Breaking News
light_mode

DPRD Pati Imbau Masyarakat Bijak Saring Informasi di Media Sosial

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 98.341

PATI – Di tengah derasnya arus informasi yang beredar setiap hari, terutama melalui berbagai platform media sosial, keberadaan berita bohong atau hoaks masih menjadi masalah krusial yang perlu diwaspadai. Informasi yang tidak akurat dan menyesatkan ini dikhawatirkan akan mudah diterima begitu saja oleh masyarakat, yang pada akhirnya menimbulkan dampak merugikan.

Fenomena tersebut mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Hardi. Menurut politisi dari Partai Gerindra ini, penyebaran hoaks memiliki risiko besar bagi ketertiban dan stabilitas sosial, karena isi yang tidak benar kerap kali memicu ketidaknyamanan, perdebatan, hingga perselisihan di tengah masyarakat.

“Informasi yang tidak benar sering kali memicu keresahan dan perdebatan di masyarakat. Bahkan, beberapa hoaks bersifat provokatif sehingga berpotensi menimbulkan konflik. Ini bahaya bisa memancing emosi masyarakat,” paparnya.

Lebih lanjut, Hardi yang menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Pati menekankan bahwa meskipun setiap orang memiliki kebebasan untuk menyampaikan pendapat, hak tersebut tetap harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan, aktivitas berkomentar maupun berbagi konten di dunia maya tidak lepas dari aturan hukum yang berlaku, sehingga kesalahan dalam bertindak bisa berakibat pada konsekuensi hukum.

“Kalau salah dalam berkomentar, bisa berujung pada masalah hukum,” tegasnya.

Sebagai upaya menekan laju penyebaran informasi palsu, Hardi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan kebiasaan memeriksa kebenaran informasi sebelum meneruskannya ke orang lain. Langkah sederhana namun penting ini dinilai efektif agar berita bohong tidak makin luas menyebar.

“Caranya jangan langsung percaya, kroscek terlebih dahulu. Cari sumber lain, jangan buru – buru meyakini sebuah informasi,” paparnya.

Di akhir pernyataannya, DPRD Kabupaten Pati berharap kesadaran dan kehati-hatian masyarakat dalam bermedia sosial terus meningkat. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan ruang digital yang sehat, kondusif, dan terhindar dari pengaruh informasi yang menyesatkan serta merusak persatuan.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditarget 10 Hari, Puluhan Pekerja Mulai Susun Kotak Suara Pemilu 2019

    Ditarget 10 Hari, Puluhan Pekerja Mulai Susun Kotak Suara Pemilu 2019

    • calendar_month Sab, 9 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Petugas sedang menyusun kotak suara JEPARA – Puluhan pekerja mulai menyusun kotak suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, pada Kamis (7/2/2019) pagi di Desa Bandengan dan Wonorejo. Sebelumnya, bahan-bahan tersebut masih berupa lembaran (karton duplex), kemudian disusun menjadi kotak. Ditargetkan pekerjaan ini rampung dalam waktu 10 hari. Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri didampingi anggota […]

  • Potensi Besar Latoh Jepara, Tembus Ekspor Jepang-Korea

    Potensi Besar Latoh Jepara, Tembus Ekspor Jepang-Korea

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Urap Latoh menjadi salah satu menu olahan tanaman laut ini Tanaman Latoh banyak tumbuh di lautan Jepara. Latoh yang dikenal sebagai anggur laut atau Green Caviar, merujuk sebutan orang-orang Eropa dan Amerika, sangat baik untuk kesehatan. Bahkan pasar di Jepang dan Korea sudah banyak yang meminta tanaman hasil laut tersebut. ”Latoh memiliki potensi besar untuk […]

  • Alun-Alun Pati Akan Diperbaiki Secara Menyeluruh, Estetika dan Keamanan Jadi Prioritas

    Alun-Alun Pati Akan Diperbaiki Secara Menyeluruh, Estetika dan Keamanan Jadi Prioritas

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.106
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati telah resmi memulai proyek revitalisasi Alun-Alun Pati, sebuah ruang terbuka publik yang menjadi ikon dan kebanggan warga setempat. Dengan anggaran yang mencapai Rp299.366.970,14, pekerjaan perawatan menyeluruh ini ditargetkan selesai dalam waktu 40 hari, tepatnya pada tanggal 7 Desember 2025. Slamet Budi Setiyanto, Fungsional Penata […]

  • Maguwoharjo dan Segiri Referensi Stadion Baru Kota Pati

    Maguwoharjo dan Segiri Referensi Stadion Baru Kota Pati

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Stadion Segiri Samarinda dengan tribun melingkar yang tidak terlalu besar namun rapi Pemkab Pati hendak membangun stadion baru. Lalu desain seperti apakah yang cocok untuk mengarungi liga profesional.  PATI – Pimpinan DPRD Kabupaten Pati melempar wacana pembangunan stadion baru. Hal ini mencuat setelah keberhasilan tim Persipa Pati promosi ke Liga 2. Wacana ini didukung ketersediaan […]

  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Bangsa

    Peringati Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Bangsa

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.575
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari. Ali Badrudin menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh sekadar dijadikan bacaan rutin dalam upacara atau kegiatan seremonial […]

  • Soal Zakat Fitrah, Ternyata Kita Salah Kaprah

    Soal Zakat Fitrah, Ternyata Kita Salah Kaprah

    • calendar_month Sel, 12 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    ISTIMEWA/HARIAN ACEH Selama ini kita kerap menyebut zakat berupa bahan makanan pokok di akhir Ramadan dengan sebutan Zakat Fitrah. Padahal menurut beberapa sumber, penulisan serta penyebutan tersebut ternyata keliru. Penyebutan zakat fitrah boleh dikatakan menjadi salah kaprah. Dikutip dari www.nu.or.id, disebutkan, Zakat fitrah biasa digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menunjukkan zakat bahan makanan pokok yang wajib […]

expand_less