Komisi C DPRD Pati Soroti Masalah Pengelolaan Alun-Alun Kembangjoyo
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 24.765

Wakil Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Joni Kurnianto
PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengangkat sejumlah masalah yang masih terjadi dalam pengelolaan kawasan Alun-Alun Kembangjoyo.
Menurutnya, berbagai kekurangan terlihat jelas di lokasi tersebut, mulai dari jumlah petugas kebersihan yang masih kurang hingga sistem saluran air yang belum berfungsi secara maksimal.
Kondisi tersebut berujung pada seringnya genangan air di beberapa titik alun-alun setiap kali hujan turun, khususnya saat curah hujan dalam tingkat tinggi.
Joni menekankan bahwa ketersediaan ruang publik yang aman dan nyaman adalah tugas utama pemerintah daerah. Hal ini penting, baik untuk kenyamanan warga yang berkunjung maupun kelancaran usaha pedagang kaki lima (PKL) yang menggantungkan penghidupan di tempat itu.
“Tidak mungkin dipasrahkan ke PKL untuk membenahi tempat sebesar itu, tetap Pemerintah harus hadir di situ,” tegasnya.
Di sisi lain, Tukul yang merupakan salah satu pedagang sekaligus Ketua Paguyuban Pedagang Alun-alun Kembang Joyo, menyampaikan keluhan terkait kondisi perekonomian yang melambat. Ia menyebut dampak tersebut langsung terasa pada penurunan omzet yang diterima para pedagang.
Dahulu, ia mampu meraup pendapatan hingga Rp900 ribu dalam sehari. Namun saat ini, penghasilannya hanya tersisa sekitar Rp100 ribu per hari.
“Kalau Rp100 ribu juga dapat 10 penyewa. Rp10 ribu per tujuh menit,” kata Tukul.
Berbagai keluhan yang disampaikan diharapkan mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Harapannya, Alun-Alun Kembangjoyo bisa kembali ditata dengan baik sehingga mampu menarik kembali minat masyarakat untuk datang berkunjung.
Langkah ini juga diharapkan dapat mengembalikan fungsi alun-alun sebagai pusat kegiatan UMKM dan PKL yang ramai, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Pati.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

