Breaking News
light_mode

Meramal Nasib Persijap Jepara Usai Kahudi Dipecat dari Kursi Pelatih Kepala

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 3 Nov 2024
  • visibility 956

OLAHRAGA – Pelatih kepala Persijap Jepara, Kahudi Wahyu Widodo, resmi dipecat dari jabatannya. Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Presiden Persijap Jepara, Iqbal Hidayat, melalui telepon pada Kamis (31/10/2024).

Kahudi membenarkan kabar tersebut dan menyatakan bahwa dirinya telah diberhentikan oleh manajemen Persijap.

“Secara resminya belum, tapi sudah diinfokan. Positif bahwa saya diberhentikan. Presiden yang memberitahukan, by phone. Hari ini, siang tadi,” ujar dia.

Alasan Pemberhentian

Manajemen Persijap mengumumkan alasan di balik pemecatan Kahudi melalui unggahan resmi akun Instagram mereka. Dalam unggahan tersebut, Iqbal Hidayat menyatakan bahwa klub dan Kahudi telah menyepakati untuk mengakhiri kerjasama pada musim ini.

“Dikarenakan terdapat urusan pribadi yang sifatnya mendesak dan tidak dapat ditinggalkan,” jelas Iqbal dalam postingan yang diunggah pada Jumat (1/11/2024) pukul 20.30 WIB.

Prestasi Kahudi dan Kekhawatiran Suporter

Kahudi, yang awalnya diragukan oleh para suporter karena tidak memiliki nama besar sebagai pelatih profesional, berhasil membuktikan kualitasnya dengan membawa Persijap meraih hasil positif di putaran pertama Liga 2 2024/2025.

Dalam delapan pertandingan, Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, berhasil meraih 4 kemenangan, 3 kali seri, dan sekali kalah. Prestasi ini menempatkan Persijap di posisi tiga besar klasemen dan menghidupkan asa promosi ke Liga 1.

Keputusan manajemen untuk memecat Kahudi telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan suporter. Mereka mempertanyakan keputusan tersebut dan khawatir dengan performa Persijap di putaran kedua.

Putaran kedua sangat krusial karena akan menentukan langkah Persijap untuk finish di posisi tiga besar atau terlempar ke babak playoff degradasi seperti musim lalu.

Kekhawatiran lain muncul karena tidak ada pemain baru yang bisa bergabung dengan tim di putaran kedua. Artinya, pelatih baru harus memaksimalkan pemain-pemain hasil pilihan dari Kahudi. Pertanyaan besar muncul: apakah para pemain yang ada bisa langsung klop dengan racikan pelatih baru?

Suporter berharap agar Persijap tetap bisa meraih hasil positif dan menuntaskan dahaga untuk kembali ke Liga 1.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tampil Perkasa Persipa Pati Tak Terkalahkan di Grup B Liga 3 Jateng

    Tampil Perkasa Persipa Pati Tak Terkalahkan di Grup B Liga 3 Jateng

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Para pemain Persipa Pati melakukan selebrasi kemenangan. PEKALONGAN – Persipa Pati tak terkalahkan di babak grup B Liga 3 Jawa Tengah. Dengan begitu Laskar Saridin berhasil lolos ke babak selanjutnya dengan status juara grup. Di pertandingan terakhir melawan PSD Demak, klub asal Kota Wali itu dibuat tak berdaya pada pertandingan yang berlangsung pukul 13.00 di […]

  • Tak Bosan Mancing Sebab Kebersamaan

    Tak Bosan Mancing Sebab Kebersamaan

    • calendar_month Kam, 14 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Ari Rahmawati Dokumen Pribadi Sebuah hobi terkadang memiliki titik kebosanan. Ada kalanya saat kecil gemar dengan menggambar, namun ketika beranjak dewasa kegemarannya itu mulai hilang dengan berbagai sebab. Akan tetapi tidak dengan yang dialami Ari Rahmawati, sejak kecil bahkan hingga sudah dewasa, perempuan kelahiran Pati, 14 Agustus 1994 ini tetap gemar memancing. ”Saat kecil saya […]

  • Atik Kusdarwati: Kolaborasi Solid Wujudkan Target Penurunan AKI dan AKB di Pati

    Atik Kusdarwati: Kolaborasi Solid Wujudkan Target Penurunan AKI dan AKB di Pati

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 373
    • 0Komentar

    PATI – Upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Pati membutuhkan kolaborasi yang solid dari berbagai sektor. Hal ini mengemuka dalam pertemuan strategis para pemangku kepentingan kesehatan daerah yang membahas data dan merumuskan langkah konkret. Acara Verifikasi dan Analisis Data MPDN DAK NF Tingkat Kabupaten Pati Tahun 2025 yang […]

  • Beli Kosmetik Online, Waspadalah

    Beli Kosmetik Online, Waspadalah

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    PATI – Kepala BPOM Semarang Endang Pudjiwati beberapa waktu lalu mengimbau masyarakat soal belanja kosmetik secara online. Hal itu lantaran pembelian yang dilakukan melalui online rawan dengan produk ilegal. . Untuk itu dirinya mengimbau masyarakat supaya waspada ketika belanja kosmetik ataupun obat-obatan dalam bentuk online. ”Untuk memastikan keaslian sebuah produk perlu dilakukan pengecekan nomor izin edarnya. Apalagi untuk […]

  • Pemain muda timnas Lebanon Al Husseini bergabung dengan Borneo FC di Liga 1.

    Borneo FC Rekrut Bek Muda Timnas Lebanon, Mohammad Al Husseini

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 339
    • 0Komentar

        SAMARINDA – Borneo FC kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun skuad kompetitif untuk Liga 1 musim 2025/2026. Klub berjuluk Pesut Etam ini resmi mengumumkan perekrutan pemain asing muda potensial asal Lebanon, Mohammad Al Husseini. Pemain berusia 22 tahun yang berposisi sebagai bek tengah ini sebelumnya memperkuat Al Quwa Al Jawiya, salah satu klub papan […]

  • Anggota DPRD Pati Suharmanto Dorong Pemkab Bekali Santri Skill Wirausaha 

    Anggota DPRD Pati Suharmanto Dorong Pemkab Bekali Santri Skill Wirausaha 

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 302
    • 0Komentar

    PATI – Suharmanto, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Demokrat, menyerukan perlunya pelatihan kewirausahaan bagi para santri di wilayah tersebut. “Pesantren saat ini perlu adanya program dalam kewirausahaan,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Pati Fraksi Demokrat. Sebagai daerah dengan populasi Muslim yang besar, keberadaan pesantren di Pati memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya dan keagamaan. […]

expand_less