Breaking News
light_mode

Deklarasi Damai Pemilu, Antisipasi Info Hoax

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
  • visibility 170

PATI – Badan Pengawas Pemilu
(Bawaslu) Kabupaten Pati menggelar deklarasi damai Pemilu 2019 pagi kemarin Sabtu (6/10/2018) di halaman
parkir Plaza Pragolo. Deklarasi ini dilakukan sebagai upaya menangkal info-info
hoax menjelang pemilu, yang dikhawatirkan dapat mencederai penyelenggaraan
pesta demokrasi lima tahunan ini.
Koordinator Sekretariat Bawaslu,
Ahmada menjelaskan, bahwa Bawaslu sebagai bagian dari penyelenggaraan Pemilu
2019 baik legislatif maupun pemilihan presiden, mendapat tanggung jawab
mewujudkan terselenggaranya pesta demokrasi yang bersih.
”Kami harapkan dengan adanya
kegiatan deklarasi damai ini, merupakan bukti dari kesiapan penyelenggara
pemilu untuk menyongsong pelaksanaan Pemilu 2019 yang benar-benar damai. Dan
dijauhkan dari aksi-aksi penyebaran info hoax terutama saat kampanye,” paparnya.
Kegiatan ini sendiri dilandaskan berdasarkan Undang-undang Nomor7 tahun 2017
tentang Pemilihan Umum, dan juga Peraturan Bawaslu Nomor 28 tahun 2018 tentang
kampanye.
Kegiatan deklarasi damai ini
dihadiri oleh perwakilan partai politik peserta pemilu, dan juga bupati, dan
wakil bupati serta forkopimda.
Damai
Bupati Pati Haryanto usai ikut
membubuhkan tanda tangan, meminta kepada masyarakat Kabupaten Pati tetap tenang
dan cermat dalam menyambut pesta demokrasi itu. ”Intinya lebih selektif
memahami setiap informasi. Yang sudah-sudah, biasanya masyarakat banyak menelan
informasi secara mentah. Ini yang harus dihindari,” jelas bupati.
Lebih lanjut, bupati menegaskan,
agar Pemilu 2019 nanti dapat berjalan dengan baik, setidaknya ada empat
komponen yang harus dipenuhi. Yakni mulai dari KPU dan jajarannya, Bawaslu,
partai politik, dan calon legislatif.
”Gesekan yang sering kami lihat
adalah gesekan antar calon yang masih satu partai. Karena di satu dapil nanti
akan terjadi perlombaan sebab mereka akan berlomba untuk mendapat suara
terbanyak. Ini yang harus diperhatikan,” ujarnya.
Oleh karena itu, bupati mengimbau
agar para penyelenggara dan peserta harus proporsional serta profesional dalam
menjalankan tanggung jawab. Meski saat ini masih belum ada permasalahan, tetapi
kejadian yang tidak diinginkan setidaknya harus bisa diantisipasi. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWNU Jateng dan Pemprov Gelar Bimtek Olahan Lele, Dorong Santri Jadi Entrepreneur

    PWNU Jateng dan Pemprov Gelar Bimtek Olahan Lele, Dorong Santri Jadi Entrepreneur

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.414
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) PWNU Jawa Tengah berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren. Kegiatan yang fokus pada diversifikasi olahan ikan lele ini berlangsung di Auditorium Pesantren Maslakul Huda, Kajen, pada Jumat hingga Sabtu (17-18/4/2026). Acara ini diikuti oleh 40 perwakilan Koperasi […]

  • DPRD Pati Dorong Pelestarian Mangrove untuk Lindungi Masyarakat Pesisir

    DPRD Pati Dorong Pelestarian Mangrove untuk Lindungi Masyarakat Pesisir

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Mukit, menekankan pentingnya pelestarian mangrove di Kabupaten Pati, terutama di Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa. Ia menyatakan bahwa kelestarian hutan mangrove akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar. “Dengan semakin lestarinya kawasan hutan mangrove di sana, akan banyak memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Mukit. Mukit […]

  • DPRD Pati : Perlu Percepatan Pembangunan Infrastruktur Fisik

    DPRD Pati : Perlu Percepatan Pembangunan Infrastruktur Fisik

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 205
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muslihan, mendesak percepatan pembangunan infrastruktur fisik di Kabupaten Pati agar selesai sebelum memasuki musim hujan. Hal ini disampaikan Muslihan mengingat cuaca saat ini sudah mulai menunjukkan tanda-tanda akan memasuki musim penghujan, meskipun intensitas hujan masih belum tinggi. Muslihan menekankan pentingnya penyelesaian proyek infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan saluran drainase untuk […]

  • PT Sukun Kudus Santuni Seribu Yatim di Pati

    PT Sukun Kudus Santuni Seribu Yatim di Pati

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

      Santunan yatim PT Sukun di Pati  Kebahagiaan terpancar dari seribuan anak yatim di Gedung Haji Pati, Selasa (4/4/2023). PT Sukun kembali menyalurkan santunan kepada anak yatim, kegiatan ini secara konsisten dilakukan sejak enam tahun lalu di Bumi Mina Tani. PATI – Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menghadiri secara khusus kegiatan santunan 10 ribu […]

  • Bupati Kudus saat meninjau pengelolaan sampah.

    Pemkab Kudus dan Pura Group Olah Sampah Jadi Energi Lewat RDF

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 1.781
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengolahan sampah menggunakan metode Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Sabtu (31/1/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kudus dan Pura Group sebagai upaya nyata mengubah persoalan sampah menjadi potensi sumber energi alternatif. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sam’ani […]

  • Betah Mondok karena Berfaedah

    Betah Mondok karena Berfaedah

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Siti Nilna Munaliza tak seperti kebanyakan anak muda zaman now yang gemar kebebasan dunia luar. Gadis kelahiran Pati, 7 Desember 1999 ini malah suka sekali dengan dunia pondok pesantren. Bahkan kehidupannya banyak dihabiskan untuk ngaji di pondok pesantren. Padahal, Nilna sempat berhenti tak nyantri di pondok pesantren saat mulai kuliah di IAIN Kudus. Namun saat memutuskan […]

expand_less