Breaking News
light_mode

Kluyuran Malam Demi Tegakkan IPNU

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 10 Sep 2017
  • visibility 70



Nur Kasan 
Sumber : Facebook Nur Khasan

Kluyuran seakan melekat pada diri
Nur Kasan
. Sejak dilantik menjadi Ketua PAC
IPNU Keling 2016 lalu, ia rutin kluyuran
hampir ke setiap desa di Kecamatan Keling. Saat itu IPNU di level ranting telah
mati suri sejak 2011, tepatnya setelah pemekaran Kecamatan Keling.


Di tengah
kesibukannya sebagai staf operator dan tata usaha di SDN 4 Kelet, pria
kelahiran Jepara 7 Januari 1991 ini tetap total nguri-nguri organisasi IPNU. kluyuran
yang lazim disebut turun ke bawah (turba) dalam bahasa pergaulan IPNU itu pun
dilakukannya malam hari. Bentang alam Kecamatan Keling yang khas, terdiri dari
wilayah pesisir hingga pegunungan tak menjadikannya surut berjuang di IPNU. “Hampir
tiap malam saya turba ke desa-desa yang belum terbentuk IPNUnya, untuk sekadar njagong
dan ngopi bareng,” katanya.


Pria yang juga punya
keahlian servis elektro ini menuturkan
,
alasan dibalik kegiatan turba malam yang
dilakukan
semenjak awal kepengurusan. Menurutnya, dari turba malam itu ngobrol santai
menjadi senjata ampuh yang dapat menarik anak muda untuk turut bergabung di organisasi
IPNU.


Hasil kluyurannya pun tak sia-sia, terhitung
dari 20 ranting di bawah PAC Keling, saat ini sudah berdiri
tujuh ranting, dan empat ranting dalam persiapan
pelantikan dalam waktu dekat ini. Hampir separuh lebih ranting-ranting IPNU
telah berdiri.   


Dengan kegiatan turba
malam, pria penggila kopi hitam ini juga menunjukkan di organisasi IPNU itu
tidak saklek dengan kegiatan-kegiatan
formal berbasis agama saja, di IPNU  juga
bisa njagong ngopi sampai juga bermain kartu remi. Hal
demikan dilakukan agar menambah
kedekatan masing-masing anggota.


“Terbukti dengan cara
turba malam itu dapat kembali menghidupkan IPNU di Kecamatan Keling
. IPNU yang dulu mati suri,
kini telah bangkit lagi,” tegasnya.
 
Perjuangan yang
demikian itu ia lakukan dengan ikhlas, tanpa mengarap sepeser imbalan apapun.
“Saya berniat berjuang sunguh-sungguh
.
saya niatkan ibadah, nanti Tuhan sendiri yang ngatur. Saya percaya itu,”
pungkasnya. (mil)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Anak Muda Kembali Gandrungi Kesenian Wayang Kulit

    DPRD Pati Dorong Anak Muda Kembali Gandrungi Kesenian Wayang Kulit

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 96
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Jaza Khoerul Sofyan, menekankan pentingnya pelestarian budaya wayang kulit, yang menurutnya merupakan warisan leluhur yang luar biasa. Namun, ia menyoroti kurangnya minat generasi muda terhadap kesenian ini. “Generasi muda saat ini kurang tertarik terhadap kesenian wayang kulit yang sarat nilai. Oleh karena itu, saya mengajak pemuda untuk terus melestarikan […]

  • Semarak Turnamen Catur Juwana Dihadiri Master Nasional hingga Internasional

    Semarak Turnamen Catur Juwana Dihadiri Master Nasional hingga Internasional

    • calendar_month Kam, 6 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 76
    • 0Komentar

      PATI – Turnamen catur yang digelar PT Eben Haezer Logam, Desa Growong Kidul Kecamata Juwana sukses digelar. Sejumlah pecatur bergelar master nasional hingga internasional master turun dalam ajang yang bertajuk Juwana Open Tournament Sabtu (1/1/2022). “Awalnya ide menyelenggarakan turnamen ini adalah sebagai hiburan. Mengingat catur khususnya di Juwana memiliki animo yang besar. Diharapkan dengan […]

  • Nestapa Petani di Pati, Jelang Panen Padi dan Melon Malah Kebanjiran

    Nestapa Petani di Pati, Jelang Panen Padi dan Melon Malah Kebanjiran

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 72
    • 0Komentar

    PATI – Banjir selalu menyuguhkan cerita getir bagi masyarakat yang menjadi korban. Seperti banjir pada bulan Maret 2024 ini yang terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Petani dihadapkan pada kenyataan gagal panen. Gagal panen ini seperti yang dirasakan petani di Dukuh Poncomulyo Desa Gadudero Kecamatan Sukolilo Pati. Sekitar seratusan hektare lahan pertanian di desa ini […]

  • Klaim Bupati Pati Soal Persetujuan PCNU Terkait Lima Hari Sekolah Dibantah dalam Rapat Pansus Hak Angket DPRD

    Klaim Bupati Pati Soal Persetujuan PCNU Terkait Lima Hari Sekolah Dibantah dalam Rapat Pansus Hak Angket DPRD

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PATI – Klaim Bupati Pati, Sudewo, yang menyatakan bahwa kebijakan lima hari sekolah telah disetujui oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, dibantah dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati pada Kamis (28/8/2025). Muhammadun, anggota Pansus, menegaskan bahwa pernyataan Bupati di media tidak sesuai dengan fakta yang ada. Ia menjelaskan bahwa setelah Bupati […]

  • Menggoyang Lidah dengan Kuliner Khas Kota Semarang

    Menggoyang Lidah dengan Kuliner Khas Kota Semarang

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Soto ayam Semarang  Setiap kota memiliki keunikan kuliner khas masing-masing. Seperti di Kota Semarang ada banyak kuliner khas yang lezat. Berikut rangkuman 4 kuliner khas Semarang yang unik dan autentik  Kota Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, tidak hanya terkenal dengan sejarah dan keindahan alamnya, tetapi juga dengan kekayaan kuliner khas yang menggoyang lidah.  Jika […]

  • Sosiawan Leak Bedah Buku Suara-Suara NU di Pinggiran

    Sosiawan Leak Bedah Buku Suara-Suara NU di Pinggiran

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sosiawan Leak hadir dalam bedah buku di Pucakwangi – Pati Gairah literasi membuncah di gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Pucakwangi. Sosiawan Leak, penyair sekaligus penulis kondang dihadirkan menjadi pembicara dalam diskusi dan bedah buku karya para pelajar-pemuda di Pucakwangi. PATI – Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama (NU) Pucakwangi, Kabupaten Pati gelar […]

expand_less