwana diwacanakan bakal dijadikan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati, sudah mendorong wacana itu kepada Pemerintah Kabupaten Pati. Saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan sebagai pengelola TPI masih bersiap dengan rajin melakukan studi banding pengelolaan […]

  • Kades Pelemgede Ungkap Dugaan Penyebab Jebolnya Talud Jembatan

    Kades Pelemgede Ungkap Dugaan Penyebab Jebolnya Talud Jembatan

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 568
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah video yang memperlihatkan talud jembatan penghubung Desa Pelemgede dan Desa Sokopuluhan jebol pada Kamis sore (23/10/2025) viral di media sosial. Jembatan berukuran 12×7 meter ini baru saja selesai dikerjakan sejak Mei 2025 dengan anggaran sekitar Rp1,89 miliar dari APBD Kabupaten Pati 2025. Warga sebenarnya berencana menggelar acara selametan atau syukuran pada Jumat […]

  • Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong pengembangan kawasan aglomerasi di Pantura timur, salah satunya melalui program Pati Raya. Kabupaten Kudus berperan penting sebagai titik sentral dalam pengembangan ini. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan keberhasilan model aglomerasi seperti Solo Raya yang menghasilkan perputaran ekonomi hampir Rp 8,7 triliun (menurut pemberitaan sebelumnya, hampir Rp 10 […]

expand_less