Breaking News
light_mode

Pantas Pimpin DEMA IAIN Kudus, Begini Rekam Jejak Gatot Agusta di Organisasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 4 Des 2018
  • visibility 803
Gatot Priambodo Agusta

KUDUSGatot Priambodo Agusta
digadang-gadang sebagai calon yang layak memenangi kontestasi pemilihan Ketua
Dewan Eksekutif Presiden (DEMA) IAIN Kudus periode 2019, pada 12 Desember 2018
mendatang.  Hal itu lantaran rekam
jejaknya di organisasi baik ekstra maupun intra kampus yang tidak diragukan
lagi.
Mahasiswa jurusan PGMI ini tercatat
aktif berkecimpung di berbagai organisasi, tidak hanya sebatas ikut-ikutan
namun dirinya dipercaya menjadi pucuk pimpinan. Seperti menjadi Ketua Bimtes
PMII Sunan Kudus pada tahun 2016, Ketua Panitia Festival Tarbiyah 2017, dan
Ketua Rayon Tarbiyah 2017, saat ini Gatot juga tercatat menjadi Wakil Ketua I
bidang kaderisasi PMII Sunan Kudus. Selain aktif di PMII, Gatot juga tercatat aktif di organisasi IPNU. Saat ini Gatot termasuk bagian dari IPNU PAC Keling.
Selain itu,  mahasiswa asal Desa Tunahan Kecamatan Keling
Kabupaten Jepara ini juga tercatat sangat aktif di organisasi intra kampus. Gatot
tercatat menjadi Ketua HMJ Tarbiyah tahun 2018 ini. ”Dengan pengalaman yang
beragam itu rasanya Gatot memang layak menjadi ketua Dema periode 2019 nanti,”
kata Ketua PMII Komisariat Sunan Kudus.
Selain itu, jaringan organisasi di
luar kampus, Gatot juga cukup meyakinkan. Dia pernah menjadi pengurus korwil
Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia (IMPI) Wijayatirta III pada tahun 2017 – 2018.
Gatot Priambodo Agusta saat berkegiatan di HMJ Tarbiyah IAIN Kudus
Dengan rekam jejak organisasi yang
demikian itu, Gatot disebut tidak diragukan lagi untuk mengangkat citra DEMA
IAIN Kudus, baik di regional, maupun di tingkat nasional. Pengakuan atas
kemampuan Gatot di dunia organisasi datang tidak hanya dari mahasiswa IAIN
Kudus saja. Beberapa mahasiswa dari kampus tetangga juga melihat sosok Gatot
pantas untuk menahkodai organisasi kampus di lingkungan kampus Conge tersebut.
”Mas Gatot Priambodo kawan saya. Dia
orang baik. Saya yakin organisasi kampus IAIN Kudus akan semakin maju jika dia
nahkodanya,” kata Ketua Dema UIN Walisongo Semarang Syaifuddin Fahmi. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BoloneMase Merayakan Kemenangan Prabowo – Gibran dengan Buka Puasa Bersama

    BoloneMase Merayakan Kemenangan Prabowo – Gibran dengan Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 176
    • 0Komentar

    POLITIK – Relawan yang mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo – Gibran mengadakan acara buka puasa bersama di Resto Winong 57 Pati pada Rabu (20/3/2024). Acara buka puasa tersebut diadakan sebagai bentuk tasyakuran atas hasil rekapitulasi penghitungan suara secara nasional oleh Komisi Pemilihan Umum. Dalam penghitungan suara secara nasional, pasangan Prabowo – […]

  • Daftar Skuad Mewah Persiku Kudus, Dari Timnas U-19 hingga Eks Bintang Liga 1

    Daftar Skuad Mewah Persiku Kudus, Dari Timnas U-19 hingga Eks Bintang Liga 1

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 237
    • 0Komentar

    KUDUS – Persiku Kudus tak bisa dipandang sebelah mata. Sebagai debutan di Liga 2 musim 2024/2025, skuad Macan Muria terbilang cukup mewah sejauh ini. Persiku Kudus memiliki materi pemain yang cukup baik. Mulai dari pemain asing asal Jepang Renshi Yamaguchi, eks timnas dan Persija Jakarta Ramdani Lestaluhu. Juga ada nama bek Tengah eks Bali United […]

  • Kritik Tuding Menuding Sesat Beragama Kita

    Kritik Tuding Menuding Sesat Beragama Kita

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Lampu temaram menyinari Gedung FKIP Universitas Muria Kudus, Sabtu (18/5/2019) malam. Hari itu sedang berlangsung pementasan teater oleh kelompok Tetater Gerak 11. Lakon yang dibawakan adalah Masjid Tanpa Sujud, karya Habib Anis Sholeh Ba’asyin. Budayawan dari Bumi Mina Tani. Masjid Tanpa Sujud merupakan refleksi diri, melihat kekacauan antar kelompok. Dimana masing-masing kelompok menganggap dirinya paling […]

  • Anggota DPRD Pati Muntamah Ingatkan Penanganan Stunting dan Pentingnya Masa Depan SDM

    Anggota DPRD Pati Muntamah Ingatkan Penanganan Stunting dan Pentingnya Masa Depan SDM

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 234
    • 0Komentar

    PATI – Hj. Muntamah, anggota DPRD Kabupaten Pati, menekankan pentingnya penanganan stunting sebagai kunci untuk membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Ia menyatakan bahwa stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga menghambat perkembangan Sumber Daya Manusia (SDM). “Kita perlu bekerja sama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi yang cukup, terutama bagi […]

  • Prodi PBI UMK Hadirkan Beragam Jalur Kelulusan dan Pengalaman Internasional Bagi Mahasiswa

    Prodi PBI UMK Hadirkan Beragam Jalur Kelulusan dan Pengalaman Internasional Bagi Mahasiswa

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KUDUS –  Kualitas akademik yang tinggi dan pengalaman berskala internasional menjadi ciri khas yang ditunjukkan oleh 13 wisudawan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muria Kudus pada periode kali ini. Di antara mereka, Brillian Dian N mencatatkan capaian istimewa, yaitu berhasil menyelesaikan masa studinya melalui jalur publikasi artikel ilmiah di jurnal terakreditasi, yang menjadi […]

  • Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

      Pelatih Papua Football Academy melihat cara anak asuhnya mengumpan bola/FOTO PAPUA FOOTBALL ACADEMY  Shin Tae Yong pernah mengkritik pemain Indonesia sudah salah sejak level dasar, dari teknik bermain hingga pemenuhan nutrisinya. Karenanya Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi sepak bola yang membina usia dini mesti berbenah PAPUA – Lahirnya Papua Football Academy (PFA) cukup […]

expand_less