Breaking News
light_mode

Juliono, dari Buruh Bangunan Banting Stir Jadi Petani Anggur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 799

 

Juliono pintar melihat peluang. Saat pekerjaan sebagai buruh bangunan sepi, dia memilih menjadi petani. Budidaya anggur dipilihnya untuk mengisi hari-hari nganggur. Hasilnya cukup menggemberikan, usahanya berhasil

PATI
– Juliono (25) merupakan pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi.
Pria tamatan Madrasah Aliyah ini  mengeluh karena pembatasan sosial selama
pandemi Covid-19 mulai tahun 2020 lalu menyebabkan mobilitas antar wilayah
terganggu. Hal itu membuatnya kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Saya
berpikir untuk mencari aktivitas yang menghasilkan uang yang bisa dikerjakan
dari rumah,” terang Juliono pada Rabu (23/7/2021).

Dari
informasi yang dipelajari di media sosial disertai ketekunannya menimba ilmu dari
sejumlah komunitas, dia mantap membangun rumah pembibitan anggur. Berbagai
macam varietas anggur dia coba semaikan. Usahanya tak sia-sia, pemuda itu
berhasil membudidayakan puluhan jenis anggur hingga berbuah cukup lebat.

“Tanaman
anggur memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Bukan hanya buahnya, namun potongan
batang tanaman anggur bisa dijual sebagai bakal bibit. Saya juga membuka toko
bibit anggur jenis lokal maupun impor. Hampir tiap hari saya dapat pesanan dari
luar kota. Hasilnya lebih dari cukup dibandingkan penghasilan proyek,”
jelasnya.

Anggur milik Juliono di Desa Sokopuluhan Kecamatan Pucakwangi, Pati yang siap dipanen

Juliono
menilai, profesi petani tak selalu identik dengan penghasilan rendah. Namun
diperlukan inovasi dan pengetahuan yang cukup untuk menghasilkan pertanian yang
selaras dengan tren dan kebutuhan masyarakat.

“Di
sejumlah wilayah di pulau Jawa sudah ada beberapa kampung anggur yang cukup
sukses sebagai Kawasan agribisnis,” jelas dia.

Ia
menyebut kelebihan tanaman anggur yakni bisa hidup dengan baik di hampir semua
jenis tanah dataran rendah maupun tinggi. Meskipun demikian, butuh trik khusus
untuk membesarkan anggur yang berbuah produktif dengan jenis impor. 

“Bibit
anggur impor termahal jenis Ninel, Trans dan Carnival. Harganya dari Rp 1
hingga 1,5 juta per batang. Metode yang saya pakai menyambung anggur lokal
dengan batang tanaman luar negeri yang buahnya lebih besar dan lebat. Namanya
teknik okulasi atau penggantian varietas,” jelas dia.

Menurut
Juliono, tanaman anggur membutuhkan pengairan dan mendapatkan sinar matahari
secukupnya. Tanaman akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan pupuk dengan kadar
Nitrogen saat mulai tumbuh akar. Kemudian membutuhkan pupuk Kalium pada saat
pembuahan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    • calendar_month Rab, 20 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tik Bio digelar Selasa (19/2/2019) malam. Pelataran kelenteng penuh. Dari masyarakat Tionghoa, lintas agama sampai para pejabat duduk rapat menikmati sajian lontong khas Cap Go Meh diselingi pentas kesenian ala tionghoa. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Saiful Arifin mengapresiasi kegiatan budaya tersebut.  “Inilah salah satu wujud […]

  • Tiga Hari Puluhan Tanaman Bonsai Dipamerkan di Jepara

    Tiga Hari Puluhan Tanaman Bonsai Dipamerkan di Jepara

    • calendar_month Sen, 23 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Salah satu jenis bonsai yang dipamerkan di Sanggar Pramuka Kabupaten Jepara Sabtu, 21-23 Juli 2018 JEPARA – Berbagai jenis tanaman Bonsai di pamerkan untuk menarik minat warga, pada Sabtu (21/72018). Pameran tanaman Bonsai di gelar selama tiga hari, mulai Sabtu, 21-23 Juli 2018 di Sanggar Pramuka Kabupaten Jepara. Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Jepara […]

  • Milad Muhammadiyah ke-113 di Pati, Momentum Perkuat Harmoni dan Kolaborasi

    Milad Muhammadiyah ke-113 di Pati, Momentum Perkuat Harmoni dan Kolaborasi

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.030
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, bersama Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, menghadiri secara langsung acara Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah yang ke-113 di Pendopo Kabupaten Pati. Kehadiran jajaran pimpinan daerah dan tokoh Persyarikatan Muhammadiyah ini semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga harmoni serta mempererat kolaborasi dalam pembangunan Kabupaten Pati, Minggu (30/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sudewo […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Yakin Pihak Keamanan Ciptakan Situasi Kondusif

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Yakin Pihak Keamanan Ciptakan Situasi Kondusif

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 313
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati terkait nasib Bupati Sudewo, Pansus Hak Angket DPRD Pati percaya kepada pihak keamanan mampu menciptakan situasi kondusif. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait keamanan. “Keamanan ini kan ranahnya Pak Kapolres, Pak Dandim, Satpol PP, nanti […]

  • Persipa Jr Minta Restu Bupati Untuk Hadapi Semifinal Pamungkas

    Persipa Jr Minta Restu Bupati Untuk Hadapi Semifinal Pamungkas

    • calendar_month Jum, 28 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    PATI – Skuad Persipa Jr bertandang ke Pendapa Kabupaten Pati sore kemarin (28/9/2018). Kedatangan Lingga Widya dkk tersebut untuk meminta restu bupati jelang menjamu Persijap Jr di pertandingan semifinal pamungkas dalam perebutan tiket final Piala Soerati U-17 Zona Jateng di Magelang. “Kedatangan kami kesini memang untuk meminta restu kepada bupati, sebagai yang punya kawasan. Supaya […]

  • Haul ke-52 KH. Hasbullah Digelar 8 Hari, YPM Kembang Siapkan Rangkaian Acara Religius

    Haul ke-52 KH. Hasbullah Digelar 8 Hari, YPM Kembang Siapkan Rangkaian Acara Religius

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.104
    • 0Komentar

    PATI – Untuk mengenang jasa dan perjuangan, sekaligus meneladani nilai-nilai luhur yang ditinggalkan Almaghfurlah KH. Hasbullah, Yayasan Pengembangan Madarijul Huda (YPM) Kembang akan menggelar Haul ke-52 pada 24 Juni hingga 1 Juli 2026. Kegiatan berlangsung selama delapan hari dan melibatkan berbagai kalangan, mulai dari keluarga besar, santri, alumni, jamaah, hingga masyarakat umum. Seluruh rangkaian acara […]

expand_less