Breaking News
light_mode

Juliono, dari Buruh Bangunan Banting Stir Jadi Petani Anggur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 779

 

Juliono pintar melihat peluang. Saat pekerjaan sebagai buruh bangunan sepi, dia memilih menjadi petani. Budidaya anggur dipilihnya untuk mengisi hari-hari nganggur. Hasilnya cukup menggemberikan, usahanya berhasil

PATI
– Juliono (25) merupakan pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi.
Pria tamatan Madrasah Aliyah ini  mengeluh karena pembatasan sosial selama
pandemi Covid-19 mulai tahun 2020 lalu menyebabkan mobilitas antar wilayah
terganggu. Hal itu membuatnya kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Saya
berpikir untuk mencari aktivitas yang menghasilkan uang yang bisa dikerjakan
dari rumah,” terang Juliono pada Rabu (23/7/2021).

Dari
informasi yang dipelajari di media sosial disertai ketekunannya menimba ilmu dari
sejumlah komunitas, dia mantap membangun rumah pembibitan anggur. Berbagai
macam varietas anggur dia coba semaikan. Usahanya tak sia-sia, pemuda itu
berhasil membudidayakan puluhan jenis anggur hingga berbuah cukup lebat.

“Tanaman
anggur memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Bukan hanya buahnya, namun potongan
batang tanaman anggur bisa dijual sebagai bakal bibit. Saya juga membuka toko
bibit anggur jenis lokal maupun impor. Hampir tiap hari saya dapat pesanan dari
luar kota. Hasilnya lebih dari cukup dibandingkan penghasilan proyek,”
jelasnya.

Anggur milik Juliono di Desa Sokopuluhan Kecamatan Pucakwangi, Pati yang siap dipanen

Juliono
menilai, profesi petani tak selalu identik dengan penghasilan rendah. Namun
diperlukan inovasi dan pengetahuan yang cukup untuk menghasilkan pertanian yang
selaras dengan tren dan kebutuhan masyarakat.

“Di
sejumlah wilayah di pulau Jawa sudah ada beberapa kampung anggur yang cukup
sukses sebagai Kawasan agribisnis,” jelas dia.

Ia
menyebut kelebihan tanaman anggur yakni bisa hidup dengan baik di hampir semua
jenis tanah dataran rendah maupun tinggi. Meskipun demikian, butuh trik khusus
untuk membesarkan anggur yang berbuah produktif dengan jenis impor. 

“Bibit
anggur impor termahal jenis Ninel, Trans dan Carnival. Harganya dari Rp 1
hingga 1,5 juta per batang. Metode yang saya pakai menyambung anggur lokal
dengan batang tanaman luar negeri yang buahnya lebih besar dan lebat. Namanya
teknik okulasi atau penggantian varietas,” jelas dia.

Menurut
Juliono, tanaman anggur membutuhkan pengairan dan mendapatkan sinar matahari
secukupnya. Tanaman akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan pupuk dengan kadar
Nitrogen saat mulai tumbuh akar. Kemudian membutuhkan pupuk Kalium pada saat
pembuahan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Rp1 Miliar Disiapkan DPUTR Pati untuk Rehabilitasi Jalan Guyangan–Jetak

    Anggaran Rp1 Miliar Disiapkan DPUTR Pati untuk Rehabilitasi Jalan Guyangan–Jetak

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.930
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi ruas jalan Guyangan–Jetak yang berada di wilayah Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, menuai keluhan dari masyarakat. Jalan penghubung antarwilayah ini diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah dan dinilai berisiko membahayakan keselamatan pengendara. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati memastikan perbaikan ruas jalan tersebut telah dimasukkan dalam program rehabilitasi tahun 2026 dengan pagu anggaran […]

  • Ilustrasi hemat/freepik

    Pentingnya Hidup Hemat Mengelola Keuangan dengan Bijak

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Ilustrasi hemat/freepik Hidup hemat adalah suatu prinsip yang melibatkan pengelolaan keuangan yang bijak dan penuh tanggung jawab. Di tengah dinamika ekonomi yang selalu berubah dan tantangan finansial yang mungkin muncul, hidup hemat menjadi kunci untuk mencapai stabilitas keuangan dan kebebasan jangka panjang.   1. Menciptakan Keamanan Finansial:    Hidup hemat membantu menciptakan perlindungan finansial dalam […]

  • Doakan Papua dan Keutuhan Bangsa di Momen Tahun Baru Hijriah

    Doakan Papua dan Keutuhan Bangsa di Momen Tahun Baru Hijriah

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Para pelajar dan guru khusyuk berdoa untuk keutuhan bangsa  PATI – Para guru dan pelajar di MA NU Luthful Ulum Wonokerto, Desa Pesucen, Trangkil menggelar doa bersama. Kegiatan itu dalam rangkat menyambut tahun baru 1441 hijriah. Sabtu (31/8/2019) lalu. Doa akhir dan awal tahun itu juga sekaligus dijadikan munajat untuk mengharap keutuhan bangsa Indonesia. Doa tersebut […]

  • Polresta Pati Siaga Amankan May Day 2026, Terapkan Pendekatan Humanis dan Profesional

    Polresta Pati Siaga Amankan May Day 2026, Terapkan Pendekatan Humanis dan Profesional

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.318
    • 0Komentar

    PATI – Guna memastikan seluruh rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 berjalan lancar dan aman, Polresta Pati menggelar Apel Kesiapan Antisipasi Kontinjensi pada Kamis (30/4) mulai pukul 08.30 WIB. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Mapolresta Pati ini menjadi bukti kesiapan jajaran kepolisian dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan bagi seluruh masyarakat. Apel […]

  • Para pemain timnas Indonesia yang turun sejak awal menghadapi Jepang. (INSTAGRAM TIMNAS INDONESIA)

    Timnas Indonesia Dihajar Jepang 6 – 0, Pelajaran Berharga di Osaka

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 360
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Kekalahan telak 0‑6 dari Jepang dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Osaka pada Selasa, 10 Juni 2025, bisa terasa menyakitkan. Namun jika ditarik ke dalam perspektif yang tepat, hasil ini justru menawarkan banyak pembelajaran penting bagi Timnas Indonesia. Jarak Kualitas Tim Masih Terang Jepang tampil sangat dominan, mencatat 22 tembakan—setengahnya on target—sementara […]

  • DPRD Pati : Investasi Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan

    DPRD Pati : Investasi Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muntamah, menekankan pentingnya investasi pendidikan sebagai fondasi bagi masa depan bangsa. Dalam sebuah pernyataan, beliau mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan alokasi anggaran di bidang pendidikan. “Investasi dalam pendidikan adalah investasi untuk masa depan. Kita perlu memastikan bahwa semua anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” tegas Muntamah. Politisi […]

expand_less