Breaking News
light_mode

Modernisasi Pertanian, Genjot Nilai Ekonomi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 28 Jan 2018
  • visibility 158
SIMBOLIS : Bupati Haryanto dan anggota komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menyerahkan alat mesin pertanian kepada kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan kemarin
Lingkar Muria, PATI – Selama ini di Kabupaten Pati nilai ekonomi
pertanian masih dikuasai kalangan tengkulak. Hal ini disebabkan ketidakmampuan
petani, sebab masih banyak yang masih bertani dengan cara tradisional.
Demikian diungkapkan anggota Komisi
IV DPR RI Firman Soebagyo saat menyerahkan bantuan alat mesin pertanian
(alsintan) di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan siang kemarin.
”Petani kita kurang bersaing,
karena masih tradisional. Untu itu teknologi dalam dunia petanian sangat
dibutuhkan,” terang Firman.
Untuk itu, lanjut Firman,
pemerintah menyerahkan bantuan alsintan dalam rangka meringankan beban para
petani. Pemerintah saat ini masih terus mengupayakan inventarisasi kebutuhan. ”Tiap
desa diharapkan kebutuhan mulai traktor, transplanter, mesin penyedot air,
hingga mesin pengering dapat terpenuhi,” imbuh Firman.
Dengan adanya dukungan itu, lanjut
politisi Golkar ini, produk pertanian yang keluar dari desa bisa bernilai
lebih. Misal petani padi, produk pertanian yang keluar dari desa nantinya tidak
berupa gabah kering. Namun sudah menjadi beras. ”Dari situ perputaran
perekonomian ada di desa,” lanjutnya.
Dengan digencarkannya mekanisasi di
bidang pertanian, tentu akan berimbas pada pengurangan tenaga kerja manusia.
”Konsekuensinya memang tenaga kerja seperti buruh tanam, buruh panen menjadi
menyusut, karena diganti alat-alat yang canggih. Untuk itu kami akan carikan
alternatif pekerjaan lain, bagi yang menggantungkan pekerjaan di sektor tenaga
pertanian,” papar Firman.

Sementara itu, Bupati Haryanto yang
turut hadir menekankan agar bantuan yang diterima para kelompok tani ini dapat
digunakan dengan baik. Haryanto berpesan agar penggunaan alsintan mesti
diutamakan bagi desa masing-masing.
”Jangan sampai berpindah tangan.
Harus dimanfaatkan untuk desa masing-masing,” tegas Haryanto.
Bantuan alsintan yang diserahkan
dalam kesempatan ini terdiri dari mesin pompa air, traktor, dan juga alat tanam
padi atau transplanter. Pompa ejumlah 51 unit, transplanter 8 unit, traktor
roda empat 10 unit dan traktor tangan sejumlah 51 unit. (lil)



  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 184
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan catatan penting terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati 2025-2029. Anggota DPRD Pati Fraksi PKB, Muntamah, menekankan perlunya keselarasan RPJMD Kabupaten Pati dengan RPJMD Provinsi Jawa Tengah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Hal ini dinilai krusial untuk […]

  • DPUTR Pati Siapkan Anggaran Rp1,25 Miliar, Jalan Rusak Kayen Akan Dibeton

    DPUTR Pati Siapkan Anggaran Rp1,25 Miliar, Jalan Rusak Kayen Akan Dibeton

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.069
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati segera merealisasikan perbaikan permanen di ruas Jalan Kayen menuju RSUD. Menanggapi kondisi jalan yang memprihatinkan, pihaknya memastikan proyek strategis ini telah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 dengan nilai Rp1,25 miliar. Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo, menyampaikan […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh Pengembangan Tanaman Unggulan, Gandeng Swasta dan Bank BKK

    DPRD Pati Dukung Penuh Pengembangan Tanaman Unggulan, Gandeng Swasta dan Bank BKK

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 197
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam mengembangkan komoditas pertanian unggulan. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, yang menekankan potensi pertanian Pati yang luar biasa, meliputi padi, mangga, melon, dan durian. “Potensi ini harus dimaksimalkan oleh petani dengan dukungan […]

  • Pemdes Bakaran Wetan Meriahkan Hari Batik dengan Pemeran Virtual

    Pemdes Bakaran Wetan Meriahkan Hari Batik dengan Pemeran Virtual

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Pameran batik tulis Bakaran secara virtual disiarkan langsung via YouTube. PATI – Di aula balai desa Bakaran Wetan itu sejumlah muda-mudi tampak anggun, mengenakan setelan batik tulis Bakaran. Mereka mengenakan batik motif klasik berwarna coklat gelap.  Muda-mudi itu sedang show virtual yang disiarkan secara langsung melalui YouTube, Minggu (3/10/2021). Tahun ini Pemerintah Desa Bakaran Wetan, […]

  • Head to head Persijap vs Persipa Pati masih imbang sejauh ini di kompetisi resmi Iiga 2.

    Prediksi Derbi Muria : Persipa Lebih Dijagokan Menang

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Head to head Persijap vs Persipa Pati masih imbang sejauh ini di kompetisi resmi Iiga 2.

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 188
    • 0Komentar

    PATI – Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati terkait pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, kembali menghadirkan fakta baru yang signifikan. Sorotan kali ini tertuju pada klaim Bupati Sudewo yang menyatakan bahwa Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tidak mengalami kenaikan selama 14 tahun. Klaim tersebut terbantahkan dalam rapat Pansus Hak Angket […]

expand_less