Breaking News
light_mode

Pantas Pimpin DEMA IAIN Kudus, Begini Rekam Jejak Gatot Agusta di Organisasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 4 Des 2018
  • visibility 1.391
Gatot Priambodo Agusta

KUDUS – Gatot Priambodo Agusta
digadang-gadang sebagai calon yang layak memenangi kontestasi pemilihan Ketua
Dewan Eksekutif Presiden (DEMA) IAIN Kudus periode 2019, pada 12 Desember 2018
mendatang.  Hal itu lantaran rekam
jejaknya di organisasi baik ekstra maupun intra kampus yang tidak diragukan
lagi.
Mahasiswa jurusan PGMI ini tercatat
aktif berkecimpung di berbagai organisasi, tidak hanya sebatas ikut-ikutan
namun dirinya dipercaya menjadi pucuk pimpinan. Seperti menjadi Ketua Bimtes
PMII Sunan Kudus pada tahun 2016, Ketua Panitia Festival Tarbiyah 2017, dan
Ketua Rayon Tarbiyah 2017, saat ini Gatot juga tercatat menjadi Wakil Ketua I
bidang kaderisasi PMII Sunan Kudus. Selain aktif di PMII, Gatot juga tercatat aktif di organisasi IPNU. Saat ini Gatot termasuk bagian dari IPNU PAC Keling.
Selain itu,  mahasiswa asal Desa Tunahan Kecamatan Keling
Kabupaten Jepara ini juga tercatat sangat aktif di organisasi intra kampus. Gatot
tercatat menjadi Ketua HMJ Tarbiyah tahun 2018 ini. ”Dengan pengalaman yang
beragam itu rasanya Gatot memang layak menjadi ketua Dema periode 2019 nanti,”
kata Ketua PMII Komisariat Sunan Kudus.
Selain itu, jaringan organisasi di
luar kampus, Gatot juga cukup meyakinkan. Dia pernah menjadi pengurus korwil
Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia (IMPI) Wijayatirta III pada tahun 2017 – 2018.
Gatot Priambodo Agusta saat berkegiatan di HMJ Tarbiyah IAIN Kudus
Dengan rekam jejak organisasi yang
demikian itu, Gatot disebut tidak diragukan lagi untuk mengangkat citra DEMA
IAIN Kudus, baik di regional, maupun di tingkat nasional. Pengakuan atas
kemampuan Gatot di dunia organisasi datang tidak hanya dari mahasiswa IAIN
Kudus saja. Beberapa mahasiswa dari kampus tetangga juga melihat sosok Gatot
pantas untuk menahkodai organisasi kampus di lingkungan kampus Conge tersebut.
”Mas Gatot Priambodo kawan saya. Dia
orang baik. Saya yakin organisasi kampus IAIN Kudus akan semakin maju jika dia
nahkodanya,” kata Ketua Dema UIN Walisongo Semarang Syaifuddin Fahmi. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Perkuat Pembinaan Sektor Tanaman Buah

    DPRD Pati Dorong Pemkab Perkuat Pembinaan Sektor Tanaman Buah

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.386
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten untuk meningkatkan intensitas dukungan dan perhatian terhadap pengembangan sektor tanaman buah. Jika selama ini perhatian lebih banyak tertuju pada komoditas pangan utama seperti padi dan jagung, ke depannya sektor hortikultura juga perlu digarap secara serius. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak taraf hidup dan kesejahteraan […]

  • Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 352
    • 0Komentar

    MAGELANG – Setelah tak terkalahkan di enam laga awal Liga 2 musim 24/25, keperkasaan Persijap Jepara runtuh saat menjamu Bhayangkara FC, (21/20/2024) di Stadion Moch Soebroto Magelang. Persijap Jepara harus menelan kekalahan dengan skor 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung kurang memuaskan bagi tim asuhan Kahudi Wahyu Widodo. Sepanjang pertandingan, permainan Persijap tidak berkembang seperti yang […]

  • Polresta Pati Tangkap 6 Pelaku Tawuran Pelajar di Pati

    Polresta Pati Tangkap 6 Pelaku Tawuran Pelajar di Pati

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati berhasil meringkus enam pelaku tawuran pelajar yang terjadi di Jalan Raya Pati-Gembong pada Jumat (9/5/2025) siang. Kasat Reskrim Polresta Pati, AKP Heri Dwi Utomo, mengungkapkan hal tersebut dalam keterangan pers Jumat malam (9/5/2025). Tawuran yang terjadi sekitar pukul 12.05 WIB di depan showroom mobil “Mitra Mobilindo,” Desa Muktiharjo, Kecamatan Gembong, mengakibatkan […]

  • Revitalisasi Alun-Alun 1 Jepara: Penataan Kota yang Mengutamakan Keamanan dan Keindahan

    Revitalisasi Alun-Alun 1 Jepara: Penataan Kota yang Mengutamakan Keamanan dan Keindahan

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 336
    • 0Komentar

    JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara telah merencanakan revitalisasi Alun-Alun 1 Jepara yang dijadwalkan akan dimulai pada awal bulan Juni tahun ini. Proyek ini bertujuan untuk memperbarui dan merapikan tata kota dengan dana bantuan provinsi. Proyek tersebut diharapkan selesai dalam waktu enam bulan setelah proses lelang. Penjabat (Pj) Bupati Jepara, H. Edy Supriyanta, Sekda Jepara Edy […]

  • Kapolresta Pati melakukan kegiatan Sahur On The Road.

    Polresta Pati Gelar Sahur On The Road Bersama Ojol dan Tukang Becak

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3.548
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati menggelar kegiatan Sahur On The Road bersama komunitas ojek online (ojol) dan tukang becak di Jalan Pemuda, tepatnya di depan Polsek Pati, Kamis (19/3/2026) dini hari. Kegiatan yang berlangsung pukul 02.00 hingga 04.00 WIB ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial selama Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolresta Pati, Jaka […]

  • Edy Wuryanto Minta PPDS Hospital Based Tidak Sekadar Tambah Program

    Edy Wuryanto Minta PPDS Hospital Based Tidak Sekadar Tambah Program

    • calendar_month Jum, 4 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.096
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perluasan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) melalui skema berbasis Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) dinilai harus memiliki arah yang jelas. Program tersebut tidak semestinya hanya menambah nama atau jalur pendidikan baru, tetapi harus benar-benar memperluas kapasitas pendidikan dokter spesialis, terutama di wilayah yang masih mengalami kekurangan. Anggota Komisi IX DPR RI Edy […]

expand_less