Breaking News
light_mode

Juliono, dari Buruh Bangunan Banting Stir Jadi Petani Anggur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 689

 

Juliono pintar melihat peluang. Saat pekerjaan sebagai buruh bangunan sepi, dia memilih menjadi petani. Budidaya anggur dipilihnya untuk mengisi hari-hari nganggur. Hasilnya cukup menggemberikan, usahanya berhasil

PATI
– Juliono (25) merupakan pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi.
Pria tamatan Madrasah Aliyah ini  mengeluh karena pembatasan sosial selama
pandemi Covid-19 mulai tahun 2020 lalu menyebabkan mobilitas antar wilayah
terganggu. Hal itu membuatnya kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Saya
berpikir untuk mencari aktivitas yang menghasilkan uang yang bisa dikerjakan
dari rumah,” terang Juliono pada Rabu (23/7/2021).

Dari
informasi yang dipelajari di media sosial disertai ketekunannya menimba ilmu dari
sejumlah komunitas, dia mantap membangun rumah pembibitan anggur. Berbagai
macam varietas anggur dia coba semaikan. Usahanya tak sia-sia, pemuda itu
berhasil membudidayakan puluhan jenis anggur hingga berbuah cukup lebat.

“Tanaman
anggur memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Bukan hanya buahnya, namun potongan
batang tanaman anggur bisa dijual sebagai bakal bibit. Saya juga membuka toko
bibit anggur jenis lokal maupun impor. Hampir tiap hari saya dapat pesanan dari
luar kota. Hasilnya lebih dari cukup dibandingkan penghasilan proyek,”
jelasnya.

Anggur milik Juliono di Desa Sokopuluhan Kecamatan Pucakwangi, Pati yang siap dipanen

Juliono
menilai, profesi petani tak selalu identik dengan penghasilan rendah. Namun
diperlukan inovasi dan pengetahuan yang cukup untuk menghasilkan pertanian yang
selaras dengan tren dan kebutuhan masyarakat.

“Di
sejumlah wilayah di pulau Jawa sudah ada beberapa kampung anggur yang cukup
sukses sebagai Kawasan agribisnis,” jelas dia.

Ia
menyebut kelebihan tanaman anggur yakni bisa hidup dengan baik di hampir semua
jenis tanah dataran rendah maupun tinggi. Meskipun demikian, butuh trik khusus
untuk membesarkan anggur yang berbuah produktif dengan jenis impor. 

“Bibit
anggur impor termahal jenis Ninel, Trans dan Carnival. Harganya dari Rp 1
hingga 1,5 juta per batang. Metode yang saya pakai menyambung anggur lokal
dengan batang tanaman luar negeri yang buahnya lebih besar dan lebat. Namanya
teknik okulasi atau penggantian varietas,” jelas dia.

Menurut
Juliono, tanaman anggur membutuhkan pengairan dan mendapatkan sinar matahari
secukupnya. Tanaman akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan pupuk dengan kadar
Nitrogen saat mulai tumbuh akar. Kemudian membutuhkan pupuk Kalium pada saat
pembuahan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prestasi Membanggakan! Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Tiket Grand Final MYRES 2024 di Ternate

    Prestasi Membanggakan! Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Tiket Grand Final MYRES 2024 di Ternate

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 254
    • 0Komentar

    PATI – Berdasarkan data dari evaluasi presentasi laporan hasil penelitian di acara Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) tahun 2024 yang berlangsung pada tanggal 27 hingga 28 Agustus baru-baru ini, ada kabar baik dari perwakilan Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Kajen, Pati, yang berhasil meraih prestasi positif. Penelitian dalam bidang Matematika, Sains, dan Teknologi (MST) yang dipresentasikan telah […]

  • PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana dan Kekeringan

    PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana dan Kekeringan

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 226
    • 0Komentar

    PATI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) di Aula Markas PMI Pati pada Sabtu (15/2/2025). Acara yang dibuka oleh Ketua PMI Kabupaten Pati, Haryanto, dihadiri oleh pengurus dan perwakilan PMI dari berbagai kecamatan, kecuali PMI Kecamatan Kayen yang berhalangan karena tugas di luar kota. Muskerkab tersebut membahas program kerja […]

  • Anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati: Membangun Sinergi untuk Kemajuan Kabupaten Pati

    Anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati: Membangun Sinergi untuk Kemajuan Kabupaten Pati

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 339
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, kader Partai Golkar, memiliki visi untuk memajukan Kabupaten Pati melalui sinergi dengan berbagai stakeholder. Ia berkomitmen untuk membangun sinergi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan dalam bentuk anggaran, program, dan kebijakan. Ia juga akan membangun kemitraan dengan pelaku usaha swasta untuk mendorong investasi, khususnya di sektor […]

  • Sudewo Serahkan SK Pensiun, Harapkan Semangat Pengabdian ASN Tetap Jadi Teladan

    Sudewo Serahkan SK Pensiun, Harapkan Semangat Pengabdian ASN Tetap Jadi Teladan

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 825
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menyerahkan Surat Keputusan (SK) purna tugas kepada 120 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun pada periode Januari-Maret 2026. Acara berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (18/11/2025). Para ASN yang menerima SK berasal dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Bupati Sudewo menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang telah […]

  • Tambah Pengalaman HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus Kuliah di UIN Semarang

    Tambah Pengalaman HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus Kuliah di UIN Semarang

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Kuliah eksternal HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus Studi banding ditujukan untuk saling bertukar ilmu, bertukar informasi, dan saling menginspirasi tentang program kerja yang ada di dalam organisasi masing-masing. Hal inilah yang dilakukan HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus dalam kuliah eksternal di UIN Walisongo Semarang.  SEMARANG – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah IAIN Kudus […]

  • DPRD Pati Dukung Peningkatan Minat Petani Milenial

    DPRD Pati Dukung Peningkatan Minat Petani Milenial

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 322
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendukung penuh upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam meningkatkan minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menekankan peran penting petani milenial dalam mewujudkan swasembada dan kemandirian pangan. “Petani milenial akan menjadi kunci keberhasilan kita dalam mencapai swasembada pangan,” tegasnya. […]

expand_less