Breaking News
light_mode

Jalin Kerjasama MTsN 3 Rembang jadi Sahabat Madrasah MTsN 1 Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 23 Mei 2022
  • visibility 184
Kerjasama antara MTsN 3 Rembang dengan MTsN 1 Pati

Melalui kerja sama ini, MTsN 3 Rembang berharap mampu mengikuti jejak MTsN 1 Pati yang bisa berprestasi hingga tingkat internasional.

PATI – MTsN 1 Pati melakukan penandatanganan MoU Sahabat Madrasah dengan MTsN 3 Rembang pada Sabtu (21/5). Kali ini, MTsN 3 Rembang menjadi madrasah sahabat MTsN 1 Pati yang ke-13.

Penandatanganan MoU berlangsung di Aula MTsN 1 Pati. Selain dihadiri oleh para pimpinan dari masing-masing instansi, penandatangan MoU juga disaksikan oleh sejumlah perwakilan guru dan pegawai dari kedua belah pihak. 


Sebelum penandatangan MoU, acara diawali dengan pembacaan syahadat, shalawat, doa, mahalul qiyam, dan sambutan dari masing-masing pimpinan.


Ali Musyafak, Kepala MTsN 1 Pati, dalam sambutannya mengajak seluruh tamu yang hadir untuk belajar bersama terkait pengelolaan madrasah. “Pada kesempatan kali ini, monggo kita belajar bersama bagaimana mengelola madrasah,” ajaknya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa untuk menjadi lebih baik dan bisa maju, madrasah harus memiliki mimpi. “Jangan harap kalau tidak punya mimpi nanti bisa menjadi baik dan maju. Mimpinya kita tuangkan dalam visi-misi madrasah,” ungkap Syafak. 


Syafak menjelaskan lebih rinci bahwa selain mimpi, harus ada kerja sama yang baik antara guru dengan kepala madrasah, harus bisa menjadi uswatun hasanah, dan harus siap menjadi pelayan. “Kepala madrasah kalau tidak didukung oleh guru, jangan mimpi kalau madrasah bisa maju. Begitu pun guru, ingin maju sendiri tanpa didukung oleh kepala madrasah, juga tidak bisa. Harus bersama antara kepala dan guru. Kepala harus menjadi uswatun hasanah, dan paling berat adalah menjadi pelayan. Kepala melayani guru, guru menjadi pelayan murid dan wali murid,” jelasnya.

 

Dalam kesempatan itu, Syafak juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran rombongan dari MTsN 3 Rembang. “Terima kasih atas ke-rawuhan-nya, mudah-mudahan dibalas Allah dengan berlipat ganda. Balasannya, yaitu madrasahnya menjadi berkah, manfaat, dan istiqomah,” tandas Syafak.

 

Sementara itu, Kepala MTsN 3 Rembang, Masrum, menjelaskan bahwa kerja sama yang dilakukan ini dalam rangka meningkatkan mutu madrasah yang ia pimpin. “Kami MoU dengan MTsN 1 Pati, yang pertama untuk bekerja sama dalam meningkatkan mutu madrasah kami supaya madrasah kami ini tahun yang akan datang dan seterusnya bisa mengikuti prestasi-prestasi yang ada di MTsN 1 Pati,” jelasnya.


Masrum menyebutkan pihaknya fokus menggali progam-progam unggulan yang telah dilaksanakan di MTsN 1 Pati. “Satu, bidang pengembangan mutu, yaitu untuk kelas bilingual atau kelas unggulan, program robotik, kemudian kelas Tahfidz Alquran. Kemudian untuk program perpustakaan dan kegiatan-kegiatan unggulan yang ada di MTsN 1 Pati harus kami gali dan bisa kami kembangkan di  madrasah kami,” sebutnya.

 

Sebagai tindak lanjut penandatangan MoU ini, Masrum mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengambil langkah strategis dengan mengadakan rapat koordinasi bersama tim MTsN 3 Rembang.

 “Nanti, setelah ini kami akan mengadakan rapat koordinasi dengan tim yang ada di MTsN 3 Rembang untuk merumuskan tindak lanjut kunjungan di MTsN 1 Pati dan langsung action,”ungkapnya. Lebih jauh, ia menuturkan jika timnya akan langsung berkomunikasi dengan masing-masing koordinator progam unggulan MTsN 1 Pati, terutama di bidang lomba dan pengembangan kelas unggulan atau kelas sains dan robotic. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

      TUNJUKKAN BARANG BUKTI : Petugas saat melakukan olah TKP gantung diri warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo pagi kemarin Rabu (7/3/18). Lingkar Muria, PATI – Seorang nenek mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban itu bernama Sutri, 80. Dia diduga mengalami depresi. Warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo ini depresi […]

  • Peduli Nasib Persipa, Suporter Unjuk Rasa

    Peduli Nasib Persipa, Suporter Unjuk Rasa

    • calendar_month Sab, 16 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Para suporter bernyanyi dan melakukan orasi di Stadion Joyokusumo usai laga final Kejuaraan Sepakbola U-21 Minggu (3/12/17) lalu.  Lingkar Muria, PATI – Suporter Persipa melakukan unjuk rasa usai laga final Kejuaraan Sepakbola U-21 yang berlangsung di Stadion Joyokusumo Minggu (3/12/17) lalu. Dengan mengenakan pakaian serba merah warna kebesaran Persipa mereka hendak meminta kejelasan nasib tim […]

  • Meriahnya Karnaval Bersih Desa Di Pelemgede, Sedot Antusias Ribuan Warga

    Meriahnya Karnaval Bersih Desa Di Pelemgede, Sedot Antusias Ribuan Warga

    • calendar_month Sen, 25 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

      Kemeriahan karnaval di Desa Pelemgede Kecamatan Pucakwangi Pati Ribuan warga menyemut dalam acara karnaval Sedekah bumi Desa Pelemgede Kecamatan Pucakwangi. Dalam acara tersebut sejumlah gunungan diarak keliling desa. PATI – Pemerintah Desa (Pemdes) Pelemgede Kecamatan Pucakwangi menggelar karnaval atau kirab dalam rangka sedekah bumi, Minggu (24/7/2022). Karnaval tersebut diikuti oleh semua rukun tetangga (RT) […]

  • DPRD Pati Harap Pencairan DBHCHT Tepat Sasar, Sasar Petani dan Buruh Rokok

    DPRD Pati Harap Pencairan DBHCHT Tepat Sasar, Sasar Petani dan Buruh Rokok

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 197
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap pencairan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 tepat sasaran. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menekankan agar bantuan tersebut benar-benar diterima oleh mereka yang berhak, yaitu buruh tani tembakau dan cengkeh, serta buruh pabrik rokok. “Memang yang dapat itu […]

  • Suluk Maleman: Kasih Sayang, Inti Kemanusiaan yang Terancam Hilang

    Suluk Maleman: Kasih Sayang, Inti Kemanusiaan yang Terancam Hilang

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 258
    • 0Komentar

    PATI –  “Darurat Kasih Sayang” menjadi tema utama Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-153 yang digelar pada Sabtu (21/9/2024) malam. Tema ini menjadi ajakan untuk merenungkan kembali situasi carut marut yang semakin menggejala dalam kehidupan kebangsaan. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, menekankan pentingnya belajar sifat kasih sayang di bulan kelahiran Nabi Muhammad. Beliau mengingatkan […]

  • Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Ning Sri dan para karyawannya  Gegap gempita Hari Santri Nasional 2019, tak boleh numpang lewat saja. Mesti ada nilai-nilai yang dipetik untuk mencipta sebuah perubahan. Sri Handayani, pengusaha asal Pati yang pernah menimba ilmu di pesantren menyebut, santri harus mampu berperan meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Dalam rangka menghadapi tantangan global. *** Kabupaten Pati, sebagai […]

expand_less