Breaking News
light_mode

Juliono, dari Buruh Bangunan Banting Stir Jadi Petani Anggur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 825

 

Juliono pintar melihat peluang. Saat pekerjaan sebagai buruh bangunan sepi, dia memilih menjadi petani. Budidaya anggur dipilihnya untuk mengisi hari-hari nganggur. Hasilnya cukup menggemberikan, usahanya berhasil

PATI
– Juliono (25) merupakan pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi.
Pria tamatan Madrasah Aliyah ini  mengeluh karena pembatasan sosial selama
pandemi Covid-19 mulai tahun 2020 lalu menyebabkan mobilitas antar wilayah
terganggu. Hal itu membuatnya kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Saya
berpikir untuk mencari aktivitas yang menghasilkan uang yang bisa dikerjakan
dari rumah,” terang Juliono pada Rabu (23/7/2021).

Dari
informasi yang dipelajari di media sosial disertai ketekunannya menimba ilmu dari
sejumlah komunitas, dia mantap membangun rumah pembibitan anggur. Berbagai
macam varietas anggur dia coba semaikan. Usahanya tak sia-sia, pemuda itu
berhasil membudidayakan puluhan jenis anggur hingga berbuah cukup lebat.

“Tanaman
anggur memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Bukan hanya buahnya, namun potongan
batang tanaman anggur bisa dijual sebagai bakal bibit. Saya juga membuka toko
bibit anggur jenis lokal maupun impor. Hampir tiap hari saya dapat pesanan dari
luar kota. Hasilnya lebih dari cukup dibandingkan penghasilan proyek,”
jelasnya.

Anggur milik Juliono di Desa Sokopuluhan Kecamatan Pucakwangi, Pati yang siap dipanen

Juliono
menilai, profesi petani tak selalu identik dengan penghasilan rendah. Namun
diperlukan inovasi dan pengetahuan yang cukup untuk menghasilkan pertanian yang
selaras dengan tren dan kebutuhan masyarakat.

“Di
sejumlah wilayah di pulau Jawa sudah ada beberapa kampung anggur yang cukup
sukses sebagai Kawasan agribisnis,” jelas dia.

Ia
menyebut kelebihan tanaman anggur yakni bisa hidup dengan baik di hampir semua
jenis tanah dataran rendah maupun tinggi. Meskipun demikian, butuh trik khusus
untuk membesarkan anggur yang berbuah produktif dengan jenis impor. 

“Bibit
anggur impor termahal jenis Ninel, Trans dan Carnival. Harganya dari Rp 1
hingga 1,5 juta per batang. Metode yang saya pakai menyambung anggur lokal
dengan batang tanaman luar negeri yang buahnya lebih besar dan lebat. Namanya
teknik okulasi atau penggantian varietas,” jelas dia.

Menurut
Juliono, tanaman anggur membutuhkan pengairan dan mendapatkan sinar matahari
secukupnya. Tanaman akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan pupuk dengan kadar
Nitrogen saat mulai tumbuh akar. Kemudian membutuhkan pupuk Kalium pada saat
pembuahan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Siap Dukung Penuh Cabor, Sorot Keterbatasan Anggaran

    DPRD Pati Siap Dukung Penuh Cabor, Sorot Keterbatasan Anggaran

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 350
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati menunjukkan komitmen kuat memajukan olahraga di Kabupaten Pati. Setelah audiensi dengan KONI dan Dinporapar, beberapa anggota DPRD menyatakan kesediaan menjadi pengurus atau penasihat Cabor. Dra. Hj. Suhartini dari Fraksi PDI Perjuangan, misalnya, siap menjadi dewan penasihat di salah satu cabang olahraga. “Kalau ada apa-apa, nanti bisa saya suarakan bersama anggota […]

  • DPRD Pati Dukung Expo Mina Santosa Sejahtera yang Dorong Pertumbuhan UMKM

    DPRD Pati Dukung Expo Mina Santosa Sejahtera yang Dorong Pertumbuhan UMKM

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.909
    • 0Komentar

    PATI – Masyarakat nelayan dan warga pesisir di Kecamatan Juwana menggelar tradisi tahunan sedekah laut pada hari Minggu (29/3/2026). Di Desa Bendar Juwana, acara yang juga berlangsung di Desa Bajomulyo tersebut dihiasi dengan pameran kelautan pertama kalinya, yang diselenggarakan oleh kelompok nelayan Mina Santosa Sejahtera selama dua hari bertempat di Dermaga Desa Bendar. Expo yang […]

  • Kencan Buku Pati, Wadah Seru Membangun Kedekatan dan Cinta pada Dunia Literasi

    Kencan Buku Pati, Wadah Seru Membangun Kedekatan dan Cinta pada Dunia Literasi

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.125
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah pemandangan yang menyejukkan hati terlihat di sisi selatan Alun-Alun Pati pada sore hari Minggu (17/5/2026). Puluhan anak muda berkumpul dalam keheningan yang damai, masing-masing tampak sangat khusyuk menekuri halaman-halaman buku yang mereka pegang. Mereka memilih duduk di berbagai sudut yang dianggap paling nyaman di kawasan itu; ada yang di kursi taman, berteduh […]

  • [Hebat] Bantu Tugas Polisi Seorang Pedagang Dapat Penghargaan

    [Hebat] Bantu Tugas Polisi Seorang Pedagang Dapat Penghargaan

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Beruntung sekali. Sudiharjo (45) dapat anugrah dari Kapolres Pati, Senin (19/2/18) pagi di halaman Mapolres Pati. Pria asal Desa Jimbaran RT 5/RW 3 Kecamatan Kayen ini mendapat penghargaan atas aksinya membantu mengungkap dan menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang terjadi di persawahan desa setempat, pada Kamis pagi (11/1/18) lalu. “Ya. Dia kami beri penghargaan […]

  • Dinas Arpus Pati Sukses Gelar Pemilihan Duta Literasi 2025, Tingkatkan Minat Baca Pelajar

    Dinas Arpus Pati Sukses Gelar Pemilihan Duta Literasi 2025, Tingkatkan Minat Baca Pelajar

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 621
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Pati sukses menggelar Pemilihan Duta Literasi Tingkat Kabupaten Pati Tahun 2025 di halaman kantor Dinas Arpus, Rabu (29/10/2025). Ajang ini menampilkan 10 finalis dari jenjang SMP sederajat, di mana dewan juri menetapkan tiga juara utama dan tiga juara harapan. Ketua Tim Layanan dan Deposit Perpustakaan Dinas Arpus […]

  • Waspada Cuaca Ekstrem, Anggota DPRD Pati Imbau Nelayan Tak Paksa Diri Melaut

    Waspada Cuaca Ekstrem, Anggota DPRD Pati Imbau Nelayan Tak Paksa Diri Melaut

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Mukit, mengimbau nelayan setempat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melaut. Perubahan cuaca yang tiba-tiba dan ekstrem saat ini dinilai membahayakan keselamatan para nelayan. “Saat ini cuaca sedang ada perubahan secara tiba-tiba, tentu ini perubahan cuaca yang membahayakan bagi para nelayan saat melaut,” ujar politisi Partai Demokrat […]

expand_less