Breaking News
light_mode

Lesbumi Kudus Gelar Prosesi Simbolik di Situs Patiayam untuk HUT ke-476 Kudus

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
  • visibility 332

KUDUS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-476 Kabupaten Kudus, Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Kudus menggelar prosesi simbolik di kawasan Situs Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, pada Selasa (23/9/2025).

Acara ini ditandai dengan pelepasan 4 burung Dekuku dan 76 burung Perkutut oleh jajaran pengurus Lesbumi bersama Pemerintah Desa Terban. Pelepasan burung ini menjadi simbol harapan sekaligus ajakan untuk merawat ekosistem alam.

Ketua Lesbumi Kudus, Abu Hasan Asy’ari, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan keterkaitan erat antara kebudayaan dan alam.

“Kami ingin menunjukkan bahwa peringatan hari jadi Kudus tidak hanya dimaknai sebatas perayaan seremonial, tetapi juga sebagai momentum merawat lingkungan yang menjadi ruang hidup masyarakat,” ujarnya.

Abu menambahkan bahwa momentum ini menegaskan komitmen para budayawan dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara budaya, sejarah, dan kelestarian alam.

Kepala Desa Terban, Supeno, menyampaikan pesan serupa, menekankan pentingnya masyarakat Kudus untuk tidak melupakan akar budayanya.

“HUT ke-476 ini harus kita maknai dengan menjaga adab, adat, dan budaya. Karena dari situlah karakter masyarakat Kudus terbentuk,” katanya.

Supeno juga menambahkan bahwa pelepasan burung sebagai simbol spiritual diharapkan dapat mengingatkan akan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Tradisi akan kehilangan makna jika alam di sekitarnya rusak. Karena itu, kalau merawat budaya sama artinya dengan keharusan menjaga alam,” imbuhnya.

Situs Patiayam, yang menjadi lokasi acara, dikenal sebagai kawasan perbukitan yang menyimpan kekayaan arkeologis, termasuk fosil gajah purba dan hewan laut.

Kini, Patiayam berkembang menjadi pusat edukasi dan wisata berbasis sejarah yang memperkaya identitas Kudus.

Supeno berharap agar Kabupaten Kudus dapat terus melangkah ke masa depan dengan tetap berpijak pada warisan budaya dan kearifan lokal. Ia juga menekankan pentingnya langkah konkret untuk pemulihan ekologi di Kawasan Patiayam.

“Kudus adalah rumah bersama, tugas kita adalah merawatnya agar tetap hidup, lestari, dan memberi makna bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muda-Mudi Mayoritas Terjaring Razia

    Muda-Mudi Mayoritas Terjaring Razia

    • calendar_month Kam, 17 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – Dari beberapa razia yang dilakukan Satpol PP di tempat kos, temuannya hampir selalu sama. Petugas kerap kali mengamankan pasangan muda-mudi bukan suami istri. Usianya rata-rata 17 – 18 tahun. Kepala Satpol PP Hadi Santosa melalui Sekretaris Imam Rifa’i mengaku prihatin dengan hal demikian. ”Usia-usia muda yang kerap kami amankan saat razia, ini tentu […]

  • Otw Musim Hujan, Anggota DPRD Pati Narso Dorong Gerakan Penghijauan

    Otw Musim Hujan, Anggota DPRD Pati Narso Dorong Gerakan Penghijauan

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang musim penghujan, warga Kabupaten Pati dihantui ancaman banjir tahunan. Kondisi hutan di wilayah pegunungan Kendeng yang gundul menjadi penyebab utama. Narso, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan gerakan penghijauan guna mencegah banjir. “Penghijauan menjadi ranah Dinas Lingkungan Hidup dan bisa […]

  • Senangnya Petani Yogyakarta Belajar Kopyor di Dukuhseti Pati

    Senangnya Petani Yogyakarta Belajar Kopyor di Dukuhseti Pati

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Para petani dari Yogyakarta belajar budidaya kelapa kopyor di Ngagel, Dukuhseti, Pati Para peserta tampak antusias ketika masuk ke kebun kelapa yang tingginya sekitar tiga meteran itu. Daunnya melambai-lambai diterpa angin. Buahnya lebat sekali. Itulah agrowisata kelapa kopyor di Omah Kopyor Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Pati PATI – Puluhan petani asal Dukuh Naungan, Desa Selopamioro […]

  • Nazal Mustofa: Persipa Pati Sudah Pelajari Kelebihan dan Kelemahan Dejan FC

    Nazal Mustofa: Persipa Pati Sudah Pelajari Kelebihan dan Kelemahan Dejan FC

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.563
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati memasuki laga lanjutan Liga Nusantara musim 2025/2026 putaran ketiga dengan semangat membara, siap menghadapi tantangan berat melawan Dejan FC. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/1/2026) pukul 19.00 WIB akan digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Dalam Konferensi Pers Pra-Pertandingan, Kepala Pelatih Nazal Mustofa menekankan tekad tim untuk meraih poin penuh. […]

  • Jelang Pilpres 2024 PPI Jerman Gelar Debat Terbuka, Pembangunan Daerah dan Tata Ruang Jadi Sorotan

    Jelang Pilpres 2024 PPI Jerman Gelar Debat Terbuka, Pembangunan Daerah dan Tata Ruang Jadi Sorotan

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Edukasi – Forum debat terbuka yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman (PPI Jerman) telah sukses digelar, melibatkan tim ahli dari beberapa pasangan calon presiden dan wakil presiden RI untuk periode 2024-2029. Acara ini, yang bertajuk “Pembangunan Daerah dan Tata Ruang”, dilaksanakan dalam format hibrid, yaitu secara offline dan online pada hari Sabtu, (20/01/2024). […]

  • Kapolresta Pati Jalin Kemitraan Strategis dengan Ulama untuk Keamanan Wilayah

    Kapolresta Pati Jalin Kemitraan Strategis dengan Ulama untuk Keamanan Wilayah

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, mengawali masa kepemimpinannya dengan langkah konkret: membangun kemitraan yang kuat bersama para ulama berpengaruh di Kabupaten Pati. Pada Selasa (29/4/2025), AKBP Jaka Wahyudi melakukan silaturahmi kepada KH. Mu’adz Thohir, Pemimpin Pondok Roudhloh At Thohiriyyah Desa Kajen Kecamatan Margoyoso, dan KH. Muhammad Lukman, Ketua Pemimpin Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pati […]

expand_less