Breaking News
light_mode

Meramal Nasib Persijap Jepara Usai Kahudi Dipecat dari Kursi Pelatih Kepala

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 3 Nov 2024
  • visibility 1.105

OLAHRAGA – Pelatih kepala Persijap Jepara, Kahudi Wahyu Widodo, resmi dipecat dari jabatannya. Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Presiden Persijap Jepara, Iqbal Hidayat, melalui telepon pada Kamis (31/10/2024).

Kahudi membenarkan kabar tersebut dan menyatakan bahwa dirinya telah diberhentikan oleh manajemen Persijap.

“Secara resminya belum, tapi sudah diinfokan. Positif bahwa saya diberhentikan. Presiden yang memberitahukan, by phone. Hari ini, siang tadi,” ujar dia.

Alasan Pemberhentian

Manajemen Persijap mengumumkan alasan di balik pemecatan Kahudi melalui unggahan resmi akun Instagram mereka. Dalam unggahan tersebut, Iqbal Hidayat menyatakan bahwa klub dan Kahudi telah menyepakati untuk mengakhiri kerjasama pada musim ini.

“Dikarenakan terdapat urusan pribadi yang sifatnya mendesak dan tidak dapat ditinggalkan,” jelas Iqbal dalam postingan yang diunggah pada Jumat (1/11/2024) pukul 20.30 WIB.

Prestasi Kahudi dan Kekhawatiran Suporter

Kahudi, yang awalnya diragukan oleh para suporter karena tidak memiliki nama besar sebagai pelatih profesional, berhasil membuktikan kualitasnya dengan membawa Persijap meraih hasil positif di putaran pertama Liga 2 2024/2025.

Dalam delapan pertandingan, Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, berhasil meraih 4 kemenangan, 3 kali seri, dan sekali kalah. Prestasi ini menempatkan Persijap di posisi tiga besar klasemen dan menghidupkan asa promosi ke Liga 1.

Keputusan manajemen untuk memecat Kahudi telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan suporter. Mereka mempertanyakan keputusan tersebut dan khawatir dengan performa Persijap di putaran kedua.

Putaran kedua sangat krusial karena akan menentukan langkah Persijap untuk finish di posisi tiga besar atau terlempar ke babak playoff degradasi seperti musim lalu.

Kekhawatiran lain muncul karena tidak ada pemain baru yang bisa bergabung dengan tim di putaran kedua. Artinya, pelatih baru harus memaksimalkan pemain-pemain hasil pilihan dari Kahudi. Pertanyaan besar muncul: apakah para pemain yang ada bisa langsung klop dengan racikan pelatih baru?

Suporter berharap agar Persijap tetap bisa meraih hasil positif dan menuntaskan dahaga untuk kembali ke Liga 1.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Pembangunan di desa harus lebih dioptimalkan lagi. Usulan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun adalah sebuah jalan tengah. Para kepala desa menilai tambahan masa jabatan itu untuk menjaga kesinambungan pembangunan desa, para kepala desa membutuhkan waktu tambahan jabatan karena masa enam tahun dinilai tidak efektif. JAKARTA – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim […]

  • Rambu-rambu Sepuh Belum Pensiun

    Rambu-rambu Sepuh Belum Pensiun

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Rambu-rambu di pertigaan depan Pasar Juwana Baru terlihat kusam. Warna merah dan hitam sudah tak nampak. Selain itu letaknya juga tak strategis, terhalang banner iklan hingga terkesan kumuh. (lil)

  • Mayat Berpakaian Dinas PSDA Ditemukan di Sungai Jeratun Soluna Sukolilo

    Mayat Berpakaian Dinas PSDA Ditemukan di Sungai Jeratun Soluna Sukolilo

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 370
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati digegerkan penemuan mayat tanpa identitas di pintu air Sungai Jeratun Soluna, Kamis (27/3/2025) pagi. Polresta Pati langsung menangani kasus ini untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban. Penemuan bermula ketika Sawi Kasmidi (77) membersihkan sampah sekitar pukul 07.30 WIB. Ia melihat sesosok tubuh mengambang, awalnya dikira […]

  • Polresta Pati Tindak Tegas Oknum Polisi Pemukul Massa Aksi, Brigadir TGP Diamankan

    Polresta Pati Tindak Tegas Oknum Polisi Pemukul Massa Aksi, Brigadir TGP Diamankan

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 362
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati bergerak cepat merespons video viral yang memperlihatkan aksi pemukulan oleh oknum polisi terhadap massa aksi unjuk rasa pada 13 Agustus 2025. Oknum tersebut, yang diketahui berinisial Brigadir Polisi TGP, telah diamankan dan akan menjalani proses hukum internal. “Kapolresta Pati melalui Wakapolresta Pati, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, menyampaikan terima kasih atas informasi […]

  • Pria Asal Pati Jualan Angkringan di Wonosobo Sambil Kenakan Jersey Persipa

    Pria Asal Pati Jualan Angkringan di Wonosobo Sambil Kenakan Jersey Persipa

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 360
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Di tengah hiruk pikuk kota Wonosobo, terdapat sebuah angkringan unik bernama “Menolak Lupa Angkringan”. Yang membuat angkringan ini berbeda adalah pemiliknya, Fajar Fata Chilwasesa (27), seorang pria asal Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang selalu mengenakan jersey Persipa Pati, klub Liga 2 kebanggaannya, saat berjualan. Fajar, alumnus Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Sains Al-Qur’an […]

  • Laskar Saridin Digembleng Pressing

    Laskar Saridin Digembleng Pressing

    • calendar_month Rab, 11 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    PATI – Mengakhiri putaran pertama Liga 3 Zona Jawa Tengah, Persipa finish dengan hasil yang terbilang tak memuaskan. Kesebelasan berjuluk Laskar Saridin tersebut menjadi lumbung gol di Grup A, serta berada di urutan paling buncit kedua satu tingkat lebih baik dari PSIK Klaten yang belum sekalipun mengemas poin. Dwi Cahyono cs tercatat kemasukan 13 gol […]

expand_less