Breaking News
light_mode

Kue Gandos Manis, Jajanan Legendaris Era 80 hingga 90an

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
  • visibility 882

Menikmati Serunya Jajanan Nostalgia
Di
Jepara utara, bagi anak kelahiran 90an, pasti kenal dengan jajanan satu ini.
Namanya Kue Gandos. Jajanan ini sudah ada sejak 1979. Cita rasa serta bahan
membuatnya, hingga kini tetap dipertahankan.
Dari jauh, mata Rifa’i berbinar.
Dia melihat seorang pria lanjut usia menuangkan satu adonan ke dalam cetakan.
Sesekali pria itu melumuri adonan setengah matang itu dengan susu coklat.
Kemudian mencongkel adonan itu ketika terlihat sudah matang coklat kekuningan.
Aromanya harum. Dipadukan dengan
sedikit aroma gosong-gosong yang menggoda selera, membuat perut Rifa’i berontak
ingin melahap jajanan tersebut. Terlebih saat itu hujan rintik-rintik turun di
Jalan Raya Tayu – Jepara.
Rifa’i mendekat, dia mengulurkan
pecahan Rp 10 ribu untuk menebus beberapa potong kue berbentuk setengah
lingkaran tersebut. ”Pak beli Rp 10 ribu sedapatnya,” kata Rifa’i sambil
mengulurkan uang tersebut kepada si penjual yang tak asing wajahnya itu.
Wajah pria tua itu akrab di mata
Rifa’i 10 tahun lalu, saat dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar. Rifa’i
kerap merengek minta uang untuk jajan kue bercita rasa manis itu.
Ya, bapak tua itu bernama Takrim.
Dia satu-satunya penjual Kue Gandos yang bertahan. Sejak 1979 pria yang tinggal
di Desa Kelet Kecamatan Keling tersebut, sudah menjajakan kue tradisional
sejenis apem-apeman ini.
Takrim berpindah dari satu sekolah
ke sekolah lain, tak jarang dia juga berkeliling dari satu rumah ke rumah di
sudut-sudut kampung. Hingga kini kurang lebih sudah 39 tahun dia setia menjual
kue ini.
”Awalnya saya dulu belajar dari
orang Tasikmalaya. Waktu itu dia di Kelet sini. Kalau di Jakarta kue ini
namanya Kue Pancong, tapi di sini akrabnya dengan Kue Gandos Manis,” paparnya
di sela-sela menuangkan adonan demi adonan ke pemanggangan yang muat sekitar
20an biji kue ini.
Dia menjadi yang pertama berjualan
Kue Gandos ini di Jepara utara. Tetapi ada juga yang mengikuti jejaknya, namun
tak semuanya setia hingga di zaman now
ini. Mereka hanya eksis di zaman old
masa lalu saja.
Kue Gandos ini memang menarik.
Boleh dibilang antik. ”Bahan serta resepnya sejak 39 tahun lalu tetap sama.
Tepung terigu dicampur beras, kelapa, santan, pisang, dan juga garam dengan
tambahan pengembang kue,” imbuh Takrim dengan tangan cekatan mencongkel satu
demi satu kue yang sudah matang.
Selain mempertahankan cita rasa,
dia juga mempertahankan keotentikan peralatan jualannyan. Media jualan tetap
sama, yakni pikulan, sama seperti dulu. Dia tak berganti menggunakan sepeda
motor seperti penjual jajan lainnya, serta alat congkelnya yang mirip clurit
kecil pun tetap sama. Meskipun jajanan ini terbilang jajanan jaman dulu
(jadul), namun hingga kini peminatnya tak berkurang sedikitpun.
”Tak surut penikmat kue ini, setiap
hari, kini hampir 200 lebih biji kue terjual, satunya Rp 500. Keuntungan bersih
bisa Rp 100 ribu per hari sekali mangkal,” kata Takrim.
Saat ini memang Takrim hanya
mangkal, tak berkeliling lagi seperti puluhan tahun lalu. Terakhir berkeliling
sekitar 2007. Setelahnya, dia lebih sering mangkal untuk menjajakan Kue Gandos
ini. Seperti di depan perkantoran.
”Meski tak keliling, namun tetap
saja ada yang beli. Kebanyakan mereka mengenang mas kecilnya. Oh iya ini dulu
jajananku, terlebih di sini hanya ada satu-satunya,” katanya menirukan beberapa
pembelinya. (Achmad Ulil Albab)
 
        
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipa Pati Degradasi ke Liga 3, Suporter Kecewa Berat

    Persipa Pati Degradasi ke Liga 3, Suporter Kecewa Berat

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati resmi terdegradasi ke Liga 3 musim depan setelah menelan kekalahan 0-1 dari Persikas Subang di Stadion Joyokusumo, Jumat (21/2/2025). Petualangan Laskar Saridin di Liga 2 berakhir setelah tiga musim berlaga. Kekalahan ini semakin memukul Persipa Pati, yang tampil buruk di laga kandang terakhirnya. Peluang emas dari Silvio Escobar di kotak penalti […]

  • Guru di Pati Mulai Vaksin Booster

    Guru di Pati Mulai Vaksin Booster

    • calendar_month Sab, 22 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 252
    • 0Komentar

      Salah seorang guru di SMA Negeri 1 Kayen mendapatkan suntikan vaksin booster Guru mendapat prioritas untuk disuntik vaksin ketiga atau vaksin booster. Langkah ini dinilai tepat sebagai upaya proteksi dalam penerapan pembelajaran tatap muka yang sudah mulai berlangsung PATI – Pemerintah Kabupaten Pati mulai menyasar para guru untuk divaksin tahap ke tiga atau booster. […]

  • Tim Pemenangan Budi-Novi Yakin Menangkan Pilkada Pati dengan Dukungan Santri dan Tokoh Agama

    Tim Pemenangan Budi-Novi Yakin Menangkan Pilkada Pati dengan Dukungan Santri dan Tokoh Agama

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Tim Pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pati, Budiono-Novi, Muslihan, menyatakan optimismenya dalam memenangkan Pilkada Pati 2024-2029. Hal ini disampaikannya dalam sebuah forum yang dihadiri oleh tokoh agama, ulama, santri, dan petinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Muslihan menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pasangan calon gubernur Jawa Tengah, Lutfi-Yasin, dengan pasangan […]

  • Kondisi tambang di gunung Kendeng Sukolilo Pati yang longsor.

    Tambang di Gunung Kendeng Longsor Sopir Truk Tewas

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Kondisi tambang di gunung Kendeng Sukolilo Pati yang longsor. Tambang di Gunung Kendeng Pati mengalami longsor. Tiba-tiba saja tanah bergerak dan material batu padas menimbun truk dum yang ada di sana. PATI – Musibah longsor terjadi di area tambang galian C di Desa Wegil Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Minggu (2/7/2023). Akibatnya seorang sopir truk dum […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Peningkatan Fasilitas Perikanan di Juwana

    Anggota DPRD Pati Dorong Peningkatan Fasilitas Perikanan di Juwana

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 328
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, mendesak pemerintah untuk meningkatkan fasilitas di sektor perikanan di Juwana. Ia menilai sektor perikanan merupakan salah satu penunjang perekonomian utama di Pati yang berdampak luas pada sektor lainnya. “Perikanan di Juwana menjadi barometer perikanan di Indonesia. Kita harus akui bahwa sektor ini sangat penting […]

  • DPRD Pati Dorong Penataan Infrastruktur Alun-Alun Kembangjoyo untuk Peningkatan Ekonomi Pedagang

    DPRD Pati Dorong Penataan Infrastruktur Alun-Alun Kembangjoyo untuk Peningkatan Ekonomi Pedagang

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.971
    • 0Komentar

    PATI – Alun-Alun Kembangjoyo, yang telah dibangun sebagai lokasi relokasi bagi ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari zona merah PKL, memerlukan penataan infrastruktur guna mengembalikan statusnya sebagai pusat kuliner yang ramai di Kabupaten Pati. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, yang menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut sangat diperlukan. “Bahwa perbaikan […]

expand_less