Breaking News
light_mode

Juliono, dari Buruh Bangunan Banting Stir Jadi Petani Anggur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 646

 

Juliono pintar melihat peluang. Saat pekerjaan sebagai buruh bangunan sepi, dia memilih menjadi petani. Budidaya anggur dipilihnya untuk mengisi hari-hari nganggur. Hasilnya cukup menggemberikan, usahanya berhasil

PATI
– Juliono (25) merupakan pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi.
Pria tamatan Madrasah Aliyah ini  mengeluh karena pembatasan sosial selama
pandemi Covid-19 mulai tahun 2020 lalu menyebabkan mobilitas antar wilayah
terganggu. Hal itu membuatnya kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Saya
berpikir untuk mencari aktivitas yang menghasilkan uang yang bisa dikerjakan
dari rumah,” terang Juliono pada Rabu (23/7/2021).

Dari
informasi yang dipelajari di media sosial disertai ketekunannya menimba ilmu dari
sejumlah komunitas, dia mantap membangun rumah pembibitan anggur. Berbagai
macam varietas anggur dia coba semaikan. Usahanya tak sia-sia, pemuda itu
berhasil membudidayakan puluhan jenis anggur hingga berbuah cukup lebat.

“Tanaman
anggur memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Bukan hanya buahnya, namun potongan
batang tanaman anggur bisa dijual sebagai bakal bibit. Saya juga membuka toko
bibit anggur jenis lokal maupun impor. Hampir tiap hari saya dapat pesanan dari
luar kota. Hasilnya lebih dari cukup dibandingkan penghasilan proyek,”
jelasnya.

Anggur milik Juliono di Desa Sokopuluhan Kecamatan Pucakwangi, Pati yang siap dipanen

Juliono
menilai, profesi petani tak selalu identik dengan penghasilan rendah. Namun
diperlukan inovasi dan pengetahuan yang cukup untuk menghasilkan pertanian yang
selaras dengan tren dan kebutuhan masyarakat.

“Di
sejumlah wilayah di pulau Jawa sudah ada beberapa kampung anggur yang cukup
sukses sebagai Kawasan agribisnis,” jelas dia.

Ia
menyebut kelebihan tanaman anggur yakni bisa hidup dengan baik di hampir semua
jenis tanah dataran rendah maupun tinggi. Meskipun demikian, butuh trik khusus
untuk membesarkan anggur yang berbuah produktif dengan jenis impor. 

“Bibit
anggur impor termahal jenis Ninel, Trans dan Carnival. Harganya dari Rp 1
hingga 1,5 juta per batang. Metode yang saya pakai menyambung anggur lokal
dengan batang tanaman luar negeri yang buahnya lebih besar dan lebat. Namanya
teknik okulasi atau penggantian varietas,” jelas dia.

Menurut
Juliono, tanaman anggur membutuhkan pengairan dan mendapatkan sinar matahari
secukupnya. Tanaman akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan pupuk dengan kadar
Nitrogen saat mulai tumbuh akar. Kemudian membutuhkan pupuk Kalium pada saat
pembuahan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Usulkan Pengelolaan Alun-Alun Juwana Secara Berkelanjutan

    Anggota DPRD Pati Usulkan Pengelolaan Alun-Alun Juwana Secara Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.502
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan setiap ruang publik yang ada di daerah ini. Menurutnya, penataan Alun-Alun Juwana yang dilakukan dengan baik akan memberikan manfaat ganda: meningkatkan kenyamanan bagi warga sekaligus memperkuat citra kawasan tersebut sebagai pusat perikanan dan perdagangan yang strategis di Kabupaten Pati. “Kami harap ada […]

  • Musrenbang RKPD 2027 : DPRD Pati Soroti Konektivitas Wilayah

    Musrenbang RKPD 2027 : DPRD Pati Soroti Konektivitas Wilayah

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.971
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati Bambang Susilo menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pati Tahun 2027 pada Selasa (31/03/2026). Sebagai politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ia menggantikan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin yang tidak dapat hadir. Dalam pertemuan tersebut, Bambang Susilo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti […]

  • AMPB Soroti Lahan Tambahmulyo untuk RS Bhayangkara, Polresta Pati Tegaskan Tanah Negara Lengkap Dokumen Sah

    AMPB Soroti Lahan Tambahmulyo untuk RS Bhayangkara, Polresta Pati Tegaskan Tanah Negara Lengkap Dokumen Sah

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.887
    • 0Komentar

    PATI – Persoalan status tanah di wilayah Tambahmulyo menjadi isu utama yang diangkat Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) saat menyampaikan pendapat di halaman Mapolresta Pati, Rabu (13/5/2026). Dalam aksi tersebut, para peserta meminta kejelasan terkait status lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara berlantai empat. Menanggapi hal itu, Kapolresta Pati melalui Penjabat Wakapolresta […]

  • DPRD Pati Sepakat Bentuk Pansus Hak Angket, Bupati Pati Terancam Pemakzulan

    DPRD Pati Sepakat Bentuk Pansus Hak Angket, Bupati Pati Terancam Pemakzulan

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Pati sepakat untuk menggunakan hak angket terhadap Bupati Pati, Sudewo. Kesepakatan ini dicapai dalam rapat paripurna yang digelar pada Rabu, 13 Agustus 2025, dengan dihadiri oleh 42 anggota dewan. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menjelaskan bahwa perubahan jadwal rapat paripurna telah sesuai dengan Tata Tertib DPRD dan […]

  • PJ Bupati Jepara Edy Supriyanta memberikan bantuan modal usaha

    Gelontorkan Bantuan Modal untuk PKL Pantau Bandengan

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PJ Bupati Jepara Edy Supriyanta memberikan bantuan modal usaha   Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta memberikan perhatian khusus kepada pelaku UMKM, dengan memberikan bantuan modal. Seperti yang dilakukannya kepada para PKL di Pantai Bandengan.  JEPARA – Sebagai upaya pemerataan ekonomi di Kabupaten Jepara, Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menyerahkan bantuan modal usaha serta logistik […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh Puslat PSSI U-14, Langkah Strategis Pembinaan Jangka Panjang Sepakbola

    DPRD Pati Dukung Penuh Puslat PSSI U-14, Langkah Strategis Pembinaan Jangka Panjang Sepakbola

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.007
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menyatakan dukungannya secara khusus terhadap kemajuan dan pembinaan sepakbola di daerah Bumi Mina Tani. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri acara syukuran atas keberhasilan tim Puslat PSSI Pati U-14 yang meraih peringkat kedua atau runner up dalam ajang Liga Top Skor Zona Jepara. “Saya turut berbahagia, dapat kabar […]

expand_less