Efektif Pecah Pertahanan Lawan, Persijap Andalkan Skema Bola Mati
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3.927

Pemain Persijap Jepara, Carlos Franca
JEPARA – Strategi bola mati atau set pieces tampaknya menjadi kunci utama yang terus diasah oleh pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, demi memecah kebuntuan lini serang dan mencetak gol. Hal ini terbukti efektif karena sejumlah gol penting tim Laskar Kalinyamat lahir dari situasi tersebut.
Seperti pada laga pekan ke-25 saat Persijap Jepara berhasil menahan imbang PSIM Jogja dengan skor 2-2 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (11/3).
Gol penyama kedudukan yang dicetak Iker Guarrotxena pada menit ke-65, tercipta berkat skema bola mati yang matang. Iker dengan cerdik memanfaatkan eksekusi tendangan bebas yang dilaksanakan dengan dingin oleh Dicky Kurniawan.
Oleh karena itu, tendangan bebas menjadi salah satu senjata rahasia yang wajib dimaksimalkan. Hal ini menjadi solusi efektif ketika skema permainan terbuka sulit dijalanan, atau saat lawan memasang pertahanan yang sangat rapat di dalam kotak penalti.
Dicky Kurniawan merupakan salah satu pemain yang memiliki kualitas istimewa dalam mengeksekusi bola mati. Di putaran pertama musim ini, pemain jebolan Persebaya Junior ini bahkan berhasil mencetak gol langsung melalui tendangan bebas saat melawan Borneo FC.
Tidak hanya Dicky, lini depan Persijap juga memiliki opsi lain yang tak kalah mematikan. Striker asal Brazil, Carlos Franca, ternyata juga memiliki kemampuan hebat dalam mengeksekusi tendangan bebas langsung. Dari total tujuh gol yang telah dikantongi Carlos musim ini, salah satunya lahir murni dari skema tersebut.
Menyadari potensi besar ini, tim kepelatihan dinilai perlu memiliki program khusus untuk mengoptimalkan kemampuan para pemain, khususnya dalam memanfaatkan situasi bola mati sebagai jalan keluar saat peluang dari permainan terbuka tertutup rapat.
Hal ini tentu menjadi modal berharga menjelang pertemuan Persijap Jepara melawan Persik Kediri pada (6/4) mendatang dalam laga pekan ke-26 Super League. Tambahan poin sangat krusial bagi tim untuk semakin mengamankan posisi dan menjauh dari ancaman zona degradasi.
Pelatih Mario Lemos pun mengakui bahwa pihaknya memang sangat fokus mengasah kemampuan ini.
“Ya, kami sangat fokus pada set pieces. Kami banyak berlatih dan melakukan sesi analisis video. Semakin mendekati akhir liga, pertandingan akan semakin ketat, sehingga situasi bola mati bisa menjadi peluang besar untuk memenangkan laga,” tegas pelatih asal Portugal ini.
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

