Breaking News
light_mode

Deklarasi Damai Pemilu, Antisipasi Info Hoax

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
  • visibility 311

PATI – Badan Pengawas Pemilu
(Bawaslu) Kabupaten Pati menggelar deklarasi damai Pemilu 2019 pagi kemarin Sabtu (6/10/2018) di halaman
parkir Plaza Pragolo. Deklarasi ini dilakukan sebagai upaya menangkal info-info
hoax menjelang pemilu, yang dikhawatirkan dapat mencederai penyelenggaraan
pesta demokrasi lima tahunan ini.
Koordinator Sekretariat Bawaslu,
Ahmada menjelaskan, bahwa Bawaslu sebagai bagian dari penyelenggaraan Pemilu
2019 baik legislatif maupun pemilihan presiden, mendapat tanggung jawab
mewujudkan terselenggaranya pesta demokrasi yang bersih.
”Kami harapkan dengan adanya
kegiatan deklarasi damai ini, merupakan bukti dari kesiapan penyelenggara
pemilu untuk menyongsong pelaksanaan Pemilu 2019 yang benar-benar damai. Dan
dijauhkan dari aksi-aksi penyebaran info hoax terutama saat kampanye,” paparnya.
Kegiatan ini sendiri dilandaskan berdasarkan Undang-undang Nomor7 tahun 2017
tentang Pemilihan Umum, dan juga Peraturan Bawaslu Nomor 28 tahun 2018 tentang
kampanye.
Kegiatan deklarasi damai ini
dihadiri oleh perwakilan partai politik peserta pemilu, dan juga bupati, dan
wakil bupati serta forkopimda.
Damai
Bupati Pati Haryanto usai ikut
membubuhkan tanda tangan, meminta kepada masyarakat Kabupaten Pati tetap tenang
dan cermat dalam menyambut pesta demokrasi itu. ”Intinya lebih selektif
memahami setiap informasi. Yang sudah-sudah, biasanya masyarakat banyak menelan
informasi secara mentah. Ini yang harus dihindari,” jelas bupati.
Lebih lanjut, bupati menegaskan,
agar Pemilu 2019 nanti dapat berjalan dengan baik, setidaknya ada empat
komponen yang harus dipenuhi. Yakni mulai dari KPU dan jajarannya, Bawaslu,
partai politik, dan calon legislatif.
”Gesekan yang sering kami lihat
adalah gesekan antar calon yang masih satu partai. Karena di satu dapil nanti
akan terjadi perlombaan sebab mereka akan berlomba untuk mendapat suara
terbanyak. Ini yang harus diperhatikan,” ujarnya.
Oleh karena itu, bupati mengimbau
agar para penyelenggara dan peserta harus proporsional serta profesional dalam
menjalankan tanggung jawab. Meski saat ini masih belum ada permasalahan, tetapi
kejadian yang tidak diinginkan setidaknya harus bisa diantisipasi. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KONI Pati Patok Perolehan Medali

    KONI Pati Patok Perolehan Medali

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Jelang Porprov di Surakarta tahun depan, KONI Kabupaten Pati sudah mematok hasil perolehan medali yang bakal ditargetkan Kontingen Bumi Mina Tani. Setidaknya hasilnya harus lebih baik. Minimal 10 besar dalam ajang multi event lima tahunan itu. Demikian yang dikatakan Ketua Umum KONI Pati, Edy Boentoro beberapa waktu yang lalu. ”Target harus […]

  • Wajib Dibaca!!! Tips Punya Rumah Sendiri Tanpa Hutang ke Bank

    Wajib Dibaca!!! Tips Punya Rumah Sendiri Tanpa Hutang ke Bank

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

      ilustrasi rumah sederhana Harga rumah yang berkisardi atas Rp 100 juta, membuat siapapun pasti akan geleng-geleng kepala. Terutama bagi pasangan muda yang ingin memiliki rumah sendiri. Dengan gaji upah minimum, hampir mustahil bisa menabung untuk membangun atau membeli rumah sendiri. Lalu bagaimana agar dengan penghasilan sekitar Rp 3 jutaan kita bisa membeli rumah sendiri […]

  • Babak 8 Besar Final Sesungguhnya Persiku Kudus

    Babak 8 Besar Final Sesungguhnya Persiku Kudus

    • calendar_month Sen, 27 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 338
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Babak 8 besar adalah laga final sesungguhnya bagi tim Persiku Kudus untuk memastikan tiket promosi ke Liga 2. Sebab dari 8 tim yang berhak promosi ke Liga 2 hanya 6 tim saja. Di babak 8 besar terbagi menjadi dua grup. Persiku Kudus berada satu grup dengan Persibo Bojonegoro, Persikota Tangerang, dan Tornado FC. […]

  • Carut-Marut ; Indonesia Butuh Asupan Cinta

    Carut-Marut ; Indonesia Butuh Asupan Cinta

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Di edisi ke 77, persoalan kebangsaan Indonesia menjadi sorotan lagi. Ngaji budaya yang diselenggarakan di Rumah Adab Indonesia Mulia itu mengambil tema Jalan Cinta Sabtu (12/5/2018) malam lalu.  Pengasuh Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin membukan diskusi ngaji budaya malam itu dengan kegelisahan potret kebangsaan saat ini. Menurutnya, perbincangan mengenai cinta semakin hilang dan bahkan […]

  • DPRD Pati Pantau SPMB SD-SMP 2026: Belum Terima Aduan, Sekolah Diminta Tetap Transparan

    DPRD Pati Pantau SPMB SD-SMP 2026: Belum Terima Aduan, Sekolah Diminta Tetap Transparan

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.987
    • 0Komentar

    PATI – Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Pati berjalan dengan aman dan terkendali. Hingga tahap berlangsungnya proses ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mencatat belum ada laporan maupun pengaduan yang disampaikan masyarakat terkait pelaksanaannya. Ketua Komisi D […]

  • Komisi C DPRD Pati Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

    Komisi C DPRD Pati Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.924
    • 0Komentar

    PATI – Masalah persampahan masih menjadi isu krusial yang terus mendapatkan perhatian serius, termasuk dari kalangan legislatif daerah. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Suyono. Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menilai, salah satu aspek yang masih perlu perbaikan signifikan adalah sistem pengelolaan sampah yang bersumber dari rumah tangga. Menurutnya, penanganan […]

expand_less