Breaking News
light_mode

Alumni Akademi Safin Pati Trial di Klub Malaga Spanyol

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 1 Apr 2023
  • visibility 215
Reno (dua dari kiri) bersama temannya di klub FC Malaga Spanyol

Kesempatan menimba ilmu di akademi sepak bola Eropa tak disia-siakan oleh Reno. Alumni Safin Pati Sports School Pati ini sedang mendapat kesempatan trial di tim Spanyol, FC Malaga City Academy U-17.

PATI – Anak muda bernama lengkap Raynata Adi Gautana Setyawan atau biasa disapa Reno ini sangat bersyukur mendapatkan kesempatan berlatih di sebuah akademi sepak bola di Spanyol. 

Reno saat ini trial di FC Malaga City Academy U-17. Meskipun Malaga City Academy bukan seperti La Masia yang notabene akademi klub besar, namun kesempatan menembus akademi sepak bola di Eropa tentunya tidak mudah.

Reno menjalani trial sekitar 15 hari atau sejak pertengahan bulan Maret 2023. Pemain muda yang berposisi striker dengan tinggi badan 182cm kelahiran Malang, 13 Maret 2007 ini akan menjalani trial hingga 15 April mendatang. 

“Awalnya, saya buka-buka website dan sosmed tim FC Malaga City Academy. Disana ada link untuk apply proses pemantauan atau scoutingnya. Saya coba isi data-data Reno juga CV nya. Termasuk juga tentu catatan dari Safin Pati Sports School dan Persija Academy,” kata ayah dari Reno, Indra Setyawan, Jumat (31/3/2023).

Ia mengaku sempat menyangka gagal karena menunggu cukup lama tidak direspon oleh pihak FC Malaga City Academy, namun akhirnya diterima.

 “Ada request dari Akademi Malaga untuk mengirimkan video terbaru yakni 3 bulan terakhir Reno. Kebetulan Reno baru saja selesai menjalani ajang Elite Pro Academy (EPA) bersama tim Persija Jakarta U-16. Juga highlight saat dia mencetak gol kita lampirkan,” ungkapnya. 

 “Sebenarnya Reno dipanggil untuk trial pada Januari 2023 lalu. Namun karena usianya belum genap 16 tahun, maka akhirnya menunggu sampai dia ulang tahun ke-16 pada 13 Maret, dan dua hari kemudian langsung terbang ke Spanyol,” tambahnya.

Terkait proses adaptasi, ia menyebut perlu berjuang lebih keras untuk menyesuaikan cuaca dan suhu di sana. 

“Ini karena perbedaan cuaca disana. Saat siang hari suhunya sekitar 16-20 derajat celcius. Tentu sangat beda dengan kondisi cuaca di Indonesia yang rata-rata 30-an derajat celcius,” kata Indra.

Lanjut ia, rencananya setelah 15 April mendatang Reno akan kembali ke Indonesia sambil menunggu evaluasi dari pihak Akademi Malaga. Namun tidak menutup kemungkinan, mendapat peluang perpanjangan dengan pola beasiswa selama 10 bulan. 

“Mudah-mudahan saja ini dapat terwujud,” katanya.

Sementara terkait karir kedepannya, ia tidak membebani Reno dengan target tertentu. “Jika menjadi pemain profesional adalah pilihannya, saya sebagai orang tua hanya bisa mendukung dan mendoakan semoga dia sukses dengan pilihanya,” ucapnya. 

Selain mendapat kesempatan trial di Eropa, ia meyakini ada banyak hal positif dalam sepakbola yang bisa diambil untuk kehidupan sang anak di masa depan. 

“Mulai dari kemandirian, sportivitas hingga juga wawasan luas yang bisa didapat dari sepakbola,” pungkasnya. (ftw)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Gerebek Pesta Miras dan Pasangan Bukan Suami Istri di Jepara

    Polisi Gerebek Pesta Miras dan Pasangan Bukan Suami Istri di Jepara

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 260
    • 0Komentar

    JEPARA – Tim Patroli Siraju Polres Jepara berhasil mengamankan sekelompok remaja yang tengah pesta miras di Pantai Bandengan dan dua pasangan bukan suami istri yang diduga berbuat asusila di sebuah kos-kosan di Kecamatan Pecangaan, Minggu (6/7/2025) dini hari. Aksi ini merupakan respon atas banyaknya laporan masyarakat melalui WhatsApp Siraju (08112894040) dan Call Center 110 Polri […]

  • Pantai Banyutowo Bersolek, Angka Wisatawan Dikerek

    Pantai Banyutowo Bersolek, Angka Wisatawan Dikerek

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Salah seorang pengunjung sedang bersantai di pinggir Pantai Idola Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti. Di sampingnya berdiri gardu pandang. PATI – Pantai di Desa Banyutowo yang dinamakan Pantai Idola makin hari makin bersolek saja. Berbagai fasilitas pun mulai serius digarap pengelola. Tak heran, pantai yang dulunya kotor dan tak terawat ini, kini tiap harinya ramai dikunjungi wisatawan. […]

  • DPRD Pati Tekankan Perlindungan Pasar Tradisional Jadi Prioritas Pemkab

    DPRD Pati Tekankan Perlindungan Pasar Tradisional Jadi Prioritas Pemkab

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.287
    • 0Komentar

    PATI – Isu perlindungan pasar tradisional muncul sebagai salah satu fokus dalam kegiatan reses Tahap I Tahun 2026 yang digelar anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan Harischandra. Dalam silaturahmi dengan warga dan pelaku usaha, sejumlah pedagang kecil mengemukakan kekhawatiran terkait semakin meluasnya jangkauan ritel modern atau minimarket yang kini menjamah hingga ke wilayah […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Genjot Pengembangan dan Promosi Wisata Budaya

    DPRD Pati Minta Pemkab Genjot Pengembangan dan Promosi Wisata Budaya

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.295
    • 0Komentar

    PATI – Sebagai daerah yang memiliki kekayaan dan kekentalan nilai seni serta budaya, Kabupaten Pati dinilai memiliki modal besar untuk dikembangkan menjadi daya tarik tersendiri. Oleh karena itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi tersebut, khususnya di sektor pariwisata berbasis budaya, guna mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan […]

  • Lihai Memasak Berkat Ibu

    Lihai Memasak Berkat Ibu

    • calendar_month Kam, 31 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Enjang Agustria Widyasti BERADA di lingkungan orang yang memiliki hobi masak membuat Enjang Agustria Widyasti lihai. Kini dia menguasai berbagai jenis masakan mulai kue hingga makanan. Enjang – sapaan akrabnya – mengaku, sejak kecil kerap melihat ibunya memasak makanan ringan untuk dijual. Karena ibunya mempunyai usaha katering di rumahnya. Dia pun mencoba memasak sendiri. “Awalnya […]

  • DPRD Pati Usul GOR Pesantenan Jadi Markas Cabor

    DPRD Pati Usul GOR Pesantenan Jadi Markas Cabor

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengusulkan pemanfaatan GOR Pesantenan sebagai markas bagi cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Pati. Usulan ini disampaikan sebagai tindak lanjut aspirasi Ketua DPRD Pati, bertujuan untuk memudahkan koordinasi antar atlet dan pengurus cabor. “Saya hanya menyampaikan amanah dari Pak Ketua kepada Dinas. Harapan kami, GOR […]

expand_less