Breaking News
light_mode

DPRD Pati Minta Kajian Mendalam Sebelum Eks Kantor Satpol PP Diubah Jadi Museum

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
  • visibility 24.864

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati berencana mengalihfungsi bekas gedung kantor Satpol PP yang terletak di belakang Pendopo Kabupaten menjadi Museum Cagar Budaya. Menanggapi rencana tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta eksekutif menyusun kajian yang matang dan mendalam sebelum melangkah ke tahap pelaksanaan.

Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, menyatakan secara prinsip pihaknya mendukung setiap kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan aset milik daerah. Meski demikian, ia menekankan bahwa perubahan fungsi bangunan memerlukan landasan kajian yang kuat dan terperinci.

“Kalau itu kan kita mengikuti eksekutif mau dijadikan apa, tapi sebaiknya sebelum sampai jadi apa ada kajian dulu,” ujar Narso.

Ia menjelaskan, kajian tersebut harus mencakup berbagai aspek krusial. Mulai dari seberapa besar manfaat yang akan dirasakan masyarakat, urgensi pembangunan museum tersebut, hingga dampaknya terhadap kondisi keuangan daerah.

Hal ini menjadi semakin penting mengingat saat ini pemerintah sedang gencar menerapkan prinsip efisiensi dalam setiap pengeluaran anggaran.

“Jadi tidak langsung ingin seperti apa, harus ada kajian dulu dampaknya untuk masyarakat apa, dampaknya dengan anggaran bagaimana, apalagi ini juga kita masih didaungkan efisiensi,” jelasnya.

Narso juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, DPRD belum mendapatkan penjelasan maupun dokumen resmi yang memaparkan konsep rencana beserta kajian teknis yang mendasarinya. Oleh karena itu, pihak legislatif masih menunggu hasil kajian tersebut untuk dikaji bersama.

“Belum, kami belum. Kita tunggu kajiannya seperti apa. Apa untuk museum kajiannya ini seperti apa, karena kita harus tahu,” katanya.

Ia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pemerintah daerah untuk menyusun rancangan awal perencanaan. Namun, ketika memasuki tahap pelaksanaan dan membutuhkan alokasi dana, rencana tersebut wajib disampaikan dan dibahas bersama legislatif, termasuk melalui mekanisme di Badan Anggaran.

“Kalau itu hal perencanaan monggo dipersilakan, tapi untuk eksekusinya nanti disampaikan dulu. Di Badan Anggaran saja belum dibahas,” tegasnya.

DPRD Pati berharap seluruh proses pemanfaatan aset daerah ini berjalan secara terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, serta benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah tanpa membebani kondisi keuangan daerah.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pati Dukung Sosialisasi Mikroba PA 63 untuk Pertanian dan Pengolahan Limbah

    Bupati Pati Dukung Sosialisasi Mikroba PA 63 untuk Pertanian dan Pengolahan Limbah

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI — Bupati Pati, Sudewo, menghadiri kegiatan Sosialisasi Mikroba PA 63 WD 05/Pati yang digelar di Ruang Pragolo, Setda Kabupaten Pati, Rabu (30/7). Kegiatan ini diinisiasi oleh Komandan Kodim Pati sebagai upaya memperkenalkan inovasi teknologi mikroba untuk pengolahan limbah sekaligus peningkatan produktivitas sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Bupati menjelaskan bahwa sosialisasi ini menyasar berbagai pihak […]

  • 223 Hp Digondol Maling, Ratusan Juta Melayang

    223 Hp Digondol Maling, Ratusan Juta Melayang

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    PATI– Apes nasib yang dialami pemilik toko handphone Tele Ring di Jalan Panglima Sudirman. Sebanyak 233 hp dengan berbagai merk raib digondol maling Selasa (7/8/2018) kemarin. atas kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 440 juta. Kepada wartawan, kepala toko hp Tele Ring, Kunto Wijayandanu mengungkapkan, kejadian itu diperkirakan berlangsung pada pukul 02.00. hal […]

  • Ansor Pati Kirim Mainan dan Jajanan untuk Anak-Anak Korban Banjir

    Ansor Pati Kirim Mainan dan Jajanan untuk Anak-Anak Korban Banjir

    • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Anak-anak korban banjir dapat jajan dan mainan  PATI – Pimpinan Cabang GP Ansor Pati memberikan pemulihan trauma atau trauma healing bagi anak-anak korban banjir. Kegiatan tersebut digelar di Desa Kedungpancing Kecamatan Juwana Ahad (14/2/2021). Menggandeng Komunitas Pecinta Kucing (Kotaku) Pati mereka berkolaborasi memberikan kegiatan permainan dan mendongeng. Tak hanya itu, mereka membagikan tak kurang dari […]

  • Ilustrasi freepik 

    Definisi Hidup Mandiri: Mencapai Kemandirian untuk Menggapai Kebahagiaan

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3.198
    • 0Komentar

    Ilustrasi freepik Hidup mandiri adalah keadaan di mana seseorang mampu mengelola diri dan menjalani kehidupan secara mandiri tanpa tergantung secara berlebihan pada orang lain. Hidup mandiri melibatkan kemampuan untuk membuat keputusan dan mengambil tanggung jawab atas tindakan dan konsekuensi yang dihasilkan. Ini adalah proses belajar dan tumbuh yang mengarah pada kemandirian, sehingga individu dapat mencapai […]

  • Bupati Pati Sambut Ratusan Pemudik di Terminal

    Bupati Pati Sambut Ratusan Pemudik di Terminal

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Para pemudik tiba di terminal Pati PATI – Bupati Pati Haryanto bersama Wakil Bupati Saiful Arifin dan Forkopimda menyambut kedatangan para pemudik dari Jakarta yang tiba di Terminal Kembangjoyo Pati, Jumat (29/4/2022) dini hari. Total ada sebanyak 500 pemudik yang mengikuti program ini. Para pemudik ini merupakan perantau yang mengikuti program mudik gratis dari Pemerintah […]

  • Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Tarian Rondhek Banyumanis  JEPARA – Kabupaten Jepara menampilkan kesenian Tari Rondhek dari Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo, di Pameran, Rekreasi, Produk Pembangunan (PRPP) Jateng Fair akhir pekan lalu di Semarang. Sebanyak 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Jepara unjuk gigi dalam ajang tahunan tersebut. Mulai dari produk khas daerah, hingga keunikan seni dan budaya masing-masing. […]

expand_less