Breaking News
light_mode

Peringatan 1 Abad NU di Pati Teladani Perjuangan Para Muassis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 24 Feb 2023
  • visibility 331

  

Peringatan 1 abad NU di Kabupaten Pati 

Sholawatan bersama Habib Ali Zainal Abidin digelar dalam rangka 1 abad NU di alun-alun Simpang 5 Pati. Ribuan warga nahdliyin memadati acara tersebut. Dalam kesempatan itu Rais Syuriah PCNU Pati mengajak hadirin untuk meneladani perjuangan para Muassis.

PATI – Selepas azan Isyak, alun-alun Simpang 5 Pati mulai dipadati ribuan orang. Mereka hendak mengikuti sholawatan bareng Habib Ali Zainal Abidin dalam rangkaian peringatan 1 Abad NU yang digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati.

Kegiatan itu juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa, jajaran Forkopimda, jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Pati beserta Lembaga dan Banomnya, hingga seluruh jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Pati. Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro pada kesempatan itu tidak dapat hadir dan diwakili oleh Kepala DPMPTSP Pati, Riyoso. 

Rais Syuriah PCNU Pati, KH. M. Aniq Muhammadun dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh warga nahdliyin Pati untuk meneladani perjuangan para muassis. 

“Di kesempatan ini kita ingat perjuangan ulama muassis NU. Beliau berjuang untuk mendirikan jamiyah NU dan memperjuangkan agama Allah. Bahkan di zaman dahulu beliau-beliau ikut berusaha memperjuangkan negara ini agar bisa merdeka,” terang dia. 

Bahkan setelah Indonesia merdeka, lanjut KH. Aniq, para santri-santri NU disebutnya juga ikut andil dalam menumpas gerakan-gerakan yang radikal. 

“Para ulama, santri, ikut andil, ikut serta menjaga NKRI. Dengan peringatan ini kita semua semakin yakin dan mantap untuk mengikuti ulama nahdliyin berjuang memperjuangkan islam di tengah-tengah munculnya kelompok islam yang radikal. Kita harus semakin mantap dan giat berjuang untuk memperjuangkan islam ahlussunnah wal jamaah. Jangan sampai NKRI dirusak oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab,” tutur Kiai Aniq. 

Sementara itu Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim pada kesempatan ini mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemkab Pati yang telah membersamai NU. 

“Kami dari PCNU menyampaikan terimakasih pada pemkab yang selalu membersamai NU dalam setiap kegiatan. Mudah-mudahan Pati menjadi kota santri yang bermartabat,” ujar dia. 

“Kami ucapkan selamat hari lahir NU yang ke satu abad. Kami sampaikan selamat menyongsong kebangkitan baru NU di abad kedua. Semoga NU bisa berkontribusi untuk negeri dan dunia dalam membangun kemanusiaan,” lanjut Kiai Yusuf Hasyim.

Wakil Ketua Umum PBNU K.H Zulfa Mustofa mengapresiasi antusiasme warga NU Pati yang turut serta menyemarakkan peringatan 1 Abad NU ini.

“Malam ini saya menyaksikan bahwa kota Pati NU-nya kuat,” ucap dia dalam sambutan. 

Ia juga menjelaskan jika saat ini banyak golongan yang mengaku Aswaja. Hanya saja berbeda dengan amaliyah NU.  

“Kalau kita ahlussunnah wal jamaah annahdliyah. Banyak yang mengaku aswaja, tapi beda dengan kita. Ada yang tidak ziarah wali, tapi kita melaksanakannya karena kita percaya barokah,” jelas dia. 

Dengan itu, pria yang juga pernah nyantri di Kajen, Margoyoso, Pati, ini berpesan agar warga NU tetap solid. 

“NU tidak pernah menganggap siapapun itu musuh. Kita saudara. Kalau ada yang tidak suka sama NU biarkan saja,” tandas  wakil ketua umum PBNU bidang keagamaan ini. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selalu Rindu pada Rejenu

    Selalu Rindu pada Rejenu

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Air lima rasa  Saya selalu rindu dengan Rejenu. Burung-burung yang berkicau. Pepohanan hijau. Dan hawa sejuknya di pagi hari. Tempat yang tepat untuk menyepi. Dari riuh rutinitas dunia modern kini. Kira-kira begitu. Malam Jumat lalu (24/10), saya bersama beberapa teman, menembus gelap jalanan Desa Japan Kecamatan Dawe, Kudus. Jalanan menanjak. Tikungan dan turunan kami lalui. […]

  • Peduli Terhadap Sejarah Lokal

    Peduli Terhadap Sejarah Lokal

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, Rembang – Sering dengan perkembangan zaman, siswa mulai luntur semangat untuk mempelajari sejarah, terlebih sejarah yang berada di lingkungan sekitar (lokal).  SMPN 3 Lasem merupakan sekolah yang mencanangkan  peserta didiknya untuk peduli terhadap keberadaan situs-situs sejarah yang berada di lingkungan sekitar. Dengan memanfaatkan waktu jeda semester pertama, SMP N 3 Lasem mengajak peserta […]

  • DPRD Pati Sambut Baik Investasi, Ingatkan Kepatuhan Aturan Jadi Kunci

    DPRD Pati Sambut Baik Investasi, Ingatkan Kepatuhan Aturan Jadi Kunci

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.875
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati membuka pintu selebar-lebarnya bagi para investor yang ingin menanamkan modal di daerah ini. Harapannya, arus investasi yang masuk akan menjadi pendorong utama laju perekonomian sekaligus menciptakan lebih banyak kesempatan kerja bagi warga lokal. Eko Kuswanto, Anggota Komisi D DPRD Pati, mengaku sangat mendukung setiap rencana penanaman modal yang masuk ke […]

  • Peringati Hari Guru Napas Tilas Sekolah Zaman Kolonial di Wedarijaksa Pati

    Peringati Hari Guru Napas Tilas Sekolah Zaman Kolonial di Wedarijaksa Pati

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Para guru melakukan napak tilas di SD Wedarijaksa 1 yang menjadi peninggalan zaman kolonial Belanda PATI – Napak tilas sekolah pada masa kolonial dilakukan sekelompok guru untuk memeringati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November mendatang. Acara ini bertajuk napak tilas perjalanan pendidikan yang ada di Kabupaten Pati. Untuk meningkatkan semangat mengajar dewasa ini. […]

  • Polres Jepara Amankan 9 Orang Terkait Pembakaran dan Penjarahan Kantor DPRD

    Polres Jepara Amankan 9 Orang Terkait Pembakaran dan Penjarahan Kantor DPRD

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 300
    • 0Komentar

    JEPARA – Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, berhasil mengamankan 9 orang terkait aksi pembakaran Kantor DPRD yang terjadi pada 31 Agustus 2025 dini hari. Dari jumlah tersebut, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dewasa, sementara lima lainnya masih di bawah umur dan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Wakapolres Jepara, Kompol Edy Sutrisno, […]

  • Akhlak dan Perubahan Peradaban Pasca Pandemi

    Akhlak dan Perubahan Peradaban Pasca Pandemi

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Ngaji budaya Suluk Maleman Akhirnya setelah 26 bulan digelar secara live streaming, Ngaji NgAllah Suluk Maleman akhirnya bisa kembali digelar secara tatap muka. Hal itu bisa dilakukan setelah kasus Covid-19 kian melandai, sehingga pembatasan kegiatan yang merupakan dampak pandemi juga dilonggarkan. Dalam pengajian yang diselenggarakan pada Sabtu (21/5/2022) tersebut , Anis Sholeh Ba’asyin mengingatkan tentang […]

expand_less