Breaking News
light_mode

Peringatan 1 Abad NU di Pati Teladani Perjuangan Para Muassis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 24 Feb 2023
  • visibility 169

  

Peringatan 1 abad NU di Kabupaten Pati 

Sholawatan bersama Habib Ali Zainal Abidin digelar dalam rangka 1 abad NU di alun-alun Simpang 5 Pati. Ribuan warga nahdliyin memadati acara tersebut. Dalam kesempatan itu Rais Syuriah PCNU Pati mengajak hadirin untuk meneladani perjuangan para Muassis.

PATI – Selepas azan Isyak, alun-alun Simpang 5 Pati mulai dipadati ribuan orang. Mereka hendak mengikuti sholawatan bareng Habib Ali Zainal Abidin dalam rangkaian peringatan 1 Abad NU yang digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati.

Kegiatan itu juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa, jajaran Forkopimda, jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Pati beserta Lembaga dan Banomnya, hingga seluruh jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Pati. Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro pada kesempatan itu tidak dapat hadir dan diwakili oleh Kepala DPMPTSP Pati, Riyoso. 

Rais Syuriah PCNU Pati, KH. M. Aniq Muhammadun dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh warga nahdliyin Pati untuk meneladani perjuangan para muassis. 

“Di kesempatan ini kita ingat perjuangan ulama muassis NU. Beliau berjuang untuk mendirikan jamiyah NU dan memperjuangkan agama Allah. Bahkan di zaman dahulu beliau-beliau ikut berusaha memperjuangkan negara ini agar bisa merdeka,” terang dia. 

Bahkan setelah Indonesia merdeka, lanjut KH. Aniq, para santri-santri NU disebutnya juga ikut andil dalam menumpas gerakan-gerakan yang radikal. 

“Para ulama, santri, ikut andil, ikut serta menjaga NKRI. Dengan peringatan ini kita semua semakin yakin dan mantap untuk mengikuti ulama nahdliyin berjuang memperjuangkan islam di tengah-tengah munculnya kelompok islam yang radikal. Kita harus semakin mantap dan giat berjuang untuk memperjuangkan islam ahlussunnah wal jamaah. Jangan sampai NKRI dirusak oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab,” tutur Kiai Aniq. 

Sementara itu Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim pada kesempatan ini mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemkab Pati yang telah membersamai NU. 

“Kami dari PCNU menyampaikan terimakasih pada pemkab yang selalu membersamai NU dalam setiap kegiatan. Mudah-mudahan Pati menjadi kota santri yang bermartabat,” ujar dia. 

“Kami ucapkan selamat hari lahir NU yang ke satu abad. Kami sampaikan selamat menyongsong kebangkitan baru NU di abad kedua. Semoga NU bisa berkontribusi untuk negeri dan dunia dalam membangun kemanusiaan,” lanjut Kiai Yusuf Hasyim.

Wakil Ketua Umum PBNU K.H Zulfa Mustofa mengapresiasi antusiasme warga NU Pati yang turut serta menyemarakkan peringatan 1 Abad NU ini.

“Malam ini saya menyaksikan bahwa kota Pati NU-nya kuat,” ucap dia dalam sambutan. 

Ia juga menjelaskan jika saat ini banyak golongan yang mengaku Aswaja. Hanya saja berbeda dengan amaliyah NU.  

“Kalau kita ahlussunnah wal jamaah annahdliyah. Banyak yang mengaku aswaja, tapi beda dengan kita. Ada yang tidak ziarah wali, tapi kita melaksanakannya karena kita percaya barokah,” jelas dia. 

Dengan itu, pria yang juga pernah nyantri di Kajen, Margoyoso, Pati, ini berpesan agar warga NU tetap solid. 

“NU tidak pernah menganggap siapapun itu musuh. Kita saudara. Kalau ada yang tidak suka sama NU biarkan saja,” tandas  wakil ketua umum PBNU bidang keagamaan ini. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ponpes Maslakul Huda Kajen, Berdiri Sebelum Era Kemerdekaan, Lebarkan Sayap Pendidikan

    Ponpes Maslakul Huda Kajen, Berdiri Sebelum Era Kemerdekaan, Lebarkan Sayap Pendidikan

    • calendar_month Sab, 2 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Keberadaan Pesantren Maslakul Huda diperkirakan sudah ada sejak tahun 1910. Dulunya pesantren ini sering disebut dengan nama pesantren polgarut, sebab terletak di daerah yang dikenal dengan sebutan gempol garut di Desa Kajen bagian barat. Pendirinya KH. Mahfudz, ayahanda dari KH. Sahal Mahfudz yang dikenal luas sebagai sang Begawan Fiqih. Namun, pemberian nama Maslakul Huda, menurut […]

  • Bupati Pati Apresiasi Sinergi DPRD dalam Pembahasan RPJMD 2025-2030

    Bupati Pati Apresiasi Sinergi DPRD dalam Pembahasan RPJMD 2025-2030

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 171
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Selasa (10/6/2025) untuk penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati Tahun 2025-2030. Rapat yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Pati tersebut berjalan lancar. Sudewo mengapresiasi kelancaran proses rapat paripurna, menyebutnya berjalan sesuai mekanisme dan tahapan perencanaan […]

  • Dikelola Pemkab Jepara, Candi Angin Ingin Dimaksimalkan

    Dikelola Pemkab Jepara, Candi Angin Ingin Dimaksimalkan

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Instagram @phirinz Situs Candi Angin yang berada di Desa Tempur, Kecamatan Keling resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Jepara. Dengan begitu, pemkab siap memaksimalkan potensi wisata situs bersejarah itu. Sebelumnya Candi Angin dikelola oleh Balai Penelitian dan Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah. Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi mengungkapkan, jauh sebelum ada penyerahan tanggung jawab tersebut pihaknya sudah […]

  • DPRD Pati Dorong Modernisasi Pertanian untuk Menarik Minat Generasi Muda

    DPRD Pati Dorong Modernisasi Pertanian untuk Menarik Minat Generasi Muda

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 170
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Demokrat, Mukit, menyoroti minimnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Menurutnya, kurangnya minat ini disebabkan oleh kurangnya modernisasi alat-alat pertanian yang dapat mempermudah proses budidaya. “Tentunya kondisi anak muda zaman sekarang harus ada alat-alat modern sehingga mempermudah kita dalam mengembangkan pertanian di Pati,”ungkap dia. Mukit menekankan pentingnya […]

  • Ripal Wahyudi Pemain Ngeyel yang Mencuri Hati Bonek Mania

    Ripal Wahyudi Pemain Ngeyel yang Mencuri Hati Bonek Mania

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

       Ripal Wahyudi/INSTAGRAM  SURABAYA – Pemain baru Persebaya Ripal Wahyudi langsung tampil nyetel saat bermain menghadapi Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, (29/5/2023). Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu langsung mencuri hati suporter Persebaya, Bonek Mania. Ripal yang musim lalu bermain untuk Bhayangkara FC tampil sangat ngeyel dan bertenaga dalam mengawal lini tengah […]

  • Gunungan Melimpah, Warga Dukuh Rambutan Desa Tanjungsari Berebut Berkah

    Gunungan Melimpah, Warga Dukuh Rambutan Desa Tanjungsari Berebut Berkah

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    PATI – Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai tradisi Sedekah Bumi di Dukuh Rambutan, Desa Tajungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Kamis (15/5/2025). Ratusan warga berebut gunungan hasil bumi yang berisi aneka ragam hasil pertanian, mulai dari kopi, cabai, sayuran, hingga buah-buahan. Enam gunungan hasil bumi yang diarak keliling kampung sebelum dibagikan, langsung diserbu warga begitu […]

expand_less