Breaking News
light_mode

DPRD Pati Imbau Masyarakat Bijak Saring Informasi di Media Sosial

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 98.421

PATI – Di tengah derasnya arus informasi yang beredar setiap hari, terutama melalui berbagai platform media sosial, keberadaan berita bohong atau hoaks masih menjadi masalah krusial yang perlu diwaspadai. Informasi yang tidak akurat dan menyesatkan ini dikhawatirkan akan mudah diterima begitu saja oleh masyarakat, yang pada akhirnya menimbulkan dampak merugikan.

Fenomena tersebut mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Hardi. Menurut politisi dari Partai Gerindra ini, penyebaran hoaks memiliki risiko besar bagi ketertiban dan stabilitas sosial, karena isi yang tidak benar kerap kali memicu ketidaknyamanan, perdebatan, hingga perselisihan di tengah masyarakat.

“Informasi yang tidak benar sering kali memicu keresahan dan perdebatan di masyarakat. Bahkan, beberapa hoaks bersifat provokatif sehingga berpotensi menimbulkan konflik. Ini bahaya bisa memancing emosi masyarakat,” paparnya.

Lebih lanjut, Hardi yang menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Pati menekankan bahwa meskipun setiap orang memiliki kebebasan untuk menyampaikan pendapat, hak tersebut tetap harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan, aktivitas berkomentar maupun berbagi konten di dunia maya tidak lepas dari aturan hukum yang berlaku, sehingga kesalahan dalam bertindak bisa berakibat pada konsekuensi hukum.

“Kalau salah dalam berkomentar, bisa berujung pada masalah hukum,” tegasnya.

Sebagai upaya menekan laju penyebaran informasi palsu, Hardi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan kebiasaan memeriksa kebenaran informasi sebelum meneruskannya ke orang lain. Langkah sederhana namun penting ini dinilai efektif agar berita bohong tidak makin luas menyebar.

“Caranya jangan langsung percaya, kroscek terlebih dahulu. Cari sumber lain, jangan buru – buru meyakini sebuah informasi,” paparnya.

Di akhir pernyataannya, DPRD Kabupaten Pati berharap kesadaran dan kehati-hatian masyarakat dalam bermedia sosial terus meningkat. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan ruang digital yang sehat, kondusif, dan terhindar dari pengaruh informasi yang menyesatkan serta merusak persatuan.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • [Tragis] Tanam Bawang Merah, Petani di Pati Tewas Tersambar Petir

    [Tragis] Tanam Bawang Merah, Petani di Pati Tewas Tersambar Petir

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    TERSAMBAR PETIR: Korban tersambar petir Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa dievakuasi petugas Mapolsek Wedarijaksa kemarin (2/3/18). Lingkar Muria, PATI – Bambang, petani asal Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa, Pati meninggal saat menanam bawang merah. Pria 64 tahun itu masih nekat bekerja di lahan sawah bengkok milik kasi kesra Desa Bangsalrejo ketika hujan dan meninggal usai tersambar petir. Berdasarkan informasi […]

  • Pakai Dana Desa Atasi Darurat Virus Korona

    Pakai Dana Desa Atasi Darurat Virus Korona

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    jepara.go.id Pemerintah desa dapat mengalokasikan sebagian dana desanya untuk mendukung langkah pencegahan persebaran virus corona. Realokasi anggaran itu sudah ada petunjuk teknisnya. Hal itu disampaikan langsung Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi belum lama ini. ”Dana desa dapat direalokasi untuk itu. Pemerintah desa dapat mengalokasikan sebagian dana desanya. Termasuk pemberian sembako bagi warga miskin terdampak. Sudah […]

  • Persijap Jepara Rekrut Pemain Timnas Tajikistan, Langkah Nyata Target ke Liga 1 ?

    Persijap Jepara Rekrut Pemain Timnas Tajikistan, Langkah Nyata Target ke Liga 1 ?

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 357
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persijap Jepara terlihat agresif di bursa transfer jelang Liga 2 yang akan kick off bulan September. Setelah menunjuk Kahudi Wahyu Widodo sebagai pelatih kepala, manajemen langsung mengumumkan sejumlah rekrutan baru. Mulai dari striker asal Brazil Rosalvo Junior, hingga defender muda asal Tajikistan Rakhmatso Rakhmatzoda yang merupakan pemain timnas Tajikistan. Selain itu manajemen berhasil […]

  • Baru Bebas 2 Bulan, Seorang Pria 39 Tahun Kembali Terjerat Kasus Pencurian HP

    Baru Bebas 2 Bulan, Seorang Pria 39 Tahun Kembali Terjerat Kasus Pencurian HP

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.184
    • 0Komentar

    PATI – Polsek Wedarijaksa berhasil mencegah kejahatan lebih lanjut setelah menangkap seorang pria yang diduga kuat melakukan pencurian dengan pemberatan di wilayah Kecamatan Trangkil. Pelaku berinisial JW (39), warga lokal Wedarijaksa, berhasil diamankan usai menggasak barang milik warga Desa Kadilangu pada Minggu (5/4/2026) dini hari. Kejadian bermula saat korban, S (44), seorang pekerja industri, sedang […]

  • Peduli Sampah, Karim Dipanggi Si Pemuda Sampah

    Peduli Sampah, Karim Dipanggi Si Pemuda Sampah

    • calendar_month Jum, 6 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Melihat Kisah Abdul Karim, Juara I Pemuda Pelopor Kesadaran Lingkungan Kabupaten Pati 2018, Penggagas Komunitas Resik Apik di Desa Kajen. Karim memang pemuda yang tak gampang menyerah. Untuk mengabdikan diri mengelola sampah di desanya sendiri, dia harus tabah menerima cibiran dari tetangga. Dia dijuluki si pemuda sampah karena kegigihannya mengajak warga supaya ikut program resik […]

  • Lulusan TKJ Kepincut Jadi Bidan

    Lulusan TKJ Kepincut Jadi Bidan

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Mefiana Desy Safitri Mefi/DOKUMEN PRIBADI Banyak yang merasa heran dan tak habis piker, melihat riwayat pendidikan Mefiana Desy Safitri. Perempuan kelahiran Pati, 17 Desember 1999 ini sebelumnya mengenyam pendidikan di Teknik Komputer Jaringan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuki, namun kini ia lebih memilih melanjut di Jurusan Kebidanan. ”Awalnya memang banyak yang keheranan. Biasanya akrab dengan […]

expand_less