Breaking News
light_mode

Disambati PKL, Dewan Minta Pemkab Pati Lakukan Penataan Alun-Alun Kembangjoyo

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
  • visibility 120

PEMERINTAHAN – Para pedagang kaki lima yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Alun-Alun Kembangjoyo melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati pada Kamis (6/6/2024).

Mereka meminta penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang pedagang kaki lima yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Pati.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, memberikan dukungan penuh terhadap permintaan para pedagang kaki lima dan mendorong instansi terkait seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk memberikan solusi, termasuk penataan lalu lintas dan pembenahan kawasan Alun-Alun Kembangjoyo.

“Jadi apa yang menjadi keluhan teman-teman PKL semuanya kami tampung. Tadi berbagai keluhan juga sudah dijawab oleh dinas terkait, semoga saja bisa cepat ada tindak lanjut,” katanya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Alun-Alun Kembang Joyo, Tukul, menyatakan bahwa penegakan Perda oleh Pemerintah Kabupaten Pati dinilai belum maksimal, menyebabkan pro dan kontra di kalangan pedagang kaki lima. Tukul menyoroti kurangnya pembenahan tata ruang dan tata kelola Alun-Alun Kembang Joyo yang dapat menarik minat pengunjung.

“Kalau memang Perda ini ditegakkan, jangan hanya relokasi saja. Aturan lain juga, termasuk pembenahan. Akses jalan masuk itu banyak yang tidak tahu,” ungkapnya.

Selain itu, pedagang Alun-Alun Kembangjoyo juga mengeluhkan kondisi sepi yang berdampak pada pendapatan minim dan lesunya perekonomian mereka. Mereka meminta bantuan DPRD dan instansi terkait untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak).

“Kami dari paguyuban pedagang Alun-Alun
Kembangjoyo mengeluh karena kondisinya sangat memprihatinkan sekali. Kami mohon bantuan DPRD dan dinas terkait agar bisa melakukan sidak,” sambungnya.

Jika Pemerintah Kabupaten Pati tidak segera menemukan solusi, para pedagang mengancam akan menggelar demonstrasi besar-besaran.
[ADV]

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

    Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Bupati memakai caping kopi PATI – Kopi Pati disebut layak untuk masuk pasar ekspor. Potensi kopi di Bumi Mina Tani dianggap sudah memungkinkan untuk hal tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Darningsih, dari Pasar Kopi Jawa Barat, seorang pengusaha yang mengeluarkan terobosan QR Code untuk produk petani kopi. ”Potensinya ada, tinggal bagaimana langkah komitmen para petani […]

  • Museum Kartini Jadi Ajang Pameran Karya Perupa Jepara

    Museum Kartini Jadi Ajang Pameran Karya Perupa Jepara

    • calendar_month Ming, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Pengunjung Museum Kartini Jepara menikmati ragam karya lukisan para perupa Jepara  Puluhan karya seni rupa dipamerkan di aula Museum Kartini Jepara. Diharapkan ramainya kegiatan pameran menambah khazanah seni rupa di Kota Ukir. JEPARA- Sebahyak 49 karya dari para perupa Jepara dipamerkan di Aula Museum Kartini Jepara. Sebagian besar karya-karya yang dipamerkan bertema soal Jepara. Separuh dari karya […]

  • Puslat 2001, Ancang-ancang Pati Bangun Tim Sepakbola Tangguh

    Puslat 2001, Ancang-ancang Pati Bangun Tim Sepakbola Tangguh

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Piala Soeratin U-17 Jawa Tengah tahun 2018 lalu, membawa angin segar bagi dunia pesepakbolaan di Kabupaten Pati. Raihan runner up alias nyaris juara Persipa Jr, membuat para tokoh bola di Bumi Mina Tani bertekad memajukan prestasi sepakbola di tanah kelahiran Ribut Waidi ini. Melalui pembinaan usia muda, geliat sepakbola coba dihidupkan dengan visi kedepan yang […]

  • Kebetulan yang Jadi Rejeki

    Kebetulan yang Jadi Rejeki

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DOKUMEN PRIBADI MENGGELUTI dunia model tidak pernah direncanakan Nur Anisa Sukmawati sebelumnya. Gadis cantik ini menekuninya karena kebetulan. Pertama kali ikut menjadi model tahun lalu. Ketika ada ajang kompetisi fotografi. Salah satu teman yang sudah aktif di dunia model mengajaknya nebjadi talent. Awalnya ia grogi karena baru pertama kali menjadi model. “Dikerumuni banyak fotografer. Sempat […]

  • Icip-icip Nasi Bakar Kelapa Kopyor Dukuhseti

    Icip-icip Nasi Bakar Kelapa Kopyor Dukuhseti

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Segar minuman es kelapa kopyor sudah biasa. Kalau gurih nasi bakar kopyor anda pernah terbayang? Di pusat kelapa kopyor terbesar di Kabupaten Pati, kreasi baru dibuat untuk mengolah kelapa kopyor menjadi sajian yang berbeda. Tepatnya di Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti. Adalah Laila Hikmatus yang membuat masakan ini. Kelapa kopyor diolah menjadi menu berbuka puasa yang […]

  • Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 729
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Posyandu di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang (18/11/2025). Rakerda ini dihadiri oleh seluruh Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mendetail terkait penerapan Posyandu dengan enam standar pelayanan minimal (SPM). Selain itu, […]

expand_less