Breaking News
light_mode

Imunisasi Polio di Pati Capai Target 95% Anak Usia 0-7 Tahun di Sekolah dan Posyandu

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 15 Jan 2024
  • visibility 204

PATI  – Sejumlah sekolah dan desa di Kabupaten Pati telah melaksanakan Sub-Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) Polio pada hari Senin (15/1/2024). Program vaksinasi polio gratis ini diterima dengan baik oleh para orang tua.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, dr. Aviani Tritanti Venusia, menjelaskan bahwa tujuan dari Sub-PIN Polio ini adalah untuk memudahkan penjangkauan target imunisasi, yang disengaja dilakukan di lokasi tertentu.

Pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dan desa melalui posyandu dari pagi hingga sore.

“Semua sekolah, mulai dari KB, TK, SD, atau MI terlibat. Sementara posyandu diselenggarakan di balai desa, dengan 406 desa menjadi sasaran,” kata Aviani.

Dengan diberlakukannya kondisi luar biasa (KLB) Polio di Jawa Tengah, Kabupaten Pati menetapkan 128.526 anak usia 0-7 tahun sebagai target imunisasi. Anak-anak ini akan menerima vaksin polio dalam dua tahap, yaitu dari tanggal 15-21 Januari dan tanggal 19-25 Februari.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pati, dr. Joko Leksono, mengakui bahwa pelaksanaan imunisasi polio ini terkesan mendadak.

Namun, ini penting mengingat KLB yang ditetapkan oleh pemerintah harus ditangani dengan serius untuk mencegah penyebaran.

Meski demikian, ia yakin target 95% anak dapat tercapai, mengingat vaksinasi dilakukan di lokasi strategis.

“Kemudian nanti kami ada sweeping pintu ke pintu. Jadi kami yakin dapat sentuh seratus persen anak di Pati,” imbuhnya.

Sementara itu, Erik (33), seorang orang tua, juga membawa anaknya ke taman kanak-kanak untuk menerima vaksin polio. Erik, warga Desa Sukoharjo, Pati, mengatakan bahwa putrinya sebenarnya sudah diimunisasi sejak kecil. Namun, sekolah meminta anaknya untuk kembali menerima vaksinasi polio sebagai tindakan pencegahan.

“Baru-baru ini ada berita tentang kasus polio di daerah lain. Sebagai orang tua yang khawatir, kami memutuskan untuk ikut serta,” jelasnya.

Erik mengantarkan putrinya yang berusia lima tahun ke Taman Kanak-kanak (TK) Adhyaksa 37 di Desa Kutoharjo, Pati kota. Mereka bergabung dengan puluhan orang tua lain yang telah antri sejak pagi.

Penulis: Fatwa

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wejangan Cak Nun Jelang Pemilu 2019

    Wejangan Cak Nun Jelang Pemilu 2019

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    JEPARA – Pilpres dan Pileg tinggal menghitung hari. Konstelasi politik pun kian memanas. Beragam isu dan perkara digoreng sedemikian rupa untuk meraup suara. Tak hanya itu, masyarakat juga seolah-olah dibelah menjadi dua dan saling bermusuhan. Ihwal pemilu itulah yang menjadi salah satu fokus pembicaraan Emha Ainun Najib dalam acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Akan Kembali Konsultasi dengan Pakar Akademisi

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Akan Kembali Konsultasi dengan Pakar Akademisi

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati berencana untuk kembali melakukan konsultasi dengan pakar akademisi sebagai bagian dari upaya memperdalam kajian terkait isu yang ditangani. Langkah ini diambil untuk memastikan hasil yang diperoleh memiliki dasar yang kuat dan komprehensif. Wakil Ketua Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengungkapkan bahwa timnya […]

  • Wacana Sampah jadi Energi : Komisi C DPRD Pati : Sampah Harus Ditangani

    Wacana Sampah jadi Energi : Komisi C DPRD Pati : Sampah Harus Ditangani

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.127
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tengah merancang terobosan baru dalam pengelolaan limbah. Rencana strategis untuk mengubah sampah menjadi energi listrik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, kini telah diajukan ke tingkat pusat untuk mendapatkan persetujuan. Langkah ini mendapatkan apresiasi positif dari legislatif. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai inisiatif […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.437
    • 0Komentar

    PATI – Menyikapi prediksi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang dan kering pada tahun 2026 akibat fenomena El Nino Godzilla, DPRD Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan langkah antisipasi secara lebih matang dan maksimal. Hal ini disampaikan menyusui informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati yang menyatakan kondisi musim kemarau tahun ini diproyeksikan […]

  • Ketua DPRD Pati ; Penanganan Banjir jadi Prioritas RKPD 2024

    Ketua DPRD Pati ; Penanganan Banjir jadi Prioritas RKPD 2024

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 228
    • 0Komentar

    @alibadrudin_ Masyarakat banyak yang minta penanganan banjir. H. Ali Badrudin berkomitmen mengawal penanganan banjir menjadi prioritas dalam RKPD Pati 2024 PATI – Pernyataan menarik dilontarkan Ketua DPRD Pati H. Ali Badrudin. Politikus PDI Perjuangan itu menyebut bahwa penanganan banjir harus menjadi prioritas. Hal itu berdasarkan banyaknya masukan warga saat forum Musrenbang. Sebagai informasi Musrenbang adalah […]

  • Peringati Hari Guru Napas Tilas Sekolah Zaman Kolonial di Wedarijaksa Pati

    Peringati Hari Guru Napas Tilas Sekolah Zaman Kolonial di Wedarijaksa Pati

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Para guru melakukan napak tilas di SD Wedarijaksa 1 yang menjadi peninggalan zaman kolonial Belanda PATI – Napak tilas sekolah pada masa kolonial dilakukan sekelompok guru untuk memeringati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November mendatang. Acara ini bertajuk napak tilas perjalanan pendidikan yang ada di Kabupaten Pati. Untuk meningkatkan semangat mengajar dewasa ini. […]

expand_less