Breaking News
light_mode

DPRD Pati Minta Kajian Mendalam Sebelum Eks Kantor Satpol PP Diubah Jadi Museum

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
  • visibility 24.782

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati berencana mengalihfungsi bekas gedung kantor Satpol PP yang terletak di belakang Pendopo Kabupaten menjadi Museum Cagar Budaya. Menanggapi rencana tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta eksekutif menyusun kajian yang matang dan mendalam sebelum melangkah ke tahap pelaksanaan.

Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, menyatakan secara prinsip pihaknya mendukung setiap kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan aset milik daerah. Meski demikian, ia menekankan bahwa perubahan fungsi bangunan memerlukan landasan kajian yang kuat dan terperinci.

“Kalau itu kan kita mengikuti eksekutif mau dijadikan apa, tapi sebaiknya sebelum sampai jadi apa ada kajian dulu,” ujar Narso.

Ia menjelaskan, kajian tersebut harus mencakup berbagai aspek krusial. Mulai dari seberapa besar manfaat yang akan dirasakan masyarakat, urgensi pembangunan museum tersebut, hingga dampaknya terhadap kondisi keuangan daerah.

Hal ini menjadi semakin penting mengingat saat ini pemerintah sedang gencar menerapkan prinsip efisiensi dalam setiap pengeluaran anggaran.

“Jadi tidak langsung ingin seperti apa, harus ada kajian dulu dampaknya untuk masyarakat apa, dampaknya dengan anggaran bagaimana, apalagi ini juga kita masih didaungkan efisiensi,” jelasnya.

Narso juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, DPRD belum mendapatkan penjelasan maupun dokumen resmi yang memaparkan konsep rencana beserta kajian teknis yang mendasarinya. Oleh karena itu, pihak legislatif masih menunggu hasil kajian tersebut untuk dikaji bersama.

“Belum, kami belum. Kita tunggu kajiannya seperti apa. Apa untuk museum kajiannya ini seperti apa, karena kita harus tahu,” katanya.

Ia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pemerintah daerah untuk menyusun rancangan awal perencanaan. Namun, ketika memasuki tahap pelaksanaan dan membutuhkan alokasi dana, rencana tersebut wajib disampaikan dan dibahas bersama legislatif, termasuk melalui mekanisme di Badan Anggaran.

“Kalau itu hal perencanaan monggo dipersilakan, tapi untuk eksekusinya nanti disampaikan dulu. Di Badan Anggaran saja belum dibahas,” tegasnya.

DPRD Pati berharap seluruh proses pemanfaatan aset daerah ini berjalan secara terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, serta benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah tanpa membebani kondisi keuangan daerah.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Robot Bandeng Pati Filosofi Industrialisasi

    Robot Bandeng Pati Filosofi Industrialisasi

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Patung Ikan Bandeng yang mirip dengan robot Desain patung di tugu bandeng tak biasa. Patung dengan panjang 26 meter dan lebar 6 meter itu didesain mirip robot. Bentuknya tak menunjukkan detail bagian tubuh ikan bandeng sama sekali, seperti umumnya di patung ikan bandeng yang sudah lebih dulu ada di Pati. Rangka utama patung ikan bandeng […]

  • Percepat Penanggulangan TBC, Polresta Pati Kerahkan 254 Bhabinkamtibmas dan Sinergikan Berbagai Pihak

    Percepat Penanggulangan TBC, Polresta Pati Kerahkan 254 Bhabinkamtibmas dan Sinergikan Berbagai Pihak

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.586
    • 0Komentar

    PATI – Dalam upaya mempercepat penanganan dan pemberantasan penyakit Tuberkulosis (TBC), Polresta Pati menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas), serta para relawan peduli TBC. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan pembekalan dan persiapan skrining yang melibatkan ratusan Bhabinkamtibmas, berlangsung di Aula Sarja Arya Racana Polresta Pati pada 3 […]

  • GOR Pati Nampak Kumuh, Ternyata Anggaran Perawatan Khusus Belum Ada

    GOR Pati Nampak Kumuh, Ternyata Anggaran Perawatan Khusus Belum Ada

    • calendar_month Jum, 28 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 231
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi Gelanggang Olahraga (GOR) Pesantenan Pati yang berada di Jalan Kolonel Sunandar, Desa Puri memang terlihat memprihatinkan. Penampilannya kumuh dan sudah terjadi beberapa kerusakan di sana–sini. Hal itu diakui Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati Sigit Hartoko melalui Kabid Olahraga Kardi. Menurutnya venue olahraga kebanggaan warga Pati ini dari luar […]

  • Silatnas ke 2, Dunia Santri Kritisi Persoalan Lingkungan (1)

    Silatnas ke 2, Dunia Santri Kritisi Persoalan Lingkungan (1)

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Salam komando narasumber dan tamu undangan Silatnas ke 2 Dunia Santri di  PP Sadamiyyah, Desa Guyangan Kecamatan Bangsri, Jepara JEPARA – Isu lingkungan dan sampah yang sebelumnya dibahas dalam Bahtsul Masa’il PBNU kini dibahas lebih lanjut lagi oleh para santri lintas daerah. Bertempat di PP Sadamiyyah, Desa Guyangan Kecamatan Bangsri, Dunia Santri Community (DSC) menggelar silaturrahmi […]

  • Melihat Optimisnya Sang Presiden Meski Terus Dicaci

    Melihat Optimisnya Sang Presiden Meski Terus Dicaci

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    FOTO : TOPSKOR Sekitar musim 2008  hingga 2011, atau tepatnya ketika Indonesian Super League bergulir menjadi kasta tertinggi sepakbola Indonesia, Persijap boleh dikatakan pernah mengalami saat-saat mentereng. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini menjadi salah satu kontestan yang disegani. Era itu kita mengenal nama-nama beken sekelas Johan Juansyah, Pablo Frances, Amarildo Souza, Danang Wihatmoko, Isdiantono, A […]

  • Banjir Melanda, IDI Pati Turut Peduli

    Banjir Melanda, IDI Pati Turut Peduli

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 773
    • 0Komentar

    PEDULI : Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pati menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Desa Kebonturi Kecamatan Jaken Sabtu (6//1/18) lalu. JAKEN – Hujan lebat yang terjadi sejak Jumat (6/1) petang lalu, membuat beberapa daerah terendam. Ketinggian banjir bervariasi. Mulai dari 20 centimeter hingga 30 centimeter, hal ini lantas menimbulkan keprihatinan […]

expand_less