Breaking News
light_mode

DPRD Pati Tekankan Pelestarian Kesenian Tradisional Butuh Dukungan Nyata Pemerintah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
  • visibility 100.215

PATI – Keberlangsungan kesenian tradisional di Kabupaten Pati menjadi perhatian khusus Anggota Komisi A DPRD Pati, Suharmanto. Ia menilai warisan seni budaya daerah kini menghadapi tantangan berat akibat arus modernisasi yang kian deras, serta masih terbatasnya dukungan dari pemerintah daerah.

Menurut Suharmanto, upaya pelestarian selama ini lebih banyak bergantung pada inisiatif masyarakat dan para pelaku seni saja.

Kondisi demikian dinilai belum cukup kuat untuk menjaga eksistensi budaya lokal agar tetap bertahan di tengah perubahan zaman yang terus berjalan.

“Pelestarian budaya tidak bisa hanya mengandalkan semangat masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir melalui kebijakan, pembinaan, dan dukungan anggaran yang berkesinambungan,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah kesenian khas Pati mulai kehilangan tempat tampil serta penggemarnya, antara lain wayang kulit, wayang golek, ketoprak, barongan, hingga wayang topeng asal Desa Soneyan.

Berkurangnya frekuensi pementasan dan lambatnya regenerasi seniman menjadi tanda bahwa kesenian tradisional membutuhkan perhatian yang lebih serius.

Suharmanto menegaskan bahwa kesenian tradisional bukan sekadar sarana hiburan, melainkan bagian dari identitas daerah yang mengandung nilai sejarah, pendidikan, serta filosofi kehidupan. Oleh karena itu, keberadaannya wajib dijaga agar tetap dikenal oleh generasi penerus.

Ia juga menyoroti kondisi kesenian barongan yang selama ini menjadi salah satu ikon budaya Pati. Proses regenerasi pelaku seni mengalami kendala karena semakin sempitnya ruang berekspresi dan berkurangnya apresiasi terhadap para seniman, sehingga minat kaum muda untuk terlibat pun ikut menurun.

Hal serupa juga dialami oleh kesenian wayang kulit dan ketoprak, yang dulunya menjadi hiburan sekaligus media penyampaian pesan moral bagi masyarakat. Tanpa tindakan nyata, ia khawatir kesenian tersebut akan semakin terpinggirkan.

Di sisi lain, Suharmanto mengakui bahwa perkembangan hiburan modern adalah hal yang tak terelakkan. Berbagai pertunjukan musik hingga konten digital kini semakin mudah diakses oleh siapa saja. Namun, kemajuan tersebut tidak boleh membuat budaya lokal kehilangan tempatnya.

“Hiburan modern adalah bagian dari perkembangan zaman dan tidak perlu dibatasi. Tetapi pemerintah juga harus memberikan ruang yang sama bagi kesenian tradisional agar tetap hidup dan berkembang,” tegas politisi dari Partai Demokrat ini.

Ia berharap DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Pati dapat mempererat kerja sama dalam menyusun program pelestarian budaya, mulai dari pembinaan kelompok seni, penyelenggaraan festival budaya, hingga melibatkan kesenian tradisional dalam berbagai kegiatan resmi daerah.

“Kalau tidak ada langkah nyata sejak sekarang, generasi mendatang bisa kehilangan kesempatan untuk mengenal budaya asli daerahnya sendiri. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga warisan leluhur tetap lestari,” pungkasnya.

(adv)

Editor  : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriah Sekali PDIP Pati Daftar ke KPU Naik Becak dan Konvoi Motor

    Meriah Sekali PDIP Pati Daftar ke KPU Naik Becak dan Konvoi Motor

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Hujan mengiringi pendaftaran bacaleg DPRD PDIP Pati  PATI – Suasana meriah mewarnai pendaftaran bakal caleg (Bacaleg) PDI Perjuangan di sejumlah daerah, Kamis (11/5/2023). Kemeriahan juga terjadi di Pati, Jawa Tengah. Seperti diketahui di sejumlah kota pendafataran bacaleg PDIP sangat ramai. Seperti di Jakarta bahkan ada kirab budaya, di Klaten pendaftaran bacaleg diiringi dengan kesenian reog […]

  • Perekonomian Jepara Masih Bertumpu Bisnis Furnitur Kayu

    Perekonomian Jepara Masih Bertumpu Bisnis Furnitur Kayu

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 301
    • 0Komentar

    jepara.go.id JEPARA – Bisnis furnitur kayu diakui masih menjadi tumpuan perekonomian Jepara di pasar global. Hal itu dilihat dari komoditas produk furnitur kayu yang masih menduduki nilai ekspor tertinggi di Bumi Kartini ini. ”Saat ini tercatat terdapat 398 eksportir yang mengekspor produk furnitur kayu ke 111 negara tujuan,” papar Sekda Kabupaten Jepara, Solih saat menerima […]

  • Ipan dan Ipin Ditangkap Polisi Setelah Melarikan Diri dari Kasus Pengeroyokan

    Ipan dan Ipin Ditangkap Polisi Setelah Melarikan Diri dari Kasus Pengeroyokan

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 967
    • 0Komentar

    PATI – Sepasang saudara kembar yang bernama Ipan dan Ipin ditangkap oleh polisi setelah buron selama tiga bulan. Kedua pria berusia 21 tahun itu masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) unit Reskrim Polsek Sukolilo Polresta Pati atas kasus pengeroyokan terhadap Ikhsanudin Ilham Affandi (23), seorang warga Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo. Kejadian pengeroyokan tersebut terjadi pada Sabtu […]

  • Sampingan Belajar Daring, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Menanam Selada Hidroponik

    Sampingan Belajar Daring, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Menanam Selada Hidroponik

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 311
    • 0Komentar

      Royyan merawat sayuran selada yang ditanamnya dengan metode hidroponik di Desa Kembang, Dukuhseti, Pati. Belajar daring di masa pandemi ternyata menjadi berkah tersendiri. Misalnya dengan bekerja sampingan bertanam sayuran. Seperti yang dilakukan Royyan, mahasiswa asal Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati. PATI – Bagi Muhammad Fahmi Royyan Itsbad, mahasiswa asal Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati, […]

  • Edy Wuryanto Minta Pemerintah Respons Kasus “Super Flu” Secara Terukur Tanpa Panik

    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Respons Kasus “Super Flu” Secara Terukur Tanpa Panik

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.659
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto meminta agar pemerintah memberikan tanggapan yang terukur dan berbasis sistem terhadap kasus “super flu” yang muncul di Indonesia, dengan tetap menjaga agar tidak memicu kepanikan di kalangan masyarakat. Yang disebut sebagai super flu dan tengah menjadi perbincangan adalah influenza A (H3N2) subclade K, sebuah varian baru […]

  • Persipa Jr Minta Restu Bupati Untuk Hadapi Semifinal Pamungkas

    Persipa Jr Minta Restu Bupati Untuk Hadapi Semifinal Pamungkas

    • calendar_month Jum, 28 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PATI – Skuad Persipa Jr bertandang ke Pendapa Kabupaten Pati sore kemarin (28/9/2018). Kedatangan Lingga Widya dkk tersebut untuk meminta restu bupati jelang menjamu Persijap Jr di pertandingan semifinal pamungkas dalam perebutan tiket final Piala Soerati U-17 Zona Jateng di Magelang. “Kedatangan kami kesini memang untuk meminta restu kepada bupati, sebagai yang punya kawasan. Supaya […]

expand_less